NovelToon NovelToon
Pura Pura Gila

Pura Pura Gila

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Chicklit
Popularitas:31.8k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Alawiyah

Anita atmaja putri seorang gadis cantik yang kaya raya memutuskan untuk merubah penampilannya karena masa lalu yang harus di tuntaskan.

tapi disaat memutuskan untuk menikah dengan hasan lelaki sederhana yang di cintainya ia berusaha ikhlas untuk melupakan dendamnya kepada sang mertua.

dengan keikhlasan yang tulus dalam diri anita, anita berusaha untuk mengambil hati mertuanya tapi usahanya menjadi gagal, karena bu susi yang tak lain mertua anita sangat tidak menyukainya hanya karena anita hidup dari kalangan bawah, cara demi cara dilakukan bu susi untuk menyingkirkan anita tapi bayi malang yang masih dalam kandungannya yang terkena dampaknya.

setelah sadar dari koma, anita sangat murka mendengar kematian anaknya sehingga ia bertekad untuk kembali membalaskan dendamnya atas kematian anaknya dan ibu angkatnya di masa lalu dengan berpura-pura menjadi orang tidak waras.

akan kah anita berhasil membalaskan dendamnya?

lalu apakah hasan akan mendukung rencana istrinya atau malah meninggalkannya.

ikuti kelanjutan nya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Alawiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 22

"tunggu"

"berani sekali kau melayangkan tangan mu pada adikku, apa kau tidak tahu siapa dia" teriak bang rangga penuh emosi, matanya menatap tajam pada rio dan yang di tatappun terlihat salah tingkah.

"tu-tuan rangga" ucapnya terbata-bata terlihat rio ketakutan saat kakak ku menatapnya tajam, sebenarnya aku merasa heran dengan tingkahnya, kakak ku terlihat tampan jika di lihat bahkan senyumannya pun manis. tapi, satu kekurangannya yaitu sipat dinginnya yang begitu menyebalkan. apa mungkin rio adalah karyawannya? tapi, masa iya? seharusnya dia tau padaku, karena terkadang aku sering mampir ke kantor, ah mungkin dia karyawan baru.

"bang sudah nita gak papa kok, lagian kenapa Abang ada disini?" ucapku sedikit kesal dan bingung dengan kedatangan abangku yang pertamakalinya.

"sebaiknya kamu diam, urusanku dengan bajingan itu belum selesai" bentaknya menatapku tajam, ku telan ludahku dengan kasar. sebenarnya siapa rio, sehingga bisa membuat abang es ku sangat murka seperti ini.

setelah membentakku bang Rangga malah memukul rio secara membabi buta, sedangkan si bodoh rio dia hanya diam tanpa sedikit pun ingin membalas perbuatan yang menimpa padanya, dan kekasihnya pun hanya bisa menangis tanpa ingin meminta tolong. terus aku? ya aku pun sama diamnya menyaksikan pertunjukan gratis ini, lagian aku masih sangat kesal dan geram padanya, mentang-mentang butiq milikku masih sepi pengunjung, mereka dengan seenak jidatnya malah berbuat mesum di sini, apa mereka pikir butiq ku ini tempat karaoke atau klub malam? dan apakah mereka tidak melihat di setiap sudut terdapat cctv, ah mungkin mereka menghilangkan kewarasannya.

"mbak, tolong hentikan kaka mbak untuk memukul kekasih saya, saya minta maaf atas perbuatannya yang kurang ajar" ucap si gadis ular, aku hanya mendelik sebal saat menatap wanita itu.

"apa kau baru sadar sedang bermain-main bersama siapa sekarang? ucap agak ku ketus, wania itu hanya mengangguk pelan saja dengan air matanya yang terus mengalis bagaikan sungai.

"aku akan menghentikan abangku. tapi, kamu dan kekasihmu itu akan tetap mendapatkan hukumannya" ucapku tegas, wanita itu terdiam seketika dia menatapku dengan lekat.

"maksudmu" ucapnya, aku hanya tersenyum sinis.

"karena kau sudah berani melakukan zina di tempat kerjaku, dan kau pun sudah berani membohongi arum dan juga memperkerjakannya" ku balas menatapnya dengan tajam.

aaagggghhhhh

bang rangga memukulnya semakin menjadi saja bahkan di dalam mulutnya rio sudah muntahkan cairan merah, sebenarnya aku sudah tida tega. tapi, sebelum si ular ini menyetujui keinginanku mau tak mau aku harus diam terlebih dahulu.

"ba-baik. tapi, cepat hentikan kakakmu yang gila itu" ucap si wanita itu frustasi, aku tersenyum senang banyak rencana yang akan aku lakukan setelah ini.

"bang sudah, lihat dia sudah terluka parah bahkan mulutnya pun sudah berdarah, kalo dia sampai mati, maka kamu akan masuk kedalam penjara. aku gak mau kalo abang menjadi seorang pembunuh" ucapku sedikit berteriak, kulihat berhenti melakukan aktivitas nya.

"kenapa kau mengehentikan ku" ucap bang rangga tajam.

"aku gak mau kalo abang masuk penjara, apa Abang tidak sayang padaku? bagaimana kalo Abang ke penjara terus aku disini bersama siapa? sedangkan ayah dan bunda akan pulang ke luar negri besok lusa" ucapku melemah, selain akan mencoreng nama keluarga aku pun merasa kasihan pada istrinya.

tak terselang lama para bodyguard ku pun datang, aku sudah menggeram kesal dengan keleletanya.

"kenapa kalian baru datang kesini? aku menelpon mu 15 menit yang lalu. tapi, lihat akibat keleletan kalian di dalam butikku menjatuhkan satu korban" ucap ku sedikit berteriak, mereka hanya menunduk.

