NovelToon NovelToon
Ternyata Adilla Adikku Yang Hilang

Ternyata Adilla Adikku Yang Hilang

Status: tamat
Genre:Pihak Ketiga / Pelakor jahat / CEO / Konflik etika / Teen / Gadis Amnesia / Tamat
Popularitas:19.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ncess Iren

Seorang pria tampan dan Mapan bernama Anan, Dia seorang CEO yang punya sifat sombong dan arogan.

Tetapi dibalik sikap angkuhnya dia sedang mencari ibu dan adiknya yang diusir oleh sang ayah, karena fitnah kejai dari pelakor.

18 tahun kemudian Adilla bekerja sebage OG diperusahaan Anan, yang selalu diperlakukan dengan kasar olehnya.

Akankah Anan akan mengetahui bahwa Adilla adalah adik kandungnya?

Ataukah justru Anan jatuh cinta padanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ncess Iren, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Mencintainya

  "Adilla tenang dulu ya, coba ceritakan sama bunda apa sebenarnya yang terjadi nak.. pada saat maharani berkata demikian dan memegang kedua pipinya, gadis itu baru menyadari sesuatu ibunya terlihat berbeda. Lebih cerah, lebih bersih terawat bahkan gemukan serta masyaallah dilla benar_benar gak menyangka ibunya pakai emas.

Lagi_lagi semua orang di buat bingung oleh perubahan wajah gadis itu, dia seperti sedang kebingungan.

   "Bunda, ya Allah bunda kok cantik banget. Bunda kulitnya jadi bersih dan badannya juga seger, bunda sudah tidak sakit lagi? bunda juga pakai gelang emas semua ini dari siapa bun?... tanya beruntun dari dilla.

    "Adilla sayang sudah sebaiknya dilla makan dulu ya biar cepat sehat kembali, nanti kita pulang ke jakarta oke sayang.. kata Maharani.

Tapi dasar Adilla memang keras kepala, dia memang tidak akan merasa puas kalau rasa penasarannya belum terjawab.

"Dokter bagaimana keadaan anak saya, apakah dia sudah boleh pulang? tanya Maharani saat dokter memasuki ruangan, sedangkan dari sejak Adilla sadar efan tidak mengatakan sepatah kata apapun. Dia bingung harus berkata apa, dia yakin kalau mereka memang keluarga asli adilla.

Dokter richard tersenyum pada bu Maharani, "Dia sudah tidak kenapa_kenapa besok Ade manis sudah boleh pulang. Terpaksa dokter itu tidak menyebut namanya karena dia juga sama seperti efan, bingung tapi takut menyinggung salah satu di antara mereka jadi dokter memutuskan untuk tidak menyebut namanya.

Mendengar itu tentu saja Adilla girang bukan main.

"Bun tapi dilla gak mau lagi kerja di tempat pak Anan lagi, boleh ya bun nanti dilla cari kerja ditempat lain aja... tanya Adilla yang di angguki ibunya, Anan mengangkat dagunya bertanya pada sang bunda. Ibunya hanya menanggapi dengan senyuman, dan berucap tanpa suara: "Sabar... efan yang memperhatikan interaksi ibu dan anak itu pun menyela.

"Maaf sebelumnya bu, tapi dia saat sedang kuliah.. efan memotong kata_katanya pria itu melirik ke arah Anan lalu menunduk.

"Mas efan nanti ya, jangan sekarang dilla baru sembuh takutnya dia menjadi shok. Saya yakin saat ini pun masih kebingungan, nanti kita perjelas semuanya.

________

Pagi itu Adilla sudah bangun sejak subuh tadi, dia sudah ingin cepat_cepat pulang. Begitu bangun tidur dia langsung mandi memakai pakaian yang bersih, yang di bawa oleh efan lalu mengerjakan sholat subuh. Yang lain pun juga sama karena kamar mandi hanya ada satu, jadi mereka harus bergantian mandinya.

Setelah selesai sholat mereka memutuskan untuk keluar dari rumah sakit, untuk berjalan pagi dan mencari sarapan. Efan hanya ikut aja ketika di ajak Anan, awalnya efan merasa cemburu pada laki_laki tampan itu. Namun setelah dia mendengar beberapa kali Anan menyebut dirinya kakak, hatinya sedikit lega meskipun belum ada perkataan apapun dari Adilla.

Bahkan gadis itu belum menyapanya, dari siuman kemarin rencananya pagi ini maharani akan menyelsaikan semua kesalah pahaman ini. Dia tidak suka ketika anak gadisnya memanggil Anan dengan sebutan kak, hatinya sedih karena anaknya tidak mengenali kakak kandungnya.

Lain lagi dengan Anan, dia mempunyai sejuta pertanyaan kepada laki_laki yang sejak kemarin menemani adiknya. Ada hubungan apa mereka ini, semuanya harus jelas.

Mereka sampai di coffe shop mereka memilih tempat yang paling pojok, karena ingin membahas masalah serius takut menjadi fitnah nanti.

"Baiklah sekarang kalian dengarkan baik\_baik bunda mau bicara, jangan ada yang memotong. Adilla putriku perkenalkan: laki\_laki yang kamu panggil dengan sebutan pak Anan itu, dia adalah kakakmu yaitu kak Adnan yang selama ini kita cari nak.. ucap maharani di akhir ucapannya beliau menitikkan air mata.

