NovelToon NovelToon
Perfect Imperfecta

Perfect Imperfecta

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / POV Pelakor / Karir / Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Playboy / Tamat
Popularitas:283.3k
Nilai: 5
Nama Author: Etika

Bella sudah berusia dua puluh delapan. Ia masih belum memikirkan soal pernikahan dengan siapapun. Namun, ketika adiknya dilamar orang lain ia dijodohkan dengan seorang yang bahkan tak ia kenal dan sama sekali bukan tipenya.

Bella si perfeksionis harus menikah dengan Aska si urakan. Lantas kehidupan Bella berubah drastis setelah pernikahan tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Etika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bosan

Bella membuka mata ketika sinar matahari sudah terang yang masuk melalui jendela kamar. Berkali-kali ia berusaha mengadaptasikan matanya dengan cahaya. Ia melihat jam dinding yang menunjukkan pukul sepuluh.

Sepuluh?

Cepat-cepat Bella bangun. Ia melihat sekeliling ruangan yang sepi. Tak ada siapapun. Bahkan di ranjang ukuran queen size tempatnya tidur sudah tak ada Aska.

Gorden sudah dibuka lebar-lebar, menandakan seseorang membukanya. Bella tahu, itu pasti perbuatan Aska. Kemudian, sebelum bersiap ke kamar mandi, ia menengok seisi apartemen. Mulai dari ruangan di depan kamar, kamar sebelah hingga dapur. Tak ada siapapun di sana. yang ada hanya sepiring nasi goreng dengan toping bakso, sosis dan suwiran ayam di atas meja di dapur.

Bella berjalan mendekat, menemukan sebuah catatan kecil di bawah piring.

Tidur kamu lelap banget. Aku nggak enak mau bangunin. Karena aku udah lapar nggak ketahan lagi, jadi kuputusin buat bikin sesuatu yang aku bisa, pakai bahan-bahan yang ada di kulkas. Jadilah nasi goreng ala Chef Aska yang tampan rupawan. Silahkan dicoba. Aku pergi dulu, ada janji sama Ayah. Bye! Selamat menikmati.

Tertanda,

Suami Bella

... dan dibubuhi simbol hati di sebelahnya.

Bella tersenyum geli membacanya. Ia lihat sekeliling pantry sebelum memutuskan duduk dan mencoba nasi goreng ala Chef Aska yang katanya tampan rupawan itu.

Tidak ada yang aneh. Bella tak menyangka Aska bisa serapi itu dalam memasak.

Bella mengambil sendok yang sudah disiapkan Aska di sebelah piring. Seperti di restoran saja. Kemudian ia menyuap sekali.

Bella terkejut dengan rasa masakan Aska. Perempuan itu segera berrdiri, berjalan mengambil segelas besar air putih.

Nasi goreng buatan Chef Aska yang tampan rupawan itu rasanya asin sampai-sampai membuat lidah Bella seperti mati rasa untuk beberapa detik.

Dalam hati, Bella tertawa. Bisa-bisanya Aska sarapan dengan makanan seperti ini. Ia kemudian memanaskan wajan, memasukkan sepiring nasi goreng buatan Aska ke sana dan menambahkan nasi lagi untuk menyeimbangkan rasanya.

Untuk pertama kalinya, Bella merasa tertipu. Benar-benar lelaki itu tak pernah membuat kesan pertama yang bagus untuknya.

***

Aska memarkirkan mobil di parkiran kantor Ayahnya. Ia mendapat pesan untuk datang ke kantor Ayahnya tadi pagi. Aska enggan, namun akhirnya ia datang juga.

Memasuki ruangan persegi berukuran empat kali empat meter, Ayahnya yang sedang mengobrol dengan dua orang tamu menyambutnya.

" Selamat datang anak Ayah. Silahkan duduk."

Aska berjalan masuk setelah menutup pintu di belakangnya. Melirik sekilas pada dua orang tamu Ayahnya. Laki-laki. Yang satu, jelas Aska pernah bertemu di sini juga, namun yang satu lagi wajahnya asing sekali.

" Mas, akhirnya kita ketemu lagi," Raka, berucap sopan.

Aska hanya mengulas senyum dan melihat lelaki yang belum dikenalnya berdiri, mengulurkan tangan yang langsung Aska jabat.

" Perkenalkan, saya Dewa," ucap lelaki itu sopan.

" Aska," Aska membalas.

Mereka berdua kembali duduk. Aska yang baru datang tak mengerti apa yang tadi mereka bicarakan. Yang jelas, jika Ayahnya sudah mengundang orang untuk mengobrol di kantor, artinya itu soal bisnis dan perusahaannya.

" Jadi, berhubung calon Managernya sudah datang, jadi kita mulai saja ya," Niko membuka percakapan setelah Aska datang. Aska melotot mendengarnya. Meski ia berkali-kali dipaksa menduduki jabatan itu, untuk kali ini Ia bahkan belum diberitahu apa-apa soal jabatannya.

" Mungkin Nak Raka sudah tahu kalau saya mau melebarkan sayap bisnis saya. Saya berniat membuat bisnis di bidang fashion. Nah, untuk Manager perusahaan saya menunjuk Anak saya, Aska. Untuk bagian Direktur juga nanti Anak pertama saya yang akan pegang. Nak Raka, saya mau mulai Senin, kamu harus membuat dua puluh lima desain pakaian yang nantinya akan kita bicarakan bersama."

" Baik, pak. Untuk temanya?" Raka bertanya. Menurut Aska, dia yang paling antusias.

" Apa ya?" Niko bertanya pada yang lainnya.

