NovelToon NovelToon
MY MAFIA HUSBAND

MY MAFIA HUSBAND

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Pengantin Pengganti
Popularitas:787.1k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Ophelia Martin datang menggantikan kakak tirinya untuk menikahi seorang mafia, Bleiz Russo, karena hutang ayah tirinya.

Dia siap menghadapi monster yang dia pikir tua dan bengis itu.

Tapi ketika Ophelia memasuki kastil gelap dan dingin milik Bleiz Russo—dia tidak menemukan kakek-kakek keriput bertato dan tatapan menjijikkan itu.

Yang dia temui justru pria berusia tiga puluh tahunan dengan wajah mempesona, mata elang sedingin es, dan tubuh tegap yang terbalut jas berwarna gelap setara dengan auranya.

Pria itu ternyata menyodorkan kontrak sederhana, bukan sebuah pernikahan normal yang mungkin hanya akan berjalan sementara.

Ophelia hanya disuruh hamil darah dagingnya, dan itu membuat hutang ayah tirinya lunas. Tidak perlu ada cinta. Tidak perlu ada tuntutan. Bleiz hanya perlu wadah untuk pewarisnya.

Bleiz menyentuhnya seperti barang berharga, tapi menatapnya seperti debu tak berarti. Ophelia pernah menyaksikan sendiri bagaimana tangan kuat itu dengan tenang mematahkan tulang pengkhianatnya. Dia pikir dia akan mati ketakutan.

Tapi ternyata setiap kali jarak mereka hanya beberapa sentimeter, justru detak jantungnyalah yang paling berisik?

Ophelia harus mengingat satu aturan. Jangan pernah jatuh cinta pada iblis yang hanya menginginkan rahimmu.

Namun bagaimana caranya bertahan, ketika iblis itu mulai membelai perutnya yang mulai berisi, dengan tatapan yang untuk sekilas terlihat seperti ... ketakutan akan kehilangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghadapi Sang Paman

Pukul sebelas tepat, Ophelia sedang duduk di kamar utama. Dia tak mendengar apa pun dadi bawah. Tapi rasa penasaran dan cemas bercampur menjadi satu.

Sementara di bawah, Don Stefano sudah tiba.

"Bleiz, keponakanku tersayang!" terdengar suara Don Stefano. "Sudah lama sekali kita tidak bertemu. Kau semakin mirip ayahmu."

"Aku tak mirip ayahku," balas Bleiz dengan nada dingin tanpa ekspresi. "Apa yang membawamu ke sini?"

"Ah, tidak bisakah seorang paman mengunjungi keponakannya tanpa alasan tertentu?" Don Stefano tertawa, tapi tawanya jelas terdengar palsu. "Aku dengar kau sudah menikah. Selamat. Di mana pengantinmu? Aku ingin berkenalan. Aku penasaran dengan pilihanmu. Kau selalu memiliki selera yang … bagus. Seperti ayahmu."

"Dia bukan urusanmu dan kau tak punya urusan dengannya," jawab Bleiz cepat.

"Sayang sekali," kata Don Stefano dengan nada kecewa yang dibuat-buat. "Aku membawa hadiah pernikahan untuknya. Baiklah, mungkin lain kali kau mengizinkanku bertemu dengan pengantin cantikmu itu."

*

Di kamar Ophelia gelisah. Dia berjalan mondar-mandir di kamar, memikirkan Bleiz yang harus menghadapi pamannya. Bayangan tentang Don Stefano yang mencoba menyakiti Bleiz membuatnya semakin khawatir. Dia takut ada hal-hal buruk yang dilakukan Don Stefano.

Apa yang harus dia lakukan? Bleiz memintanya untuk tetap di kamar. Tapi bagaimana jika terjadi sesuatu? Bagaimana jika Don Stefano melakukan sesuatu yang membahayakan Bleiz?

*

*

*

"Oh ya, aku dengar bisnis perkapalanmu sedang menghadapi masalah," kata Don Stefano sambil menyesap anggurnya. "Ada kabar buruk tentang pengiriman ke Eropa. Itu benar, bukan?"

Bleiz mengerutkan keningnya. "Itu hanya masalah kecil. Sudah ditangani."

"Masalah kecil?" Don Stefano tertawa. "Keponakanku, kau tahu aku selalu mengawasimu. Aku tahu semua yang terjadi di imperium raksasanmu ini. Dan aku tahu bahwa kau sedang kesulitan."

Bleiz tersenyum miring. “Bukankah kau yang kesulitan? Tanpa nama ayahku, kau bukan apa-apa," kata Bleiz dengan hati-hati.

Don Stefano meletakkan gelas anggurnya dan mencondongkan tubuh ke depan. "Aku memiliki kerajaan bisnis sendiri. Dan kini sudah sangat besar. Aku tak butuh nama ayahmu. Aku punya tawaran untukmu. Aku ingin membantu bisnismu yang baru memasuki kawasan Rusia. Tapi aku ingin imbalan."

"Aku tak butuh bantuanmu sama sekali.”

Don Stefano tertawa keras. “Kau sombong sekali. Aku lebih dulu yang memasuki perdagangan di negara itu.”

“Jadi kau takut aku akan menjegalmu di sana?”

“Kau tak akan pernah bisa menjegalku, Boy. Kau bukan apa-apa bagiku,” ejek Don Stefano.

“Lalu kenapa kau setakut ini? Jangan memercikkan api peperangan padaku.” Bleiz menatapnya tajam.

