Jasmine Chen, seorang IT Analyst berbakat. Demi mimpinya, dia meninggalkan tanah kelahiran dan keluarganya dan tinggal sendiri di Amerika.
Tanpa diduga, suatu hari Jasmine mengalami kecelakaan dan saat terbangun dia sedang berada di lantai dengan tubuh lemah. Terbaring dihadapan seorang pembunuh yang menyebut dirinya utusan permaisuri.
Jasmine menyadari dia berada di lingkungan yang sangat berbeda. Kemudian dia mengalami sakit kepala hebat. Kilasan ingatan muncul layaknya film. Dari ingatan itu, Jasmine dapat menyimpulkan bahwa dia terkirim ke masa lalu.
Ke tubuh Zhu Qi Qi, putri tertua dari Kaisar Zhu Fengying dari Nan Fang.
Petualangannya dimulai dari sini. Darah untuk darah! Semua dendam harus dituntaskan! Semua yang salah harus menerima hukuman! Seribu kali lebih menyakitkan dari yang pernah mereka berikan.
Kemudiam pertemuannya dengan pria tak tahu malu membuatnya merasakan sesuatu yang berbeda. Dia merasa hidup...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Axelle Axa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 23
Aura dingin memenuhi ruangan, membuat semua orang yang berada di dalamnya menggigil ketakutan. Tawa Zhu Qi Qi yang dipenuhi sarkasme juga bergema di ruangan itu, menambah suasana mencekam yang dirasakan kedua kasim. Pada awalnya mereka berpikir mereka bisa sedikit menekan Zhu Qi Qi dan mengambil keuntungan darinya. Namun saat ini, ketika keduanya berdiri di depan sang putri secara langsung, mereka baru menyadari bahwa sang putri telah jauh berbeda.
Salah seorang kasim yang sedari tadi terus diam kini menatap dengan berani pada tirai yang memisahkan mereka dari Zhu Qi Qi. Wajahnya menunjukkan ketidakpuasan dan dia sama sekali tak mencoba untuk menutupinya. Qing dan Jing Ru yang juga ada di ruangan itu tentu menyadarinya, tetapi karena Zhu Qi Qi sudah lebih dulu memerintahkan mereka untuk diam, mereka tak mengambil tindakan apapun. Untungnya walaupun terus menunjukkan wajah menantang, kasim itu tak melakukan tindakan yang cukup untuk membuat Zhu Qi Qi murka.
Setelah keheningan yang cukup panjang, aura dingin yang Zhu Qi Qi pancarkan sedikit mereda. Dari balik tirai, semua orang bisa mendengar gemerisik pakaian yang dikenakan Zhu Qi Qi, nampaknya dia telah berdiri dari duduknya. Kemudian bayangan Zhu Qi Qi berjalan dengan pelan ke arah tirai pembatas, tetapi sama sekali tak berniat menyibaknya.
Gadis itu berdiri di depan tirai dengan postur tegap dan tenang. Sementara kedua kasim hanya bisa melihat siluetnya yang nampak begitu agung. Entah bagaimana, bayangannya saja menimbulkan aura berkuasa yang kuat, membuat kedua kasim sekali lagi bertanya-tanya. Apakah ini putri yang telah dibuang kaisar?
"Aku tak membutuhkan seorang pelayan senior. Jing Ru saja sudah cukup. Pergilah, kalian sudah menyelesaikan tugas." Suara Zhu Qi Qi begitu tenang seperti air mengalir, namun tajam dan tak terbantahkan.
Jing Ru dan Qing juga mengerti situasi ini dengan baik, jadi mereka langsung maju dan meminta kedua kasim untuk meninggalkan ruangan. Suasana yang aneh membuat kedua kasim menurut dengan mudah, mereka seolah tak bisa bicara. Padahal ada banyak keluhan dan ketidakpuasan di hati mereka. Mereka diutus untuk memastikan kondisi Zhu Qi Qi dan juga untuk mengontrolnya. Walaupun Zhu Qi Qi berkata bahwa mereka telah menyelesaikan tugas, keduanya sama sekali tak merasa telah melakukannya.
Jing Ru secara pribadi mengantar kedua kasim itu ke kereta mereka. Prajurit istana dan seorang pelayan senior menunggu di dekat kereta. Orang-orang ini bahkan tak diizinkan masuk ke dalam oleh penjaga Zhu Qi Qi. Pada awalnya mereka ingin memberontak, tetapi kepala penjaga kekaisaran melarang mereka. Dia menatap tajam ke rumah pengasingan, seolah memiliki banyak kebimbangan dalam hatinya.
