NovelToon NovelToon
ISTRI BAYANGAN

ISTRI BAYANGAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:448.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Riska Nurjamil

Bagaimana jika seorang istri hanya menjadi bayangan suami nya? selalu berada di belakang nya dengan setia namun tidak pernah di hargai oleh sang suami..
Gadis pekerja keras yang ceria tiba tiba menjadi istri dari seorang arka wijaya kusuma yang dingin,pria pohon pisang yang hanya memiliki jantung tanpa hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska Nurjamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Keesokan hari nya, Arka menuruni tangga menghampiri Reva yang sudah duduk rapi di meja makan, Reva sudah terlihat cantik walaupun tanpa make up yang tebal.

"Selamat pagi, jadi nya kita mau kemana hari ini?" Tanya Reva bersemangat, karena semalan Arka berjanji untuk mengajak nya jalan - jalan.

"Mau lihat perkebunan teh?" Tanya Arka dengan meminum kopi nya.

Reva mengangguk, tersenyum dengan mulut yang penuh dengan gigitan roti panggang nya.

"Pak, kami pergi dulu kalau bapak mau pulang silahkan, saya bawa kunci cadangan nya, dan jangan repot - repot memasak untuk makan malam, kaya nya kami makan di luar saja" Ucap Arka ketika sudah selesai sarapan dan langsung menuju mobil nya.

"Baik tuan muda, hati - hati" Ucap pak Kiman.

"Apa kau tidak membawa jaket, udah tahu sendiri kan udara disini sangat dingin apalagi ketika malam" Tanya Arka melihat Reva yang hanya mengenakan celana jeans panjang dan kemeja kotak - kotak warna merah di padu hitam dengan lengan yang di gulung sedikit di atas lengan nya.

"Kaya nya udah cukup hangat, baju aku juga panjang semua, lagian kita bukan lagi di kutub" Jawab nya dengan segera masuk ke dalam mobil.

"Awas aja nanti kalau badan mu membeku, jangan harap aku akan meminjamkan jaket ku seperti di adegan drama drama alay" Ucap Arka yang mulai menyalakan mobil nya.

"Itu bukan alay tapi romantis, pohon pisang mana ngerti hihiii" Reva menyengir mendapat tatapan sinis dari orang di sebelah nya.

Di sepanjang jalan Reva terus saja mengoceh seperti anak kecil, bertanya tentang apa yang ia lihat di sepanjang jalan, Arka tersenyum melihat Reva yang sangat senang seperti anak kecil yang masih polos.

"Apa kau benar- benar belum pernah ke sini sebelum nya, bukan kah kau orang kaya, enggak mungkin kan kalau belum pernah jalan - jalan?" Tanya Arka.

"Dulu aku sering ikut bepergian dengan papah tapi lebih sering ke LN, itu juga kalau aku sedang libur sekolah" Ucap Reva.

Mereka sampai di tempat tujuan, sebuah tempat wisata yang menyuguhkan pemandangan indah hamparan hijau perkebunan teh.

Reva menuruni mobil nya dengan senang, di ikuti oleh Arka.

"Tolong fotoin aku di sana ya" Pinta Reva menyodorkan ponsel yang ia ambil dari tas nya.

"Ihhhh norak" Jawab Arka dengan mengambil ponsel tersebut, Reva hanya menyebikan bibir nya dan berjalan ke tempat yang menurut nya bagus.

"Yang bener ya, ambil beberapa kali" Perintah nya.

Arka mengarahkan kamera ponsel nya kepada orang yang tengah sibuk dengan beberapa gaya, tanpa di sadari Reva, Arka juga mengambil ponsel nya dan mengambil gambar dengan ponsel nya juga.

"Udah nih, mau posisi dimana juga tetep aja gambarnya kaya gitu, gambar yang bagus itu bukan tergantung dari tempat dan gaya nya, tapi tergantung dari model nya itu sendiri" Ucap Arka ketika mengembalikan ponsel kepada pemilik nya.

"Maksud kamu aku jelek?" Reva kesal dengan perkataan Arka, dan tidak mendapat jawaban apa pun.

Arka berjalan mendekati beberapa bangku yang terbuat dari kayu, berjajar rapih dengan meja - meja di dekat nya.

Reva mengikuti Arka sambil melihat hasil jepretan suami nya, dan duduk di samping Arka.

"Yang ini bagus kan?" Tanya Reva memperlihat kan sebuah foto nya.

Arka melirik sekilas.

"Perlu beberapa aplikasi buat mengedit foto itu supaya terlihat bagus" Ucap Arka.

"Awwww" Arka meringis ketika sebuah cubitan mendarat di tangan nya, dia langsung melihat orang yang memberinya rasa sakit itu, dengan masih mengusap - usap bekas cubitan nya.

"Jika jujur itu di larang, maka dunia akan semakin hancur karena isi nya orang - orang pembohong semua" Ucap Arka kesal.

"Apa kamu gak pernah denger berbohong untuk kebaikan, setidak nya berbohong lah sedikit untuk membuat ku senang" Reva masih sibuk dengan ponsel nya.

"Mana ada berbohong untuk kebaikan, yang nama nya bohong tetep aja enggak di benarkan" Arka kini mengintip sedikit layar ponsel Reva.

Reva tengah sibuk meng upload foto nya ke berbagai sosmed milik nya.

"hmmmm kaya anak remaja aja masih main begituan" Ucap Arka meremeh kan

"Aku memang masih remaja belum setua diri mu" Jawab Reva acuh mendapat lirikan tajam dari Arka.

