NovelToon NovelToon
IF...(Seandainya)

IF...(Seandainya)

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:203.1k
Nilai: 5
Nama Author: wilda ellen

"Seandainya saja kita tidak pernah ketemu kembali, mungkin rasa sakit yang kau torehkan saat menikah dengan wanita lain tidak akan muncul kembali"

"Seandainya saja rasa cinta ini menghilang dari hidup ku..."

"Seandainya kau ingat kalau dulu aku ada dihati mu, apakah kau masih memperlakukan ku seperti ini?"

"Seandainya suatu saat aku pergi dari hidupmu, apa kau akan mencari ku?"

Semuanya pertanyaan itu tertulis di dalam buku diary seorang gadis yang bernama Cahaya Mariana. Seorang gadis yang terpaksa menikah dengan pria yang pernah menjadikannya ratu dalam hatinya. Tapi semuanya itu hilang ketika pria itu mengalami amnesia, tengtang kebersamaan mereka hilang dalam ingatan pria itu. Cahaya jadi istri kedua pria itu karena permintaan terakhir dari istri pertama dari pria itu yang bernama Mesya Mariska.

Akankah Cahaya dapat bertahan hidup berdampingan bersama pria yang dulu mencintainya tapi sekarang malah menyiksanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilda ellen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kisah Kiara.

Kevin terlihat tampak sangat gelisah melihat wajah Cahaya yang sangat pucat. Kevin tampak sangat bingung apa yang harus dilakukannya, karena dokter mendesaknya untuk menyuruh suaminya Cahaya untuk datang. Karena ada yang harus di sampaikan dokter tentang Cahaya.

"Maaf kak, ini semua untuk kebaikan kak Aya dan calon keponakan ku..." gumam Kevin.

-

-

Di Indonesia, Kevin yang merasa seluruh tubuhnya tidak bisa memiliki tenaga. Entah kenapa dia merasa kalau perutnya sangat sakit.

Tok...tok...

Mendengar suara ketukan pintu kamarnya, dengan sekuat tenaga Ryan bangkit dari tempat tidurnya.

"Ada apa? Cepat katakan, aku mau istirahat!" ucap Ryan dengan suara parau saat melihat Bisma dihadapannya.

"Sebaiknya kita ke Taiwan sekarang juga!"

"Untuk apa? Kalau kita kesana untuk mengurus perusahaan yang di sana, kamu saja yang pergi. Aku butuh istirahat" ucap Ryan.

"Tunggu dulu! Cahaya membutuhkan mu saat ini" tentu saja membuat matanya membulat mendengar nama wanitanya yang sudah lama dia cari.

"Apa yang kamu katakan?" tanya Ryan dengan gugup, dia takut salah mendengar.

"Cahaya saat ini membutuhkan mu..." ucap Bisma dengan tegas.

Rasa sakitnya terasa tiba-tiba menghilang begitu saja, dengan cepat dia mengganti pakaiannya dan membawa segala keperluannya.

-

-

"Ma, apa kamu sudah siap?" Renaldo kini menatap wajah sendu istrinya menatap sebuah panti asuhan yang ada di kota B. Panti asuhan yang tampak sangat kecil.

"Emmm" jawab Kiara dengan singkat.

Saat mereka memasuki gerbang panti asuhan, mereka langsung dikerumuni anak-anak yang sedang bermain di halaman. Mereka hanya tersenyum bahagia karena menurut mereka anak-anak yang menyambut mereka tampak sangat lucu.

"Maaf pak, ibu apa ada yang bisa saya bantu?" seorang gadis muda menyapa mereka dari pintu.

"Maaf apa ibu Kamala nya ada? Saya ingin mencari beliau..." ucap Renaldo.

"Ada, pak. Silahkan masuk"

Mereka berdua mengikuti wanita muda itu dari belakang. Kiara menggenggam tangan Renaldo dengan erat, entah kenapa dia memiliki rasa takut.

"Bunda, ada yang mencari bunda..." ucap wanita itu saat masuk kedalam ruangan yang tampak sangat kecil.

"Silahkan masuk pak, Bu..."

"Terimakasih...."

