NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Mutlak

Sistem Kekayaan Mutlak

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Romantis / Crazy Rich/Konglomerat / Sistem / Kaya Raya / Balas Dendam
Popularitas:160.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: RyzzNovel

Lahir dalam keluarga yang miskin, Artian Morph harus menelan pahitnya hidup ketika orang tuanya meninggalkan dirinya sendiri.

Pada saat dia berpikir bahwa dirinya sangat bahagia karena pacarnya berada di sisinya, semuanya hancur setelah dia mengerahkan sisa tabungan yang orang tuanya tinggalkan untuknya.

Ketika kehidupannya terjerumus dalam neraka kesedihan, orang orang mulai mencemoohnya, diperlakukan dengan kasar tanpa ada satupun yang menolongnya.

"Ahaha, apakah kematian benar benar sangat merindukanku?"

Ketika dia menyerah pada hidupnya, berniat untuk melompat dan bunuh diri dari sebuah jembatan yang sepi.

Suara yang tak manusiawi layaknya suara dari kecerdasan buatan terdengar di udara yang kosong.

«Sistem Di Aktifkan»

Roda takdir kini kembali berputar, mereka yang diatas harus segera terjatuh dan yang dibawah akan mulai merangkak untuk mendapatkan posisi yang diatas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RyzzNovel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Pertemuan

Setelah pertemuan dengan manajer Empyrean Plaza, akhirnya Artian secara resmi telah menjadi anggota dari pusat perbelanjaan mewah tersebut.

Dia dapat keluar masuk dengan mudah tanpa ada siapapun yang akan menghalanginya. Hal tersebut telah memudahkan hidup Artian dalam banyak hal karena dia dapat memesan berbagai macam kebutuhannya langsung ke Empyrean Plaza.

Setelah itu, Artian menghabiskan waktunya dengan tenang, seperti biasanya dia akan bangun di pagi hari, menyeduh kopi, terkadang juga teh. Setelah itu dia akan menikmati pemandangan pagi hari dibalkon kamarnya.

Namun, hari ini nampaknya sesuatu yang berbeda telah terjadi ketika bel villa mewahnya telah berbunyi. Seorang tamu telah tiba.

Artian melirik ke sumber suara dengan tanda tanya.

“Siapa yang datang?“

Dia tidak ingat pernah mengundang seseorang selama beberapa hari ini. Namun, bukan berarti dia akan mengabaikan tamu tersebut hanya karena mereka adalah orang yang Artian tidak kenal.

Dia turun ke bawah kemudian menuju ke pintu keluar, membuka pintu lalu mengecek siapa yang berada di balik pagar dan membunyikan bel.

Terdapat tiga pria yang berdiri dengan masing masing raut wajah mereka. Salah satu dari mereka nampak tenang, satunya semangat dan yang satunya lagi sepertinya gugup.

Artian tidak mengenali mereka, benar benar tidak mengenalinya sama sekali. Dia membuka pagar tersebut kemudian dengan sedikit waspada dia bertanya dengan senyuman.

“Siapa..?“ Ucapnya.

Saat itu salah satu dari mereka melangkah maju.

“Kami adalah pembunuh sebelumnya tuan Artian.“

Pembunuh?

Artian berpikir sejenak sebelum akhirnya dia mengingat kembali tentang seorang pembunuh yang mencoba membunuhnya saat kencan dengan Sena pada saat itu.

Bukankah saat itu dia sudah mengancam mereka?

Artian tidak berpikir bahwa para pembunuh itu masih saja berani datang kepadanya setelah diberi ancaman.

“Apa yang kalian lakukan disini? Kalian ingin mencoba peruntungan untuk membunuhku?“

Saat itu mereka bertiga menggelengkan kepala mereka dengan ekspresi yang terburu-buru. Tentunya mereka memiliki pengalaman yang menakutkan karena Artian.

“Tidak, tidak, tidak, kami datang karena.. uh.. ingin belajar dari tuan peringkat pertama!“

Saat itu yang paling semangat di antara mereka berbicara. Mendengar sebutan tersebut membuat Artian bingung.