"Kak Adnan, jadi pak ini kak Adnan bun? mereka berdua mengangguk. Adilla langsung memeluk kakak yang sangat di rindukannya, dia terisak dalam dekapan kakak tampannya ini.

"Kak kenapa kakak tidak mengenali dilla, pas dilla kerja dikantor kakak dan bagaimana kalian bertemu. Ya Allah sungguh indah rencanamu, bagaimana bisa padahal kita di kota yang sama tapi kita tidak mengenal satu sama lain.

"Jadi sewaktu kamu pulang dalam keadaan nangis, dan besoknya kamu tidak masuk kerja kita semua nyariin. Kakak nyuruh johan ke kontrakanmu dan kamu tau, kita dapati bunda dalam keadaan pingsan. Lalu johan bawa bunda kerumah sakit, pada saat bunda menjenguk pada saat itulah tau nama beliau dan kakak dapat mengenalinya.

"Sekarang bunda tinggal di rumah kak Adnan lo sayang, bunda sudah tidak pernah lagi ke kontrakan. Adilla hanya mengangguk paham, setelah maharani selsai ngomong kini mereka beralih menatap ke arah efan.

"Nak efan, giliran nak efan jelaskan kalian sebenarnya ada hubungan apa?.. dan disitu baru Adilla menyadari kalau ada orang lain disana, Degg... Mata itu..

"Baiklah bu, terimakasih untuk kesempatan ini. Sebelumnya perkenalkan nama saya Efan Alexander, saya pemilik Alexander corp. Bukan saya ralat sebetulnya itu milik ayah saya, tapi karena ayah saya udah pulang ke negaranya dan tidak mau lagi berkecimpung di dunia bisnis. Jadi beliau menyuruh saya sebagai putra satu\_satunya untuk meneruskannya, dan alhamdulillah berhasil.

"Tentang putri ibu, saya yang menabrak dia dulu saat dia berlari keluar. Mungkin ini ada kaitannya dengan yang dia ceritakan kemarin, saya juga kurang tau namun saya saat itu sedang terburu\_buru. Dan setelah dia saya bawa ke rumah sakit dan ditangani oleh dr tommy sahabat saya, ternyata dia mengalami hilang ingatan mungkin karena kepalanya membentur pembatas jalan.

"Maka dari itu saya kasih dia nama cahaya, dan membawanya tinggal dirumah saya.

Deggg... semua yang ada disitu tersentak kaget, mendengar kalimat terakhir efan.

"Kalian tinggal serumah? gak ada orang lain disana? tanya Anan.

"Ada art dirumah saya, kami tidak melakukan apapun. Saya selalu menjaganya, jujur saya tidak bisa melarang perasaan saya. Saya mencintainya, kalau di perbolehkan saya minta restu sama ibu dan mas Anan untuk menikahi Adilla. Jika kalian masih meragukan siapa diri saya, silahkan cek di website dengan nama Efan Alexander itu siapa.

"Iya ini bun ternyata semua ucapannya benar, dia seorang presiden direktur perusahaan terbesar. Bahkan lebih besar dari yang saya pimpin Anan memperlihatkan fhoto efan yang terpampang begitu besar di ponselnya.

"Terus kamu sama dilla ngapain di bali?.. tanya maharani lagi.

"Karena ini libur semeter saya berencana mengajaknya berlibur bu, karena dia dari dulu selalu bilang pengen ikut pada saat saya ke bali bertemu klien. Namun saya melarangnya, karena saya tidak mau mengganggu kuliahnya.

"Dilla apa kamu mengingat pria ini nak? entahlah bun, sedari saya terbangun dari koma selama 6 bulan ini. Saya agak samar tapi terkadang memang, terlintas bayangan dimana saya sering bersenda gurau bersama laki_laki..ucap dilla yang membuat tubuh efan membeku, berarti gadisnya lupa sama dia sungguh apa yang dia katakan barusan begitu menyakitkan. Apalah artinya waktu 2 tahun ini, mereka jalani bersama.

Tanpa berkata apapun efan bangkit berdiri, dia berjalan keluar dari cafe itu dengan perasaan yang terluka.

"Sayang kalau kamu mencintainya, kejarlah dia gi sana.. ucap maharani yang di angguki Anan, mereka sadar kalau gadis kecil itu kini sudah tumbuh menjadi gadis dewasa.

"Kak efan.. Panggilan Adilla mampu menghentikan langkah efan, seketika efan berhenti lalu menoleh. Adilla berlari ke arahnya dan menjatuhkan dirinya dalam pelukan lelakinya, dilla menangis begitu pun efan.

"Jangan pergi.. efan hanya mengangguk sambil menciumi puncak kepala kekasihnya.

"Hari ini juga kalian ikut kami pulang ke jakarta, kalian harus segera menikah.. keduanya melepaskan pelukan dengan mulut menganga dan bengong.

Bersambung.....

1
Beatrys Abbas
Di anggap adik tapi ditiduri..
Beatrys Abbas
Kenapa di begitu ceritanya kak
devi wulan susanti
kok crtax jd gini,lah trus apa bedax adilla
🦀🪄𝒏𝒄𝒆𝒔𝒔𝒊𝒓𝒆𝒏 🪄🦀
Hay para pembaca yang tercinta, cobalah mampir di karyaku ini insyaallah ceritakan tidak membuat kalian bingung
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut thor
🦀🪄𝒏𝒄𝒆𝒔𝒔𝒊𝒓𝒆𝒏 🪄🦀
Good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!