NovelToon NovelToon
Lahirnya Penguasa Kegelapan

Lahirnya Penguasa Kegelapan

Status: tamat
Genre:Light Novel / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: Ligar Cahyadi

Lahirlah seorang anak bernama Tatsuya Ryuzhaki dari keluarga miskin di pinggiran kota yang selalu disebut para rendahan. Orang tua Tatsuya adalah orang yang terdaftar di akademi VIOLET yang terkenal dengan sebutan PEMBERSIHAN PORTAL. Akademi VIOLET adalah salah satu nama dari akademi yang ada di seluruh dunia.

Tatsuya memiliki teman masa kecil yang bernama Mikha Aerin yang sangat berharga untuk hidupnya. Dia adalah teman pertama yang didapatkan ketika dia beruasia 6 tahun dan mereka telah membuat janji untuk saling melindungi di masa depan.

Tatsuya Ryuzhaki mempunyai harapan besar untuk menjadi seorang pasukan yang menempati kedudukan tertinggi di dunia, menjadi terkenal, mempunyai status di hadapan publik, dan di kagumi oleh semua orang yang ada di penjuru dunia.

Apakah janji tersebut akan sesuai dengan harapnnya dimasa depan nanti?

Apakah dia akan berhasil melalui semua tantangan yang akan dihadapinya?

Apakah dia sanggup mencapai status level tertinggi di dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ligar Cahyadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#25 Pertarungan Teman Tatsuya

Tasya yang sudah menenangkan diri langsung menghubungi kakaknya yang berada hi hotel.

"Ada apa Tasya? Kenapa kamu menghubungiku lagi?" tanya Muzan dengan kesal.

"Cepat datang kesini kak. Ada masalah serius yang di alami Tatsuya dan teman-temannya." ucap Tasya.

"Ada masalah apa ini Tasya?" tanya Muzan dengan penuh penasaran.

"Ceritanya nanti saja kak. Sekarang cepat datang kesini, aku mohon kak. Pokoknya cepat kak." ucap Tasya sambil memohon kepada kakaknya dengan tulus.

Kemudian Tasya menutup telponya secara tiba-tiba.

"Apa yang terjadi? Baru kali ini adikku memohon seperti ini kepadaku." ucap Muzan dalam hatinya.

Kemudian Muzan bersiap-siap untuk menyusul adiknya ke lokasi tersebut secepat mungkin.

Lanjut kembali dengan keadaan Tatsuya.

Tatsuya masih terus berlari menjauhi monsters Serigala Es. Tidak ada jalan lain lagi selain memikirkan kata kunci baru untuk memperlambat pergerakan monsters Serigala Es itu.

"Akan aku coba untuk membuat beberapa jebakan semoga saja berhasil menghambat mereka." ucap Tatsuya sambil mengucapkan kata kunci baru.

"Vine Roots"

"Sssrrrrr"

"Krepp"

akar-akar tersebut hanya menahan 2 monster serigala. Kemudian Tatsuya menyerang monster tersebut

"Lightning Strike"

"Zzzeezzzz"

"Brukk"

"Dual handgun"

"DorrDorr.. DorrDorr.."

"Cleebb.."

"Bruukk"

"Tinggal tersisa 4 monster lagi. Aku harus bertahan." ucap Tatsuya.

"Grrrsss" graman monsters Serigala Es.

Tatsuya terus melancarkan tembakannya ke mosnters tersebut. Namun kecepatan menghindar monster Serigala Es membuat Tatsuya kesulitan.

"Flashbank"

"Whooss"

"Climp"

"Ngiiinnggsss"

Untuk sesaat monsters serigala berhenti mengejar Tatsuya. Hal ini tidak bisa menahan lama monster tersebut. Semua monsters Serigala Es mengejar kembali Tatsuya.

Tatsuya terus berlari untuk lolos dari mosters Serigala Es. Tanpa disadari Tatsuya memasuki wilayah Troll.

Monster Serigala Es berhenti mengejar Tatsuya. Mereka berbalik arah dan kembali ke wilayahnya. Seketika Tatsuya menoleh kebelakang, untuk memastikan lolos dari kejaran monters Serigala Es itu.

