NovelToon NovelToon
Unbeatable Girlfriend

Unbeatable Girlfriend

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Menyembunyikan Identitas / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:327.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Risa Jey

•Unbeatable Girlfriend —Pacar yang Tak Terkalahkan•

Clarish Deonal Martin, esper tersembunyi yang dikatakan mewarisi kekuatan dewa. Ia cerdas, licik dan pandai memeras kekayaan orang. Namun ia selalu menganggap dirinya miskin meski uang dalam kartunya bernilai ratusan juta dolar.

Setelah mengenal Elnathan Deminthor, pewaris keluarga sekaligus pemimpin kelompok mafia, hidup gadis itu berubah. Ia membantu Elnathan dalam situasi apa pun, bahkan jika itu adalah konspirasi musuh.

Namun pada saat yang sama, Clarish harus mengorbankan kebebasannya sendiri untuk keluarga Deminthor. Dan tentunya demi Elnathan yang selama ini ia sukai diam-diam.

Akankah keduanya bisa mengatasi semuanya bersama-sama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa Jey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Butler Charon (1)

Di sebuah kastel tua yang terletak jauh di hutan, suasananya sedikit mencekam. Meski beberapa obor dan lentera terpasang di dinding, kehangatan dari cahaya api sama sekali tidak ada.

"*Failed again*?" Suara serak pria dewasa memecahkan keheningan.

Burke, pemimpin Dark Esper yang duduk di kursi utama, menatap beberapa pria dan wanita yang berlutut tak jauh di depannya. Mereka menundukkan kepala, sedikit tidak berdaya.

"*Sorry, Your Highness*. Kami benar-benar tidak menyangka akan ada white esper di sana," jawab salah satu dari mereka. Punggungnya sudah basah oleh keringat dingin.

"Hah, lagi-lagi esper putih dan esper putih! Tidak bisakah kamu menghadapi mereka? *Why did I send you guys there*?"

Burke benar-benar marah hingga iris matanya yang berada di balik topeng hitam berubah merah darah.

"*Sorry, Your Highness*. Kami benar-benar tidak tahu siapa yang mematahkan mantra bisikan. Tapi kami tahu bahwa orang itu ada di sekitar Elnathan dan Raul."

Burke terdiam. Dia mengelus cincin perak berbentuk ular di jari telunjuk kirinya.

"Apakah orang yang dikirim Damon untuk mengantar barang itu sudah tiba?" tanyanya.

Orang-orang yang berlutut itu terdiam. Burke sudah tahu jawabannya. Orang-orang itu belum datang.

Dia menyeringai, menunjukkan dua taring kecilnya. "Aku meminta kalian untuk menjemputnya di dermaga. Kalian tidak melakukannya?"

"Bukan seperti itu, Yang Mulia," kata seorang wanita yang berlutut di belakang. "Kami sudah datang dan menunggu di sana sesuai dengan waktu yang disepakati. Tapi tidak ada yang datang. We think Damon may not have sent the item," jelasnya.

Damon tidak akan pernah telat dalam mengirim sesuatu, terutama bukti penting. Burke jelas jelas menyadari hal ini. Seharusnya, barang yang dikirim Damon merupakan petunjuk penting tentang esper suci.

"Hanya karena orang-orang itu tidak datang untuk mengantarkan barang, kalian tidak memeriksanya sama sekali?"

Mereka terdiam lagi. Burke sangat marah hingga dia ingin membunuh mereka. Jika karena bukan anggota Dark Esper yang semakin sedikit, ia mungkin membuang mereka.

Menahan amarahnya, Burke berkata, "Pergilah dan periksa!"

"Y-ya, Yang Mulia."

Mereka segera meninggalkan tempat tersebut untuk menjalankan tugas.

Setelah menjauh dari kastel, mereka bisa menghela napas lega tapi juga sangat kesal. Mores—pemimpin kelompok tersebut mengelap keringat dingin di dahinya.

"Suasana hati Yang Mulia sangat buruk akhir-akhir ini. Kita tidak bisa lagi gagal lain waktu," ucapnya.

Namun, Meila yang lima tahun lebih tua darinya, sangat marah. "Dia hanya bisa memarahi kita dari waktu ke waktu! Jika mampu, kenapa tidak mengatasinya saja sendiri?"

"Pelankan suaramu!" Yang lain memperingatinya.

Meila mendengkus tapi akhirnya diam.

Mereka semua dijemput oleh Burke sejak masih kecil. Lalu melatih mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing. Hingga akhirnya mereka lebih menonjol di antara yang lain.

Sayangnya pada tahun itu, Burke kembali ke kastel dengan tubuh penuh luka. Bahkan mengalami cedera internal. Sejak saat itu, Burke jarang untuk mengambil anak-anak dengan darah esper lagi. Justru mengutus orang untuk mencarinya.

Rupanya, Burke mengalami penurunan kekuatan setelah diserang oleh seorang anak dengan darah esper suci. Dan emosinya juga tidak menentu.

Kalah dari seorang anak pasti memalukan. Namun jika anak itu memiliki darah esper suci di tubuhnya, mereka juga berhati-hati. Jangan sampai hal itu terjadi lagi.

"*So*, apa yang harus kita lakukan sekarang? Orang-orang Damon sendiri yang gagal untuk mencapai dermaga. Kenapa harus kita yang repot?" Meila kehilangan kesabaran.

Litius, pria yang sepuluh tahun lebih tua dari Mores akhirnya mengusulkan. "Kita harus pergi untuk memeriksa jalan yang dilalui mereka. Mungkin kita akan mengetahui alasannya."

