NovelToon NovelToon
GHOST IN LOVE

GHOST IN LOVE

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Horor / Suami Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:7.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Ada yang bilang cinta itu buta, apakah salah jika jatuh cinta dengan seorang makhluk gaib. Walaupun mereka tahu tidak akan bersatu, tapi mereka berusaha untuk menyatukan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 24

"Lo kenapa cemberut gitu Tan?" tanya Leon

"Gue sebel sama Lo!" jawab Tania

"Diih, gak jelas banget nih cewek. Pasti lagi PMS nih!" cibir Leon

*Plaakk!!

Tania langsung memukul kepala Leon menggunakan buku paket yang tebalnya hampir sama kaya Al Qur'an.

"Awww!, kambing Lo!!, kenapa mukul gue!" hardik Leon memegangi kepalanya

"Lagian siapa suruh Lo sotoy!" jawab Tania ketus

"Apa Lo liat-liat, minggir!!" Tania mendorong Vito dan Giring yang menghalangi jalannya. Ia kemudian naik diatas pohon dan duduk disebuah cabang yang besar dan merenung disana.

*Flashback

"Terima kasih Rangga," ucap Hesti melepaskan diri dari pelukan Rangga

"Sama-sama," Rangga segera menarikkan kursi untuk Hesti duduk.

"Thanks," ucap gadis itu tersipu

Tania menatap geram kearah keduanya yang terlihat canggung namun sesekali saling curi pandang.

Kenapa harus dia sih, cewek yang disukai Ka Rangga. Kenapa harus Ka Hesti!!, dia memang cantik dan feminim tapi apa dia tidak pernah melirikku sedikitpun.

Tania yang kesal, langsung meninggalkan meja makan dan bersiap-siap berangkat sekolah.

"Habiskan dulu sarapannya baru pergi sekolah," ucap Kuncoro

"Aku sudah kenyang!!, aku berangkat dulu semuanya!" seru Tania meninggalkan rumah.

Rangga langsung mengejar gadis itu.

"Tania tunggu!!" seru Rangga membuat gadis itu menghentikan langkahnya

"Kamu mau berangkat sekolah?" tanya Rangga membuat Tania langsung menganggukkan kepalanya.

"Biar Kaka yang antar," Rangga menarik lengan Tania menuju ke motornya.

"Gak usah, aku bisa jalan sendiri, Kaka urus aja gebetan baru Kaka!" Tania melepaskan tangannya dan meninggalkan Rangga

Rangga segera berlari mengejarnya, dan menghentikan langkahnya.

"Kamu cemburu dengan Hesti?" tanya Rangga membuat gadis itu berkaca-kaca.

"Iya, aku cemburu melihat kedekatan kalian!, keromantisan kalian. Aku cemburu melihat Kaka memandang gadis lain dengan tatapan penuh cinta, aku cemburu!!!" teriak Tania sambil menangis tersedu-sedu

Rangga langsung memeluk gadis itu dan mengusap lembut rambutnya.

"Kau sudah ku anggap sebagai adik Kaka sendiri jadi mustahil untuk Kaka bisa mencinta kamu. Kalau kau tidak suka aku dekat dengan Kaka sepupumu baiklah mulai sekarang aku akan menjauhinya. Tapi aku minta kamu jangan marah lagi sama Kaka, tetaplah menjadi adikku yang manis,"

Tania segera melepaskan diri dari pelukan Rangga dan meninggalkan pemuda itu.

Maafkan aku Tan, walaupun aku berusaha untuk menyukaimu tapi aku tidak bisa. Cinta itu tidak bisa dipaksakan, aku sudah menyayangi kamu sebagai adikku bukan untuk jadi kekasihku.

"Sudahlah Bro, jangan sedih. Biasa perempuan emang suka kaya gitu, baperan. Lo serahin aja semuanya sama gue dijamin beres!" seru Barra menepuk pundak sahabatnya

*Flashback off

"Oiii, ngapain diatas pohon!" seru seseorang membuat Tania kaget dan hilang keseimbangan dan jatuh dari atas pohon.

"Aaarrgghh!!"

*Wuuushh!!

Barra langsung terbang dan menangkap tubuh Tania .

*Greepp!!

Barra tersenyum simpul menatap Tania yang masih menutup matanya.

