NovelToon NovelToon
The Rocker And The Princess

The Rocker And The Princess

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Playboy / Identitas Tersembunyi / Miliarder Timur Tengah / Bad Boy / Tamat
Popularitas:169.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Aghnia Khalid adalah putri bungsu salah satu Emir Qatar dan putri Emir Al Jordan, Alexander Khalid dan Kalila Al Jordan. Gara-gara kakaknya, Kaysan mengundang band rock favorit nya di acara ulang tahunnya yang ke 24, Aghnia yang berusia 22 tahun berkenalan dengan Mark Becker, sang vokalis.

Tanpa dinyana Mark jatuh cinta dengan putri Emir itu tapi Aghnia tidak menyukai kehidupan bebas Mark yang memiliki banyak cewek-cewek groupies. Aghnia menolak mentah-mentah perasaan Mark.

Tanpa Aghnia tahu, Mark menyimpan identitas rahasia dan mau tidak mau, demi mendapatkan putri Emir, Mark harus melepaskan kehidupan hedonisme nya lalu kembali ke kehidupan aslinya.

Generasi Ketujuh Klan Pratomo
Jangan plagiat !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Unsub

"Bagaimana rencana kamu ?" tanya Mark ke Dazzle di kamar hotel Aghnia usai mereka datang ke pabrik Boeing.

"Memancing unsub tapi kalian siap tidak?" balas Agen FBI itu.

"Mau pancing dimana?"

"Kalian tadi kan sudah muncul di public place dan aku sudah memotret kalian semua ala paparazi... Aku yakin unsub itu sekarang sedang emosi melihat kalian... Dan bagaimana jika kalian muncul di cafe yang tidak terlalu ramai hingga memisahkan menangkapnya..." jawab Dazzle.

"Apa kalian sudah tahu siapa?" tanya Aghnia.

Dazzle tersenyum misterius.

"Oke, kalau begini kok kayaknya menyebalkan ya. Dia tahu siapa, kita yang harus meraba-raba" sungut Mark kesal karena penasaran siapa yang melakukan pembunuhan berantai itu.

"Sekarang, kita lakukan rencana Pedro Pascal."

***

Malam Harinya

Mark dan Aghnia tiba di sebuah restauran bernama Blue Duck Tavern. Keduanya pun memesan wood oven-roasted bone marrow dan berbagai macam pesanan makanan lainnya. Keduanya sengaja makan malam di area outdoor yang terlihat dari publik yang berjalan di pedestrian karena dekat dari hotel tempat Aghnia dan Jeddah menginap.

Jeddah dan Jordy sendiri sudah bersiap-siap di tempat makan yang sama dengan Bossnya, begitu juga dengan Naradipta dan Dazzle yang duduk di area outdoor sambil terus mengawasi Aghnia dan Mark.

"Kamu tahu Dipta, sepupumu menyusahkan!" adu Dazzle.

"Mbak Aghnia ?"

"Bukan. Rylee Neville Abisatya."

Dipta terkejut. "Rylee ? Kenapa ?" Naradipta tahu begitu lulus High School, Rylee Neville, putra Jayde Neville dan Ingrid Pascale, langsung mendaftar menjadi kadet di pendidikan FBI. Memiliki otak encer dan kemampuan bela diri, membuat Rylee diterima di Quantico tanpa bantuan Pedro Pascal yang notabene adalah Oomnya. Rylee paling anti nepotisme untuk dirinya saat masuk FBI karena ingin membuktikan bahwa dirinya mampu.

"Dia cerdas, betul tapi jangan membuat para dosen emosi karena membandingkan kasus di Inggris dengan di Amerika ... Rylee hanya anteng kalau Boss atau agen Zidane yang mengajar ..." keluh Dazzle.

Naradipta terbahak. "Ya Rylee memang begitu anaknya."

"Memang deh keluarga kalian itu, kalau tidak huru hara, ya membuat kesal banyak orang !"

Naradipta berubah menjadi serius, saat melihat seseorang bersikap aneh. "D, arah jam sebelasmu ... Apakah dia unsub kamu ?"

