NovelToon NovelToon
Taste Of Blood

Taste Of Blood

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Panii

Shawn sebagai seorang laki-laki yang memiliki segalanya juga memiliki trauma akan masa kecilnya, hingga membuatnya menjadi lebih sulit berinteraksi dengan orang lain dan merubahnya sikap hangatnya menjadi dingin.

Namun dilain sisi, ada seorang gadis periang bernama Jocelyn yang melamar di perusahaannya dan membuat segalanya berubah. Termasuk perasaannya.

Fakta demi fakta, misteri demi misteri mulai terungkap seiring berjalannya waktu. Tidak ada tempat untuk bersembunyi, amarah dan harapan menjadi satu di dalam sebuah rasa

Maaf.
Kata itu terdengar tulus, tapi itu tak akan bisa menyelesaikan semuanya.

Akankah semuanya akan terjadi sesuai dengan harapan dan keinginan mereka? Ataukah dendamkan mengambil alih semuanya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Panii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

...Happy Reading...

.........

........

.......

Cahaya matahari yang cukup terang datang dan menelisik masuk ke dalam apartemen milik seorang gadis melalui celah gorden yang masih tertutup dengan rapat hingga membuat mata gadis itu menyipit.

Gadis itu semakin menyipitkan matanya, berusaha untuk menghalau sinar mentari yang telah menerobos masuk, seraya menyesuaikan cahaya yang juga ikut masuk ke dalam penglihatannya.

Kini hari sudah berganti pagi. Ia hanya mengingat bahwa semalam, ia memimpikan pertemuan pertamanya dengan Jason setelah sekian lama tak hadir dalam pikirannya.

Kepalanya juga ikut berdenyut, seolah menyadarkan bahwa semalam ia tertidur karena pengaruh alkohol yang telah ia komsumsi.

Kadar ketahanan yang ia bangun sedari dulu seolah telah melampauinya, begitu alkohol menyentuh ambang batas toleransi yang ia miliki.

Wanita itu mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kamar. mendapati beberapa botol alkohol yang masih berada di atas meja juga dirinya yang tertidur tanpa sempat berpindah ke kasur miliknya.

"Ack.." kepalanya terus saja berdenyut, ia memeganginya dengan tangan serta sedikit memijit pangkal hidungnya dengan pelan

Kayaknya gue rasa kebanyakan minum deh semalem

Jocelyn bangun dan berjalan ke arah kamarnya lalu mengambil sebotol minuman penghilang mabuk yang diletakannya di atas meja.

Setelah di rasa pusingnya sedikit menghilang, ia mengambil ponselnya dan melihat beberapa panggilan tidak terjawab dari ibunya.

Tanpa jocelyn sadari, ia sudah berada di manhattan selama hampir 5 hari dan masih belum menghubungi kedua orang tuanya sama sekali

Dengan perasaan tak enak, ia menekan serentetan angka dan menghubungi ibunya.

Panggilan tersambung namun tak kunjung di angkat, membuat jocelyn menghembuskam nafasnya perlahan

Ia menutup panggilan itu dan berlalu menuju ke kamar mandi, pagi ini ia akan bekerja dengan shift pagi dikarenakan ia akan kembali ke brooklyn.

Semalam sebelum akhirnya ia mabuk, ia sudah mendapat balasan email dari pihak kampusnya dan sesuai rencananya ia akan diwisudakan dalam 3 hari lagi

Dan setelah dipikirkan olehnya baik baik, ia berencana untuk menunggunya bersama kedua orang tuanya di rumahnya yang berada di brooklyn.

Setelah selesai mandi dan berganti pakaian dengan gaya casual yang biasa ia kenakan, jocelyn berjalan ke arah balkon kamarnya dan menikmati sarapan paginya

Ia menikmati waffle yang dihidangkan dengan buah berries dan madu yang dibuatnya tadi dengan segelas susu panas

Selagi menikmati semilir angin dan juga cahaya mentari pagi, pikirannya mulai berkelebat kembali ke peristiwa tentang bunuh diri yang dilakukan oleh sepupunya, marco

Sudah 5 hari semenjak kedatangannya ke manhattan, dan ia belum sama sekali melakukan investigasi ulang maupun mencari kembali barang bukti yang mungkin saja sudah dihilangkan oleh pelakunya.