"Sreeettt" Tatsuya berhenti berlari.

"Apakah mereka menyerah untuk mengejarku?" ucap Tatsuya dalam hatinya.

Tatsuya beritirahat sejenak dibawah pohon besar sambil menyembuhkan lukanya.

Melihat kondisi teman-teman Tatsuya.

Sementara itu kondisi Kim Nung, Muzhan dan Shen Ji kewalahan menghadapi monsters Anjing Hutan. Semua monster mengelilingi mereka bertiga.

"Whooosss" salah satu monster menyerang.

"Protection" ucap Shen Ji.

"Triinkkk"

"Aku akan fokus bertahan, kalian fokus menyerang dari belakangku." ucap Shen Ji.

"Aku mengerti Shen Ji." ucap Zhusan sambil mengucapkan kata kunci.

"Lightning Strike"

"Zzzeezzz"

"Gaikkkk"

"Bruukk"

"Satu monsters sudah dikalahkan dengan mudah." ucap Zhusan dengan senang.

"Jangan lengah!" teriak Kim Nung.

Mosnter lainnya mulai menyerang Zhusan.

"Whooosss"

"Zhusan awas!" teriak Kim Nung.

"Sial." ucap Shen Ji.

Shen Ji langsung menghampiri Zhusan, namun monster lainnya menyerang lagi.

"Whoosss"

"Triinkk"

"Sial, jangan menghalangiku monsters sialan." ucap Shen Ji sambil menahan serangan dari monster Anjing Hutan.

Kemudian Zhusan menoleh kesamping. Respon Zhusan sangat terlambat sehingga dia menerima cakaran dari monster tersebut.

"Sial. Light..." ucap Zhusan namun sudah terlambat baginya.

"Sraakkk"

"Creeettt"

"Aarrggghhh" teriak Zhusan sambil kesakitan.

"Monsters sialan." ucap Kim Nung sambil mengucapkan kata kunci.

"Dual Handgun"

"DorrDorr.. DorrDorr.."

"Clebb.. Clebb.."

"Bruukk"

"Sialan. Rasakan ini." ucap Shen Ji sambil memukul monster tersebut.

"Buukk"

"Sreettt"

Monster itu terpental namun masih bisa berdiri. Shen Ji dan Kim Nung menghampir Zhusan dan bersiaga untuk melindunginya.

"Apakah kamu baik-baik saja Zhusan?" tanya Shen Ji.

"Akkhhh.. Sepertinya tangan kiriku mati rasa." ucap Zhusan sambil merintih kesakitan.

"Apakah kamu masih bisa berdiri Zhusan?" tanya Kim Nung.

"Akkhh.. Aku masih sanggup berdiri. Tapi untuk sementara aku tidak bisa membantu kalian." ucap Zhusan sambil menahan rasa sakitnya.

"Kamu istirahatlah dulu, serahkan semuanya pada kami berdua." ucap Shen Ji.

"Maafkan aku teman-teman." ucap Zhusan.

"Tidak usah dipikirkan." ucap Kim Nung.

"Grrrr"

"Whoossshh"

"Kim Nung dibelakangmu!" teriak Zhusan.

"Tidak akan kubiarkan." ucap Shen Ji.

"Protection"

"Trinkkk"

"Kretakk"

Kim Nung menendang Monster itu dan langsung menyerang balik.

"Buukk"

"Sreetttt"

"DorrDorr.. DorrDorr.."

"Clebb.. Clebb.."

"Brukkk"

Monsters lainnya menyerang secara bersamaan. Hal ini membuat pertarungan sangat sulit apalagi Zhusan sedang terluka.

"Whoosss"

"Protections" ucap Shen Ji.

"Triinkkk"

"Kretakk.. Kretakk.."

"Praannkkk"

"Sial aku tidak sempat menghindar." ucap Shen Ji.

"Srakkk"

"Arrrggghhh"

"Creettt"

"Shen Ji" teriak Zhusan dan Kim Nung.

"Brukk" Shen Ji terbaring di tanah.

