NovelToon NovelToon
JODOH KU CEO DINGIN

JODOH KU CEO DINGIN

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Romansa
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: nabila claraaa

Aku, *Aira Putri*, dipaksa nikah sama *Arka Mahendra* demi bayar utang rumah sakit mamaku.
Dia CEO dingin, tajir, dan paling benci sama wanita matre. Aku? Cuma karyawan biasa yg apes.

Aturannya jelas:
1. Gak boleh saling cinta
2. Gak boleh pegang tangan
3. Cerai setelah 1 tahun

Masalahnya...
Kenapa dia yg paling pertama nolongin pas aku diganggu?
Kenapa dia yg marah pas aku deket sama cowok lain?
Kenapa tatapan dinginnya bikin jantungku anget?

*Arka Mahendra* bersumpah gak akan jatuh cinta.
Tapi takdir bilang: *"Jodoh gak akan kemana"*

Akankah pernikahan kontrak ini berakhir di meja hijau... atau di pelaminan beneran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nabila claraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31 - GREBEK TENGAH MALAM+SISKA MOHON AMPUN

JAM 12.00 - 12.30 MALAM - HARI 181 - PERJALAN KE BEKASI_

Hujan rintik. Jalanan sepi.

3 mobil polisi. 1 mobil Alphard hitam Arka. 1 mobil pengacara.

Arka: _duduk depan_ _jas masih rapi_ _genggam map bukti_

Pengacara: "Pak, kita tuntut pasal berlapis. 27 UU ITE, 335 KUHP, 368 KUHP. Minimal 4 tahun."

Polisi: "Tim 10 orang Pak. Rumahnya di gang buntu Bekasi Timur. Kita kepung dari depan belakang."

Arka: _WA bodyguard_ "Rumah gimana?"

Bodyguard: "Aman Pak. Sensor aman. Drone patroli aman."

Arka: _tatap jendela_ "Hari ini selesai."

_JAM 12.30 - 12.50 MALAM - HARI 181 - GEREBEK + PENGGELEDAHAN_

Rumah petak cat hijau pudar. No 14. Gang sempit. Lampu mati.

Polisi: "Buka! Polisi!" _gedor pintu 3x_

Ibunya Siska: _buka pintu pake daster_ _mata kaget_ "Ada apa Pak tengah malam begini?"

Polisi: "Geledah. Ada laporan pengancaman + UU ITE."

Dari dalam: suara lari.

Siska: _lari ke kamar mandi_ _buang 2 HP ke kloset_ _siram_ _nangis_

Polisi: _tendang pintu kamar mandi_ "Keluar sekarang!"

Siska: _duduk dilantai_ _basah_ "Jangan tangkap saya Pak..."

Arka: _masuk terakhir_ _liat sekeliling_

Dinding penuh print out foto Aira, Den, rumah. Ada kalender besar dicoret2 "Hari ke 179: liat pagar. Hari ke 180: kirim WA".

Meja: ada laptop, buku diary, boneka bayi.

Arka: _dingin_ "Keluar Siska. Sekarang."

Barang bukti disita 1 koper:

10 HP beda nomor, 5 udah keblokir

50 lembar foto print Aira + Den dari IG

1 boneka bayi + jarum pentul

Buku diary tebal: `Hari 150: Aku liat dia di kantor. Hari 179: Aku harus dapetin dia. Hari 180: Aku ancam`

Laptop + flashdisk isi chat + rekaman suara "Aku tau rahasia kalian"

Surat ancaman tulisan tangan 3 lembar

Polisi: "Bu, ikut kami ke kantor. Ini bukti kuat."

_JAM 1.00 - 4.00 PAGI - HARI 181 - INTEROGASI 3 JAM DI POLRES_

Ruang interogasi. AC 16 derajat. Meja besi. Lampu sorot. Kamera nyala.

Polisi: "Nama lengkap?"

Siska: _gemeter_ _baju basah_ "Siska Mulyani..."

Polisi: "Kamu sendirian melakukan ini?"

Siska: _diem 10 detik_ _nangis_ "Enggak Pak... ada temen saya..."

Arka: _nonton dari balik kaca satu arah_ _genggam tangan_

Polisi: "Siapa? Sebut nama!"

Siska: "Rani... temen kantor bagian HR... dia yang kasih ide... dia benci Pak Arka karena lamaran dia ditolak tahun lalu..."

_FLASHBACK SISKAA + RANI 1 BULAN LALU_

Rani: _bisik di pantry_ "Sis, tuh CEO sombong banget. Nolak aku mentah2. Bikin dia kapok yuk. Ganggu keluarganya."

Siska: "Tapi dosa Sis..."

Rani: "Gak ada dosa kalau cinta. Aku bantuin. Aku kasih nomor, aku kasih alamat."

Polisi: "Alamat Rani sekarang?"

Siska: "Gak tau Pak... cuma tau IG nya @rani.hr.xx... tapi udah dihapus..."

Pengacara: "Pak, kita bisa jerat dia sebagai pelaku + otak. Rani masuk pasal 55 KUHP."

_JAM 4.00 - 5.00 PAGI - HARI 181 - ARKA PULANG + KABAR KE AIRA_

Arka: _masuk rumah jam 4.30_ _langsung peluk Aira_

"Selesai Ra. Dia ketangkep. Udah ditahan 24 jam."

Aira: _nangis di dada_ "Alhamdulillah Mas... tapi..."

