aiko gadis yang tangguh cantik,putih dengan body yang bongsor,padahal ia baru umur 18 tahun baru semester satu jurusan akuntansi yang kuliahnya hanya malam hari karena ikut kelas karyawan,ia hanya seorang cleaning service disebuah kantor cabang dikota Bogor,itupun bukan sebagai karyawan tetap,ia hanya karyawan harian lepas yang jam kerjanya tak menentu,selebihnya ia bekerja membantu menjaga minimarket sebagai kasir.hidup aiko enjoy tidak pernah ribet apalagi mengeluh memikirkan kerasnya hidup,walaupun ia hanya tinggal disebuah kontrakan di pinggiran kota,namun sangat membuatnya nyaman.tidak setelah bertemu laki-laki aneh yang tiba-tiba merubah tensi darahnya semakin meninggi...ya dia adalah Mikail,laki-laki yang datang dari planet mars,yang tidak tau dari mana asal usulnya.
ikuti kisah aiko dan mikail selanjutnya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cindy nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 25 pamit jenguk kakek
pagi ini baru menunjukan pukul tujuh,mika malam benar-benar tidur pulas,setelah sekian lama tidur di kasur yang keres,kini merasakan kembali nikmat nya tidur diatas kasur king size yang super empuk,kamar yang luas,ada kamar mandi didalam,juga langsung bisa melihat pemandangan yang indah langsung dari tempat tidur.eh tapi aku lupa semalam gak mendengarkan aiko mengaji,atau jangan-jangan dia juga ketiduran ya.
mika putuskan untuk kekamar aiko,pastinya dia sudah bangun.
"tok...tok...tok...aiko....aiko"
mika sudah berada persis didepan pintu aiko,tidak ada jawaban dari kamar aiko,jangan-jangan aiko belum bangun ya,mika meraih gerandel pintu kamar aiko,dan...
"kreeek"
eh kok gak dikunci,mika langsung mengintip perlahan kepalnya dimasukan memastikan aiko di kamar nya,eeh...aiko ternyata masih tidur,begitu tenang dan terlelapnya,mika memandangi aiko yang tertidur masih mengenakan mukena sambil memeluk boneka beruang pemberian mika ditaman safari,sepertinya dia sudah bangun sudah solat dan langsung tidur lagi,terlihat dari mukenanya yang masih dipakai dibadannya.
yaaa Allah cantiknya wanita didepan ku ini, coba saja yang dipeluk itu aku bukan boneka pemberiannya,alangkah indahnya,izinkan aku untuk menjadi suaminya takadirkan hamba bersatu dengan izin mu yaa Allah.mika selalu saja hanya bisa memohon kepada tuhannya,karna ia tidak bisa memaksakan kehendak agar aiko mau menjadi pacarnya,aiko sudah tegaskan berulang kali kalo dia tidak mau pacaran.sabar...sabar...mika putuskan untuk keluar kamar aiko,dia gak tega untuk membangunkan nya.
mika siap-siap untuk ke kantor,didapur sudah ada bi kokom yang sudah sigap dengan kerjaannya,sarapan sudah terhidang dimeja makan,mika duduk dan langsung menyantap masakan yang disediakan bi kokom.
"bi saya mau berangkat ke kantor pagi-pagi,nanti kalau sampai jam 8 aiko belum keluar kamar,bibi bangun kan dia ya"
"baik tuan"
"nanti bibi belanja apa saja yang diperlukan,untuk kebutuhan didapur,tanya juga sama aiko ingin dimasakan apa menunya,ini uang untuk belanjanya bi"
bi kokom menerima uang yang diberikan oleh mika.
"baik tuan nanti saya akan tanyakan sama non aiko ya"
"ok saya berangkat ya bi,hati-hati dirumah ini jangan terima tamu siapapun yang tidak dikenal"
"baik tuan"
sementara aiko baru saja membuka matanya ia kaget karna hari sudah siang.
"ya Allah sudah jam 8 aja ini,iish aku ketiduran bikin malu saja"aiko masih berkicau sendiri sambil berjalan keluar kamarnya,baru beberapa langkah keluar kamar,ada bi kokom yang menyambutnya.
"eeh non aiko sudah bangun ya,baru saja bibi mau ke kamar non,mau bangunin non"
"iya bi aiko ketiduran setelah solat subuh,oh iya kak mika mana bi kok sepi?"