"Monster sialan, matilah kalian!" teriak Kim Nung sambil mengucapkan kata kunci.

"Submachine Gun"

"DorrDorrDorrDorrDorrDorr"

"Cleebb.. Clebb.. Clebb.."

Tembakan beruntun dilancarkan oleh Kim Nung. Kata kunci tersebut menguras semua mananya. Hal ini membuat Kim Nung kelelahan akibat efek samping dari kehabisan mana.

"Bruukk" Kim Nung berlutut.

"Hahh.. hahh.. haahh.. rasakan itu monsters sialan." ucap Kim Nung dengan nafas terengah-engah.

"Akkhh.. Apakah kita berhasil mengalahkan mereka semua?" ucap Zhusan sambil memegang tangannya yang terluka.

"Uhukk.. Uhukk.. Sepertinya kita mengalahkan mereka semua" ucap Shen Ji sambil batuk berdarah.

Luka Shen Ji cukup dalam. Namun dia memaksakan untuk bertahan. Kim Nung mulai menghitung jumlah monster yang dikalahkan. Tidak lama kemudian dia memyadari kalau satu monster lolos dari serangannya.

"Tunggu satu monster lagi dimana?" tanya Kim Nung.

"Bukankah kita sudah mengalahkan mereka semua." ucap Zhusan.

Tiba-tiba monsters Anjing Hutan menerkam Kim Nung dari atas pohon.

"Wooossshhh"

"Kim Nung di atasmu." teriak Zhusan.

"Sial, manaku sudah habis. Aku tidak bisa menghindarinya." ucap Kim Nung dalam hatinya.

"Srakkk"

"Kreekk"

"Akkkhhh. Monster sialan. Cepat lepaskan." teriak Kim Nung

Kim Nung sengaja menahan serangan Seriga Es dengan tangannya untuk menghindari terkaman kepada lehernya.

Gigitan Anjing Hutan tersebut menempal pada tangan Kim Nung dengan kuat. Taring yang tajam terus menancap. Hal ini membuat tangan kanan Kim Nung patah.

"Kreekk"

"Kreetaakk"

"Arrrggghhhhh"

"Sial, aku tidak bisa membantunya." ucap Zhusan dalam hatinya.

"Kalau di biarkan, Kim Nung akan mati. Monster sialan." ucap Shen Ji dalam hatinya.

Tiba-tiba ada suara tembakan yang mengarah pada kepala monsters tersebut.

"Sniper"

"Dooorrrr"

"Wooossshhh"

"Cleebbb"

"Bruukk"

Monters tersrbut berhasil dikalahkan. Dengan bantuan seseorang yang tidak dikenal, nyawa Kim Nung terselamatkan.

Setelah itu mereka semua terbaring di tanah sambil merintih kesakitan. Suara tembakan tersebut berasal dari Tasya dengan jarak 100 meter dari mereka bertiga.

Pada akhirnya Tasya, Muzan dan Khilar datang tepat waktu, lalu mereka langsung berlari menghampiri Zhusan, Shen Ji dan Kim Nung.

"Apakah kalian semua masih hidup?" tanya Khilar.

"Akkhh tentu saja kami masih hidup." ucap Zhusan.

"Ma-maafkan aku, karena aku terlambat kalian menjadi menderita seperti ini. Hikks.. Hikks.." ucap Khilar sambil menangis.

"Arrgghh.. Jangan dipikirkan ini adalah keputusan kami sendiri, jadi jangan menyalahkan dirimu sendiri." ucap Shen Ji sambil mencoba untuk bangun.

"Sekarang bukan saatnya untuk memikirkan hal lain." ucap Muzan.

"Yang terpenting kalian semua harus beristirahat dulu. Aku akan memberikan pertolongan pertama untuk kalian." ucap Tasya.

Kemudian Tasya memberikan pertolongan pertama untuk mereka bertiga. Hal ini dipelajari Tasya dari ibunya sebelum meninggal.

Setelah beberapa menit kemudian, mereka bertiga selesai di berikan pertolongan pertama.

"Baiklah, sudah selesai. Kalian beristirahatlah dulu." ucap Tasya.

