NovelToon NovelToon
Kesalahan Satu Malam

Kesalahan Satu Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:940.8k
Nilai: 5
Nama Author: rafizqi

(Follow Instagram aku ya @rafizqi0202)

Aria Hastuti seorang gadis desa yang pergi merantau ke kota xx untuk mencari pekerjaan.

Aria yang hanya tamatan SMA, sangat sulit baginya untuk mendapatkan pekerjaan di kota.

Karena kecantikan yang ia miliki, Aria diterima bekerja di sebuah hotel ternama di kota xx sebagai OB.

Namun siapa sangka? Kedatangannya ke hotel itu malah menjadi petaka baginya.

Ia melewati malam yang panjang bersama pria yang tidak ia kenal.

Karena pengaruh obat yang mereka minum, mereka melewati malam yang panjang tanpa mereka sadari yang membuatnya hamil diluar nikah.

Bagaimanakah nasib Aria selanjutnya?

Ayo simak cerita ini sampai habis.

Jangan lupa beri Author dukungan dengan memberikan Like, komen dan vote ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanpa Harapan

"Mungkin besok" jawab Aria singkat.

"Hore" Jifa menapakkan kaki dilantai, lalu meloncat keatas. Hal itu ia lakukan berulang kali, sembari tertawa bahagia.

Hari pun berlalu.

Jifa sudah duduk manis didepan rumah sembari menunggu kedatangan Alan sore ini.

Senyum Jifa pun tidak menghilang dari bibir tipisnya yang mungil. Rasanya ia begitu tidak sabar walau hanya berpisah satu hari dengan Alan.

Sudah 1 jam Jifa duduk diluar, namun Alan tidak kunjung datang. Aria berdiri diambang pintu, menyandarkan bahunya di sudut kayu pintu itu, seraya menyilang kan kedua tangannya didepan. "Jifa?" Seru Aira lembut.

Jifa menoleh kebelakang, "Masih mau menunggu Om?" Sambung Aria lagi. Jifa hanya mengangguk pelan, dengan sedikit wajah manyunnya.

Aria tau betul, Jifa pasti tidak akan masuk jika Alan belum kembali.

"Baiklah, ibu tunggu 30 menit lagi ya. Setelah itu masuk kedalam, hari sudah mulai larut malam" Jelas Aria.

30 menit kemudian.

Alan juga belum kembali. Hari sudah menunjukan pukul 22.40 malam.

Tidak hanya Jifa yang gelisah, Aria pun juga merasa gelisah. Hatinya bertanya-tanya, kenapa Alan belum juga kembali?

Aria menatap punggung anaknya yang nampak masih setia menunggu. Dengan langkah berat, Aria mendekati anaknya dan mulai duduk di samping Jifa.

"Jifa" Seru Aria lembut. Jifa sedikit menoleh dengan wajah lesu, lalu kembali menatap kedepan lagi.

Aria mengambil nafas dalam lalu membuangnya kasar. "Sebaiknya kita masuk nak. Mungkin Om Alan masih sibuk di kota sehingga dia tidak bisa kesini hari ini" Aria mencoba memberikan pengertian kepada anaknya Jifa.

"Tapikan Om sudah janji hari ini pulang buk" Bantah Jifa.

"Dengar sayang. Nanti kita akan sama-sama terus kok sama Om. Tapi Jifa harus masuk dulu, nanti kalau Om datang, lihat Jifa masih diluar, Om akan marah gimana?" Ucap Aria.

"Emang om akan marah kalau Jifa duduk disini menunggu om?" Tanya Jifa lagi.

"Iya dong. Om akan marah kalau Jifa gak mau jaga kesehatan. Inikan sudah malam, Jifa kan tau jika sudah malam gak baik untuk tubuh kita jika terus duduk diluar" Ujar Aria lagi.

Jifa nampak diam sejenak, lalu berdiri dengan menggandeng tangan ibunya.

"Ayo buk kita masuk" Ajak Jifa. Aria tersenyum senang lalu mengikuti langkah anaknya masuk kedalam rumah.

Didalam Kamar.

"Jifa bobok dulu ya! Nanti kalau om Alan sudah datang, ibu akan bangunkan Jifa" Ucap Aria.

"Tapi janji ya buk"

"Iya, ibu janji" Aria mengepalkan tangannya dengan jari kelingking yang masih lurus. Jifa membalasnya dengan langkah yang sama hingga jari Kelingking mereka bertemu dengan saling menautkan satu sama lain.

Setelah menidurkan Jifa. Aria keluar dari kamar dan duduk dibangku ruang tamu.

Hatinya benar-benar gelisah memikirkan Alan yang tidak kunjung kembali. Bukan tanpa alasan, Aria takut jika terjadi sesuatu kepada Alan Dijalan.

Tok

Tok

Tok

Aria langsung menoleh ke pintu disaat seseorang mengetuknya dari luar.

"Apa itu Alan?" Ucap Aria senang.

Aria membuka pintu itu dengan perasaan yang berbunga-bunga. Ia sendiri pun benar-benar tidak bisa menyembunyikan perasaan senangnya.

Krekkkkk.

Senyum Aria pun seketika menghilang, kala melihat siapa yang datang kali ini.

.

.

.

.

.

.

Bersambung,,,,,,,,,

Jangan lupa dukung karya saya, dengan like, komen dan vote ya.

Baca juga novel Lainnya:

-Menikahi CEO Yang Kejam

-Menikah Karena Hutang

-Terpaksa Menikahi Bos Mafia

1
ibeth wati
Luar biasa
Siti Yatimatin
tulisan arab nya salah thor
Yuvincean Carolina Marcus
lanjutttt thor
Supri Yanto
sebel banget sih sampe terputus cerita novelnya ..
jadi ga tau kelanjutan nya gimana.
lanjut dong Thor kisah ceritanya ditunggu.
Uthie
Baru mampir 👍♥️
azka aldric Pratama
knp dialog nya kyk si MC ceweknya LG crita diri sendiri🤔🤔🤔 kata2 "aku" mengganggu ,enknya pake nm langsung
Kaila NaililUzma
kenapa jadi ribet..kasian alan..😭😭
Yu Linar
lnjt
Ross Risky
lanjut
Dinatha
Bersabarlah terhadap cobaan
Karena setelah badai selalu akan tampil langit yang cerah.. bahkan dengan indahnya sang Pelangi 🌈
meymei
cerita ini aja belm taman dah sekian kama menanti kelanjutan nya
Lenna Lenna
lanjut donk
Khaireah Md Saaid
lanjutkan
Alfia Alfia El Rahta
kapan lnjut kk thor
srikandie
ini kok ga ada lanjutanya thor
Rita Rita
lucu buat ceeita tpi dak selesai
Susi Lasmawati
Kasihan Aria..
Seri Ros
kasiyan kakek
srikandie
ini kpn up ny lg thor udh nunggu lm
Keyzha Aninditha
semngat thorr.mna lnjutan y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!