Untuk saat ini, jocelyn masih bingung dengan apa yang harus dilakukannya. Ia benar benar tidak tahu harus memulai semua ini dari mana

Seraya memikirkan jawaban atas rencana yang sudah disusun sebelumnya, ia mendapati dirinya kembali memikirkan mengenai penyebabnya mabuk semalam

Ia mengingat bagaimana pertemuannya dengan jason setelah sekian lama mereka tak bertemu

Jocelyn memang sudah melupakannya, bahkan perasaannya untuk pria itu sudah tidak ada. Namun itu bukan berarti ia akan baik baik saja apabila keduanya kembali bertemu.

Hal ini juga cukup terbukti dengan ia memimpikan tentang pertemuan pertamanya dengan jason setelah sekian lama, tepat setelah keduanya bertemu.

Jocelyn menghembuskan nafasnya kesal, ia bahkan sudah tak memiliki nafsu makan begitu mengingat tentang pria itu.

Ia menatap ke arah jalanan yang nampak mulai memadat dan memutuskan untuk beristirahat sebentar lagi seraya menikmati sinar matahari yang tampak mulai meninggi

💸💸💸

Jocelyn baru saja menyelesaikan shift nya dan sedang menyeruput ice americano miliknya setelah sekian lama berkutat dengan pekerjaannya

Tadi pagi, begitu ia sampai di cafe. Ia sudah terlebih dahulu memberitahukan kepada manajernya bahwa hari ini ia akan kembali ke brooklyn

Setelah menghabiskan minumannya, jocelyn langsung menuju ke arah lokernya dan berganti pakaian

Jam sudah menunjukkan pukul 14.23 PM, dan ini sudah waktunya ia kembali ke brooklyn. Namun ia harus kembali ke apartemennya terlebih dahulu untuk mengemasi barangnya.

Setelah selesai mengemasi barangnya di apartemen, ia pun bergegas kembali ke brooklyn dan akhirnya meninggalkan manhattan

Di lain tempat, seorang pria dengan pakaian formalnya sedang mengetik sesuatu di laptop miliknya

Ia sedang sibuk dengan tugasnya dan tak memedulikan bahwa sudah lebih dari dua jam ia tak menyentuh sedikit pun makan siang yang dibuatkan untuknya

Matanya masih tetap terfokus pada pekerjaan yang sebenarnya tak begitu membutuhkan perhatiannya dengan intens.

Namun seolah tak ada yang menarik selain pekerjaannya, ia tak begitu memedulikan sekitarnya. Begitu juga dengan kehadiran seorang wanita yang sudah sedari tadi menatapnya tak percaya

Wanita itu terlihat kesal karena kehadirannya yang tak dianggap, ia bertambah kesal karena pria itu bahkan tak menyentuh makan siang yang dibawanya

Sesaat kemudian, terdengar suara pintu yang terketuk. Menampilkan wajah datar khas milik asisten pribadinya

Pandangan kedua orang di dalam ruangan itu beralih ke arah asisten pribadi milik pria itu

Dengan tatapan tajam, pria itu menatap asisten pribadinya seolah menanyakan perihal berita penting apa yang dibawanya kali ini.

Seolah mengerti arti dari tatapan itu, pria yang menjabat sebagai asisten pribadi itu masuk dan menyerahkan sebuah file kepada boss nya

Pria itu menatap asistennya dengan menaikkan sebelah alisnya dan sedikit memiringkan kepalanya

Asisten pria itu melirik ke arah wanita itu yang masih menatap keduanya dan akhirnya berbicara dengan suara yang sedikit dikecilkan

"Wanita itu, ia melamar pekerjaan disini boss," Ujarnya kemudian dan membuat pria yang ber-title sebagai bossnya itu menaikkan sebelah alisnya

Pria itu membuka file yang berada di dalam amplop coklat itu dan sesaat kemudian, sudut bibir milik pria itu sedikit terangkat

"Interesting"

1
Yem
Aku suka ide ceritanya Kak.. 😊
Panii: terimakasih kak
total 1 replies
dag dig dug
lanjut thor....

salam dari Dag Dig Dug.
Panii: terimakasii, soon aku post new chapternya yaa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!