Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Morgan,
Malam semakin larut namun Morgan tetap duduk di bangku taman,tempat dimana ia melihat Aira membantu orang lain,tanpa melihat siapa orang itu,
Awal mula ia mulai penasaran Dnegan gadis baru itu,sosok yang berbeda dari yang pernah ia kenal
Gadis itu tidak mengajar nya,tidak mengaguminya seperti gadis lain,dia justru terkesan menjauhinya dari awal pertemuan,
Membuat nya penasaran,bahkan saat Anita mulai mencari perhatian Dnegan memfitnah nya pun,gadis itu tetap tenang,seoalah itu semua tidak ada hubungan dengannya,
Gadis yang tidak pernah mencari perhatian atau ketenaran,padahal ia memiliki modal untuk itu,cantik,putri dari pengusaha kaya raya,
namun sikap acuh dan dinginnya justru membuatnya jatuh hati dan tertarik untuk pertama kalinya,setelah kejadian itu,
Ia yang dulunya tidak pernah perduli pada kaum hawa ,kini justru sering mencari cara agar bisa sekedar bertegur sapa dnegnnya,
Namun sikapnya yang dingin,seolah memberi benteng tinggi untuknya mendekat,setelah mendengar pengakuan nya ,yang sudah memiliki pujaan hati pun
Ia tidak menyerah,ia yakin jika dia berusah keras,Aira pasti akan membalas perasaan nya,hingga ia tidak menyadari dan lengah terhadap sekitar,
dan di jebak oleh Anita,semenjak itu sikap Aira semakin jauh dan sulit di gapai, seandainya ia lebih waspada,
Mungkin ia tidak akan di jebak oleh Anita,gadis yang ia anggap polos dan tidak mungkin. Melakukan hal seperti itu,
gadis yang sudah ia anggap sebagai adik kandung sendiri, tapi justru merusak rencananya untuk memiliki gadis yang ia sukai,
"bagiamana caranya agar kamu jadi milikku??"gumam Morgan lirih asap rokok mengepul di udara, menemani waktunya
Entah sudah berapa batang yang ia bakar,demi menenangkan diri dan perasaan nya,namun hatinya tetap cemas dan fikiran nya tetap tertuju pada nya,
"mas kamu ngapain di balkon??"tanya Anita lembut ia mendekati Morgan Dnegan mengunakan lingeri tipis, menunjuk kan bentuk tubuhnya yang indah dan berisi,
siapapun yang melihat pasti akan tergoda,senyum lembut tersungging indah di bibirnya,
Ia memeluk tubuh Morgan dari belakang Dnegan mesra,"kak morgan lagi mikirin apa sih??"
Morgan hanya mendgeus dingin melihat penampilan Anita,bukannya tertarik,Morgan justru jijik dan muak,sebab karena dialah dirinya tak bebas mengejar cintanya,
Bruk
Morgan mendorong tubuh Anita hingga jatuh tersungkur ke lantai kamar yang dingin "murahan"
Morgan menatap datar kearah Anita yang kini jatuh di lantai,jika itu dulu ia pasti akan begitu mendamba kan Anita,gadis polos baik hati serta memiliki wajah cantik dan tubuh yang indah,
meskipun tidak berasal dari keluarga berada,ia rela menikahinya jika itu dulu,namun setelah ia menjebaknya di kamar bersama malam itu,seluruh kekaguman meskipun dan cintanya terhadap Anita mulai hilang digantikan rasa kecewa
"jika saja kamu tidak menjebakku,mungkin aku masih bisa mencintaimu seperti dulu,tapi kau justru melakukan tindakan memalukan"ucap Morgan datar meninggalkan kamar Dnegan langkah lebar,
Anita hanya bisa menatap punggung lebar itu,yang kini menghilang ditelan pintu yang tertutup,air matanya mengalir deras,
Ia menyesali perbuatannya, seandainya dirinya tidak ceroboh mungkin hubungan mereka akan baik-baik saja
"semua ini salah Aira,kenapa dia harus datang ke sekolah pelangi??kenapa harus menarik perhatian kak Morgan,semua ini salah si jalang itu!!!?!"geram Anita Dnegan mata memerah.............