"Bagaimana rasanya ditolong oleh Pangeran tampan?" goda Barra

Tania pelan-pelan membuka matanya untuk mengetahui siapa yang sudah menolongnya.

Gadis itu langsung membulatkan matanya ketika tahu siapa yang sudah menolongnya.

"Kenapa kaget ya?, kau pasti terpesona karena tidak mengira ada Pangeran tampan datang menolong mu," goda Barra menyunggingkan senyumnya

"Turunin gue, atau aku akan mengurung mu kedalam cincin i...." Tania menghentikan ucapannya ketika tidak melihat cincin saktinya dijari manisnya

"Kenapa, cincinnya ilang?" tanya Barra

"Turunkan gue!!" seru Tania membuat Barra langsung menurunkan gadis itu

Ia langsung berlari menuju ke dalam kelasnya dan mencari cincinnya di dalam tasnya.

Tidak ada, dimana cincin itu. Gawat kalau cincinnya sampai hilang dan ditemukan oleh orang jahat!!

Tania terlihat panik dan lemas ketika tidak menemukan cincin itu didalam tasnya.

"Ngapain Lo masih disini, ayo cepat keluar lombanya segera dimulai!!" Leon segera menarik Tania meninggalkan kelas

"Cincin ini bagus, tapi sayang modelnya terlalu jadul!" ucap seorang gadis memandangi cincin yang baru ditemukannya di westafel toilet putri.

"Barbie!!" seru Isyana membuat gadis itu langsung menoleh kearahnya.

"Kenapa?" jawab Barbie

"Lo harus bantuin gue menyiapkan Snack box untuk para peserta lomba LKS," tutur Isyana

"Bukankah sudah ada Shinta, kanapa masih minta bantuan gue?" tanya Barbie

"Tolong lah Ber, sekali ini saja habis banyak banget pesertanya. Kalau cuma kita berdua gak akan keburu, apalagi jam istirahat akan segera tiba. Lo kan anaknya cekatan dan gesit pasti bisa membantu menyelesaikan pekerjaan ini dengan cepat!" cicit Isyana

"Yasudahlah, dengan berat hati!" jawab gadis membuat Isyana mengembangkan senyumnya dan langsung memeluk sahabatnya.

Gadis itu langsung menutup hidungnya dan melepaskan pelukannya.

"Apa kamu tidak mandi hari ini?" tanya Isyana menjauhi Barbie

"Hmmm, seperti biasa aku selalu mandi seminggu sekali dimalam Jumat dengan air kembang," jawab gadis itu sambil terkekeh.

"Pantesan bau sekali, btw pantes aja Lo jadi jomblo karatan. Gimana ada cowok yang mau mendekati kamu kalau badanmu bau seperti ini!" cibir Isyana

"Tapi buktinya aku pernah punya pacar, dan seandainya dia tidak pindah sekolah pasti kami masih pacaran," jawab Barbie

"Dia mau jadi pacar kamu karena kamu cewek gampang, ngaku Lo udah diapain aja sama bajing*n itu!" seru Isyana membuat Barbie meringis kearahnya

"Semuanya," jawabnya tersipu-sipu

"Diih najong!!" Isyana langsung menarik lengan Barbie menuju ruang panitia

"Halo Shin, gimana kabarnya?" sapa Barbie

"Alhamdulillah aku sudah sehat sekarang!" jawab Shinta

"Syukurlah, aku khawatir waktu mereka bilang kami lumpuh, aku kira aku gak bakalan ketemu kamu lagi," Barbie menatap lekat Shinta dan menggenggam tangannya.

Bukankah cincin itu milik Tania, kenapa ada di tangan Barbie!

"Btw cincin Lo bagus, dapat dari mana?" tanya Shinta

"Aku menemuinya di westafel tolilet jadi aku pakai saja, lagian cincin ini bagus, walaupun sedikit antik!" jawab Barbie mengusap lembut cincinnya

*Wuuushh!!

Seketika ada kilatan cahaya yang keluar dari cincin itu membuat keduanya ketakutan, apalagi setelah tiba-tiba lampu dikelas itu tiba-tiba padam. Keduanya saling berpegangan tangan ketika mendapati suasana kelas menjadi menyeramkan membuat buluk kuduk mereka berdiri.

Keduanya langsung menjerit histeris ketika melihat sosok tinggi besar berwarna hijau menyeringai dan mendekati mereka.