Apa Artian tuan peringkat pertama?

Yah, bukan berarti Artian akan terlalu memikirkannya. Dia menatap ketiga pria tersebut satu persatu.

“Apa yang kalian ingin pelajari? Dengar oke? Aku tidak punya satupun yang bisa ku ajarkan pada kalian.“

Artian dengan acuh tak acuh mengangkat bahu.

Saat itu, yang terlihat gugup diantara, sosok pembunuh yang memiliki wajah yang cantik meski dia seorang pria berbicara.

“Uh… kami ingin mencoba merubah pola hidup kami seperti tuan peringkat pertama.. tapi kami tidak tau bagaimana harus memulainya..“

Artian terdiam.

Dia tidak melihat kebohongan dari ucapan pria bermuka menawan itu. Melihat mereka yang ingin berubah tidak membuat Artian membuat terlalu banyak ekspresi.

Yah, kehidupan mereka bukanlah sesuatu yang harus Artian pikirkan. Namun, jika ada satu hal yang Artian pikirkan, itu adalah fakta mereka bertiga adalah seorang pembunuh.

Pembunuh memiliki koneksi yang luas tentu saja, lalu adapun tentang masa lalu, Artian bisa menggunakan mereka untuk menemukan beberapa informasi jika memungkinkan.

Dan.. dia bisa mengetahui siapa sebenarnya yang telah mencoba membunuhnya dengan menyewa para pembunuh itu.

Artian tersenyum.

“Jadi kalian ingin mencoba kehidupan yang berbeda?“

Mereka bertiga menganggukkan kepala.

“Bagus, itu akan menjadi sesuatu yang baik jika kalian berkembang ke arah yang positif,” nah, sejujurnya Artian tidak peduli dengan jalur hidup mereka.

Tapi agar dia bisa mendapatkan banyak keuntungan, dia bisa mencoba merebut hati mereka dan membuat mereka patuh pada dirinya.

Artian tersenyum lagi.

“Pertama-tama, perkenalkan diri kalian dan usia kalian.“

Yang paling semangat maju, pria itu berdengus begitu semangat ketika dia maju dan memperlihatkan wajah yang antusias.

“Aku Beron dan berusia 27 tahun, aku menjadi pembunuh ketika berusia 21 tahun dan telah berhasil menyelesaikan 117 misi dari 149 misi.“

Setelah itu yang lainnya maju, sosok paling tenang dan terlihat cerdas.

“Aku Iran, usiaku 26 tahun, aku menjadi pembunuh di usia 20 tahun dan telah berada di tim yang sama dengan Beron sejak awal.“

Lalu yang terakhir adalah sosok pria dengan wajah yang cantik namun terlihat begitu gugup. Dia gugup bukan tanpa alasan, tapi itu terjadi sepertinya karena dia terlalu mengagumi Artian.

“A-aku Roin! Usia ku 26 tahun dan riwayat lainnya sama dengan Iran. Mo-mohon bantuannya tuan peringkat pertama!“

Baiklah, Beron, Iran, dan Roin. Artian mengingat nama mereka masing masing kemudian menganggukkan kepalanya.

Artian sendiri tidak mengerti dengan bagaimana dia harus mengubah jalur hidup seseorang menjadi lebih baik.

Tapi satu hal yang dia tahu adalah, mereka bertiga harus memperbaiki penampilan mereka menjadi lebih baik.

Penampilan mereka saat ini terlalu mencolok dengan pakaian hitam yang begitu ketat dan berbagai belati yang tersarung di beberapa tempat.

Untuk bisa bergaul dengan orang-orang sekitar, mereka harus bisa terlihat sama dengan orang orang.

Akan sangat menakutkan jika orang orang mengetahui bahwa seorang pembunuh berada di sekitar mereka.

Saat itu juga, ketika Artian sedang berpikir, sebuah mobil mewah berhenti di hadapan villa Artian.

Artian menatap mobil tersebut sejenak kemudian menyadari tentang siapa yang telah datang. Seorang gadis yang begitu memikat, turun dari mobil itu.