Arka: "Tapi dia ngaku ada komplotan. Namanya Rani."

Aira: _pucat_ _lutut lemas_ "Ya Allah... berarti bahaya belum selesai Mas..."

Arka: _cium kening_ _elus rambut_ "Udah. Polisi lacak. Kita tambah bodyguard jadi 4. Mulai besok Den gak sekolah dulu. Homeschooling."

Den: "Gig..." _tidur pulas di kamar_ _gak tau apa2_

_JAM 6.00 PAGI - HARI 181 - ARKA RAPAT DARURAT + INVESTOR VIA ZOOM_

20 investor. 10 direksi.

Arka: _wajah capek tapi tegas_

"Mohon maaf mengganggu pagi2. Saya update. Ancaman terhadap keluarga sudah kita tangani. Tersangka S.M sudah ditahan. Kita sedang bekerjasama dengan polisi untuk melacak pelaku lain. Keamanan perusahaan + keluarga kita tingkatkan 3x lipat."

Investor A: "Kami dukung penuh Pak. Butuh dana keamanan bilang."

Investor B: "Keluarga harus nomor 1 Pak."

_JAM 8.00 PAGI - HARI 181 - PRESS CONFERENCE DI LOBBY KANTOR_

30 wartawan. Kamera. Mic.

Arka: _jas hitam_ _dasi_

"Kami sudah menyerahkan kasus peneroran ini ke pihak berwajib. Tersangka S.M sudah ditahan sejak dini hari. Kami juga sedang bekerjasama dengan polisi untuk melacak pelaku lain berinisial R. Perusahaan kami tetap aman dan beroperasi normal. Keluarga adalah garis merah dan prioritas utama saya."

Wartawan: "Pak bener ada komplotan?"

Arka: "Sedang dalam penyelidikan. Terima kasih."

2 jam kemudian trending:

#CEOArkaTangkapStalker

#KeluargaGarisMerah

Komen: _"Salut"_, _"Ayah terbaik"_, _"Hati2 Bu Aira"_

_JAM 3.00 SORE - HARI 181 - POLISI LACAK RANI_

Polisi: _telpon Arka_ "Pak, IG @rani.hr.xx udah dihapus 2 jam lalu. Nomornya udah gak aktif. Tapi IP terakhir terdeteksi di Jakarta Selatan, daerah Pancoran."

Arka: "Kerja sama dengan provider Pak. Lacak IMEI. Saya bayar berapapun. Saya gak mau keluarga saya terancam."

Polisi: "Siap Pak. Tim cyber sudah bekerja."

_JAM 7.00 MALAM - HARI 181 - ARKA TAMBAH PENGAMANAN LEVEL NEGARA_

Bodyguard dari 2 jadi 4. 2 jaga depan, 2 patroli keliling + drone.

Pagar listrik naik dari 5000 ke 8000 volt.

Sensor gerak + kamera thermal dipasang.

Arka: "Jaga ketat 24 jam. Shift 8 jam. Gaji 3x lipat. Kalau ada orang mencurigakan langsung amankan."

_JAM 9.00 MALAM - HARI 181 - WA DARI NOMOR BARU MASUK_

Nomor: +62 812-xxxx

`Kamu habisin Siska. Sekarang giliran kamu. - R`

Arka: _langsung screenshot_ _kirim ke polisi + pengacara_

Polisi: "Kami lacak Pak. Tunggu 1x24 jam. Jangan dibales."

Arka: _block_

_JAM 10.00 MALAM - HARI 181 - AIRA TRAUMA + TERAPI ONLINE_

Aira: _video call psikolog_ _mata sembab_

"Dok, aku makin takut. Sekarang ada 2 orang. Aku mimpi Den diculik Rani."

Psikolog: "Bu, ini normal. Kita tambah sesi jadi 3x seminggu. Dan ajari Den kode bahaya ya. Kalau ada orang bilang 'mama suruh' tapi bukan saya, Den harus lari."

Aira: "Iya Dok. Makasih."

_JAM 11.00 MALAM - HARI 181 - ARKA JAGA + CLIFFHANGER_

Arka: _coret kalender_ "HARI 181: 1 TERTANGKAP. 1 BURON."

Arka: _cek CCTV_ _cek sensor_ _cek HP_ _cek bodyguard_

Semua aman.

Jam 11.55. HP bunyi. Bukan WA. Telepon. Nomor: Privat.

Arka: _angkat_ _nada dingin_ "Siapa?"

Suara cewek: _bisik pelan_ "Hai Pak Arka... kangen ya sama aku... sama Siska... jangan lupa sama aku ya..." _tutup_

Arka: _diam_ _muka gelap_ _genggam HP_

"Rani..."

Lampu luar padam. Sensor kedip merah.

_BERSAMBUNG BAB 31_

---

*CATATAN PENULIS*

Isi lengkap: gerebek, interogasi 3 jam, ngaku ada Rani, presscon, lacak IP, WA ancaman, telpon misterius.

*VOTING BAB 32!!!*

A. _"POLISI KEJAR RANI KE PANCORAN JAKSEL"_

B. _"RANI CULIK DEN DI SEKOLAH"_

C. _"ARKA PASANG PERANGKAP BAIT BUAT RANI"_

Komen A/B/C + VOTE ⭐ 70K ya! Kita kejar otak pelakunya besok 🔥

1
Nureliya Yajid
Lanjut thor 👍
Nureliya Yajid
Lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!