Kiara dan Renaldo masuk kedalam setelah diijinkan masuk. Wanita yang bernama Kamala itu tampak sangat terkejut melihat wajah wanita yang tidak pernah dia lupakan sampai sekarang. Wajah yang mirip didalam foto yang ditunjukkan oleh seorang pria yang pernah datang ke panti asuhannya yang dulu puluhan tahun yang lalu. Menurutnya wajah Kiara masih tetap sama dengan yang difoto, tidak ada perubahan sama sekali.

"Silahkan duduk" ucap Kamala dengan lembut.

Kiara dan Renaldo tampak bingung dengan tatapan Kamala pada mereka. Mereka merasa kalau Kamala mengenal mereka. Tanpa bicara, Kamala mengambil beberapa berkas yang tersusun rapi di lemarinya setelah ke mejanya untuk mengambil kotak kayu yang selama ini dia simpan di laci mejanya.

Setelah mendapatkan apa yang yang ingin dia ambil, Kamala duduk di hadapan Kiara dan Renaldo.

"Saya tahu tujuan kalian datang ke panti ini. Silahkan anda lihat dulu apa ini yang anda cari!" ucap Kamala sambil menyerahkan kotak kayu yang masih tampak bagus pada Kiara.

Dengan gugup Kiara mengambil kotak kayu itu dan betapa terkejutnya dia melihat wajah seorang pria yang tampak sangat kurus mengendong anak kecil yang diperkirakan umurnya dua tahun. Tanpa sadar air matanya menetes keluar dan membasahi foto hitam putih yang ada ditangannya.

"Mas, ini.... Hiks hiks hiks..." ucap Kiara dengan bergetar. Renaldo yang sangat mengerti langsung memeluk pinggang istrinya dengan erat.

"Maaf, Bu. Apa kami bisa bertemu dengan anak kecil yang ada dalam foto ini?" Renaldo mengambil ahli untuk bertanya.

"Maaf, dia sudah tidak lagi tinggal di panti asuhan ini. Dia gadis yang sangat cantik dan pintar. Karena itu dia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya di kota B. Setelah lulus, dia mendapat tawaran pekerjaan di perusahaan yang ada di kota J. Sudah enam tahun lebih dia tidak pernah pulang lagi ke kota sini" ucap Kamala dengan raut wajah yang sedih.

"Kalau begitu apa saya bisa tahu dimana dia tinggal dan nomor teleponnya?" tanya Kiara dengan cepat.

Kamala langsung menuliskan nomor telepon yang diingatnya, lalu memberikannya pada Kiara.

"Cahaya?" Cicit Kiara saat melihat nama yang tertera di kertas yang diberikan Kamala padanya. Ada rasa takut dalam dirinya saat mendengar nama Cahaya disebut Kamala. Begitu juga dengan Renaldo, mereka berdua tampak gugup mendengar nama Cahaya.

"Ya, pak Jaya memberikan nama Cahaya. Saat mereka berlindung dari hujan didepan panti saya dulu, wajah pak Jaya sangat pucat begitu juga dengan putrinya. Karena pak Jaya tidak memiliki tempat tinggal dan tujuan akhirnya pak Jaya tinggal di panti. Ternyata pak Jamal kena kanker hati, sehingga membuat tubuhnya semakin lemah. Sebelum pak Jaya meninggal pak Jaya ingin berfoto dengan putrinya supaya putrinya ingat sosoknya. Maka karena itu foto itu ada." jelas Kamala.

"Maaf Bu, ibu kenapa bisa tahu tujuan kami kemari?" Kamala langsung bangkit berdiri dan berjalan kearah mejanya kembali.

Dia mengambil sebuah amplop yang tampak sangat usang dan diberikan pada Kamala. Kiara langsung membuka amplop yang diberikan Kamala padanya.

"Saya tahu karena foto itu, dan surat itu anda nyonya..." ucap Kamala.

*Dear Kiara.

Kalau kamu membaca surat ini, itu berarti aku sudah meninggal...

