NovelToon NovelToon
MENIKAHI PRIA MISTERIUS

MENIKAHI PRIA MISTERIUS

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:235k
Nilai: 5
Nama Author: enny76

Demi untuk mendapatkan pengakuan dari keluarga Tan, Claudia bersedia menikah dengan pria misterius yang penyakitan demi mengganti posisi Pricilia kakak tirinya.

Claudia lahir dari sebuah kesalahan ibunya yang hamil di luar nikah oleh ayahnya Morgan Tan.
Tidak pernah mendapatkan kasih sayang sejak kecil dan kerapkali mendapatkan hinaan, Claudia tumbuh menjadi wanita yang cantik dan percaya diri.

Takut akan rumor dan kondisi buruk Edward, kelurga Tan sengaja menukar anak gadisnya Pricilia dengan anak haram Morgan Tan yaitu Claudia. Apalagi terdengar rumor pria tersebut memilki penyakit aneh dan istri-istrinya meninggal secara misterius.

Lalu, bagaimana kah nasib Claudia di tangan kelurga Chen?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyelamat Edward

Ibu menghela nafas, dan akhirnya menyerah. "Baiklah, ibu berangkat duluan, setelah menolong pria itu secepatnya datang ke hotel."

"Iya bu!"

Mobil yang di tumpangi ibu melaju dengan cepat dan aku berjalan kearah mobil tersebut. Untungnya kaca mobil terbuka setengah, jadi tangan ku bisa membuka handle pintu dari dalam.

Kubuka pintu mobil dan duduk di bangku penumpang, lalu aku mengangkat kepala pria yang berada di atas stir. Dahinya berdarah, sepertinya hantaman di kepalanya sangat keras saat menabrak pohon.

Ku amati wajah pria tampan tersebut, seketika bola mata ku membulat sempurna. Aku bukan hanya terkejut tapi seluruh tubuh ku merinding.

"Kau?! Pekik ku. Bukankah pria ini yang menggauli ku di hotel?!

Ku amati wajah pria yang ku pikir pernah tidur bersama ku. Tapi aku sedikit ragu, sebab saat itu aku dalam keadaan setengah sadar.

Tidak ingin banyak berpikir, sebab pria itu sedang tidak sadarkan diri. Aku mengambil ponsel dari dalam tas dan mulai menghubungi panggilan darurat. Aku menjelaskan telah terjadi kecelakaan di sebuah jalan alternatif.

Ku raih tissue diatas dashboard dan mengusap darah dari wajah pria tampan tersebut. Aneh, Kenapa jantungku berdetak sangat cepat, getaran halus menggema di dadaku. Perasaan yang pernah aku rasakan saat jatuh cinta pada Joseph dulu.

Ku pandangi pria tersebut sambil membersihkan wajahnya "Ya Tuhan, kenapa pria ini begitu tampan? Garis rahang tajam, hidung mancung, alisnya tebal dan mata dalam yang memancarkan kharisma dingin. Bagaikan pahatan Tuhan yang mendekati sempurna. Aku di buat takjub oleh ketampanannya, tanpa sadar aku ingin mencium bibirnya yang bervolume.

Ku dekatkan wajahku ke arahnya, saat aku ingin mencium bibirnya, seketika ku hentikan aksi gila ku. Aku menatap dari dekat wajah pria tampan itu tanpa berkedip.

"Bodoh! Pikiran macam apa itu? Pria ini sedang pingsan, bisa-bisanya ingin mencium bibirnya. Kesal ku pada diriku sendiri. Ku gigit bibir bawahku menahan hasrat yang tiba-tiba menginginkan dirinya.

Andaikan saja tuan Chen berwajah setampan pria ini, mungkin aku wanita paling beruntung." gumam ku sambil terus berhayal dan sukses membuatku tersenyum.

"Ya Tuhan! Ada apa sih dengan diriku ini? Aku ini wanita yang sudah bersuami. Aku nggak boleh sampai lupa diri. Ku tepuk pipiku agar tersadar dari hayalan sesaat ku. Aku mulai terjaga saat suara ambulan mendekat kearah kami.

