Aku bekerja di perusahaan kontraktor yang bernama PT Adi jaya selama lima tahun sebagai asisten dari Arief Wicaksono, aku membantu mengembangkan perusahaan yang hampir bangkrut, sampai sekarang maju pesat satu tahun yang lalu, aku di lamar oleh bosku sendiri untuk di jadikan istrinya, aku senang kerja ku semakin semangat, aku kerja keras dan gajiku sebagain untuk membantu bapak dan membiayai adek tiriku kuliah,hari ini aku nikah semua biaya memakai tabungan ku, tetapi waktu akad nikah kenapa yang di sebut kok nama adek ku dan aku keluar dari kamarku ku lihat adekku selesai ijab Kabul dengan mas Arief wicaksono calon suami ku. yuk ikuti kisahku selajutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 24 Membantu Mas Arya
Begitulah selama seminggu pertama aku kerja,mas Arya selalu mengantar dan menjemputku, kemudian aku ikut ke kafe, pagi di siapkan sarapan, siang makan di kantin sore makan di kafe, Aku di manja dan diratukan, haru ini week end, Aku libur, aku masak buat sarapan, nanti aku ikut ke kafe, kerjaan aku lanjut di sana sambil menunggu suamiku.
" Dek kamu masak apa?" tanya mas Arya sambil memeluku dari belakang
" Masak nasi ,goreng nugget mas, biar stok makan cepat habis sebelum expired" jawabku
Mas Arya membersihkan apartemen, aku yang bikin sarapan,goreng nugget dan bikin sambel bawang dan bikin omelette kesukaan mas Arya, selesai masak, mas Arya selesai membersihkan apartemen, ku ambil nasi di piring kemudian aku ambil nugget ku penyet di atas sambel, kemudian aku suapi suamiku,
" Dek kamu bikin nugget geprek enak! Apalagi di suapi kamu sayang" kata mas Arya
" Maaf mas kalau hari kerja,nggak bisa suapi mas, karena sibuk dengan persiapan diri sendiri" kata ku
" Ngak apa apa sayang mas ngerti kok, seharus nya mas yang suapi kamu" jawab dia
" Mas hari ini aku ikut mas ke kafe, aku kerja di meja mas, dan menungu suamiku takut di goda cewek di sana" kata ku dengan posesif.
" Boleh sayang, kamu posesif sama suamimu itu wajib sayang, mas suka itu" jawab dia sambil mencium pipi ku
Selesai sarapan, aku memasukan baju kotor, seprey, selimut kedalam keresek nanti di antar ke laundry, kemudian aku masukan laptopku di tas rangselku, buat persiapan kerja, hari Senin aku harus presentasi Desain rumah,jadi hari ini aku cek lagi, sambil menemani suamiku kerja.
Mas Arya masuk kamar, tadi sudah keramas dan kukasih vitamin rambutnya, sekarang tinggal menyisir dan menguncirnya.
" Dek mas potong pendek saja ya Seperti rambutnya Jude biar kamu nggak repot setiap pagi" kata mas Arya
" Iya sudah mas aku setuju kok, dan kamu jangan lagi pakai celana jins yang bolong bolong itu" jawabku
" Iya ayang aku sekarang punya istri ,jadi nggak akan berpenampilan gembel lagi" jawab dia sambil menciumi wajah ku
Hari ini aku pakai santai dan memaki kaus lengan pendek bawahan celana Chino yang bayak sakunya kemudian pakai sepatu sneaker putih
" Mas aku pinjam jaketnya ya, jaketku lagi di laundry" kata ku
" pilih saja pakai apapun punya mas, boleh kamu pakai bahkan boxer mas juga boleh kami pakai" Kata dia sambil terkekeh
"Ih mas aku malu kalau kamu begitu" kata ku sambil menunduk
Kami berangkat sekitar jam delapan sepeti biasa aku bawa tas rangsel di bonceng mas Arya, tangan ku melingkar di pinggangnya whuuus kami berangkat dan kami mampir dulu ke laundry untuk memberikan baju kotor.
Menempuh satu jam perjalanan kami sampai di mall tempat kafe nya mas Arya, aku segera turun dan membantu mas Arya menyiapkan buka kafenya bersama dua orang karyawan nya.
Kafe sudah buka aku lanjut kerja desain ku, sebenarnya sudah selesai, tapi aku memastikan sekali lagi dan mengecek pekerjaan ku dan mematikan sudah benar.
Hari Sabtu mall ramai, jadi kafe juga lumayan ramai walaupun mereka cuma beli minuman sambil nongkrong kadang nunggu istrinya belanja, kadang mungkin cuma jalan,
Semakin siang kafe semakin ramai dan aku sudah menyelesaikan pekerjaan ku, aku membantu mas Arya di kasir, mas Arya bagian meracik kopi dan dua karyawanya bagaian pelayan yang mencatat pesanan pelanggan.
