NovelToon NovelToon
Pembalasan Istri Sah

Pembalasan Istri Sah

Status: tamat
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Chicklit / Tamat
Popularitas:219.8k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Arip

Bagaimana jadinya jika istri sah menjadi seorang pelakor, hanya karena ingin balas dendam pada sang suami?
Kaira wanita malang yang dibunuh dan dikubur hidup hidup oleh suaminya, kini menaruh dendam yang tak bisa di kendalikan.
Setelah pembunuhan itu terjadi, kaira masih bisa bertahan hidup karena Gina, sang sahabat yang menolongnya di waktu yang tepat.
Jika Gina tak datang mungkin Kaira sudah mati dengan perut yang ditusuk pisau dan suluruh tubuh yang tertibun tanah.

Setelah kejadian pembunuhan, Kaira kini merubah diri, ia sengaja melakukan operasi wajah dan seluruh badan agar terlihat seperti gadis pada umumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Arip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Tangan kekar itu mulai meraba pipiku, membuat aku berusaha menghempaskan dengan cepat. " Singkirkan tangan kotormu itu dari wajahku, aku tak sudi. Di pegang oleh lelaki baj!@#$n seperti kamu. "

Senyuman masih diperlihatkan oleh Gunawan dihadapanku, dimana aku merasa risih dan berkata, " Jangan sok tampan. "

Gunawan kini memegang bibirku, membuat aku menendang batangnya. 

"Ahk."

Polisi yang berjaga, membuat aku menghentikan langkah kakinya. " Pak, anda jangan kuatir, saya bisa mengatasi lelaki baj!#$@n ini. "

Polisi mulai menjauhi kami berdua, dimana Gunawan masih memegang batangnya dengan kedua tangan. "Dulu itu kamu begitu lembut, kenapa sekarang berubah. "

"Ckk, diam kamu jangan banyak basa basi."

"Ayolah, lepaskan aku dari sini, biar aku bisa mengawini kamu dan Gina. "

Brukk ….

Satu pukulan kulayangkan pada wajah lelaki ber#ngs€#k  ini, " Gimana rasanya, pasti manis kan. "

Gunawan memegang pipi yang terlihat membiru karena pukulan keras yang dilayangkan olehku. 

"Ckk, dari mana kamu bisa memukul orang dengan begitu tepat. "

 Aku mulai mendekatkan bibirku pada telinga Gunawan dengan berbisik," Tak perlu belajar untuk bisa memukul orang, tinggal rasakan sakit hati orang yang lemah  akan menjadi kuat. Secara tiba tiba. "

Aku tak banyak waktu mengobrol dengan lelaki di hadapanku, membuat aku memegang kerah bajunya dan berkata. " Jika Gina sampai hamil, anakmu. Aku pastikan akan membuat batangmu itu tidak berguna lagi. "

DEG ….

Aku melihat  jika Gunawan menelan ludah dengan jantung terdengar berdetak tak beraturan. " Kamu kenapa?  Takut?"

Gunawan menjauh dari hadapanku, membuat aku menarik bajunya. " Aku tidak akan membuat hidupmu tenang. "

"Sayangku."

Gunawan malah semakin menjadi  jadi, ia mendekatkan wajahnya padaku. " Aku tidak akan pernah takut dengan ancamanmu, aku pastikan kamu akan tergila gila padaku. "

Membuang ludah, " Tergila gila.  JANGAN MIMPI KAMU. "

Melepaskan baju Gunawan, aku pergi dari hadapan lelaki  tidak tahu diri ini. 

"Kamu mau kemana?"

Teriakan lelaki bernama Gunawan itu, membuat aku mengabaikannya, pergi menjauh untuk menghindar dari emosi dan rasa sesak di dada, karena setiap kali melihat wajahnya selalu terbayang penderitaan Gina. 

*********

Saat itulah, aku mulai menghampiri Angga, lelaki romantis yang ternyata seorang baj#$@&n itu tengah merenung, ia duduk dengan beralaskan karpet tipis di dalam penjara, membuat aku melambaikan tangan. 

"Hai, suamiku. "

Angga bangkit dari tempat duduknya, dengan memperlihatkan raut wajah sedih. 

Memegang kedua jeruji besi, " Kaira, sayangku. Istriku cepat lepaskan aku dari penjara ini, aku mohon.  Aku akan berubah, aku akan menjadi suami yang baik untukmu. "

Aku tertawa mendengar tutur kata yang dilontarkan oleh Angga. Membuat tawa terdengar keras. 

"Angga, Angga.  Aku bukan wanita bodoh seperti dulu. Yang selalu memaafkan kesalahan kamu. "

"Please, tolong. kamu tetap Kaira yang dulu di mataku. "

"Cih, itu mata katarak. Bukan mata normal kamu.  Jadi maaf, aku  tidak bisa membuat kamu bersenang senang lagi di luar sana. Apalagi sampai menikmati uang orang tuaku. "

"Please aku mohon, tolong lepaskan aku. "

Aku melihat Angga seperti pengemis memohon mohon membuat hatiku kesal dan tak suka. 

"Maaf Angga, sekali lagi. Aku tidak bisa. "

Membalikkan badan, betapa terkejutnya aku, sosok wanita tua sudah ada di hadapanku dengan melemparkan sebuah berkas dan lembaran kertas  hingga berhamburan kemana mana. 

Menatap tajam ke arah wanita tua itu, ternyata dia adalah ibu mertua. 