Petugas medis turun dari mobil dan aku mulai berbicara dengannya. Kemudian pria tersebut di angkat keatas brankar dan masuk kedalam mobil ambulance. Aku ikut masuk bersama pria itu dan meraih ponselnya yang tergeletak di atas dashboard. Aku harus memberitahukan kelurganya.

Mobil pria itu di titipkan oleh warga setempat yang tidak jauh dari tempat kejadian. Mobil tersebut juga rusak parah dan harus di derek ke bengkel mobil.

Mobil ambulance melaju dengan cepat meninggalkan tempat terjadinya kecelakaan tunggal. Aku harus menghubungi keluarga pria ini, Namun sayang ponselnya terkunci, membuat aku sulit untuk membukanya.

Lima belas menit kemudian mobil sudah berhenti disebuah rumah sakit. Petugas medis membawa pria tersebut keruangan IGD, sementara aku sendiri menunggunya, di ruangan tunggu.

Suara dering ponsel menjerit-jerit di dalam tas ku. Itu panggilan telepon dari ibu. Aku menggeser tombol hijau dan menyapanya.

"Iya ibu.."

"Kamu dimana Diah?! Kenapa belum juga sampai?" tanya ibu yang terdengar khawatir

"Diah sekarang berada di rumah sakit bu, sedang menunggu pria tadi di ruangan IGD."

"Kamu sudah mengantarkan nya, sekarang cepat lah ke hotel, ayah mu menanyakan keberadaan mu."

"Iya bu, Diah lagi menghubungi keluarga nya. Setelah ini baru ke hotel."

"Ya sudah ibu matikan dulu telepon nya. Acaranya sudah akan di mulai."

"Iya bu." kataku mengakhiri panggilan telepon dari ibu.

Tiba-tiba ponsel pria itu berdering. Tertera nama Austin di layar depan, dengan cepat aku mengangkatnya.

"Hallo..." sapa ku cepat

"Loh? Anda siapa? Kenapa telepon tuan saya anda yang angkat?" tanyanya tanpa jedah

"Tuan anda kecelakaan, saya yang membawanya ke rumah sakit."

"Ap-apa? kecelakaan?" ucapnya terkejut.

"Di rumah sakit mana Tuan saya berada?"

Ku sebutkan nama rumah sakit dan alamatnya. Setelah itu ia mematikan panggilan tanpa basa-basi. Mungkin saja pria tersebut panik dan terburu-buru. Aku memutuskan untuk menunggunya sampai dia datang, lalu pergi ke hotel.

Di tempat lain, Austin menggas mobilnya dengan cepat menuju rumah sakit. Ia baru menyadari kalau Edward kecelakaan setelah pulang dari perjamuan di sebuah clubs tadi malam.

"Pasti ada yang sengaja memberikan obat tidur, agar tuan Edward kecelakaan dan nyawanya tidak selamat." ucap Austin di sela-sela menyetir

"Untung saja ada seorang wanita yang menolong Tuan Edward. Nenek Chen pasti akan memberikan imbalan yang banyak."

Setengah jam kemudian mobil Austin sudah berhenti di depan lobby central Medica. Ia berjalan dengan langkah cepat menyusuri lorong-lorong rumah sakit. Kakinya berhenti di sebuah ruangan yang sudah di beritahu wanita tadi.

Saat ia memasuki ruangan IGD, langkahnya terhenti. Austin buru-buru bersembunyi di balik dinding.

"Kenapa ada nyonya Claudia di sini? Sedang apa dia di sini? Bukankah seharusnya dia berada di rumah kelurga Tan?" kebingungan Austin sukses membuat dirinya terkejut. "Atau jangan-jangan nyonya Claudia yang menolong Tuan Edward?"