Don Stefano terdiam sejenak. Lalu dia tersenyum. “Aku tahu siapa istrimu. Ophelia Martin. Benar, kan? Kau pikir aku bodoh? Aku selalu mengawasimu, Bleiz.”

Bleiz mengepalkan tangannya. “Jangan pernah melibatkannya. Kau akan mati di tanganku jika—“

“Aku akan selalu mengincarnya jika kau tak mengikuti kemauanku. Bagaimana? Aku hanya ingin kursi di perusahaan inti Russo.”

Kata-kata Don Stefano membuat Bleiz merasakan amarah membara di dadanya, tapi dia berhasil menahannya meskipun dengan susah payah.

Dia tahu pamannya tidak main-main. Don Stefano adalah pria yang tidak pernah mengancam tanpa kesiapan untuk menindaklanjutinya.

Selama bertahun-tahun, Bleiz telah melihat bagaimana pamannya menghancurkan lawan-lawannya, bukan dengan kekerasan fisik, tapi dengan intrik, manipulasi, dan serangan diam-diam. Bahkan pada keluarganya sendiriz

"Kau tidak akan bisa menyentuhnya," kata Bleiz, suaranya rendah dan penuh ancaman. "Aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri jika kau berani menyakitinya, bahkan jika itu hanya menyentuh satu helai rambut pun di kepalanya."

Don Stefano tersenyum, senyum licik yang sudah Bleiz hafal. "Kau pikir aku takut pada ancaman seorang bocah yang masih belajar mengelola bisnis Keluarga Russo? Aku sudah bermain di dunia ini sejak sebelum kau lahir, Bleiz. Aku tahu permainan ini lebih baik daripada kau."

"Permainan?" Bleiz tertawa pahit. "Ini bukan permainan, Brengsek. Ini adalah hidupku. Hidup istriku. Dan kau tidak akan mengubahnya menjadi arena pertaruhanmu."

Don Stefano bangkit dari kursinya dengan gerakan lambat. Dia berjalan mengelilingi meja, jari-jarinya menelusuri permukaan meja kayu itu. "Aku tidak butuh izinmu untuk melakukan apa pun, Bleiz. Aku hanya memberimu kesempatan untuk memilih jalan yang lebih mudah. Kau bisa bekerja sama denganku, dan semuanya akan berjalan lancar. Atau ..."

Dia berhenti di belakang kursi Bleiz, tangannya mendarat di bahu keponakannya dengan sedikit menekannya. "Atau aku bisa membuat hidupmu sengsara seperti ayahmu. Pilihan ada di tanganmu."

1
Yunita Akmalia
kenapa sedikit banget Thor, boleh tambah up lagi, katanya harus to the point
Lina Cuang
berdua jalan kepantai lagi nanti ketahuan ev salah paham lagi
Lina Cuang
lanjut kak
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
Ayna Adam
lanjut kak Zarin
HR_junior
aneh acara privat tp kok si Helena bisa datang mng siapa yg ngundang ya..aneh banget kan..Leon mng km hak tau kalo kakk km suka bikin drama apa ya..apa cuma Noah yg tau di antara lean evren ya.makame gak ada perteman yg bener antara perempuan n laki2.dah pisah ya gak Isa dong cipika cipiki dll .lean lean mantanmu bilangin itu
maret
q yg baca aja ikut cemburu.. ih...
jauhin aja tuh lean biar pusing sendiri...
isni afif
😘😘😻😻🫣😘😘😻
isni afif
lanjut kak....
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍👍👍👍💪💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍😍👍👍👍👍💪💪💪💪
Nonie Hlm
aduuuhhh kenapa ngomong cm B2 aja ....bawa sekalian Evre kenalin...ntar si Helena ngereog atau tantrum atau yg lebih parah pura² sedih nangis sesegukan minta di peluk lg .... ambyar bisa loe gak bakal dipercaya lagi ma Ev...jgn cari penyakit Lean 😅🫣
happy oktavia
biarin aja Ev... kamu liat aja si Leander gmn ngadepin helena.. kamu hrs percaya diri
happy oktavia
emang Helena diundang di acara itu? engga kan?? iiihh
happy oktavia
nyari2 Lean buat apa???
Dewi
Sorry tumben ceritamu agak belibet biasanya satset thor but lanjut terimakasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Shee_👚
nah kayanya helena punya rasa sma lean, bukan hanya sekedar rasanya nyaman tapi emang cinta
Farda monukliafari
ciri" ratu drama dan rumit deh nih mantan lead yg katane ndak mau sesuatu yg rumit hihi
kita pantau gimana sikap lead ke helen.
menurut aku jika kalau cwo lagi mendekati cwe incaran ( udah jadian masih sembunyi" ) tetep aja si cwo harus jaga perasaan cwe yg di dekatin dan harus tegas sama yg katanya temen baik itu gimanapun ( mau sampai cwe lain nangis atau gimana ).
because dr ini bisa tau, type cwo apakah sii lead ini wkwk
Farda monukliafari: betul nih kak, kita pantau drama yg bakal mantan lead lakukan dan sikap leadnya hihi
total 2 replies
V_eRiL
kau harus tegas dgn Helena deh Lean dan lebih baik tdk perlu berteman lagi dengannya..kalau kau masih berteman dengan Helena, dia akan selalu ada bahkan bisa jadi penghalang di dalam hubunganmu dgn Evren 😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!