Tatapan kepala penjaga kekaisaran tentunya tak lepas dari mata tajam Jing Ru. Dia tersenyum lembut dan tanpa orang-orang kekaisaran sadari ternyata telah mengantar mereka sampai keluar dari gerbang rumah pengasingan. "Selamat jalan." Jing Ru yang kini telah kembali masuk ke dalam langsung menutup gerbang kayu, membuat semua orang di luar terbengong. Menatap tak percaya ke arah rumah pengasingan.
"Apa dia gila? Tata krama macam apa yang dimiliki seorang putri yang bahkan tak memberi muka pada utusan kaisar!" Seorang wanita tua yang ada di dekat kereta mengeluh. Dia adalah pelayan senior yang dipilih oleh kaisar untuk mengajarkan etiket pada Zhu Qi Qi, tapi sebenarnya selain itu dia juga mengembang tugas dari Bai Shin Yue.
Tugas untuk memastikan apakah Zhu Qi Qi masih hidup atau sudah mati. Wanita tua itu sangat kesal, tetapi saat dia melihat kepala penjaga yang tetap diam, mau tak mau dia juga diam. Tugas kali ini telah dipercayakan oleh permaisuri padanya, tetapi permaisuri juga memberikan perintah untuk mengikuti kepala penjaga. Kepala penjaga adalah tangan kanan permaisuri, jadi apapun yang dia lakukan tentunya dengan pertimbangan dan izin dari permaisuri sendiri. Dengan pemikiran ini, si wanita tua kemudian menutup mulutnya dan naik ke kereta.
Karena sudah diusir secara tidak langsung, utusan kaisar hanya bisa melongo diam, menatap kepala penjaga seolah menunggu perintah. "Pulang," ujar kepala penjaga tegas. Salah seorang kasim yang sepertinya tak terima dengan keputusan itu langsung maju, tetapi sebelum dia dapat membantah, kepala penjaga melambaikan tangan ke arahnya. Matanya menatap si kasim penuh peringatan, membuat kasim terdiam, dan hanya bisa menurut.
Kedua kasim lalu memasuki kereta, duduk dalam diam disamping pelayan senior yang sudah naik terlebih dahulu. Sementara itu kepala penjaga berbalik dan menaiki kudanya, rombongan mereka langsung meninggalkan rumah pengasingan. Lian dan Qing yang sedari tadi memperhatikan mereka hanya menatap dengan wajah datar. Sedikit tak percaya bahwa orang-orang ini bisa pergi dengan cepat dan damai.
Lian yang menaruh curiga kemudian turun untuk mengikuti utusan kaisar, sementara Qing kembali untuk melapor pada Zhu Qi Qi. Dia juga melaporkan bahwa Lian meminta izin untuk memata-matai utusan kaisar. Zhu Qi Qi mengangguk setuju dengan keputusan itu dan bahwa memuji kecakapan Lian dalam hati.
"Pangeran pertama dari kekaisaran Bei Fang. Kirim seseorang untuk menyelidiki dia." Zhu Qi Qi tiba-tiba memberi perintah setelah hening cukup lama.
"Aku akan melakukan kultivasi tertutup, lakukan tugas seperti biasa selama aku pergi." Zhu Qi Qi memberi perintah dan menyerahkan kepemimpinan sementara pada Qing. Gadis itu lalu keluar dan kembali ke Perguruan Du Gu untuk memulai kultivasi tertutupnya.
Qing menatap kepergian nonanya dalam diam. Setelah tak melihat keberadaan Zhu Qi Qi lagi, dia berbalik dan mendatangi seorang pemuda. Qing menjelaskan tugas pada pemuda itu dan mengirimnya untuk menyelidiki Pangeran Pertama Bei Fang. Setelah itu semua kembali berjalan seperti biasa, para murid masih berpura-pura menjadi pelayan dan penjaga di rumah pengasingan, sekaligus menjalankan tugas harian mereka dari perguruan.
Sementara itu saat ini, Zhu Qi Qi telag sampai di Perguruan Du Gu. Dia berjalan dengan tenang ke sebuah area latihan, memasuki tempat dengan gerbang besar yang sedikit terpisah dari kediaman utama. Dia terus melangkah masuk sampai tiba di depan sebuah pintu batu dengan ketinggian sekitar dua meter.