Shinta langsung lari meninggalkan tempat itu, sedangkan Barbie ketakutan dan beringsut mundur ketika mahluk itu mendekatinya.

*Wuuushh!!

Barra langsung menyeret makhluk itu ketika akan mencekik gadis itu.

"Apa yang kau lakukan disini Buto ijo!" hardik Barra melesatkan tinjunya kearah mahluk itu .

Dia melihat seorang gadis bertubuh gempal memakai cincin Tania.

"Rupanya dia penyebabnya!" Barra langsung melesatkan kilatan ungu kearah Buto Ijo itu hingga makhluk itu mengerang kesakitan

Ia segera mengambil kerisnya dan menghunuskannya kepada mahluk itu hingga mati dan berubah menjadi kepulan asap hitam.

"Tania!!" seru Shinta menghampiri Tania

"Apa?" tanya gadis itu

"Apa cincin kamu hilang?" tanya Shinta memegangi jemari Tania membuat Isyana langsung terbakar api cemburu melihat keduanya tampak akrab.

"Iya, memangnya kenapa?"

"Tadi aku melihatnya dipakai oleh Berbie temanku, dan ada mahluk menakutkan keluar dari cincin itu," jawab Shinta terengah-engah

"Dimana dia sekarang!" seru Tania

"Ada di ruang panitia!" Tania langsung berlari menuju ruang Panitia tanpa menghiraukan panggilan Shinta dan juga Isyana.

Gadis itu menghentikan langkahnya didepan sebuah ruangan bertuliskan "Ruang Panitia Lomba" .

Ia langsung memeriksa ruangan itu dan mendekati seorang gadis yang pingsan di sana.

Cincinnya tidak ada, siapa yang mengambilnya.

Gadis itu langsung duduk lemas dengan pandangan kosong.

"Gak usah sedih sayang, Babang Barra sudah berhasil menemukan cincin kamu dan akan memberikannya kepada kamu," ucap Barra membuat Tania tersenyum simpul padanya dan langsung memeluknya

"Thanks Barra, kau tahu cincin ini sangat berharga bagi aku, sekali lagi terima kasih," bisik Tania

Barra merasakan dadanya bergemuruh, membuat jantungnya berdetak lebih kencanh dari biasanya.

Kenapa Jantungku kembali berdetak setelah sekian lama berhenti karena Ros meninggalkan aku, apa aku sudah mulai jatuh cinta lagi,

1
Yaayaaa🌸
yg dendam itu si iblis yg masuk ke tubuh sedah mirah keknyaa krna mau bangkit eh dibunuh krna diminta sm sedah mirah
Yaayaaa🌸
jhahahahahahha
Yaayaaa🌸
teh risa Saraswati harua tau ini sih hahahahahahah
Ass Yfa
waduh si Jack Saprow come back
Ass Yfa
sumpah aku penasaran ,cerita Ros ama Bara apa judulnya, tiap novelmu pasti nyangkut ama 3 somplak
Awanda Sari: pernikahan gaib kk judul ny
total 1 replies
Ass Yfa
Sue lo Leon
Ass Yfa
Tania kenapa Amanda kurang dpt feel nya seh
Ass Yfa
Luar biasa
Ass Yfa
berarti kembaran nya Tania udah mnggl, Rain anknya Kuncoro dong, kok bpknya nggk ngeh,Subur ntar matinya dibunuh sma cucunya
Ass Yfa
berarti Rain kembarannya Tania, trs anke Kuncoro kemana kalo dituker
Ass Yfa
ternyata Tania sukanya ama Rangga
Ass Yfa
Luar biasa
Ass Yfa
Bara am Ros kisah mereka yg judulnya apa kak
istrinya_kimseokjin: pencet aja itu profil othorny kak bnyak crita lainnya dstu
total 1 replies
Ass Yfa
sama aja cowok2 nya juga lemes mulutnya
🔸Sᵅ᭄🔖
suka smua karya yg horor plus komedi nya thoorrrr tp please typo nya diperbaiki donkk sampe kdg diulang² bca'y biar faham
Ngen Imtay
ini yang nganterin rain apa Vito sih ,,bikin bingung
Keli Latifah
aku suka dengan semua karyamu thor, berkali kali semua sdh ku baca, tp gk prnh bosan,,
Yulia Lia
bagus
Choirudin Sinwan
menghibur
Wury Titi
matinya kuncoro ga seru. g da perlawanan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!