"Oh, hai. Ibu mertua, apa kabar?"

Wanita tua itu memperlihatkan kekesalannya di hadapanku,  membuat aku mengerutkan dahi. 

"Jangan sok baik kamu, jangan harap aku bisa jadi ibu mertuamu!" Balasan yang kurang enak di dengar. 

"Ada apa ya ibu mertua, kenapa anda melemparkan kertas dan berkas ini pada wajah saya, apa anda mengalami ketergangguan mental. " Ketusku pada wanita tua itu, terlihat ia tak terima, jari tangannya  kini menunjuk ke arahku, " Kamu wanita mur*h*n tidak tahu diri, dasar pel*cur."

Aku membulatkan mulutku, menutupnya pelan dengan berkata, " Ups. Kenapa kok anda mengatakan saya wanita seperti itu, kayaknya salah deh. Harusnya anda menunjuk pada menantu anda yang kedua, siapa sih namanya tuh. " Aku sengaja mengulur waktu agar wanita dihadapanku kesal, " Apa maksud kamu mengatai Shireen."

"Nah, itu. Shireen ya namanya. Janda bolong. " Aku tertawa kecil. Membuat wanita tua itu  tiba tiba  melayangkan sebuah pukulan. 

Namun pukulan dari telapak tangannya, kini berhasil aku tepis. 

"Aduh, ini nenek tua mau pake kekerasannya. " Mendekatkan bibir pada telinganya, lalu berucap kembali, " Jangan lupa, ini penjara, anda bisa saja saya masukan ke dalam penjara ini, atas tuduhan penganiayaan. Atau atas tuduhan, pencurian berkas milik papah saya. Cocok sekali bukan. "

Gunawan mulai angkat bicara, ia terus memanggil sang ibunda, " bu. Gunawan mohon, jangan buat Kaira marah. "

Mendengar tutur kata yang dilayangkan Gunawan, membuat aku membereskan berkas yang berhamburan di atas lantai.

Membacanya, " Kaira, jadi wanita ini?" Sontak wanita tua itu terkejut, setelah mendengar Gunawan memanggil nama Kaira.

Aku yang melihat eksfresi wajahnya, tertawa terbahak bahak.

"Bu, sebaiknya ibu pulang, tak usah ikut campur lagi."

Ucap Angga, mengigatkan sang ibunda.

Wanita tua itu, mulai melangkahkan kakinya kearah belakang, membuat aku menggelengkan kepala dan berkata, " Pak polisi, tolong tangkap dia. Dia yang menjadi dalang pembunuhan saya. "

Polisi kini berdiri, menangkap wanita tua itu.

"Kaira, dia ibuku. Dia tidak bersalah, tolong lepaskan dia. "

Aku dengan tegasnya aku berucap," tidak akan. Tidak akan pernah. Aku akan biarkan kalian membusuk di dalam penjara, dimana aku sudah mendapatkan semua yang aku inginkan. "

Berjalan pergi, meninggalkan orang orang yang menjadi target balas dendamku. " Selamat tinggal, selamat jalan luka ini, sekarang sudah terbalaskan dan aku puas dengan hasil yang aku gapai saat ini. Tapi dengan Gina. "

Aku mulai menaiki mobil untuk segera menghampiri Gina di rumah sakit.

1
Komat Kamit
Makin gak jelas novel ini. Penulisnya berusaha membuat semuanya menjadi misteri. Tapi makin lama makin membagongkan.
Shinta Dewiana
bisa nya suka sm kk sendiri ..parah..jijai deh
Shinta Dewiana
cih. gregetan gue
Shinta Dewiana
blm ngeh gue thor ..knp gina msh suka sm abangnya...n abangnya jg bilang tdk ada hubungan darah...padahal 1 bpk..ya walaupun dr selingkuhan..
Shinta Dewiana
glna udah gila
Shinta Dewiana
akhirnya sifat ibunya turun ke gina..
Shinta Dewiana
gmn sih thor katanya adek kaka
Shinta Dewiana
apa wajahnya cacat ya
Shinta Dewiana
gmn sih khaira...kan gina sm alex satu bapak ya enggak bisa nikahlah...
Shinta Dewiana
apa jgn2 alex pacarnya gina ya
Shinta Dewiana
kasihan gina...hukum mati tu si gunawan
Shinta Dewiana
ceroboh...blm apa2 udah buka jati dirii
Shinta Dewiana
bagus2 pelan2 kedoknya terbuka...
Shinta Dewiana
enggak jelas...hmmm
Shinta Dewiana
blm apa2 udah lemah
Miauuuuww 🤼‍♀️
dibalas dengan cantik /Hey//Hey/
R ADJENG MAIANA F D HJ SE MM
Menarik Thor .. moga saja GINA betul2 IKHLAS melepas ALEX yang selama ini sangat DICINTAI .. walau pun tidak BERBALAS .. Bisa RIDHO menerima TAKDIR nya .. semiga saja dipertemukan dengan LAKI2 yang mau menerima KEHAMILANNYA ... Tetap.menjadi ADIK yang MANJA pada KAKAK nya menerima KAIRA sebagai sahabatnya sekaligus IPAR nya ...
S
Lanjutt...
Tarsiah Asih
lah alex sama gina kan satu bpk msa iya boleh nikah
Tarsiah Asih
masa alex jdi laki lemah bngt sama nenek tua aja kalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!