Zhu Qi Qi mendorong pintu itu dan mendapati sebuah ruangan khusus. Di sanalah dia akan melakukan kultivasi tertutup. Tempat ini selalu digunakan oleh murid langsung sebagai tempat kultivasi tertutup, dimana mereka akan fokus berkultivasi sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Tempat ini sangat tenang dan terpisah dari dunia luar, membuat para murid dapat menjaga konsentrasi mereka dan tak menyadari perputaran waktu di luar sana. Di dalam sini bahkan suara jarum jatuh pun dapat terdengar dengan jelas. Namun ajaibnya tak ada satupun suara dari luar bisa masuk ke dalam.
Zhu Qi Qi masuk dan duduk bersila di tengah ruangan. Dia lalu memejamkan matanya dan mulai berkultivasi. Dia bisa merasakan aliran energi menyeruak masuk ke dalam tubuhnya. Zhu Qi Qi ingat betul pesan dari Zhao Yang. Karena peningkatan level kultivasinya yang terlalu gila, di masa mendatang dia mungkin akan mengalami ketidakstabilan kultivasi. Oleh karena itu Zhao Yang memintanya untuk terus melakukan kultivasi tertutup secara rutin demi menjaga kestabilan dantian dan kultivasi Zhu Qi Qi.
Seperti yang sudah-sudah, Zhu Qi Qi terus berkultivasi tanpa sadar berapa lama waktu telah berlalu. Saat gadis itu membuka matanya kembali, satu bulan telah berlalu. Zhu Qi Qi menghela napas puas, karena dia menjalankan arahan Zhao Yang dengan baik, dia bisa merasakan betapa padat energi di dalam dantiannya saat ini. Zhu Qi Qi bisa menjamin, basis kultivasinya kini telah sepenuhnya stabil.
Gadis itu tersenyum puas dan memutuskan untuk mengakhiri kultivasi tertutupnya hari ini. Zhu Qi Qi melangkah keluar dari ruangan dan mendapati Qing telah menunggunya di luar sana. Qing nampak sangat bahagia melihat nonanya telah keluar dengan selamat. Dia segera maju dan berlutut untuk menyapa Zhu Qi Qi.
Zhu Qi Qi tersenyum melihatnya dan memintanya berdiri. Setelah itu Qing mulai melaporkan beberapa hal pada Zhu Qi Qi. Dia mengatakan selama satu bulan Zhu Qi Qi dalam kultivasi tertutup, Shilin telah berhasil membawa 54 orang baru untuk dilatih. Orang-orang yang dikumpulkan juga memiliki bakat yang sangat baik, sebagian besar dari mereka sebenarnya didaparkan dari dunia bawah dengan harga yang sangat murah. Seolah langit memang berpihak pada Zhu Qi Qi dan memberinya harta karun gratis.
Kemudian Qing juga melaporkan bahwa Lian telah kembali dari memata-matai utusan kaisar. Sesuai dugaan Lian, mereka tak langsung kembali ke istana, tetapi menunggu tak jauh dari rumah pengasingan.
Kepala penjaga menanyakan tentang Zhu Qi Qi pada kedua kasim sebelum akhirnya memutuskan untuk memeriksa rumah pengasingan sekali lagi. Setelah sampai di rumah pengasingan, dia mengamati semua orang. Untungnya Lian sudah memperingatkan para murid lebih dulu. Jadi mereka bisa berpura-pura menjadi pelayan biasa. Kepala penjaga juga datang untuk memeriksa Zhu Qi Qi. Qing kemudian menyamar menjadi Zhu Qi Qi dengan menggunakan teknik Perguruan Du Gu demi mengelabuhi orang itu.
Setelah memeriksa semuanya, kepala penjaga lalu pergi dan kembali ke rombongannya. Lian masih terus mengawasi mereka saat itu. Kepala penjaga sepertinya mengirimkan surat ke istana, tetapi Lian tak bisa mencari tahu apa isi surat itu. Dia takut bila dia terlalu gegabah, kepala penjaga akan menyadari sesuatu.
Setelah beberapa hari, surat balasan kembali dan Lian hanya bisa memperhatikan dari kejauhan. Surat itu datang di tengah malam, dan saat itu juga kepala penjaga langsung mengambil tindakan. Dia memerintahkan romongannya untuk kembali ke ibukota, tetapi yang anehnya, kepala penjaga justru pergi semakin dalam ke Pegunungan Dou. Dia membawa sebuah buntalan besar dalam pelukannya, buntalan itu diambilnya dari dalam kereta.
