NovelToon NovelToon
Sekolah Kok Menikah

Sekolah Kok Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.

Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.

Fina membuat perjanjian setelah pernikahan, Jika disekolah menjaga jarak, jika dirumah berperan layaknya pasutri. Tujuan Fina buat janji karena untuk melindungi Fino dari gangguan Choki.

Pada akhirnya perjanjian yang Fina buat seakan masuk ke perangkap nya sendiri. Fina semakin di ganggu oleh Choki, sedangkan Fino semakin dekat dengan Anjani.

Apakah Fina bertahan dengan janji yang sudah ia buat, jika kalau tidak bertahan bagaimana kisah mereka membina sebuah pernikahan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24.

Wajah Fino pagi ini tampak bahagia sekali saat menatap layar ponselnya melihat pesan balasan dari Choki.

Fina yang sadar dengan itu, segera merebut ponsel Fino untuk mengecek siapa yang sudah membuatnya senyum-senyum sendiri.

Disana Fina langsung ketawa-ketawa sendiri melihat layar ponsel yang dimana Choki mengirim pesan seperti ini. Eca sudah setuju kalau anak di kandungannya di jodohkan dengan calon anakmu Fin

"Mas, saya tuh belum hamil, lagipula kalau hamil kita belum tau jenis kelamin nya apa, kalau anak kita dengan anak Eca sesama jenis masa mau kau jodohkan? Yakali gila aja, kau jangan ambil start dong!" Kata Fina, seraya kesal pada keputusan Fino saat ini.

Fino mengerut kening. "Jangan ambil start?"

"Iya, kamu sudah lancang maling start dari saya mas, saya tuh mau jodohkan anak saya dengan anak yang ada di kandungan Anjani"

Fino terkekeh sejenak, sebelum mendekat ke arah Fina dengan kebiasaan nya yang selalu membelai kepala saat berada didekat istrinya. "Sudah lah sayang lupakan soal hubungan Anjani dengan Niko, hubungan mereka tuh sudah enggak bisa tertolong lagi. Kita sama yang pasti-pasti saja"

Fina tersenyum seraya memelintir pipi Fino karena gemas. "Perlu mas ingat, memang sekarang mereka terpisah, tapi mereka tidak bisa menghindari status perjodohan dari kedua orang tuanya"

"Saya bakal kasih kamu uang lima belas juta kalau hubungan mereka menyatu lagi. Lagian juga si cewek orangnya gengsian, sedangkan si cowok orang nya gak peka sama si cewek. Gitu saja terus pasti gak pernah bisa akur" Kata Fino.

"Janji kamu bakal kasih saya uang lima belas juta kalau hubungan mereka menyatu?" Kata Fina dengan nada tegas.

Fino mengacungkan jari kelingking tepat di depan wajah Fina. "Iya janji"

Dengan itu, Fina menakutkan jari kelingking pada Fino, seraya berkata. "Kau lupa ya mas?, kalau kisah cinta kita itu berawal dari kebencian?"

"..." Fino langsung terdiam. Hal sekecil ini kenapa dia bisa lupa.

"Oh ya, saya sarankan kamu cepat telepon papah kamu mas buat siapin uang lima belas juta untuk saya belanja besar, hihihi." Fina dengan tampang sumringah nya sekarang, mengetahui sebentar lagi dia akan mendapatkan uang banyak dari suaminya

Fino jadi ikut sumringah ketika melihat Fina tersenyum bahagia. "Oke, nanti bakal saya siapkan uang itu kalau sudah ada tanda-tanda kedekatan hubungan Anjani dengan Niko ya"

**

Sekarang bagi Fina, Anjani adalah uang lima belas juta, maka dari itu saat sudah sampai di gerbang sekolah. Fina menyambut antusias ketika berpapasan dengan gadis itu.

Bahkan Anjani sampai bingung sendiri, dari sorot mata Anjani yang tersorot tajam seolah berkata ini orang pagi-pagi sudah kerasukan apa?

"Semangat dong, cemberut aja" Kata Fina.

Anjani menatap risih kehadiran Fina. "Fina, saya sudah mengikhlaskan Fino untuk kamu, tapi tolong hargai saya, saya enggak mau berteman dengan kamu kalau ujung-ujungnya mau comblangin saya sama Niko"

"Kalau saya nya ingin berteman dengan kamu gimana?" Bebal Fina.

"Gak usah keras kepala lah!" Kesal Anjani.

"Jan, gini deh. Mumpung saya lagi baik, saya tuh tau kok kamu lagi bohongin perasaan kamu untuk Niko, kau gak usah munafik di depan saya lagi Jan" Kata Fina.

"..." Anjani langsung terdiam dengan senyum tipisnya.

"Nah kan benar, jadi izinkan saya bantu kamu buat menyadarkan si laki-laki tidak peka itu, gimana?"

Anjani menghela nafas lalu mendelik ke Fina dengan antusias. Matanya mulai berkaca-kaca saat ia sudah menggenggam kedua tangan Fina penuh harap. "Kali ini saya izinkan Fin, karena akhir-akhir ini saya rasa ada yang menghilang dari diri saya.. Yang biasa Niko datang ke rumah buat bangunin saya, sekarang sudah engga lagi. Yang biasa Niko bawel ingetin saya buat makan lewat WhatsApp, sekarang sudah enggak lagi."

Fina peluk Anjani untuk mengikis rasa khawatir nya, sebagai sesama perempuan ia paham perasaan dari gadis itu. Karena mau gimanapun Fina juga pernah merasakan itu sebelumnya. "Kau tenang saja, saya bakal bantu kamu Jan, kalau Niko sudah sadar dengan perasaan kamu... Saya akan traktir kamu belanja besar sebagai perayaan"

Anjani menatap Fina dengan mata agak membulat. "Kamu seriusan mau traktir saya belanja?"

"Iya dong, soalnya saya dapat cuan banyak dari papah mertua saya, hihihi" Jawab Fina.

To be continue,

1
Queen Aisyah
dijodohin ama Fina malah sok jual mahal, maunya di jodohin sama mama ya Jan🤭
Queen Aisyah
janur kuning sudah melengkung kali An, kalau kau tau nangis pasti/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!