NovelToon NovelToon
Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:963
Nilai: 5
Nama Author: Na_1411

seorang wanita yang mencintai sahabat kecilnya, dia merelakan cinta pertamanya bersama dengan wanita pilihannya. dalam diamnya dia harus memendam perasaan yang teramat menyiksa, tapi cinta yang teramat besar dengan sahabatnya menjadikan dia harus mengorbankan semuanya untuk laki laki yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_1411, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bertemu Evan.

"ternyata kalian sudah sedekat itu...?" lirih Eric yang masih dapat di dengar jelas Neta dan James.

"kamu baru tahu ya kalau hubungan kami sedekat itu, oh iya aku lupa. Memang kami sengaja merahasiakan kedekatan kami, dan hanya kamu yang tahu jika hubungan kami sedekat ini."

James tersenyum menyeringai, dia sangat puas melihat Eric yang terlihat berwajah pias.

"kenapa kalian tidak menikah saja, toh hubungan kalian sudah sedekat ini."

Ucap Eric yang membuat Neta dan James memelototkan kedua matanya.

"APA....!!!" seru Neta dan James bersaman.

"gila kamu ric, aku sudah anggap dia sebagai adikku sendiri. Mana ada aku nikah sama dia, jangan Ngadi Ngadi kamu ya."

James bedesis, dia keberatan dengan ucapan Eric yang tidak masuk akal bagi James.

"asal kamu tahu aja dia bukan tipe aku, dan kamu James." tunjuk Neta ke James dengan jari telunjuknya.

"aku tidak mau mempunyai kakak yang manjanya seperti kamu." balas Neta kesal.

Melihat pertengkaran James dan juga Neta entah kenapa Eric merasa menjadi hiburan tersendiri.

"Neta, bisa keluar sebentar nak." ucap Nana menghentikan obrolan ketiga orang tersebut.

Neta menoleh menatap Nana yang berdiri di samping James, Neta masih diam belum menjawab ucapan Nana.

"untuk apa ma...?" lirih Neta yang terdengar keberatan.

"keluarlah dulu, papa memanggilmu."

Mendengar nama Neo, Neta menghela nafasnya. dia tahu pasti saatnya akan tiba, walaupun Eric datang bersamanya sebagai tameng itu tidak akan cukup.

"baik ma."

Neta berdiri dia berjalan beriringan dengan Nana untuk keluar bersama menemui Neo dan tamunya yang sudah ada di tengah ruang tamu.

"hahaha.... Iya benar pak eko, saya juga merasa jika putra anda sangat mumpuni jika di terjunkan langsung dalam dunia bisnis milik anda."

Neta dapat mendengar dengan jelas tawa pecah di dalam ruangan, dia menghentikan langkahnya saat mendengar salah satu suara yang sangat dia kenali.

"kenapa sayang...? Kenapa kamu berhenti, ayo papa sudah menunggu." lirih Nana sambil mengandeng tangan Neta.

Langkah kaki Neta terasa begitu berat, jantungnya berdebar begitu cepat. Dia terasa sedang terjebak di suatu tempat yang sulit baginya mencari jalan keluar, niat awal Neta yang tidak ingin bertemu dengan anak relasi bisnis papanya, kini dengan terpaksa dia harus melakukannya untuk menyengkan hati kedua orang tuanya.

"oh Neta sini nak." ucap Neo yang melihat Neta jalan bersama dengan Nana.

tatapan Neo dan juga Eko berserta istrinya begitu sangat mengagumi kedatangan Neta yang berjalan ke arah mereka, tapi berbeda dengan Neta, pandangan matanya bersitatap melihat Evan yang tersenyum manis ke arah Neta.

"hai Neta..." sapa Evan dengan suara pelan.

"kamu kenal Neta....? Evan." ucap Eko yang terdengar terkejut melihat reaksi anaknya.

"tentu saja pa, aku sangat mengenal Neta."

Neta mendengus kesal, dia sangat tidak suka dengan sikap Evan yang terasa begitu menyebalkan.

"apa benar begitu Neta...? Kalian sudah saling mengenal...?" tanya Neo yang ingin mendengar jawaban langsung dari putrinya.

"iya pa, kami pernah satu sekolahan waktu SMA dulu."

Tawa pecah di tengah tengah ruang tamu tersebut terdengar sampai di dalam ruang keluarga, James dan Eric yang penasaran sebenarnya ingin melihat dengan apa yang baru saja mereka obrolkan.

"sepertinya mereka berjodoh pak Neo, saya tidak menyangka jika mereka ternyata sudah saling mengenal satu sama lain."

Neo tersenyum samar, dia semakin merasa bersalah saat mendengar ucapan Eko yang terkesan berharap hubungan anaknya akan berlanjut bersama Neta.

