NovelToon NovelToon
Rahim Bayaran Sang CEO

Rahim Bayaran Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama / Nikah Kontrak / Konflik etika
Popularitas:110.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: ANIVITA

Rahim Bayaran Sang CEO

Clarisa, seorang gadis desa yang berhasil merubah hidupnya dengan menjadi sekertaris di perusahaan besar.

Interaksinya dengan sang pemilik perusahaan membuat butiran cinta mulai tumbuh dihatinya.

Rasa cintanya mengantarkannya ke sebuah kegilaan dengan menerima tawaran sang CEO untuk menjadi istri kontrak sekaligus rahim bayaran.

Mampukah Clarisa meluluhkan hati sang CEO?
Apakah rencana tersembunyi Clarisa akan berhasil?

yuk simak novel ini!

Nb: dilarang plagiat!! apabila ada kesamaan nama tokoh, mungkin hanya kebetulan semata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANIVITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suara Apa Itu

"Aish suara apa itu?" Batinnya saat berada didepan pintu kamar kakaknya.

"Kak Dev? Kak Risa?"

Vina semakin penasaran karna pintu kamar itu tak tertutup sempurna.

Ckittt

"Arghhhhh" gadis itu reflek menutup matanya melihat pemandangan didepannya itu.

"Astaga" Dev langsung berguling kesamping dan menutup tubuhnya dan istrinya dengan selimut.

"Dasar bocah itu" geramnya merasa terganggu.

Vina segera berbalik dan berlari ke lantai bawah.

"Buruan ke kamar mandi"

"Tapi kak Dev kan belum selesai" Risa melirik milik suaminya.

Dev menyeringai.

"Kita lanjutin di kamar mandi aja" pria itu segera menarik tubuh istrinya.

Selang 45 menit kemudian, Dev dan Risa sama sama sudah kembali segar.

"Kak, nanti kalau Vina tanya macem macem gimana? Aku malu" gerutu Risa.

"Ya jawab sejujurnya aja"

"Sembarangan, kakak sih lupa nutup pintu" kesal Risa.

"Jadi kamu nyalahin aku?"

"Iyalah, gara gara kakak"

"Mau atm nggak! Tadi ngrengek ngrengek" sembur Dev balik.

"Hehe, mau dong kak. Kan permintaannya udah dipenuhin"

Dev memutar bola matanya malas.

Ia membuka dompetnya lalu menyerahkan sebuah kartu pada istrinya.

"Noh"

"Makasih suamiku sayang" ucap Risa tersenyum manis membuat Dev jengah.

"Kakak keluar duluan, aku malu" Risa mendorong suaminya keluar dari kamar.

Wanita itu mengekor dibelakang suaminya sangking malunya.

Dev memandang adiknya dengan tatapan horornya.

"Hehe kak Dev, maaf ya kak" gadis itu tertawa canggung antara malu dan juga takut.

"Ngapain kamu sampek buka pintu"

"Enggak, aku nggak buka kok. Orang pintunya udah buka setengah" elaknya tak mau dituduh.

"Ganggu orang aja" gerutunya membuat Vina tersenyum canggung.

Pipi Risa sudah tak bisa terkontrol lagi.

Apalagi saat Dev meninggalkannya berdua dengan Vina.

"Pipi kak Risa kok merah?"

"Eng enggak, enggak papa kok" ucap Risa berusaha tersenyum meskipun masih sangat malu.

"Ya udah ayo berangkat sekarang aja"

Keduanya memasuki mobil pribadi yang dibawa Vina tadi.

"Hayoo tadi itu ngapain?" Goda Vina pada iparnya itu.

"Apasih" pipi Risa semakin merona malu.

"Nggakpapa kak, santai aja. Vina juga udah paham kok" ucapnya membuat Risa semakin malu saja.

"Astaga, rasanya mau tenggelam aja deh" batinnya.

Sesampainya di mall, Risa menemani adik iparnya itu untuk berbelanja tas dan baju.

"Ini bagus nggak kak?"

"Bagus kok"

"Kak Risa nggak mau beli?"

"Enggak dulu deh"

"Oh ya udah"

Saat di kasir, ternyata Vina lupa tidak membawa atm. Padahal semua barang sudah di scan.

"Duhh kak aku lupa nggak bawa kartu. Pinjem kartunya kak Risa dulu dong, besok aku ganti"

Risa sedikit gelagapan karna tau nominal di kasir itu lebih dari 10 juta.

"I ini, ini kartu punya kakakmu" Risa sedikit gemetar.

Ia takut nanti Dev akan marah padanya karna menggunakan kartu itu dengan jumlah besar.

"Wahh makasih ya kak" Vina berbinar.

Setelah selesai berbelanja, akhirnya keduanya pulang.

Sesuai dugaan Risa,

Dev sudah menunggunya di kursi tamu.

"Belanja apa kau sampai habis 10 juta?!" Dev menatap tajam istrinya itu.

"Ma maaf kak, tadi Vina lupa nggak bawa kartu makannya tadi pake kartu kak Dev fulu"

"Bohong!"

"Beneran kak, tuh aku aja nggak bawa belanjaan apa apa" Risa menunjukan telapak tangannya yang memang tak membawa barang apapun.

"Pasti ini semua akal akalanmu saja kan!"

"Enggak kak, beneran deh"

1
Cennya Dwi anggraini
up lagi dong kak
Muna Junaidi
Mare menunggu kebucinan pak ceo🤣🤣🤭
Siti Arisah
up lagi dong KA nanggung banget itu 🤭🙏
semangat KA..
Yasfi Khoirul
up lagi thour
Yasfi Khoirul
kk lama bangett ga up up
Jumriany Aiman R
/Heart//Heart//Heart/
Arledis Vianti
kok lama banget update nya
Cinta Angelica Stk
kenapa harus ada perjanjian lagi sihhh.....
Rus Rus
best
im'yuseec
good
Heny
Risa jng terlalu agresip
Dian Novita
ssh tamat kah cerita nya
Dian Novita
msh menunggu lage
Siti Maisha
kak kapan nih lanjut nya
Hanenda Raharjo
1😁😁😁😁😁😁😁😁
Irlindawati
Luar biasa
Nurlita Masuara
sampai nangis akuu bacanya😭😭
Ayu Menik
up yg banyak dong kak
Cinta Angelica Stk
jangan lama lama dong kk up nya
Tri Warsiti
emang ini bersambung thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!