NovelToon NovelToon
KAISAR HANTU

KAISAR HANTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Budidaya dan Peningkatan / Fantasi Timur
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: ikyar

Lin Ye terbatuk memuntahkan darah hitam dan terbangun di tanah pemakaman Sekte Pedang Surgawi.

Dantiannya telah hancur lebur, menjadikannya tumpukan sampah yang selalu dihina oleh para kultivator lain.

Angin malam yang dingin berhembus membawa aroma dupa busuk dan aura kematian yang sangat pekat di sekitarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ikyar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Langkah Hantu Bayangan dan Kepanikan Sekte

Aroma anyir darah yang sangat pekat masih menggenang memenuhi setiap sudut ruangan mewah milik Zhao Ming.

Lin Ye berdiri tegak di tengah reruntuhan perabotan kayu dan pecahan porselen tanpa mengubah ekspresi wajahnya sedikit pun.

Mata hitamnya yang sedingin es menatap tumpukan abu abu-abu di atas lantai marmer yang merupakan sisa-sisa dari tubuh Zhao Ming.

Kematian musuh pertamanya ini sama sekali tidak memberikan rasa kepuasan yang menggebu-gebu di dalam hatinya yang telah membeku.

Ini hanyalah langkah pertama dari ribuan langkah berdarah yang harus ia tempuh untuk menaklukkan seluruh dunia kultivasi.

Lin Ye segera mengalihkan perhatiannya pada layar panel biru transparan dari sistem yang masih melayang di depan pandangannya.

Ia mengangkat tangan kanannya dan memberikan perintah mental untuk membuka ruang penyimpanan sistem.

"Ekstrak Buku Manual Seni Pergerakan Langkah Hantu Bayangan dan Sepuluh Pil Pengumpul Qi Tingkat Menengah," perintah Lin Ye dengan tenang.

Seketika itu juga, seberkas cahaya hitam dan sebuah botol giok berwarna putih pucat muncul dari udara kosong dan jatuh ke telapak tangannya.

Lin Ye menggenggam buku manual tersebut terlebih dahulu yang ternyata terbuat dari lembaran kulit binatang spiritual tak dikenal.

Buku itu memancarkan hawa dingin yang luar biasa dan di sampulnya terdapat ukiran tengkorak yang seolah-olah sedang menjerit kesakitan.

"Sistem, bantu aku memahami dan menguasai isi dari buku manual seni pergerakan ini secara langsung."

"Perintah diterima, memulai proses asimilasi pengetahuan seni pergerakan tingkat menengah secara instan ke dalam lautan kesadaran inang."

Buku manual berkulit hitam di tangan Lin Ye tiba-tiba berubah menjadi kepulan asap kelabu yang langsung melesat masuk ke dalam ruang di antara kedua alisnya.

Lin Ye memejamkan matanya rapat-rapat saat ribuan informasi, gambar, dan teknik pergerakan membanjiri otaknya bagaikan air bah.

Rasa sakit yang menyengat terasa sesaat di kepalanya sebelum akhirnya digantikan oleh pencerahan mutlak tentang cara mengendalikan bayangan.

Seni Pergerakan Langkah Hantu Bayangan bukanlah teknik bela diri biasa yang mengandalkan pijakan kaki atau kekuatan otot semata.

Teknik ini memanfaatkan energi Yin murni untuk mengubah tubuh fisik pengguna menjadi semi-transparan dan meny menyatu dengan kegelapan.

Penggunanya dapat melesat dari satu bayangan ke bayangan lainnya tanpa menghasilkan suara, hembusan angin, maupun fluktuasi energi spiritual sedikit pun.

Lin Ye membuka matanya perlahan dan menghembuskan napas panjang yang menghasilkan uap putih di udara malam.

Ia segera menyalurkan energi Yin dari danau spiritualnya menuju kedua kakinya untuk menguji kemampuan teknik pergerakan yang baru saja ia kuasai.

Tubuh Lin Ye seketika menjadi kabur dan bergetar hebat sebelum akhirnya ia menghilang sepenuhnya dari tempatnya berdiri.

Hanya dalam sekejap mata, ia kembali muncul di sudut ruangan yang paling gelap, tepat di belakang sebuah lemari kayu raksasa.

Tidak ada suara langkah kaki, tidak ada gesekan jubah, dan tidak ada jejak debu yang beterbangan saat ia berpindah tempat.

"Teknik yang sangat sempurna untuk seorang pembunuh," puji Lin Ye dengan senyuman sinis yang terukir di wajah pucatnya.

Ia kemudian mengalihkan perhatiannya pada botol giok putih yang berisi sepuluh Pil Pengumpul Qi Tingkat Menengah.

Pil jenis ini adalah sumber daya yang sangat langka dan mahal bagi murid pelataran luar, biasanya hanya diberikan kepada para jenius sekte.

Namun bagi Lin Ye saat ini, pil ini hanyalah makanan ringan untuk memperkuat fondasi kultivasinya yang baru saja menembus tahap kelima.

Ia membuka sumbat botol giok itu dan langsung menuangkan kesepuluh pil tersebut ke dalam mulutnya secara bersamaan.

Tindakan gila yang menelan sepuluh pil tingkat menengah sekaligus ini pasti akan membuat kultivator biasa meledak karena kelebihan energi.