Lian pada awalnya bingung ingin mengikuti siapa, dan akhirnya memutuskan untuk mengikuti kepala penjaga. Lian hampir saja kehilangan jejak kepala penjaga karena pria itu terus masuk semakin dalam ke pegunungan yang berbahaya. Setelah sampai ke tepi jurang, dia turun bersama buntalan besar dalam pelukannya. Lian benar-benar tercekat saat dia melihat buntalan itu sebenarnya adalah seorang gadis muda. Gadis itu nampak ketakutan saat dia menatap kepala penjaga. Kemudian di detik selanjutnya, kepala penjaga menarik pedangnya dan membunuh gadis itu seketika.
Setelah dibunuh, jasadnya lalu dilempar ke jurang untuk menghilangkan bukti. Lian yang terus memperhatikan dari jauh hanya bisa terbelalak kaget. Kenapa? Karena wajah gadis yang dibunuh itu sangat mirip dengan nonanya sebelum dia berubah. Seperti Putri Zhu Qi Qi sebelum ditemukan oleh Perguruan Du Gu!
Lian menyadari ada permainan besar yang ditutupi kepala penjaga, tetapi sayangnya dia tak bisa menyelidikinya lebih jauh. Kepala penjaga telah kembali ke ibukota bersama dengan utusan kaisar.
Zhu Qi Qi mendengarkan laporan Qing dengan hati-hati. Entah kenapa dia sama sekali tak kaget dengan hal itu. Dia memiliki sedikit gambaran tentang permainan apa yang sebenarnya disembunyikan kepala penjaga itu.
Zhu Qi Qi yang tak terlalu peduli dengan hal itu akhirnya memutuskan untuk mengabaikannya. Dia berjalan ke halaman utama Perguruan Du Gu dan langsung menuju tempat orang tua angkatnya berada. Zhu Qi Qi tersenyum saat melihat Li Ping melambai padanya. Dia lalu masuk dan duduk di sebelah Li Ping. Mereka nampak bahagia dapat melihat satu sama lain.
"Ayah dengar kau mengumpulkan orang." Zhao Yang membuka percakapan pertama kali.
"Ya, Ayah. Putri ini ingin membuat pasukan baru. Mereka akan menjadi pasukan utama putri ini." Zhu Qi Qi menyampaikan niatnya.
"Kenapa tidak memilih dari Perguruan Du Gu. Kau harus memulai dari nol bila memilih orang baru." Zhao Yang berujar lagi.
"Mereka adalah anak-anak dengan nasib buruk. Putri ini mencoba memberi mereka rumah dan alasan untuk hidup dan bahkan bersedia mengantarkan harapan untuk mereka dengan imbalan kesetiaan mereka.. Ayah, Perguruan Du Gu kita masih belum cukup kuat untuk menerjang langit. Jadi gadis ini akan memperkuatnya, sehingga suatu hari nanti, bahkan seluruh duniapun tak akan mampu menentang kita." Zhu Qi Qi mengucapkannya dengan tenang, tapi keseriusan ada di matanya.
"Tentu, tentu saja." Zhao Yang tertawa kuat. Inilah yang paling dia sukai dari Zhu Qi Qi, semangatnya yang membara.
Zhu Qi Qi memang sengaja datang untuk menemui orang tua angkatnya dan menjelaskan tujuannya mengumpulkan oranh-orang baru. Dia tak ingin ada titik kosong yang bisa digunakan musuh sebagai penghancur hubungan orangtua-anak mereka.
"Kalau begitu, gadis ini akan undur diri." Setelah mendapat anggukan dari keduanya, Zhu Qi Qi pergi bersama Qing. Mereka langsung menuju ke rumah pengasingan.
Saat tiba, Zhu Qi Qi melihat rumah pengasingan sudah dipenuhi orang. Mereka berusia sekitar delapan sampai sepuluh tahun. Namun ada beberapa juga yang nampak sudah berusia dua puluhan dan sudah mulai berkultivasi. Sesuai laporan Qing, mereka memang berhasil menemukan bakat-bakat luar biasa.
Zhu Qi Qi merasa sedikit aneh, tetapi tetap merasa puas. Kalau dingat-ingat utusan kaisar juga mengatakan bahwa pernikahan akan diadakan sekitar tiga tahun lagu. Jadi dia hanya memiliki waktu kurang dari tiga tahun sebelum harus kembali ke istana.
--oOo--
semoga disini bisa konsisten ya min, cerita di wp masih nanggung bgt looh
langsung cus donwload apk nya🤩