🙏🙏MOHON TIDAK MEMBERI BOOMLIKE 🙏🙏
👌Tinggalkan jejak dengan sopan
🍀 Beri dukungan dengan Like, Komen, Sub, Gift dan berikan Rate ⭐5 supaya Author tambah semangat
Spread ❤
Don't hate💔
----------------
Apakah ada obat untuk penyesalan di dunia?
Kembali ke masa lalu membuat Sienna memiliki kesempatan mengubah alur cerita masa depan.
Dengan pilihan yang berbeda, akankah hasilnya tetap berbeda.
Apakah Sienna berhasil mencegah lepuh, duka dan penyesalan kehidupan sebelumnya?
Akankah Sang Takdir berbelas kasih menyambut Sienna untuk mengubah jalanNya?
Notes:
Ruth: Kata yang berasal dari sebuah nama
Jika Kata, berarti duka, penyesalan dan belas kasihan.
Dalam Nama, berarti sahabat, pendamping dan dicintai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firefly Tale, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chaebol
Chaebol adalah istilah yang merujuk pada sekelompok besar perusahaan yang berpusat pada satu keluarga pemilik atau kelompok terkait di Korea Selatan. Istilah ini berasal dari bahasa Korea "Jaebeol," yang artinya "kekayaan yang besar" atau "kekuatan yang besar." Pertumbuhan chaebol di Korea Selatan memiliki sejarah yang panjang dan kompleks.
Pasca Perang Dunia II dan pemisahan Korea pada tahun 1945, Korea Selatan menghadapi situasi ekonomi yang sulit. Pada awal 1960-an, pemerintah Korea Selatan memulai upaya untuk mendorong industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi.
Dalam periode ini, beberapa keluarga pemilik perusahaan besar mulai mendirikan dan mengembangkan perusahaan-perusahaan yang menjadi inti chaebol, seperti Samsung, Hyundai, LG, SK, dan lainnya.
Pada tahun 1961, Korea Selatan mengalami kudeta militer yang membawa Jenderal Park Chung-hee berkuasa. Di bawah pemerintahan otoriter Park, Korea Selatan meluncurkan strategi ekonomi yang dikenal sebagai "Pengembangan Ekonomi yang Diarahkan ke Luar" atau "Eksporasi-Oriented Development" (EOD). Program ini menempatkan perusahaan-perusahaan chaebol sebagai mesin utama untuk pertumbuhan ekonomi negara.
Pemerintah memberikan dukungan finansial dan regulasi yang menguntungkan bagi chaebol. Ini termasuk bantuan keuangan, proteksi pasar dalam negeri, dan insentif ekspor. Sebagai hasil dari dukungan ini, chaebol tumbuh pesat, mendiversifikasi bisnis mereka ke berbagai sektor, termasuk elektronik, otomotif, konstruksi, dan lainnya.
Meskipun chaebol berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Korea Selatan, sistem mereka juga menimbulkan masalah. Pada akhir 1990-an, Korea Selatan menghadapi krisis keuangan yang parah yang mengungkapkan kelemahan dan masalah struktural dalam chaebol.
Pada tanggal 2 Juli 1997, Thailand mengubah sistem kurs tetapnya yang telah berumur 13 tahun. Karena nilai tukar berubah, harga Baht Thailand di pasar valuta asing turun. Ini adalah penyebab krisis keuangan Asia Timur . Pada tanggal 21 Mei tahun itu, IMF diminta untuk menyediakan dana penyesuaian likuiditas. Pada saat itu, penyebab sebenarnya dari masalah likuiditas valuta asing masih kontroversial. Pasar valuta asing domestik Korea Selatan kekurangan dolar, nilai tukar won Korea Selatan meningkat, dan beberapa lembaga keuangan tidak mampu membayar utang luar negeri mereka.
Pinjaman luar negeri oleh lembaga keuangan diblokir, sehingga sulit untuk membayar utang luar negeri jangka pendek sebesar $30 miliar dan utang luar negeri jangka panjang sebesar $45 miliar. Pemerintah Kim Dae-jung membujuk rakyat Korea Selatan untuk berpartisipasi dalam kampanye pengumpulan Emas untuk mengatasi utang negara kepada Dana Moneter Internasional . Kampanye tersebut mengingatkan pada " Gerakan Bayar Utang " atau "Gerakan Produksi Korea" sebelumnya pada tahun 1907.
