Season 2
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ane, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23*
Saat sedang istirahat, Adrian menjelaskan perbedaan waktu antara Dimensi Surgawi dengan Bumi yang 1:365.
"Waktu di sini berbeda, 1 hari di bumi sama dengan 1 tahun disini. Jadi kita punya banyak waktu untuk latihan, tidak usah buru buru." ucap Adrian.
"Yap! kau juga belum membangkitkan Susano'o dan patung Gedomazo yang menjadi ciri khas klan Nara bukan? nah, di sinilah tempatmu membangkitkan dua patung legendaris itu." tambah Devin.
"Okey okey, aku paham." jawab Arthur sambil makan bekal yang di berikan Olivia.
Mereka tidak latihan di rumah, tapi di atas pegunungan, ini Adrian lakukan karena di perbukitan dimensi Surgawi mengandung energi Dewa, energi Alam dan energi Semesta yang sangat pekat.
Setelah puas beristirahat, mereka pun melanjutkan latihan dengan sangat keras. Arthur benar-benar di paksa untuk melebihi batas tubuhnya, setiap dia memohon untuk istirahat, Devin dan Adrian malah semakin menambah beban yang di angkat Arthur.
Mereka pulang di sore harinya sebelum matahari tenggelam. Sesampainya di rumah, Arthur langsung masuk ke kamarnya dan tepar di atas kasur dengan tubuhnya yang terasa ingin remuk.
[Kalau sudah terbiasa, nanti kita mulai lagi latihannya bos!]
"Haihhh! baiklah!" jawab Arthur lalu beranjak pergi memasuki kamar mandi.
Selesai mandi, Arthur kembali rebahan untuk mengistirahatkan tubuhnya. Dia tidak bergerak demi meminimalisir pegal di tubuhnya, sampai pintu di ketuk dan suara Olivia membuat Arthur bangun membuka pintu.
"Makan malam dulu baru tidur, besok kamu harus punya energi lebih." ucap Olivia menggandeng tangan Arthur ke ruang makan.
Di ruang makan Arthur melihat satu perempuan asing yang duduk di kursi yang biasanya kosong.
"Nak, perkenalkan, dia Zoya, ibu kandung dari jiwa Ashura. Kamu pasti tau siapa itu Ashura kan?" ucap Riana pada Arthur.
"Ohh iya, saya Arthur." ucap Arthur tersenyum canggung.
Zoya hanya melirik cuek lalu lanjut makan malam, Arthur tidak terlalu memikirkan, dia hanya menikmati makan malamnya sembari curi curi pandang pada Olivia yang terlihat lebih cantik setiap malamnya.
"Di mana orang tua mu?" tanya Zoya tiba tiba.
"Ha? orang tua saya meninggal sekitar 5 tahun yang lalu di dalam portal kelas Dewa Murni. Ya...setelah mereka meninggal saya harus bisa mandiri. Cari uang sendiri, cari makan sendiri, semuanya sendiri." jawab Arthur tersenyum lebar menyembunyikan kesedihannya.
"Sudahlah, jangan di ceritakan." ucap Devin.
"Hehehe...maaf kek." ucap Arthur cengengesan.
Mereka pun lanjut makan, Olivia yang sedikit mendengar latar belakang Arthur pun prihatin dengan nasib anak itu. Dia yakin pasti lima tahun belakangan ini Arthur menjadi objek hinaan orang-orang.
Selesai makan, Arthur kembali ke kamarnya untuk istirahat. Malam ini dia kembali di hantui mimpi buruk seperti biasanya. Namun setelah bangun karena kaget, Arthur kembali bisa tidur karena faktor kelelahan.
Hari hari Arthur berikutnya berjalan dengan normal, latihan dari pagi sampai sore bersama Adrian dan Devin. Lalu malamnya lanjut latihan bersama Smith, Aron dan Amon. Latihan tambahan itu berlaku setelah Arthur terbiasa dengan treatment latihan keras Devin dan Adrian.
Hubungan Arthur dengan Olivia pun juga semakin dekat, Arthur tidak lagi gerogi jika dekat dengan Olivia. Dia hanya keringat dingin dan malu karena terus di perhatikan setiap keduanya berbincang-bincang.
Keempat istri Adrian pun kini terlihat lebih senang dengan kedatangan Arthur yang menurut mereka sifatnya 11 12 dengan Bima anak mereka. Kedatangan Arthur ini sedikit mengobati rindu di hati mereka berempat terutama Zoya yang sangat terpukul saat mendengar kematian Bima.