Tidak ingin banyak berpikir dan ingin menepis keraguannya. Austin mencoba menghubungi telepon Edward. Benar saja suara dering itu berasal dari tangan Claudia. Buru-buru wanita itu mengangkat panggilan telepon.

"Hallo .."

"Berarti benar, Nyonya yang menyelamatkan tuan Edward." gumam Austin dalam hati

"Hallo..."

Claudia terus memanggil, Namun tidak ada sahutan di ujung telepon.

ALL TOLONG BANTU LIKE SETELAH MEMBACA, JANGAN LUPA BERIKAN KOMENTAR KALIAN, KARENA KOMENTAR KALIAN MEMBUAT AUTOR SEMANGAT UNTUK TERUS MENULIS 💜💜

1
tinie
dasar nenek gila.
KLO sayang tuh ya bisa membedakan mana yang baik dan tulus

ini malah ingin memisahkan suami istrinya
eeh ditambah lgi cicitnya sendiri mau dibuang
tinie
kenapa Austin tak pernah curiga
jika Savana licik bekerja sama dgn nenek Chen
terus kenapa jika sdang bekerja
semua tlpon harus di matikan
tinie
huuft tau gini mendingan pergi sebelum melahirkan🤔🤔
Teh Yen
ternyata Claudia adalah Savana yah ,, syukurlah akhirnya kehidupan kalian bahagia tanpa gangguan dari enek Chen lagi
lalu.bagaimana c Laura itu yg ngaku" Savana apa dia d tangkap polisi d penjara ???
Teh Yen
selamat yah claudia punya baby twins
Teh Yen
gampang banget kamu kasih kartu.atmu ke Savana huuh kamu engg tua aj kalau dia sudah menghancurkan rumah tanggamu dengan editan palsunya itu huuh
Teh Yen
gila bener" yah Edward sedang bersama savana ternyata ,, udh lah mening pergi aj Claudia
Teh Yen
wah jangan jangan benar c Savana nyusulin Edward kerja huuh dasar wanita gatel
Teh Yen
iya gimana sih Edward mana lagi hamil lagi istrinya malah perhatian.d bawa cewek lain ke mansion huuh
Teh Yen
siapa lagi wanita itu
Teh Yen
oh gt critanya yah
Dahlia Kartono
cerita bunda yg satu ini bikin nano" perasaan ku tiap baca bab nya...👍👍👍💪 bunda d tunggu cerita" nya, love sekebon 💛💛💛💛
Femy Pantow
otw novel new
Femy Pantow
oooh ternyata claudiah savana asli ya...laura nyamar ya... klau jodoh ya nda lari kemana...yin + yan ketemu kembar deh....semoga bahagia selalu claudiah edward👍🏻❤....

makasih bunda ceritanya yg selalu bagus ...terus berkarya tetap sehat dan semangat 🥰🙏🏻💪🏻
Femy Pantow
selamat claudiah wellcome ade twins smg semuanya sehat....👍🏻joseph smg edward belum terlambat ... smg salahpaham bisa teratasi...beri edward keeempatan claudiah dan ibu mertua
yatun divia
Alhamdulillah akhirnya rahasia tentang Savana sudah terkuak dan selama ini Edward sudah bersama dengan Savana bahkan mereka sudah menikah tanpa ada yg tahu sejatinya Claudia adalah Savana yg selama ini nenek Chen cari" semoga kebahagian Edward dan Savana bersama keluarga kecilnya akan langgeng
yatun divia
Jodoh emang akan menemukan jalannya sendiri
Irma Juniarti
akhirnya Claudia dan Edward hidup bahagia dengan keluarga kecil mereka,.
makasih bunda sudah menyuguhkan cerita yg menarik,semoga cerita barunya bisa menghibur kita semua,semangattt💪💪💪💪
Irma Juniarti
ternyata Claudia dan Edward memang di taldirkan berjodoh dan hidup bersama.
Irma Juniarti
ternyata Savana adalah Claudia ,makanya klu Edward dekat dengan Claudia penyakitnya langsung sembuh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!