NovelToon NovelToon
Jadi Bos Perusahaan Entertainment

Jadi Bos Perusahaan Entertainment

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Showbiz / Reinkarnasi
Popularitas:523
Nilai: 5
Nama Author: ILikeAll9

Pernah gak sih kamu lagi enak enaknya tidur, eh bangun bangun malah pindah dunia. Ini adalah kisah seorang pemuda yang baru saja lulus dari masa SMAnya, dia berusia 18 tahun, namanya Ethan Lucifer.

Dia anak yang hidup sederhana bersama orang tuanya, Ayahnya bekerja di bengkel, Ibunya bekerja di warung kecil depan rumah mereka. Alias warung mereka sendiri, warungnya berupa warung makanan.

Ethan kadang akan membantu orang tuanya berjualan, dia juga memiliki adik perempuan yang saat ini baru duduk di kelas satu SMP, dan adik laki laki yang baru masuk SD tahun ini. Keluarga mereka beranggotakan 5 orang, dan selalu harmonis.

Pesan Author: Mungkin sebagian akan berbeda dari awal alur, tapi semoga tetap bisa menikmatinya, karena di karya ini terdapat bantuan dari Ai, mohon dimaklumi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ILikeAll9, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C024: Shine The Star #3

...Selamat Baca...

Tanggal: 06 Mei

Lokasi: Studio Utama National TV Aurelia

Suasana di dalam studio terasa jauh lebih hening namun sarat akan ketegangan dibanding hari pertama.

Tidak ada sorakan penonton yang riuh, tidak ada teriakan pendukung. Hanya ada keheningan yang memekakkan telinga, di mana setiap napas dan detak jantung terasa begitu jelas.

25 peserta telah tereliminasi di babak sebelumnya, menyisakan 125 orang terbaik yang kini siap bertarung kembali.

"GOOD MORNING, EVERYONE!!!"

Suara lantang dan penuh energi kembali menggema memenuhi ruangan melalui sistem suara yang canggih.

"Selamat datang kembali di ajang pencarian bakat terbesar dan termegah di negara ini! SHINE..... THE STAR!!! 150 MEMBERS!!!"

Tepuk tangan terdengar dari para peserta dan staf. Di atas panggung, William Cross tampil dengan gaya modis dan senyum karismatiknya yang biasa.

"Saya William Cross, akan terus menjadi pembawa acara Anda di setiap tahapan! Para peserta yang selamat datang, kalian hebat! Tapi ingat... perjuangan kalian baru saja dimulai sungguh-sungguh!"

"Baiklah.... TIM PENILAI HARI INI!!" William Cross menunjuk ke arah meja juri. "Dan yang akan menilai nasib kalian hari ini, mari kita sambut para juri hebat kita!"

▪︎Madame Elena Morris - Master of Voice 🎤

▪︎Master Rein Carte - Raja Panggung & Ahli Koreografi 💃

▪︎DJ (DangJeon) Khalid - Legenda Hip-Hop & Rhythm 🎧

▪︎Mr. Theo Leonhart - Produser Musik Handal 🎼

▪︎Miss Catherine - Ahli Visual & Karisma 👀

▪︎✨ MASTER RYAN GROVE ✨ - Juri Tamu Spesial!

(Seorang penyanyi legendaris laki-laki dengan rentang suara luar biasa, dikenal sangat teliti dan keras dalam penilaian)

"Karena Juri Tamu sebelumnya memiliki jadwal padat, hari ini kita kedatangan sosok legendaris lainnya! Master Ryan Grove!" seru William.

Para juri mengangguk hormat, suasana menjadi semakin serius.

"Baiklah, aturan main hari ini sedikit berbeda!" seru William Cross.

"Seperti yang kalian lihat, di sini ada kotak undian besar! Nomor yang tertera di baju kalian adalah identitas, tapi nomor yang kalian ambil dari kotak ini adalah URUTAN KALIAN NAIK KE PANGGUNG!"