Namun, danau spiritual energi Yin milik Lin Ye sangatlah rakus dan memiliki kapasitas yang jauh di atas batas normal manusia.

Pil-pil itu meleleh menjadi aliran energi yang sangat panas di kerongkongannya dan melesat deras menuju dantiannya.

Lin Ye berdiri mematung sambil menutup mata, membiarkan energi panas itu bertabrakan dengan energi dingin mematikan di dalam tubuhnya.

Urat-urat biru menonjol di leher dan dahinya saat ia secara paksa menjinakkan seluruh energi pil tersebut dengan kekuatan sistem.

Hanya dalam waktu sepuluh tarikan napas, seluruh energi pil berhasil diserap habis tanpa menyisakan setetes pun energi yang terbuang percuma.

Kultivasinya langsung meroket dan stabil di puncak tahap kelima Alam Pengumpulan Qi, hanya berjarak satu lapis tipis untuk menembus tahap keenam.

Lin Ye membuka matanya yang kini memancarkan kilatan cahaya biru tajam yang mampu menembus kegelapan malam yang paling pekat sekalipun.

Ia merasa tubuhnya dipenuhi oleh kekuatan ledakan yang luar biasa, siap untuk menghancurkan gunung dan membelah lautan.

Setelah urusan kultivasinya selesai, tatapan Lin Ye menyapu seluruh penjuru ruangan mewah yang kini telah hancur berantakan.

Ia tahu bahwa anjing penjaga seperti Zhao Ming pasti memiliki banyak harta kekayaan hasil dari memeras para murid rendahan selama bertahun-tahun.

Insting Lin Ye membawanya melangkah mendekati sebuah lukisan besar bergambar burung bangau yang tergantung miring di dinding ruangan.

Ia merobek lukisan mahal itu dengan satu tarikan kasar dan menemukan sebuah brankas rahasia yang terbuat dari baja hitam spiritual tersembunyi di baliknya.

Brankas itu dikunci menggunakan formasi pelindung tingkat rendah yang akan meledak jika dibuka paksa oleh kultivator yang tidak mengetahui pola kuncinya.

Lin Ye sama sekali tidak peduli dengan formasi rendahan tersebut dan langsung memusatkan energi Yin yang sangat korosif ke tangan kanannya.

Ia menancapkan kelima jarinya secara langsung ke permukaan baja hitam spiritual itu bagaikan menusuk sepotong tahu sutra yang lembut.

Suara desisan keras terdengar saat formasi pelindung itu meleleh dan hancur berantakan akibat tidak mampu menahan korosi energi kematian Lin Ye.

Lin Ye menarik paksa pintu brankas baja itu hingga terlepas dari engselnya dan melemparkannya sembarangan ke lantai marmer.

Di dalam brankas gelap itu, terpampang ribuan keping batu spiritual tingkat rendah yang memancarkan cahaya redup serta belasan batu spiritual tingkat menengah.

Terdapat juga berbagai botol pil penyembuh, beberapa buku manual bela diri kelas rendahan, dan tumpukan perhiasan emas yang sangat mencolok.

Namun, benda yang paling menarik perhatian Lin Ye adalah sebuah plakat giok putih seukuran telapak tangan yang diletakkan di atas sebuah kotak beludru merah.

Lin Ye mengambil plakat giok tersebut dan mengamatinya dengan seksama di bawah cahaya rembulan yang masuk dari jendela yang hancur.

Permukaan giok itu diukir dengan lambang pedang bersayap yang merupakan simbol kebesaran dari pelataran dalam Sekte Pedang Surgawi.

Di bagian belakang plakat tersebut, terukir jelas sebuah karakter huruf kanji kuno yang mengeja nama "Chu".

Ini adalah plakat identitas milik Chu Yan, yang kemungkinan besar diberikan kepada Zhao Ming sebagai tanda perlindungan dan statusnya sebagai anjing peliharaan.

Lin Ye menggenggam plakat giok itu erat-erat hingga buku-buku jarinya memutih dan udara di sekitarnya seketika membeku.

Niat membunuh yang sangat pekat meledak dari tubuhnya, membuat Jenderal Wu An yang bersembunyi di dalam bayangannya ikut menggeram rendah.

"Chu Yan... aku akan menggunakan plakat ini untuk mengirimkan kepalamu kembali ke hadapan kakekmu yang sombong itu," bisik Lin Ye dengan penuh kebencian.

Ia langsung memasukkan seluruh isi brankas beserta plakat giok tersebut ke dalam ruang penyimpanan tanpa batas milik sistem.

Setelah seluruh harta kekayaan Zhao Ming dikuras habis, Lin Ye berbalik arah dan berjalan perlahan menuju genangan darah di tengah ruangan.

Ia belum selesai dengan tempat ini, ia harus meninggalkan sebuah pesan peringatan yang akan membuat seluruh sekte tidak bisa tidur nyenyak.

1
rizky r
cerita menarik, balas dendam hantu
Lamia Dante
manarik
Lamia Dante
bagus ceritanya menarik, tidak berbelit belit, ayo balas demdam
Kalong Super
💪💪🤭
Jojo Shua
😄
Jojo Shua
🥛
Lucy Sandy
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!