Sudah 100 tahun lebih Arthur berlatih di Dimensi Surgawi ini, banyak sekali perkembangan di dalam tubuhnya. Sikapnya juga berubah lebih dewasa, walaupun masih suka slengean tapi jauh lebih baik dari sebelumnya.
Susano'o, Gedomazo, pembangkitan God Of Eyes, pembangkitan Roh Spiritual Dewa Kematian, dan mendapatkan 10 gudodama. Itu semua Arthur dapatkan berkat kerja kerasnya dalam latihan keras dari Devin dan Adrian.
Tidak hanya itu, Arthur juga semakin mahir menggunakan elemen, skill, dan energinya berkat latihan dari para Dewa Dewi di Dimensi Surgawi ini. Arthur juga mendapatkan ilmu baru dalam bidang obat-obatan dan pengobatan luka tradisional maupun modern.
Level dan kultivasi Arthur juga meningkat drastis, dari yang sebelumnya hanya di ranah True God, kini sudah ada di Dewa Nirvana. Level yang sebelumnya hanya 4343, kini naik menjadi level 6990.
Kenaikan ini tidak bisa di pungkiri lagi karena ikut andil Zet yang setiap latihan tambahan terus menyuruh Arthur untuk mengambil dungeon sebagai praktek.
(Note: Tingkat Kultivasi
-Master
-Grandmaster
-Immortal
-Mythic Immortal
-DemiGod
-True God
-Holy God
-Dewa Nirvana
-Dewa 3 Alam
-Kaisar Alam Semesta
-Penguasa Alam Semesta
Kultivasi ini cuma bisa di dapat oleh para keturunan Dewa atau Dewi murni)
Di saat Arthur yang mendapatkan peningkatan yang luar biasa itu, Jonathan di bumi malah kebalikannya. Setelah berhasil menundukkan Naga Azure berkat bantuan Albert dan Henry, dia malah berubah menjadi sombong dan tidak mau berlatih.
Jonathan merasa kalau dia sudah menamatkan dunia hunter, dia merasa kalau dialah yang terhebat dan tidak ada yang bisa mengalahkannya.
Setiap dia berjalan di kerumunan, pasti dia berteriak pada orang-orang bahwa dialah penguasa di alam semesta ini. Jonathan yang awalnya orang yang baik dan berhati bersih berubah 180° menjadi pria busuk yang menginginkan semua wanita menjadi penghiburnya.
Padahal Jonathan sendiri sudah menikah sejak 1 bulan setelah Arthur pergi. Yang berarti sudah sekitar 2-3 bulan menikah dengan Shinta mantan gurunya. Julian sebenarnya sudah berusaha keras untuk menyadarkan Jonathan, tapi sia sia saja.
Bahkan Jonathan ini pernah di keroyok tim Senior karena saking malasnya berlatih. Jonathan bonyok, tapi sama sekali tidak berubah. Tetap saja menjengkelkan semua anggota guild karena tingkahnya.
Bahkan pernah satu kali, saat ibu, ayah, kakak dan dua adiknya datang berkunjung ke basecamp untuk melihat treatment latihan Jonathan. Saat itu juga Julian meminta orang tua Jonathan untuk menasehati anak mereka.
Saat kedua orang tuanya menasehati, Jonathan malah langsung memukul keduanya karena marah dan tidak terima di nasehati orang lemah.
Bobby kakaknya pun kecewa, dia mengajak orang tuanya untuk pulang dan melarang mereka untuk kembali supaya tidak menyakiti hati mereka.
Julian dan Kevin benar-benar pusing dengan tingkah Jonathan kali ini. Mereka ingin sekali meminta bantuan Devin, tapi mereka urungkan supaya Arthur bisa berkembang pesat dan berharap bisa menyadarkan Jonathan kelak.
Sebenarnya semua keluarga guild sudah menasehati Jonathan, tapi sikap Jonathan ini masih sama saja. Sehingga membuat satu keluarga guild menyerah dan membiarkan saja.
Arthur yang tidak tau apa apa di Dimensi Surgawi tetap fokus berlatih sembari memperbaiki sikapnya yang slengean dan ngeselin karena peroasting handal.
Bersambung....
req lanjutan anak dari si arthur ama isabela dungs😁