Beberapa saat setelah mengupload foto nya, ponsel Reva bergetar.

"Hallo Assalamualaikum sayang" Ucap seseorang yang melambaikan tangan nya di seberang sana.

"Waalaikumsalam, bibi" Jawab Reva membalas lambaian tangan bibi nya.

"Cieeee yang lagi honeymoon kok ga upload foto berdua yang romantis gitu, malah sendirian aja" Kata seseorang yang tiba - tiba terlihat di layat ponsel nya.

"Ihhh kamu mah sep apaan coba honeymoon honeymoon, teteh sama aa kesini tuh karena ada kerjaan di sini aja, bukan sengaja liburan" Jawab nya malu - malu.

"Tumben bibi VC biasa nya cuma telfon itu juga gak pernah lama?" Lanjutnya.

"Bibi pengen lihat kamu aja sayang, kangen bukan cuma ama suaranya aja" Jawab bibi.

"Tumben kangen, bukan nya bibi seneng ga ada yang cerewet lagi di rumah" Tanya Reva pura - pura mengerucutkan bibir nya.

"Iya asep seneng, sekarang perhatian mamah sama bapak cuma buat asep aja" Jawab Asep di samping bi Ihat.

"Ihhhh awas aja ga bakal teteh bawain oleh - oleh kalau teteh pulang ke bandung" Ancam Reva.

"Husstt udah - udah kalian ini udah jauh juga masih aja suka berantem, neng mana suami kamu? bibi pengen lihat si ujang kasep" (Ujang kasep \= laki - laki tampan).

"Nihh ada di samping neng" Jawab Reva mengarah kan ponsel nya ke arah Arka, Arka tersenyum melihat wajah wanita paruh baya yang berada di layar ponsel tersebut.

"Jang, nitip si neng nya, jagain baik- baik, yang sabar kalau penyakit bawel nya lagi kumat" Ucap bi ihat kepada keponakan nya.

"Iya bi" Ucap Arka mengangguk.

"Ihhhh bibi kalau ngomong suka gitu deh, emang nya neng sebawel itu ampe di anggep kaya penyakit yang bisa kumat" Protes Reva.

"udah punya suami masih aja ngambekan" Bi ihat tersenyum sayang melihat tingkah Reva.

"Mamang mana bi?" Tanya Reva yang tidak melihat keberadaan paman nya.

"Mamang belum pulang dari toko, kaya nya langsung ke kafe deh" Jawab bibi yang di angguki oleh Reva.

"Ya udah sayang, kamu lanjutin jalan - jalan nya ya, bibi mau masak dulu. Nanti mamang kamu keburu pulang" Lanjut bi ihat.

"Ya udah salam buat mamang ya, Assalamualaikum" Ucap Reva pamit sebelum mengakhiri VC nya.

Reva kini beralih melihat Arka.

"Emang tadi kamu ngerti apa yang di omongin bibi sama kamu?" Tanya Reva penasaran.

"Sedikit, yang penting aku iya in aja biar cepet" Jawab Arka singkat, dan Reva mendelik kesal dengan sifat Arka yang terlalu blak - blak an itu.

Bersambung...

**INFO

Kalau boleh tahu, para reader pengen nya yang happy atau sad ending ya?? untuk akhir nya belum aku tentuin nih**...

Mohon Like, Vote & coment ya

Terima kasih...

1
Nurlaila Hasan
lanjutkan, iya aku suka, semangat
Fareendy M
Arka cari kesempatan 😂😂😂
SR.Yuni
Maaf ya Thor kalau boleh Krisan dikit, ada bbrp kali tertukar nama jadi bikin galfok, yg kedua disini Reva yg disakiti tapi kenapa kesannya hormon hamil yg disalahkan istri mana yg ga sedih lihat suami lebih mengutamakan mantannya. Kesaanya disini Reva yg kekanak-kanakan dan diposisi salah. Ini menjatuhkan image tokoh utama menurutku sekali lagi maaf dan semoga karya selanjutnya lebih baik lagi
Emily
lanjut author
Kasmawati S. Smaroni
pelakor terhormat krn di beri jalan jdi pelakor
Kasmawati S. Smaroni
gak suka reva terlalu lebai
Kasmawati S. Smaroni
sdh mencurigakan si alya masih aja di pekerjakan,
Adriana Lukas
tensiq jadi naik bacax
kebanyakan pelakor
Mariaangelina Yuliana
dasar orang yang pintar banyak uang tuk nyewa detektif malah bodoh nya minta ampun
Siti Zubaedah
tipu tipuuuuu
Sri Sunarti
semangat Thor biar aku tambah lope lope padamu
Sri Sunarti
ayo donk Thor cepet buat Alya ketahuan belangnya kasihan Reva menderita Mulu...pasang CCTV apa gmn masa Adel kalah
Sri Sunarti
males sama Alya... kelihatannya penyusup untuk balas demdam
Sri Sunarti
aku suka karyamu Thor...lanjuut
Mohammad Alwi Aljaidi
SANG PEMILIK TAHTA
Mohammad Alwi Aljaidi
ok thor di tunggu lanjutannya
Mohammad Alwi Aljaidi
mantab lanjut thor
Khanza
kocak 😂😂😂😂😂
Riska Regina
kecewa ak .. napa pake koma segala sich
Riska Regina
mati kau Arka...nostalgia lh kau ma Luna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!