"Jadi bisa saja nomor bajumu 1 tapi tampil terakhir, atau nomor bajumu besar tapi tampil duluan! Semua tergantung keberuntungan dan takdir!"

Satu per satu peserta maju mengambil bola undian. Suasana tegang menyelimuti ruangan.

Giliran Alfian Vale maju. Dengan tinggi 178 cm, dia berdiri tegap. Tangannya merogoh kotak dan mengambil satu bola.

NOMOR YANG TERTERA: 15

Jadi meskipun dia memakai baju dengan nomor besar 150, hari ini dia akan tampil sebagai peserta ke-15.

Alfian hanya tersenyum tipis, lalu kembali duduk di tempatnya dengan tenang.

Saat para peserta sedang bersiap menghadapi ujian berat, di luar sana perhatian publik justru tengah meledak pada konten baru yang baru saja diunggah oleh Lucifer Entertainment.

Saluran Resmi: "Trainees Daily Journey: Lucifer Entertainment" 📹

Video latihan para trainee yang diunggah oleh Ethan semalam langsung menjadi sorotan!

📊 STATISTIK VIDEO:

▪︎Durasi: 08 menit 45 detik

▪︎Viewers: 🔴 12,5 JUTA TAYANGAN (Dalam 12 jam!)

▪︎Suka: ❤️ 3,2 JUTA

▪︎Komentar: 💬 250 RB+

▪︎Subscriber Baru: ➕ 1,8 JUTA

[ KOMENTAR WARGANET ]

💬 @viewer123:

"GILA! Ini bukan latihan biasa, ini udah kayak panggung konser! Gerakannya kompak banget, energinya dapet banget!"

💬 @fanslucifer:

"Lihat Evan Carter di bagian depan! Leader material banget gayanya! Terus Felix sama Leo visualnya nyala terus walaupun cuma pake baju latihan! 😍🔥"

💬 @netizen:

"Ethan Lucifer emang gak main-main. Dari cara mereka latihan aja udah kelihatan standarnya beda jauh sama yang lain. Saluran ini wajib di-subscribe!"

DI SAAT YANG BERSAMAAN...

Pukul: 12.22 WAZ

Lokasi: Lucinary Studio

Di tempat lain, tidak jauh dari studio rekaman.

Ethan Lucifer kini sedang tidak duduk di kursi investor. Hari ini, dia berperan penuh sebagai Manajer.

Mobil mewah berhenti di depan gedung salah satu stasiun TV ternama. Pintu terbuka, dan Ethan turun dengan setelan jas rapi nan mahal.

Di belakangnya, menyusul sosok remaja tampan dengan wajah lembut namun penuh karisma, Daniel Hart.

Mereka sedang dalam jadwal padat mempromosikan drama terbaru mereka, "Fake Love".

"Tenang saja, Daniel. Kamu sudah siap," bisik Ethan sambil menepuk bahu anak buahnya pelan.

"Kau aktor hebat, cukup tunjukkan itu."

"Baik, Kak Ethan! Aku mengerti." jawab Daniel semangat.

Ethan tersenyum tipis. Di satu sisi dia harus memantau Shine The Star, di sisi lain dia harus memastikan karir Daniel melesat, dan di sisi lain lagi dia harus memikirkan Evaluasi Bulanan Kedua untuk trainee lainnya di agensi.

Beban yang berat, namun dia memikulnya dengan senyum percaya diri.

🎶 KEMBALI KE STUDIO: GILIRAN ALFIAN VALE

"Peserta nomor urut 15! Silakan bersiap dan naik ke panggung!!!" seru William Cross dengan semangat.

Alfian Vale melangkah maju. Baju bertuliskan besar angka 150 melekat sempurna di tubuhnya yang tinggi besar. Dia berdiri di tengah panggung, menundukkan kepala memberi hormat pada para juri.