Dazzle menatap orang itu. "Oh yeah. He is."

***

"Jadi yang desain untuk kursi khusus business class itu ada aksen disini kan?" tanya Mark sambil menunjukkan iPadnya.

"Mark, kita itu sedang makan malam. Buat apa membicarakan soal pekerjaan?" senyum Aghnia.

"Aku gugup sebenarnya... Gugup gemas ingin menghajar unsub ..." bisik Mark

Aghnia cekikikan. "Yakin memang?"

"Dengar princess, aku mungkin tidak Sejago kamu dalam menembak atau berkelahi tapi aku akan tetap berusaha menjadi pahlawan buatmu ..." jawab Mark sungguh-sungguh.

Aghnia semakin geli melihat wajah sok yakin Mark karena bagaimana pun, dibandingkan Kaysan, Mark kalah soal berkelahi fisik.

"Aku ke kamar mandi dulu, Mark.. " ucap Aghnia.

"Apa perlu aku temani ?" tawar Mark.

"Tidak usah ..." Aghnia berdiri dan mencium pipi Mark. "Aku bisa menjaga diri dan Jeddah ikut denganku..."

Princess cantik itu berjalan menuju ke bangunan restauran untuk ke kamar mandi sementara Jeddah dengan gerakan tersamar dan tidak terlihat mengikuti Aghnia pun menuju toilet.

Dazzle melirik ke arah unsub yang berjalan masuk ke dalam restauran dan seolah tidak perduli sekitarnya karena dia fokus pada Aghnia.

"Ya ampun ... Ternyata dia?" bisik Naradipta yang tidak percaya siapa orang itu.

"Tapi dia kan ..."

"Now you know ... Now you know... He's the bad liar ... He's the best liar .." senyum Dazzle.

"Seriously D ! Tapi kenapa Mark tidak mengenalinya?" Naradipta menoleh ke arah Mark yang tampak cemas menatap arah gedung restauran.

"Karena unsub merubah penampilannya secara total apalagi dia sudah mundur dari dunianya semenjak Mark memutuskan mundur dari Kiss Of the Dragon..."

Naradipta menatap Dazzle. "Apakah Mark tidak tahu jika unsub itu berbeda?"

Dazzle mengedikkan bahunya. "Aku rasa Mark tidak tahu ..."

***

Toilet Wanita

Aghnia keluar dari toilet itu dan sedang mengelap tangannya ketika seorang pria dengan wajah klimis dan tampak mengenakan make up, berdiri di hadapannya.

Gadis itu mengrenyitkan dahinya karena merasa pernah melihat pria ini tapi dimana dia lupa. Aghnia pun maju hendak melewati pria itu tapi jalannya dihalangi hingga Aghnia mendongakkan wajahnya.

"Excuse me, Mister. Bisakah anda meminggirkan tubuh anda ? Saya mau lewat..." ucap Aghnia.

"Kamu tidak mengenali aku, princess?"

Aghnia menatap wajah pria itu dengan seksama.

"Apakah kamu Lunox? Ya Allah, kamu benar Lunox ? Drummer Kiss of the Dragon?"

"Mantan drummer Kiss of the Dragon !" desis Lunox. Pria itu langsung menarik tangan Aghnia menuju pintu exit dan ke arah alley.

Aghnia sebenarnya dengan mudah menghajar Lunox tapi dirinya membutuhkan banyak bukti untuk FBI dan membuktikan secara verbal mengapa dia melakukannya untuk dibawa ke pengadilan.

"Tunggu ! Lunox !" ucap Aghnia.

Jeddah mengikuti diam-diam demi menjaga nonanya dan melihat Aghnia berada di alley yang remang-remang dan sepi.

"Gara-gara kamu ! Gara-gara kamu ! Kiss of the Dragon bubar ! Mark lebih tertarik padamu ! Mark adalah milikku, Aghnia ! Dia milikku !" bentak Lunox.

Aghnia hanya menatap datar ke Lunox. "Apakah karena itu kamu membunuh semua wanita-wanita itu ?"