"tuan mika sudah pergi ke kantor pagi-pagi tadi non,tuan mika berpesan agar bibi menanyakan makanan kesukaan non aiko apa,biar bibi masakan non"
"ooh sudah berangkat ya,saya bisa makan apa saja bi gak usah repot-repot silahkan terserah bibi saja mau masakin apa,pasti aiko makan kok"
"gitu ya non,ya sudah non sekarng sarapan dulu,bibi udah buatkan nasi goreng seafood"
"iya bi nanti aiko mau mandi dulu ya"
selesai mandi dan sarapan aiko kembali ke kamar mengambil buku pelajaran,karna hari ini adalah ujian semester pertamanya,iya belajar financial accounting karna hari ini akan diujikan,baru akan membuka bab pertama terdengr dering hp diatas mejanya,aiko membaca nama yang tertera dihp tersebut maklum nomer hp aiko baru, jadi aiko belum memasukan nomor siapa pun kecuali nomor hp bundanya,tapi ini kok nama dilayar hp nya "my love" pasti ini kerjaan kak mika,segera aiko mengangkat hp nya.
"halo sayang,kamu sudah bangun"
iiih kenapa nih orang sesuka hati banget manggil nama orang,tapi aiko merasa berbunga-bunga tuh di hatinya,lain dimulut lain dihati ini mah.
"iya kaak"
"hm...kok gak semangat aku telpon sih,sudah bangun?sudah mandi? sudah makan?
"kak kok nanya nya rombongan siih,aku sudah melakukan semuanya,sekarang baru saja duduk mau belajar nih"
"gitu yaa,ya sudah baik-baik belajarnya biar nanti ujian bisa ngisi semuanya,kamu berangkat jam berapa kuliahnya??"
"nanti kak sekitar jam dua belasan aiko kebagian jadwal ujian jam satu kan"
"nanti aku pulang sekalian makan siang,setalah itu aku antar km kuliah,kamu istirahat jangan cape-cape biar konsentrasi belajarnya fuul,ya sudah aku kembali kerja lagi ya,sampai ketemu nanti dirumah"
"tut ..tut...tuuuuu"
suara hp ditutup sama kak mika tiba-tiba,iih ngeselin nih orang sesuka hati nya aja ngomong panjang lebar sesudahnya main tutup aja.
mika dikantor sedang serius berbincang dengan pak ronald,pasalnya kakek mika satu-satunya kini sedang sakit dan terbaring dirawat dirumah sakit.ronald sedang merayu supaya mika ikut ke jakarta bertemu kakeknya.
"pak ronald saya akan jenguk kakek akan pulang ke jakarta secepatnya,tolong kamu handle perusahaan disini,saya cuma nitip aiko seminggu ini biarkan dia tidak bekerja dulu karna sekarang dia lagi ujian semester dikuliahnya"
"baik tuan mika akan saya atur semuanya untuk anda,sebaiknya anda segera temui tuan sepuh,karna beliau selalu menanyakan tuan"
"iya pak siang ini saya akan pulang ke jakarta nemuin kakek"
siang ini mika buru-buru pulang ke apartemennya,ia ingin bertemu aiko,sekalian dia akan pamit pulang dulu ke jakarta,di rumah aiko sudah siap berpakain rapi,siap berangakat ke kampus.
"aiko sini temani aku makan,sekalian ada yang mau aku sampaikan sama kamu"
aiko segera duduk makan bersama mika,setelah selesai makan siang,tiba-tiba mika menatap wajah aiko dengan begitu intans nya,aiko jadi tersipu malu karna tiba-tiba mika memperlakuakan aiko seperti itu.
"kak kok menatap wajah aiko sampai segitunya sih,aku jelak ya apa ada yang salah dengan baju ku"
"engga kok,kamu cantik banget hari ini,saking cangiknya aku jadi terkesima"
"diich gombal mulai keluar nih rayuannya"
"yaah ngapain ngegombal,kamu sudah gak mempan dirayu gimanapun tetap saja pasti hasilnya kamu gak mau jadi pacar atau jadi istri aku kan"
"sudah dong kak jangan begitu aiko jadi gak enak nih"
"ok...ok siap lupakan masalah itu,oh iya aiko siang ini setelah mengantar kamu ke kampus,aku mau pulang ke jakarta karna kakek aku masuk rumah sakit,mungkin agak sedikit lama aku pulang,kakek sakit dan disana dia sendiri,kamu disini baik-baik ya,untuk kerja nanti saja minggu depan masuk nya,selesaikan dulu ujian kamu dengan baik,aku sudah atur nanti pak ronald yang akan mengatur kamu kerja kedepannya"
"iya kak,semoga kakek baik-baik saja dan cepat segera sembuh,dan kak mika cepat pulang ke sini lagi,kalo kakek benar-benar sudah pulih"
"ya udah ayo kita berangkat nanti kamu telat"
selama diperjalanan mika dan aiko terdiam dengan pikirannya masing-masing,mika sungguh berat harus meninggalkan aiko namun ia juga ingat akan kakeknya yang kini sedang terbaring sakit,semoga saja ini awal yang baik untuk kisah cinta nya,ia ingin tahu seberapa perhatiannya aiko,selama jauh apakah aiko akan merasa kehilangan atau sebalik nya malah kesenangan.kita lihat saja perkembangannya.