"Aku akan mencari Tatsuya. Tasya, Khilar. Bawa mereka bertiga keluar dari sini." ucap Muzan.

"Ta-tapi kak, aku ingin ikut mencari Tatsuya." ucap Tasya.

"Tidak, kamu harus menjaga mereka Tasya." ucap Muzan.

Muzan langsung berlari untuk mencari Tatsuya. Hal ini membuat Tasya kesal karena tidak bisa ikut mencarinya. Namun teman-temannya menyuruh Tasya untuk menyusul Muzan.

"Sebaiknya kamu segera ikuti kakakmu!" ucap Shen Ji.

"Iya benar, sebelum terlambat dan kehilangan jejak." ucap Kim Nung.

"Ta-tapi bagaimana dengan kalian?" tanya Tasya.

"Serahkan semuanya kepadaku, aku akan membawa mereka dengan aman." jawab Khilar.

"Sudah jangan dipikirkan lagi. Kami percaya bahwa Tatsuya sangat membutuhkan bantuanmu." ucap Zhusan.

"Ta-tapi.." ucap Tasya namun perkataannya terpotong oleh Khilar.

"Kami percaya kepadamu. Kami serahkan Tatsuya kepadamu Tasya. Hanya kamu yang bisa menolongnya seperti waktu kemarin." ucap Khilar dengan tegas.

"Baiklah kalau begitu. Maafkan aku teman-teman dan terimakasih." ucap Tasya.

Kemudian Tasya segera berlari menyusul kakaknya untuk membantu mencari Tatsuya.

Bersambung...

{Pemberitahuan Update}

Pekerjaan sudah normal kembali dan up setiap hari jam 09.00 bila tidak ada hal penting mendadak.

(maaf telat up ke 2 untuk hari ini🙏 author baru selesai cek kesehatan . maaf belum feedback hari ini. besok pasti feedback 😊)

Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk crazy up. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya.

Terimakasih 🙏

1
ImaFatima Latief
lebay skli
ImaFatima Latief
terlalu lebay cerita x
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaaa
Kaisar surgawi
gw bingung sama para pembaca novel, org mah kasih saran ke author untuk perkuat dirinya dulu, minimal 5 level Lebih tinggi dari calon lawannya. ini malahan disemangatin, memang pantas indonesia memiliki IQ 75 , wong dari segi ini aja pada cuek justru lebih mementingkan perasaan author , bukan kasih saran. gimana para Author ga berkembang klo hal kaya gini mereka ga kritik dan kasih saran hadehhhhh
Khusus Game: mampir sini Thor. butuh komentar pedas yang bisa membuat gua berkembang. pliss...
total 2 replies
[°<<{®^®}>>°]
hehe hehe hehe apalah
zacterz
good
asgor
ni tameng gampang amat ancurnya!di buat dari apa ni tameng?
𝘿𝙚𝙬𝙖 𝘼𝙜𝙪𝙣𝙜: novel lama..
total 1 replies
KING
Geram dan kemarahan terkuat
Raditya Vicky
Luar biasa
Stefanus Lim
sedikit2 kesal...Sok kuat padahal lemah dan rapuh
Orang yang nolak di ancam...
Selamet Hidayatullah
temani SM SM entertainment SM entertainment SM entertainment news
Senayan mam smr SM SM zmam mam
tamtama gema sangkakala sudah sm mam
srmsk smr SM SM SM SMA smdm dm SMA smdm sm dm
kakek sholeh: mabok🗿
total 1 replies
Selamet Hidayatullah
ensmwendmrme amram smrmsm.nem
amemh mama msmemam masa depan
Yamin ameumefm SM SM entertainment news network Thursday june
tmamaam SM SMA Smyth aymam USM SM
andam oi oi yang ma
Ajna dillah
los
Ajna dillah
gas
Ajna dillah
semoga sampai tamat
Ajna dillah
sat set bantai
Ajna dillah
batai
Ajna dillah
membingungkan mungsuh awal di biyarkan hanyan mengurusi anak kecil reonian ini bukan perang
Ajna dillah
amor dewanya pake
Ajna dillah
langsung bantai keluarkan semua kekeuatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!