"waduh... Kalau masalah perjodohan saya tidak bisa menjanjikan pak Eko. Kita serahkan sama yang muda muda, saya juga bukan tipikal orang tua yang memaksakan kehendak."

jawaban Neo terasa tidak memuaskan hati Eko, rasanya Eko tidak ingin mendengar penolakkan dari Neo masalah perjodohan Evan dan juga Neta.

Neta yang dari tadi sudah duduk bersama Nana merasa geram sendiri, dia tidak suka dengan ucapan Eko yang terkesan memaksakan adanya perjodohan dengan Evan dan dirinya.

"sebelumnya maaf pak, bukannya saya menolak keinginan pak Eko. Tapi saya harus mengatakan yang sejujurnya dengan pek Eko dan keluarga juga dengan Evan, saya sudah mempunyai pilihan saya sendiri. Jadi kemungkinan besar saya tidak bisa menerima Evan untuk menjadi calon suami saya."

ucap Neta yang merasa sangat kesal dengan Eko dan Evan yang terlihat sangat mengharapkan perjodohan di antara mereka.

"apakah kamu sudah bertunangan dengan calon kamu Neta...? Jika belum saya masih punya kesempatan bukan untuk menjadi calon suami kamu." balas Evan yang membuat Neta mengepalkan tangannya erat.

"maaf Evan, sepertinya hubungan kita hanya bisa sebatas teman. Karena saya sudah memiliki pilihan saya sendiri, jadi saya minta kamu jangan terlalu berharap."

Ucapan Neta terdengar ketus menanggapi ucapan Evan, dari dulu sampai sekarang Evan memang sudah mengejar Neta.

beberapa hari yang lalu sebelum kedatangan Eko dan keluarganya ke kediaman Neo, Eko terlebih dahulu mengenalkan Neta ke Evan.

Evan yang tahu jika yang akan di kenalkan dan akan di jodohkan adalah Neta dengan sangat bersemangat menuruti permintaan eko tanpa berfikir lama.

"sebelum janur kuning melengkung aku pastikan tidak akan menyerah begitu saja Neta untuk memiliki kamu menjadi istriku." batin Evan masih menatap Neta.

"sudah sudah, jodoh itu tidak ada yang tahu. Bukan begitu jeng Nana, kita pacaran sama siapa dan nikahnya sama siapa juga kita tidak akan tahu." Ucap ema menyela obrolan.

Nana hanya tersenyum menanggapi ucapan Ema, dia tidak ingin membuat suasana kembali memanas karena ucapan Neta tadi.

ke enam orang tersebut melanjutkan obrolan yang terbilang sangat canggung, berbeda dengan Neo dan juga Eko. Mereka terkesan asik dengan perbincangan seputar bisnis yang akan mereka kembangkan bersama.

Senagkan Eric dan James yang ada di ruang tengah meras geram saat samar samar mendengar obrolan ke enam orang tersebut, James yang tadinya akan keluar di hentikan gerakkannya oleh Eric.

"aku yakin Neta bisa menanganinya James, dia bukan seorang wanita lemah."

James yang sangat kesal akhirnya menuruti kemauan Eric untuk lebih bersabar dan menunggu kelanjutan dengan apa yang akan terjadi.

"kamu tahu Eric, kamu tidak mengenal Evan. Dia dari dulu sudah mengincar Neta, dan untungnya ada aku yang selalu jadi tameng untuk Neta."

James mengepalkan tangannya erat, dia teringat kejadian beberapa tahun lalu saat Evan menggunakan segala macam cara untuk membuat Neta bisa jatuh cinta ke Evan.

"Neta wanita kuat, dia mampu mengatasi masalah yang dia hadapi James. Coba kamu lebih percaya sama dia, dan coba kamu lihat apa yang akan dia lakukan nanti. aku pikir kamu terlalu protektif dengan Neta, sampai kamu tidak bisa percaya jika Neta bisa mengatasi semua masalah yang dia hadapi."

Eric menggambil satu camilan di atas meja, sedangkan James mengkerutkan kedua alisnya melihat reaksi santai Eric.

"hei Eric, apa kamu tidak kawatir melihat Neta yang akan di jodohkan dengan Evan. Dan apa kamu tidak takut jika Neta akan berpaling dan meninggalkanmu...?"

James menatap Eric yang masih santai menanggapi pertanyaan yang James lontarkan.

"aku percaya dengan Neta, walau aku mencintainya. Aku tidak akan takut jika Neta akan berpaling dariku, itu tandanya aku dan dia memang tidak berjodoh."

Kue kacang kesukaan Eric baru saja masuk kedalam mulutnya, rasa kacang langsung berasa saat Eric menelannya perlahan.

"terserah kamu aja lah." balas James terkesan pasrah.

1
Nurgusnawati Nunung
hadir..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!