"Ya ! Aku membunuh mereka semua karena mirip denganmu !! Dan sekarang, aku akan membunuhmu! Aku tidak perduli harus mati tapi yang jelas, aku puas sudah membunuhmu !" Mata abu-abu Lunox menatap keji ke Aghnia yang masih tidak bergeming karena tahu, Jeddah ada di belakangnya sudah siap dengan SIG Sauer berisikan peluru bius.

"Apakah kamu tahu jika FBI dan Washington PD ( Police Department ) sudah tahu siapa pelakunya ? Menyerahlah, Lunox ... Jangan membunuh lagi..." ucap Aghnia. "Kamu berada di sebuah tempat yang ramai dan jika kamu berhasil membunuh aku pun, keluarga aku tidak akan tinggal diam. Memangnya jika aku mati, Mark akan melihatmu? No, Lunox ... Mark tidak akan melihatmu ! Mark akan membencimu seumur hidupnya ! Dan aku berani bertaruh ... Mark tidak akan pernah mengunjungi kamu di penjara!"

"Aku harus membunuhmu ! AKU HARUS MEMBUNUHMU !" Lunox mengeluarkan sebuah pisau lipat dari balik jaketnya dan hendak menyerang Aghnia.

DOR!

Aghnia terkejut saat sebuah peluru melewati telinganya dan mengenai dada kanan Lunox. Tak lama kemudian Lunox pun ambruk dan Aghnia menoleh ke belakang. Tampak Jeddah menodongkan SIG Sauer nya dan asap keluar dari moncong senjatanya.

Dazzle, Jordy, Mark dan Naradipta datang ke arah pintu belakang. Keempatnya terkejut saat melihat Lunox tergeletak disana.

"Astaghfirullah ! Lunox?" seru Mark yang hendak menghampiri mantan rekan bandnya tapi Dazzle menghalangi dengan tangannya.

"Dia pelakunya, Mark. Jangan kamu dekati ..." ucap Dazzle.

"You've got be kidding me !" Mark menatap Dazzle tidak percaya.

"Nope. Kamu tidak tahu kan Aghnia memakai CCTV kancing. Hasil test DNA pelaku, merujuk ke Lunox ..." jawab Dazzle.

"But why ..." Mark menatap ke arah Aghnia dan langsung memeluknya.

Dazzle langsung memeriksa kondisi Lunox dan dirinya bersyukur Jeddah menembak dengan peluru bius.

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️ 🙂 ❤️

1
Ani
Luar Biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ani
ternyata ini yang pertama toh aku bacanya malah yang terakhir 🤣🤣🤣🤣🤣.
muhammad ibnuarfan
masak temen band nya si mark🤔🤔makin penasaran...lanjut baca ahhh...
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
meizko
foto Agnia Al Jordan nya gak masuk.. jd gak visual nya kaya apa..
Hana Reeves: coba di update noveltoonya mbak
total 1 replies
Triyana Dewi
syerrem
Tukang Halu🤭
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Heryta Herman
akhirnya sdh sah ya mark..selamat pengantin baru buat mark dan Aghnia..
Heryta Herman
mark bucin...
Heryta Herman
mantap princess...
Heryta Herman
woow..klo di tengah nama mereka itu"gila"..berarti bisa ketemu dgn orang gila yg sama gila nya ya thor...seru ni...
Heryta Herman
sekali dayung dua pulau terlampaui ni,mark..
boss dan assisten sama" satu tujuan..
semangat buat kalian berdua
Heryta Herman
haii thor..mengikuti ceritamu selanjutnya...
Hana Reeves: Monggo
total 1 replies
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
ncapkin
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Anonim
Arek sby juga nihhh mbakkk cegek looo akuuu kok
Podo yoo
Ninik Rochaini
kompak nih ye...yg gk mau kesindul
Ninik Rochaini
Akhirnya... menikah... selamat ya utk kalian berdua... /Heart/
Ninik Rochaini
bar-bar tingkat dewa...oohh ya ampun... /Facepalm/
Ninik Rochaini
galau ny bpk2 yg mau diambil putri ny...apa emang gt ya...tp ponakan q kok enggk ya Bpk e cuek ae malah bikin jengkel... /Cry/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!