Adela gadis cantik yang tumbuh dewasa di dalam hutan suatu hari Adela menolong dan merawat orang yang mengalami kecelakaan sampai sadar di dalam rumahnya namun ternyata pria itu hilang ingatan yang memaksa Adela harus memberi pria itu nama dan tinggal bersamanya di dalam rumahnya.
Seiring berjalannya waktu Adela dan El (pria yang di tolong Adela) saling jatuh cinta satu sama lain namun sebelum perasaan itu terungkap El kembali mengingat masa lalunya. El yang mengingat dirinya dan semua masa lalunya terpaksa meninggalkan Adela.
Bagaimanakah kisah percintaan mereka selanjutnya?
Akankah mereka kembali bertemu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inaya Arfal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sesuatu yang menarik
"Princess kamu ke kamar sana istrahat" kata Luis yang menyuruh Luisa untuk masuk dalam ruang rahasianya.
"Tapi kak....."
"Kakak ingin bicara sebentar sama Kak Javier mu ini. Sekarang pergilah" kata Luis yang penuh penekanan pada kata Kak Javier.
"Baiklah," pasrah Luisa
Glek
Kali ini Javier tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya duduk diam kaku. Untuk menelan ludah saja rasanya susah aura yang di keluarkan orang di depannya itu terasa berbeda dengan sebelumnya.
"Beraninya kamu menodai adikku? Apa kamu bosan hidup sekarang?" Sentak Louis yang menatap tajam Javier.
"Sial. Sepertinya kali ini aku benar-benar akan habis. Setan apa yang memasuki ku hingga bisa jatuh hati pada gadis polos yang kepolosannya beda tipis dengan kebodohan" Umpat Javier dalam hati yang Merutuki dirinya.
Tak
"Mampus aku" Guman Javier.
Tubuh Javier langsung menegang saat merasakan remasan tangan Luis di bahunya. Javier tidak bisa berbuat apa-apa kepada Bos sekaligus sahabatnya itu.
"Oke oke...." Javier berdiri melepas pelan cekraman tangan Luis dari bahunya.
"Aku memang tidur dengannya tapi hanya tidur pure tidur nggk ada hal lain. Aku juga tidak mungkin merusak wanita yang aku cintai. Aku......"
"Kejarlah dan dapatkan hatinya" Ucap Luis yang menepuk-nepuk bahu Javier sebagai bentuk dukungan.
Hah?
Javier yang mendengar itu hanya bisa menganga lebar. Bagaimana tidak pria di depannya itu mengatakan sesuatu yang mustahil akan di katakan oleh Luois apalagi jika itu menyangkut tentang Luisa saudari perempuannya.
Javier tentu tahu bagaimana Luis menjaga dan memperlakukan Luisa layaknya ratu. Luis sangat menyayangi Luisa hingga tidak mengizinkan siapapun untuk mendekati gadis itu termaksud dirinya yang merupakan sahabat baiknya sendiri. Namun hari Javier benar-benar di buat mematung oleh Luis saat mendengar pernyataan barusan.
Apa tadi katanya? Kejar dan dapatkan hatinya! Apa pria di depannya saat ini benar-benar si kulkas Luis itu pikir Javier yang menatap penuh selidik pada Luis.
Sedangkan Luis yang mendapat tatapan seperti itu hanya bisa mendengus kesal. Menatap Javier dengan mata jengah. Entah kenapa Luis merasa sahabatnya itu sedikit konyol.
"Jangan menatap ku seperti itu kamu terlihat seperti penyuka sesama jenis" Ujar Luis datar.
"Sialan kau!" Umpat Javier yang mendelik kesal ke arah Luis.
"Tapi kenapa tiba-tiba kamu berkata seperti itu? Bukankah selama ini kamu tidak mengizinkan siapapun untuk mendekati Luisa termaksud aku?" Ujar Javier yang menatap Luis penuh tanda tanya.
"Tidak ada yang istimewa, hanya saja aku sadar tidak selamanya aku berada di sisinya. cepat atau lambat dia akan membutuhkan seorang pendamping dalam hidupnya begitu pula aku. mungkin suatu saat juga aku akan punya keluargaku sendiri." Ucap Luis yang menerawang jauh ke depan sana.
Di sisi lain Luis tidak menyadari jika ucapannya barusan membuat seorang Javier bingun. Tentunya Javier tahu Bosnya itu bahkan sedari awal sudah menegaskan untuk tidak menikah. Lalu kenapa semua berubah setelah ia kembali dari kecelakaan.
"Ada apa dengannya kenapa sekarang entah hanya perasaan ku atau memang sebuah fakta jika Luis terlihat lebih hidup dari beberapa bulan lalu. di mata itu..... aku menemukan binar kebahagiaan tidak seperti dulu yang ada hanya kehampaan." Kata Javier dalam hati.
"Apa kecelakaan membuatmu dan otakmu sedikit dewasa?" Tanya Javier dengan alis yang hampir menyatu.
"********"
Nyatanya Luis hanya diam namun bibirnya terangkat ke atas membentuk sebuah lengkungan sebuah senyum tipis terbit dari pemilik bibir seksi itu.
"Apa yang terjadi? Apa kamu menemukan harta karun? Apakah kamu menemukan sesuatu yang menarik disana?" Javier langsung bertanya dengan beruntutan.
"Lebih dar itu" Jawab Luis ambigu.
dan buat novel toon,yg begini kok lolos???