Sampai siang masih ramai dan banyak orang membeli coklat yang di display dekat meja kasir.tiba tiba ada suara
" uang mu sudah habis ya, jadi bekerja disini jadi kasir, kasihan deh pasti gajinya kecil" suara Amelia
Aku hanya melihat dan tetap melayani pelayan yang membayar di kasirku. Amelia memilih beberapa macam coklat dan mas Arief ya membayar.
" kanapa kamu kerja disini,ayo kembali saja ke tempatku kamu bisa mengajukan minta gaji berapa?" tanya mas Arief
" Maaf aku sudah nggak berminat, kerja di tempat kalian!" jawabku santai
" sudah semua seratus lima puluh ribu, bayar pakai uang cas atau pakai Qris" kata ku ke mas Arief
Dia bayar pakai kartu hitam yang biasanya aku pakai transaksi.
" Silahkan masukan pin" pinta ku
" Pin masih sama dengan yang dulu, apa kamu lupa?" tanya dia
" Maaf aku nggak pernah mengingat nomer pin orang lain" jawabku ketus
" Jadi kasir saja ketus, ayo kerja di tempatku saja ketus nggak apa apa kok" kata Arief sambil tersenyum dan dia memencet pin di mesin transaksi.
Akhirnya selesai dia nggak drama lagi dan aku bisa bernafas dengan lega
" Arief kenapa kok transaksinya lama sih menggoda kamu ya,mas cemburu lho" tanya mas Arya dengan serius. Hem dia serius cemburu kayaknya
" Dia bayar pakai kartu, dia kira aku masih ingat pin nya, nggak mau mencet nomor pin di mesin" jawabku
" kamu beneran lupa?" tanya dia
" Iya lah kok nomer pin nya, orang nya saja aku lupa" jawabku serius
Mas Arya terkekeh, raut wajahnya berubah tadi cemberut sekarang sudah senyum.
" Terus yang kamu ingat apa?" tanya mas Arya
" Ya si Jude dan loopi lah yang selalu terbayang di pikiranku" jawabku sambil tersenyum.
" Semalam di gempur loopi kamu minta ampun tapi jalannya di buka, ya semangat lah si Loopi" kata mas Arya sambil terkekeh
" Kalau buat loopi yang imut,unyu, keren dan mengemaskan apa sih yang nggak kan aku sudah sangat sayang sama loopi apapun aku kasih" jawabku menggombal.
" Makan siang sama apa sayang, mas belikan kamu mau sushi?" tawar dia
" Boleh sayang,kan di sini ada jualan sushi kan?" tanya ku
Mas Arya pesan sushi,lewat telephon, aku mengambil air mineral dan aku minum, tak lama mas Arya bikin kopi di taruh di dekat meja kasir, pengunjung masih banyak, tapi pesanan mereka sudah di layani semua jadi dua orang karyawan boleh istirahat gantian dan mas Arya duduk dekat kasir menungu aku.
" Mas coklat di sini banyak peminat nya, mas harus l order lagi nih" kata ku
" Iya biar mas catat apa saja yang habis nanti bisa order agar segera di kirim" jawab mas Arya
Pesanan sushi datang mas Arya pesan banyak katanya mau di bagi juga untuk karyawannya, mereka sudah kerja keras,aku makan sushi sambil duduk di meja kasir sambil melayani yang bayar mas Arya pamit sholat dhuhur, katanya nanti gantian.
Hasil hari ini lumayan banyak, kafe ini sekarang mulai di kenal begitu juga produk coklatnya, kayaknya semakin di minati.
Selesai mas Arya sholat ,sekarang ganti aku yang sholat, bentar lagi karyawan shift sore datang jadi ada jeda satu jam sebelum pergantian karyawan, karyawan sore datang jam dua dan karyawan pagi pulang jam tiga.
Karyawan sekarang masih empat jadi kami santai, mas Arya duduk di kasir dan aku datang " dek kalau masih lapar kamu beli makan sana" kata dia sambil memberi ku uang saku
" Nanti saja mas, aku masih kenyang makan sushi juga sama dengan makan nasi bikin perut kenyang" jawabku
Jam tiga karyawan shift pagi sudah pulang dan sekarang yang kerja karyawan shift sore, dan aku membantu di kasir lagi.
" Dek penghasilan hari ini lebih besar dari yang kemarin, terima kasih kamu sudah bantu" kata mas Arya.
" Aku bisa bantu mas kalau Sabtu dan Minggu aku kan libur kerja" jawabku
" Nanti kamu capek sayang, apalagi kalau sudah mengerjakan perencanaan proyek, pasti kamu nggak akan punya waktu, nanti lihat perkembangan,dan laba akhir bulan mas akan rekrut karyawan lagi" jelas dia
Bersambung
gimana kabar Amelia n Arief...pasti kheki banget denger kalau Arya kaya 🤭🤭🤣🤣