"Silakan perkenalkan diri Anda secara resmi," pinta Master Ryan Grove, sang juri tamu, dengan tatapan tajam meneliti sosok muda di depannya.

Alfian mengangkat wajah, suaranya lantang dan jelas menggema di ruangan hening itu.

"Selamat siang para juri yang terhormat. Saya Alfian Vale, dari Lucifer Entertainment. Nomor pakaian saya 150, dan saya akan tampil dengan nomor urut 15 hari ini."

"HOH?! Lucifer Entertainment!!" gumam para peserta di belakang panggung terkejut.

"Anak itu dari agensi Bos Muda?!"

"Baik, Alfian Vale. Tema hari ini adalah Mengikuti Ritme Musik. Kami akan menilai seberapa baik kamu menyatu dengan alunan lagu. Silakan," isyarat Madame Elena.

Musik mulai mengalun.

Alfian menutup matanya sejenak, merasakan setiap ketukan beat, setiap nada dasar. Saat bagian vokal masuk, dia mulai bergerak dan bernyanyi.

Suaranya stabil, tidak goyah sedikitpun. Langkah kakinya presisi mengikuti irama, tidak ada selisih sedikitpun dengan musik latar.

Dia tampak seperti air yang mengalir bebas mengikuti alur sungai—sempurna menyatu.

Di kursi juri, Master Ryan Grove mengangguk-angguk pelan, matanya terbelalak takjub.

"Sempurna... ritme, napas, nada... semuanya pas. Tidak ada kesalahan sedikitpun."

***

Pukul: 21.45 WAZ

"Baiklah, setelah semua tampil, kini kami telah membagi kalian ke dalam kelas-kelas sesuai dengan kemampuan dan nilai yang kalian dapatkan hari ini," ucap Madame Elena tegas.

Layar besar di belakangnya menyala, menampilkan pembagian kelas yang ketat.

📊 SISTEM KELAS:

🔴 KELAS F - Dasar / Perlu Banyak Perbaikan

🟠 KELAS D - Cukup / Masih Banyak Kekurangan

🟡 KELAS C - Menengah / Standar

🟢 KELAS B - Baik / Memiliki Potensi Besar

🟣 KELAS A - SANGAT BAGUS / Level Premium

"Peserta dengan nilai tertinggi dan kemampuan paling stabil hari ini akan masuk ke KELAS A!" seru William Cross.

Satu per satu nama dipanggil. Saat nama ALFIAN VALE disebut...

"ALFIAN VALE... MASUK KELAS A!!!" 🟣

"WOAH!!!" seru peserta lain kagum.

"Tidak salah lagi, dia emang paling menonjol!"

Alfian berjalan tenang menuju area khusus Kelas A, berdiri di barisan paling depan bersama peserta-peserta terbaik lainnya.

"Dan sekarang... keputusan yang paling berat," suara William Cross berubah serius.

"25 orang dengan nilai paling rendah dan dinilai belum mampu mengikuti ritme musik dengan baik, mohon maju ke depan."

Nama-nama itu dipanggil. Wajah mereka tampak sedih dan kecewa. Mereka membungkuk hormat untuk terakhir kalinya.

"SELAMAT TINGGAL... SEMOGA SUKSES DI JALAN MASING-MASING."

25 orang itu meninggalkan studio.

Kini tersisa tepat 100 ORANG TERBAIK yang akan melanjutkan perjuangan! ✅

"Selamat untuk kalian yang bertahan! Tapi ingat..." William Cross menatap tajam.

"Tujuan akhir dari ajang ini hanyalah untuk mencari 7 ORANG TERBAIK yang akan debut sebagai grup idola utama! Persaingannya akan semakin kejam!"

"Mulai hari ini kalian akan tinggal bersama di Asrama Training Center dengan aturan yang sangat ketat! Dengarkan baik-baik!"