"maaf nyonya, tadi di perjalanan ada sedikit kendala" ucap pala dengan gugup.

"sudah aku tidak butuh alasan kalian, Sekarang bawa dia ke kantor polisi" ucap bang rangga yang tak kalah kesalnya, dengan sigap suruhanku menjalankan tugasnya masing-masing, kedua kekasih itu sudah enyah di hadapanku sekarang hanya ada aku dan abangku yang sedang mengontrol emosinya. kupeluk bang Rangga dengan erat, dengan harap-harap bisa meredakan emosinya dengan cepat.

"abang seharusnya tidak melakukan itu, aku tahu kalo abang sayang sayang padaku. tapi, itu sangat berlebihan" ucap ku yang masih ada dalam pelukan bang rangga.

"apa kamu pikir aku melakukannya untukmu? jangan geer bodoh, aku melakukan itu semua untuk keponakanku, aku tak mau terjadi apa-apa dengan calon pewaris atmaja grup" ucap bang rangga dengan nada mengejek, aku sudah mengerucutkan bibirku sebal dengan jawaban yang iya berikan. saat tubuh ini nyaman dengan usapan bang rangga, tiba-tiba sosok arum melintasi di ingatanku.

" kenapa?" tanya nya bingung, saat aku tiba-tiba lepas dalam pelukannya.

"ayo bang ikut aku, kita harus bawa arum dari sini"ucapku sambil menarik tangan kekar bang rangga.

"siapa arum?" tanya bang rangga bingung, aku hanya memberinya sebuah senyuman saja tanpa ada niat untuk memberitahu.toh, nanti juga dia akan tahu.

"tante enapa aunty lica di bawa lelgi" ucap Arum yang sudah memeluk kakiku.

"sayang, aunty mu itu sedang ada urusan katanya. tadi auntymu bilang pada Tante kalo kamu harus tinggal sama tante untuk beberapa saat, apa Arum mau tinggal sama Tante untuk sementara?" ucapku dengan penuh harap.

"kalo ayum tinggal ama tante, agaiana calo nanti unda ayum puyang" ucap gadis itu cemberut, matanya berembun.

"yasudah nanti Tante telepon deh bundanya, kalo arum akan tinggal sama Tante untuk sementara, lagian suami Tante juga akan pergi beberapa hari, jadi kalo arum mau tinggal bersama di rumah, tante kan gak akan kesepian, lagian tante juga tidak akan tega jika harus meninggalkan anak semanis kamu " ucapku membujuk rayu. arum seperti tampak berpikir. tapi, tak lama kemudian dia pun mengangguk.

"makasih sayang sudah mau tinngal bersama tante" ucapku tersenyum senang, ku kecup kedua pipi gembulnya dengan sangat gemas.

***

saat ini aku dan bang rangga sudah ada dalam mobil, bang rangga mengendarai mobilnya dengan kecepatan rendah.

"sebenarnya siapa anak kecil itu, nit?" ucap bang rangga yang masih pokus mengemudi.

"namanya arum, dia yang sudah memberiku semangat untuk sembuh waktu itu, dan dia juga yang sudah memberikan boneka kesayangannya untukku" ucapku yang sesekali mengusap-usap rambut arum, tak pernah aku berpikir kalo anak yang sudah memberiku semangat beberapa bulan yang lalu akan tinggal satu atap bersamaku walaupun untuk sementara waktu.

"tapi, aku melihat kau mempunyai maksud lain pada anak itu" ucap abangku menatap sekilas padaku, aku sudah gelagapan dengan ucapannya, memang benar aku mempunyai maksud dengan mengajak nya tinggal bersama.

"apa maksudmu sebenarnya? kau tak berniat akan menjadikannya pembantu kan" ucap bang rangga mengejek.

"aku bukan manusia seperti itu" ucapku mencabik bibir ku dengan kesal.

" terus?" ucap bang Rangga yang tiba-tiba menghentikan mobilnya.

"tes DNA".

1
Bidadarinya Sajum Esbelfik
akhirnya setelah sekian lama thor., taulah Herman=Hasan 😍😍😍
Rabiatul Addawiyah
Cepat sehat ya thor... semangat...
Bidadarinya Sajum Esbelfik
ditunggu Thor 💪💪💪
Bunga Syakila
lanjut aothor semangat
Bunga Syakila
semangat
Bunga Syakila
menyimak
anfa 🌹
author udah edit bab 7, insyaallah besok bab 8 ya.
anfa 🌹
iya maaf, jadi mulai besok author akan lebih pokus untuk ngedit dulu.
Putri Chaniago
dah tau orang jadi bingung koq malah berbelit sih
letchugo.en–
aku udah mampir~ jangan lupa cek audio aku dan chatstory nya ya~ mari saling mendukung dengan memberi like, rate dan komentar
abjdefghij
. mampir like balik
abjdefghij
mari saling mendukung dengan cara memfavoritkan novel kita
abjdefghij
boom like.

mampir like balik novel ku judul menikahi anak majikan
anfa 🌹
bab lima sudah di edit ya, sedangkan bab enam sedang otw
Bidadarinya Sajum Esbelfik
authooor.. lanjuuut.. lg seruu 🧐🧐🧐🧐
Bidadarinya Sajum Esbelfik
🤣🤣🤣🤣🤣dasar ibu. udah gde egois pula
Bidadarinya Sajum Esbelfik
cerita ny baguuuuussss.... beda dr yg laiin😍😍
Bidadarinya Sajum Esbelfik
woooowww.. hasan kereeenn👏👏👏👏👏
Popon Sumarni
lanjut
ririn
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!