Mereka berharap menemukan petunjuk di perjalanan. Karena dia yakin jika barang yang diinginkan Burke mungkin berhubungan dengan insiden tahun itu.

Litius adalah anggota lama yang sudah tahu tentang beberapa hal sejak masih muda. Jadi ketika Burke terluka tahun itu, ia tahu lebih detail.

Tampaknya Burke selalu ingin tahu tentang keberadaan pihak lain. Entah itu memeriksa setiap tempat termasuk panti asuhan yang sama sebanyak beberapa kali.

Tapi hasilnya nihil. Pihak lain mungkin memiliki kemampuan untuk menyamarkan diri.

"Ayo pergi, kita akan memeriksanya besok." Mores pun berkompromi dengan keinginan Litius.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Pagi harinya di rumah keluarga Kingston.

Raul yang diceramahi habis-habisan semalam, kini memiliki lingkaran gelap di sekitar mata. Ia juga tampak lesu saat pergi ke ruang makan. Nyonya Kingston sudah ada di sana, minum teh seraya memberi instruksi ada pelayan.

Melihat putranya turun, Nyonya Kingston masih marah.

"Kenapa bangun terlambat? Sengaja menunggu orang, bukan? Jika ayahmu ada di sini, dia sudah lama memberimu hukuman."

"*Mom, be kind to me*," kata Raul pelan.

Berbeda dengan citranya yang elegan dan percaya diri layaknya tuan muda kaya lainnya, kini dia berperilaku baik layaknya seorang putra yang takut pada ibunya.

Di rumah ini, ayahnya memang kepala keluarga. Tapi masalah urusan rumah, ibunya adalah ratu dan ayahnya adalah kasim bukan?

Nyonya Kingston tidak lagi memikirkan masalah semalam. "Duduklah dan sarapan. Ibu akan pergi menyusul ayahmu ke luar negeri. Jaga diri baik-baik saat kami tidak ada. Masalah semalam sudah diselesaikan bukan?"

"*That's it, don't worry*. Wanita yang hendak menyerang ku semalam sengaja dihipnotis seseorang." Raul tidak menjelaskannya secara detail. Toh, ibunya juga tidak akan peduli.

"Baguslah kalau begitu." Nyonya Kingston mengangguk.

Ibu dan putranya sarapan dengan tenang, menjaga etiket bangsawan. Bahkan jika Raul sangat lesu, ia masih duduk tegak dan makan sedikit demi sedikit.

Porsi makan yang disajikan sebenarnya tidak banyak. Jika Clarish ada di sini, ia pasti tidak akan merasa kenyang dengan makanan yang disajikan. Terlalu sedikit.

Setelah sarapan, Nyonya Kingston akhirnya pamit, mengambil tas branded nya dan berjalan anggun keluar rumah.

Raul akhirnya menghela napas lega. Akan lebih bagus jika ibunya pergi lebih lama. Telinganya tidak akan berdengung oleh ocehannya.

"*Young master*, ada undangan jamuan bangsawan kelas atas yang diadakan bersama. Apakah Tuan Muda ingin menerimanya?" tanya Butler Charon seraya menyerahkan undangan.

"Jamuan kelas atas? Apakah ini sudah waktunya?"

"Ya."

Jamuan kelas atas akan diadakan setiap satu tahun sekali. Orang yang mengadakannya tentu saja semua kalangan bangsawan yang mengumpulkan uang bersama, lalu menyewa tempat dan bersenang-senang.

Raul dan Elnathan termasuk dalam anggota.

"Jika Elnathan pergi aku pasti juga akan pergi." Raul awal nya malas untuk bepergian. Dia ingat jika sepertinya, Butler Charon masih dicurigai lelahnya.

Lagi-lagi, Raul memperhatikan Butler Charon, lalu berjalan pelan mengelilinginya. Ia seperti sedang memastikan tidak ada kelainan pada tubuh kepala pelayan nya itu.

Ibu bukan pertama kalinya Butler Charon diperlukan seperti ini. Malam tadi juga tidak beda jauh.

"*Young master*, apakah ada sesuatu yang salah dengan saya?" tanyanya heran.

1
Rina Arie
good book /Drool/
C a l l i s t o ®
Ciee ati ati calon jodoh nya bermula di sini 🤣
Faidah Tondongseke
Sangat bagus 🥰
Q1n9 Yu3R
Luar biasa
Rezqhi Amalia
mampir Thor,

Mampir juga donk di novel aku "Mengejar cinta sang idola"
레이디핏
Waduhhhh stres berat langsung si Clare😂😂
레이디핏
Jadi clarish siapa dan seberapa kuat kekuatannya
POPPYJES
ini novel ketiga yang aku baca dari author. dan seperti biasa nggak kalah seru dengan yg lain
POPPYJES
keren banget
Binti Shl
keren.tapi kenapa iklannya makin banyak 1bab 3iklan lamaaa🤬
Binti Shl
clare kesannya jadi murahan tapi berhubung latarnya di LN ,yaa ok lah😀
Annisa Djafar
mantap Thor ceritanya
Binti Shl
wah cari mati si Michelle
Binti Shl
apa rahasia clare dan Nathan ya🤔
Binti Shl
aku juga paling gak suka warna pink
Puch🍒❄
hahahha😂 aduh lucu banget lg🤣🤣
Nizly
Luar biasa
zylla
Astaga El 🤣🤣🤣
zylla
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
zylla
😱😱😱😱😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!