JADWAL TIDUR & BANGUN ⏰

"Meskipun rekaman atau latihan selesai sampai pukul 02.00 dini hari, kalian WAJIB bangun tepat pukul 06.00 pagi! Tidak ada alasan terlambat! Yang telat langsung hukuman lari kelapangan atau push up!"

MAKANAN & CEMILAN 🍔

"Makanan utama sudah diatur gizinya. Cemilan hanya boleh dimakan seperlunya dengan izin pelatih. Dilarang bawa makanan sembarangan!"

PENGGUNAAN PONSEL 📱

"HP disimpan saat latihan. Hanya boleh dipakai di asrama untuk memantau perkembangan voting dan siaran Shine The Star. Dilarang chat sembarangan atau bocorin rahasia!"

TUGAS HARIAN 💪

"Selain latihan, ada tugas piket kebersihan, tugas masak, dan tugas bantu staf. Di sini kalian harus mandiri dan solid!"

Pukul: 23.30 WAZ

Para peserta diantar menuju gedung asrama yang bersih namun sederhana.

Mereka masuk ke dalam kamar masing-masing. Dan inilah pemandangan di dalamnya:

Di sisi kiri dinding, berdiri tegak 1 set tempat tidur susun (2 tingkat).

Di sisi kanan dinding, berdiri tegak 1 set tempat tidur susun (2 tingkat).

Jadi total dalam satu kamar ada 4 kasur yang menghadap ke tengah.

•Kasur Bawah Kiri & Kanan

•Kasur Atas Kiri & Kanan

🛏️ 🛏️

⬅️ ➡️

🛏️ 🛏️

"Wow... sempit tapi bikin akrab," gumam salah satu peserta.

Alfian Vale yang tubuhnya besar mendapat jatah di Kasur Atas sebelah Kanan. Dengan cekatan dia memanjat tangga kecil di sampingnya, lalu duduk bersila di atas kasur yang empuk.

"Mari berkenalan dulu," kata seorang pemuda tampan dengan rambut hitam yang gelap.

"Namaku Lurian Dashyn, aku berusia 17 tahun, dari Agensi kecil Oliver Entertainment, bagaimana dengan kalian?" Lanjut pemuda rambut hitam itu.

"Aku Rafaello Adrian, baru berusia 15 tahun, aku adalah trainee individu." Jawab pemuda lain yang baru selesai mandi, rambut merahnya mencolok dengan mata kuningnya yang unik.

"Heeh, apa hanya aku yg berasal dari studio agensi? Aku Hans Lorven, 19 tahun sepertinya aku paling tua di antara kalian, dan aku berasal dari Agensi besar Starlight Entertainment." Kata pemuda berambut pirang yang sedang berbaring miring dengan mata birunya.

"Oh... apakah kamu dari Negara Levia? Ciri khasnya mirip dengan Kak Leo dari agensiku! Namaku Alfian Vale, usiaku... baru 13 tahun, dan agensiku adalah yang sering dibicarakan sedang naik daun." Kata Alfian turun dari kasurnya, bersiap mandi.

"Apakah itu, Lucifer Entertainment?" Tanya Rafaello, Alfian mengangguk dan bersiap mandi.

Mereka pun bergantian ke kamar mandi, sambil berbincang sebentar, hingga pada tepat pukul 00.00 malam. Suara pelatih dari audio kecil di sudut ruangan terdengar.

Ding... ding... ding~...

"Oke semua sudah di tempat?" terdengar suara pelatih dari audio.

"SEKARANG LAMPU MATI! WAKTUNYA ISTIRAHAT! Besok pagi pukul 06.00 latihan fisik dimulai!"

KLIK!

Lampu kamar padam. Kegelapan menyelimuti ruangan. Keempat orang itu masuk ke kasurnya masing masing, dan mengucapkan selamat malam pada teman sekamar mereka.

Di balik keheningan malam, semangat 100 anak muda ini justru semakin membara untuk menjadi 7 orang terpilih nanti, meski juga akan terasa gugup.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!