Maafkan aku yang datang tiba-tiba ke rumah mu. Aku tidak tahu kalau kamu sudah menikah lagi dan memiliki seorang putri. Sebenarnya aku datang untuk memberikan hak asuh putri kita pada mu. Aku sangat yakin kamu akan bersedia, ternyata aku salah. Kamu malah menyuruh ku untuk membawanya pergi tinggal bersama ku yang penyakitan ini.

Kamu menolak membesar putrimu dengan alasan karena kamu belum menceritakan tentang putrimu pada suami mu. Maaf kan aku, aku tidak berpikir sampai sejauh itu. Aku hanya berpikir kalau dia dibesarkan ibu kandungnya sendiri, dia akan baik-baik saja dan mendapatkan kasih sayang seorang ibu.

Kiara aku tahu kamu pasti sangat kecewa karena aku tidak memberikan nama yang kamu berikan pada putri kita. Aku memberinya nama Cahaya, karena aku ingin dimana pun nanti dia berada dia akan menjadi Cahaya untuk semua orang.

Terimakasih kamu memberikan seorang putri yang cantik untuk ku. Aku berharap saat kamu bertemu dengan putri kita, tolong jaga dia untukku.

Jaya*.

Membaca surat dari mantan suaminya Kiara langsung menangis. Renaldo yang ikut membacanya, juga ikut merasakan kesedihan istrinya. Renaldo berharap kalau dia memeluk istrinya, istrinya bisa tenang. Setelah tenang, Kiara menatap Kamala.

"Apa saya bisa melihat foto Cahaya?"

Kamala mengambil album foto yang ada selalu diletakkannya di atas mejanya.

"Cahaya sudah seperti putri saya sendiri, setiap momen istimewanya selalu saya abadikan." ucap Kamala sambil memberikan album foto pada Kiara.

******

Apakah Cahaya yang dimaksud Kamala adalah Cahaya yang dikenal mereka?

1
falea sezi
jd meski nikah tanpa cinta di tidurin kan meysa/Frown/
falea sezi
mLes bgt liat Ryan sama meysa dan emaknya
falea sezi
heleh lu uda enak enak ma meysa jg males liat lu bloon
KUNCORO'S Days
Bagus ceritanya
Ellen_P: terimakasih untuk dukungan nya 🙏
total 1 replies
amalia gati subagio
sang lanun vs hamba sahaya 👍 cucok lah
amalia gati subagio
Terlalu mahal harga yg hrs dibayar demi pemuas obsesi atas nama cinta halu dgn sadar jd murahan 🙁 miris, cinta rela memperbudak diri, mental bengkok!! algojo vs sang budak gratisan, sama2 pemuas obsesi!? egoistis narsistis songong absurd kedepan, pemuas keserakahannya #poor taqdir #RIP Cinta
amalia gati subagio
wah melangit dia?! he3x kibau terus obsesi si murmer ini!! upik abu sindrom akut
amalia gati subagio
wes, naikan lg tarifnya!? gak slalu yg murahan dicari & disukai kan?!
amalia gati subagio
semurahan apa kau ingin merendahkan diri demi obsesi absurd mu atas nama warisan sang penikung?! pengen cocok tanam si songong hingga maunya dijadikan jalang gratisan tp hanya demi kesombongan?! jd perempuan murahan banget, munafik bertopeng kemulyaan bangit 🤓
Arya Al-Qomari@AJK
mungkinkah q salah baca soalnya nama sekretaris nya (pengganti cahaya) di ganti2 terus. klo gk salah Chelsea terus Lisa kemudian Cerry.
Arya Al-Qomari@AJK
nama sekretaris nya (pengganti cahaya) di ganti2 terus. klo gk salah Chelsea terus Lisa kemudian Cerry.
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Tidak lihat anak Jeje dan Nayla
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Ohh anak papah tuh Ezla 😅
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Senjata makan tuan ya nona nancy 🤣
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Kalo cemburu langsung seludup saja Nayla, ntar keduluan orang lagi
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Apakah Alvin laki² itu?
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Disosor langsung ya pak bikin gerah yang liat 😂😂
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Selamat ya Aya dan Ryan 😁
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Si Nayla dapat tamparan teruss 😅
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Ya ampun emak macam apa dia ini 😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!