Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
lomba kimia,
waktu berlalu Dnegan cepat,kini peserta pertandingan kimia akan berangkat,termasuk Aira yang ikut,karena di paksa Fatih,
Fatih adalah guru pembimbing Morgan,tentu saja ia harus ikut serta dalam perjalanan ini,selama dalam bus Aira tidak bersemangat sama sekali,ia terlihat sangat lesu
[gue masih pingin hidup astaga,kenapa gue harus ikutt sih,sial banget gue,bagiamana nasib gue astaga!!!]
Aira terus meratapi nasibnya,namun ia tidak bisa menolak Fatih,
"kenapa sayang kok lesu gitu??"bisik Fatih lirih
Aira hanya menggelengkan kepalanya ringan,hari ini ia tidak memiliki hasrat ataupun semangat untuk ngobrol Dnegan siapapun,
Ia masih memikirkan bagaimana nasib nya nanti,didalam buku Aira Wijaya mati disini,
Ia mati Dnegan tubuh yang tidak utuh,karena di tabrak ribuan kali oleh sikopat Morgan,
[gue masih pingin hidup,tapi kenapa malah harus ikut kesini sih!!!!Fatih sialan!!!!!]
"jangan takut sayang,aku bakal jagain kamu"bisik Fatih lirih
Aira hanya mengangguk ringan,lalu menutup matanya berusaha tidur,
Namun hanya matanya yang terpejam, fikiranya tetap melayang jauh,
Anita tidak ikut,ini memang tidak sama seperti didalam buku,namun bukan berarti dia akan aman kan??
Morgan itu sikopat yang kejam,meskipun wajahnya terlihat sangat menawan,tapi hatinya benar-benar iblis, seharusnya dia yang jadi antagonis utama,
sementara di tempat lain,Morgan duduk Dnegan tenang di dalam bus,ia sering melirik kearah Aira uang yang tengah tertidur,mungkin gadis itu memang lelah,
Semenjak masuk bus,wajahnya sayu dan lemas, sebenarnya ia cukup bahagia melihatnya ikut ke pertandingan ini,meskipun ia tau,alasan ia ikut karena di hukum pak Fatih,
Tapi tetap saja ia senang,bisa bersama gadis yang ia sukai,
[tunggu sebentar lagi,saya pasti akan membalas semuanya]
Morgan memejamkan matanya,kali ini ia tidak bisa bertindak gegabah,semuanya harus sesuai Dnegan rencananya,banyu sudah pergi dan tengah membangun usahanya,
"halo Morgan kamu dimana??"tanya Anita begitu telponan nya di angkat
"dijalan kenapa??"sahut Morgan datar
"kak aku bakal nyusul kamu,tunggu ya aku bakal kasih semangat buat kamu"ucap Anita antusias
"tidak perlu dirumah saja,jangan kemana-mana"sahut Morgan
"tapi kak"Anita berusaha meyakinkan Morgan namun Morgan segera menutup panggilan nya,
Anita mengepal kan tangan erat,menatap ponselnya yang sudah mati,
"pasti karena ada Aira si jalang itu kan,jadi kamu gak kasih aku pergi kesana!!!!aku bakal tetap kesana,!!!!"ucap Anita lirih
Anita mengepak sebagian bajunya,lalu segera naik taksi ke tempat lomba ,meskipun dia tidak bisa masuk karena bukan lagi seorang siswa,tapi ia masih bisa menemui morgan di luar gedung
Anita sudah berada di depan gedung tempat Morgan lomba,dia duduk si cafe terdekat,
"gue kangen banget sama kak Morgan, mudah-mudahan dia gak marah "bisik Anita lirih,
Anita sudah cukup lama berada di cafe tersebut,namun rombongan SMA pelangi belum juga keluar dari gedung tersebut,hingga akhirnya ia melihat Aira berjalan kearah cafe tempatnya duduk,
"Lo kok bisa ikut kesini??ngikutin kak Morgan kan sengaja banget dasar murahan!!!"ucap Anita begitu Aira berjalan di samping nya
Aira berhenti menatap kearah Anita Dnegan tatapan yang membulat sempurna,
[CK memang gak bisa menghindar kayaknya gue ini,sialan banget sih!!!!]
"yang harusnya nanya kayak gitu gue gak sih, kok Lo berada disini??"tanya Aira sinis,ia berusaha tetap tenang,meskipun hatinya gelisah sejak melihat keberadaan Anita,
Namun ia berusaha tetap tenang,agar tak terlihat oleh musuhnya,
"Anita Lo bukan lagi siswa pelangi Haigh school,dan semua yang disini adalah siswa, so seharusnya Lo yang gak pantes berada disini"ucap Aira sinis
"gue dateng kesini khusus buat dukung kak Morgan,walaupun gue bukan lagi siswi gue tetap bisa dukung suami gue!!!!"sahut Anita angkuh
Aira hanya menatap lekat kearah Anita,namun segera pergi,ia tidak ingin berada di satu tempat yang sama Dnegan Anita,ia tidak ingin dituduh yang tidak-tidak,Jika wanita itu dalam bahaya, bisa-bisanya nyawanya juga ikut melayang gara-gara si bodoh ini...........