Dia tentunya adalah Sena Gricell, entah karena alasan apa, sepertinya gadis itu telah datang kepadanya dengan suatu alasan dengan wajah yang khawatir.

“Artian,” ucap gadis itu menghampiri Artian.

Artian memiringkan kepalanya dengan tanda tanya, dia tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada gadis itu.

“A-apa kamu baik baik saja?!“

“Eh?“ Ini sangat tiba tiba dan Artian sama sekali tidak mengerti apapun.

Namun, setelah itu akhirnya dia mengerti ketika Sena menjelaskan beberapa hal.

“Bukankah kamu menyinggung Adam Gavis?! Dan seorang pembunuh dikirim untuk membunuhmu? Apa kamu baik baik saja?“

Jadi itulah yang terjadi, karena keluarga Sena sendiri termasuk yang paling elite, wajar jika mereka memiliki koneksi yang luar biasa.

Mengetahui informasi tersebut adalah hal wajar jika mereka menginginkannya. Artian berpikir sejenak, dia memandang gadis itu.

Sena adalah seorang gadis yang baik, dia juga sangat pandai dalam bergaul dengan lingkungannya.

Memikirkan itu, suatu ide terlintas di benaknya.

“Ya, aku baik baik saja. Lagipula, para pembunuh itu tidak bisa berbuat apa-apa kepadaku.“

Sena akhirnya terlihat lega.

“Benarkah?“

Artian mengangguk.

Setelah gadis itu menenangkan dirinya sejenak, dia kemudian memandang ke arah tiga pria yang terdiam di tempatnya tanpa mengucapkan sepatah kata apapun.

“Lalu siapa mereka?“

Disinilah Artian menginginkan sesuatu. Dengan Sena yang membantunya, dia pasti akan bisa membuat ketiga pembunuh itu menikmati kehidupan yang damai.

Lagipula, Sena sendiri sangat baik dalam hal itu.

***

1
Edison
👍
FAJRI KUNINGAN
bertele tele
Agang Junior
wah bkalan mandek... komen d bawah udh tahun kmarin
Minus Muhadi
huhhh...SISTEM sama MC nya GAK SINGKRON alias SISTEM LEMOTTT,jgn jgn AUTHORnya otaknya iku kebawa LEMOT jg kali yaa...huhhh cerita yg MEMBAGONGKAN
Rafa: kritik boleh tapi jangan ngatain ngatain lah 🤦
total 1 replies
Minus Muhadi
aneh jg,katanya MC nya kuli pengangkut pasir, kok fisiknya lemah..hadehhh baru BAB AWAL aj ceritanya udah berantakan
SI TAK TERTEBAK: Usain Bolt 100m 9.58 detik, sedangkan itu 12 km(12.000m). 12.000 : 100 = 120
120×9.58 = 1149,6 detik trus dibagi 60 dtk = 19,16 menit. sedangkan mc 10 menit
total 3 replies
Louis Vert
medieval min
Alyssa Paula
.
Sudarso Sukun
gaspoool
shirly _ greq 🇲🇾💅🏻🎀
bagus lo cerita nya,aku suka banget kerana ceritanya bagus,enggak poligami dan sebagainya,semangat up nya thor 💗🥳 aku akan menunggu up nya,aku menaruh harapan yang tinggi untuk novel ini dan berharap novel ini novel kedua yang paling bagus menurut aku.
semangat 🥳🥳🥳
spooky836
bnyak olahan lagi jgn cerita budak tk baca.
Jumadi 0707
berantem aja di dalam toko gk etis gaya anak remaja seneng ditonton orang terlalu arogan
Dewa Kematian
/Plusone/
Taufik Ar
semangat thor
arfan
semangat up yerus bos
arfan
semangat up terus bos
BCDs
Kelewatan ini mah… sunghuh terlalu…
BCDs
Waah si pacar kepinteran… mc nya bho dooooh 😂
BCDs: Duuhh ciiaan amat.. 😂
total 2 replies
Dede Mutakin
Luar biasa
Dede Mutakin
ini karakter MC yg saya suka
Jeme Sham
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!