" Mungkin Flora. Sekarang kan lagi musim pakaian bercorak tumbuhan," Raka menyahut lagi.

Niko mengawang, memikirkan apakah tema flora akan laku dipasaran nantinya, " mungkin ada masukan lain?" tanyanya memandang satu per satu orang di depannya.

" Kalau segmen awal kita adalah teen, mungkin menurut saya rajut polos lebih make sense. Tapi, kalau target pasar kita young adult, sejenis pakaian semi formal, oke. Kalau memang targetnya tiga puluh sampai empat puluhan mungkin tema bermotif seperti flora, yes laku," Dewa menjelaskan. Cara bicaranya lancar sekali. Seperti sudah terbiasa.

Niko mengangguk-angguk paham dan melirik Aska, " dari kamu?"

Aska memandang Ayhnya kesal. Ia diam saja dan hanya mengangkat bahu tak tahu, tak peduli, tak paham dan tak berusaha untuk ikut bergabung dengan percakapan ini.

" Oke, untuk target pasar apa ada yang bisa mempresentasikan kepada saya?" Niko bertanya lagi, pada siapapun yang mau menjawab. Tapi ia yakin, Aska tak akan menjawab.

" Menurut saya, untuk permulaan, young adult paling mudah untuk diraih. Pertama, mereka punya penghasilan sendiri dan yang kedua royal. Mereka yang ada pada rentang usia delapan belas sampai lima belas tahun cenderung lebih mengikuti arus trend dan menyisikan uang sekian persen untuk memuaskan keinginan mereka."

Dewa seperti sudah berpengalaman dalam bisnis. Aska mengakui jika lelaki itu pandai sekali berbicara dan lumayan tampan.

" Dewa, saya mau kamu matangkan konsep ini. Siapkan presentasinya. Bersama Raka, nanti kalian saling tek-tok untuk memikirkan konsepnya. Saya tunggu hari Jum'at minggu depan presentasinya," perintah Niko. Lelaki lima puluh satu tahun itu tampak bangga kepada Dewa.

" Baik, Pak. Kami akan berusaha," ucap Dewa lagi.

" Jadi, kamu kapan sampai Indonesia?" Niko bertanya lagi. Kali ini temanya sudah tak lagi bisnis, tetapi soal pribadi.

" Semalam, Om. Sekitar jam dua belas."

" Betah kamu di Australia?"

Dewa tertawa, " betah sih betah, cuma ya ngeri aja. Hewan-hewan aneh banyak betrebaran di sana," Dewa becanda, membuat Niko tertawa.

" Jadi, Nak Raka kalau kamu mau tahu, Dewa ini anak teman kecil saya. Tapi, teman kecil saya setelah menikah malah pindah ke Australia."

" Iya, Papa kerja di sana."

Raka manggut-manggut, merasa malu duduk di sini. Ia bahkan hanya lulusan SMA dan pedagang biasa yang kemudian tak sengaja bertemu dengan Niko.

" Kamu kapan sih waktu itu ke Australia?"

Dewa mengingat-ingat, " tepatnya lupa. Tapi waktu itu Papa sakit parah."

Niko merasa bersalah telah menanyakan hal itu kepada Dewa. Dadanya juga nyeri mengingat terakhir kalinya ia di Australia dan menjenguk sahabat kecilnya yang sekarat dan terpaksa dirawat di rumah karena permintaannya sendiri.

" Maaf, saya nggak bermaksud..."

" Nggak apa, Om. Semua orang pasti bakal pergi kok, termasuk saya juga."

" Saya tahu kamu lebih kuat dari kelihatannya, Dewa," Niko menepuk pundak Dewa.

Aska bersandar pada kursi. Mendengar pembicaraan yang tak ia pahami antara Ayahnya dan Dewa.

" Yah, saya pulang, ya?"

***

1
Resti Chaniago
astaga diana, knp ngga lepas kerjaan itu aja dr dulu sih
Yesi Marlina
rugi donk bela dapat Aska yg sudah celap celup sama diana
Rini Haryati
bagus
sukses
.....semangat
Darah Biru (Bangsawan)
jejak dukungan ❤️
Hello_Clo
Violita Putri
pengen liat azka nyesel karena lebih milih diana
Violita Putri
serakah
Violita Putri
kuat janinnya padahal sempat overdosis
Violita Putri
ntar mutia hamil trs minta tanggung jawab 😏
Violita Putri
jangan Bella dulu dong yg jatuh cinta
Ilan Irliana
y loe buruk lg..celup sana celup sono...wllee
Ilan Irliana
bagus lh aska milih diana...mg mutia nnt dtg trus hamil ank aska....bella bhgia m cnt br'y...aska puyeung m 2 cewek'y...hihi
Ilan Irliana
astaga...mg ktauan y m bella..
widya widya
Bella sama Arya aja.. Aska cuma bikin perasaan galau maju mundur cantik gajel. Labil bener ga sesuai umur.. aska plin plan pula dan gampang tergoda cewe. cuma bikin cape bro
widya widya
lebih setuju bella dan arya. Aska cuma bikin perasaan galau maju mundur cantik gajel. Blm lg aska plin plan dan gampang tergoda cewe. cuma bikin cape bro
Aulia Franisti08
semangat
Jeny Chan
like kakak...
Aulia Caem
mntep
J-nee Suho💃
eeeh udah tamat aja.. seneng liat bella akhirnya bahagia.. semoga aska juga bahagia yah thor nanti nya..
Diary Tika: Kita lihat saja nanti hehe. Terimakasih buat dukungannya! 😁
total 1 replies
J-nee Suho💃
yang langgeng ya bella sama arya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!