Untuk menstabilkan keuangan negara, rakyat seluruh Korea Selatan secara spontan menyumbangkan semua barang emas di rumah mereka.
Pada akhir Februari 1998, lima lembaga keuangan (termasuk Bank Perumahan dan Bank Kookmin ) berhenti mengumpulkan emas, dan NACF menghentikan keterlibatannya pada akhir April.
Jumlah emas mencapai sekitar $1,82 miliar dalam mata uang asing. Rata-rata 65 gram (2,3 oz) per rumah tangga dikumpulkan. Dua puluh satu ribu orang menyumbang 177 kilogram (390 pon) emas, dan 1.735 orang menyerahkan 131 kilogram (289 pon) dalam bentuk obligasi pemerintah, tetapi itu masih setetes air di ember.
Korea Selatan tidak punya pilihan selain meminta bantuan IMF, dan sepenuhnya menerima banyak persyaratan yang dianggap orang Korea sebagai "kehilangan kekuasaan dan penghinaan terhadap negara".
Ini termasuk membuka pasar keuangan, memungkinkan perusahaan asing untuk mengakuisisi perusahaan Korea, dan perusahaan keuangan domestik di atas ukuran tertentu harus tunduk pada pengawasan internasional. Pada akhirnya, Korea Selatan berhasil bertahan dari krisis dengan pinjaman lebih dari 50 miliar dolar AS dari IMF.
Namun, untuk menebus "otonomi ekonomi" yang hilang dari IMF, ia hanya dapat mengandalkan chaebol untuk memulihkan ekonomi dan melunasi hutang.
Untuk para chaebol, Bank Perumahan ( KBS - Daewoo ) mengumpulkan emas terbanyak (364t), diikuti oleh Nonghyup ( MBC - Samsung, 48.23t), Kookmin Bank dan Saemaeul Bank ( SBS - LG , 33.68t), Korea Exchange Bank (4.25t) dan Industrial Bank of Korea (1.98t). Kampanye tersebut melunasi utang yang didukung IMF sebesar $19,5 miliar pada Agustus 2001, tiga tahun lebih cepat dari jadwal.
Pemerintah kemudian melakukan reformasi ekonomi yang bertujuan untuk mengurangi kekuasaan ekonomi chaebol dan meningkatkan transparansi. Reformasi tersebut mengharuskan chaebol mengurangi diversifikasi usaha mereka dan fokus pada inti bisnis. Juga, ada upaya untuk mengurangi interkoneksi yang kuat antara politik dan chaebol.
.......
Sienna menyerahkan laporannya tentang chaebol Korea kepada Madam Rui, melihatnya dari berbagai informasi yang dikumpulkan Sienna, Madam Rui mengakui pemahaman Sienna tidak dangkal. Namun langkahnya tetap dapat dianggap gegabah.
"Sienna, ini terlalu berisiko untuk ikut mengambil potongan kue milik chaebol ini. Jika mereka mengetahui tujuan kita, mereka pasti akan bekerja sama merobek-robek New World." Madam Rui khawatir dengan kekeraskepalaan Sienna. Apapun poin yang disebutkannya untuk membujuk mundur, Sienna sudah menyiapkan langkah balasannya.
"Tidak Madam, setidaknya untuk saat ini, kue ini belum menjadi milik mereka. Mereka pada saat ini masih memulihkan diri dari krisis dan kebijakan ekonomi baru. Lagipula dari segi sejarah, New World tidak lebih muda dari mereka, kita tidak perlu takut bersaing." Sienna tetap membujuk Madam Rui.
Setelah mengatasi krisis keuangan, beberapa chaebol akan berhasil bangkit dan berkembang menjadi perusahaan global yang menguasai pasar internasional.
Mereka berhasil berinovasi dalam teknologi, mengekspansi bisnis mereka secara global, dan menjadi pemimpin di berbagai industri. Akibatnya, konsorsium mulai fokus pada kue industri hiburan. Sebelumnya, mereka sebenarnya meremehkannya. Tapi itu akan terjadi nanti, tidak sekarang.
"Madam, saat ini adalah waktu terbaik. Seluruh negara kawasan Asia kini mengetahui betapa pentingnya devisa, chaebol sedang memulihkan diri dan tidak akan memecah sumber dayanya untuk industri baru. Dan New World, yang paling tidak kekurangan adalah valuta asing."
Madam Rui tetap skeptis, namun penolakannya mulai mengendur. Menata kembali kekacauan yang dipikirkannya, Madam Rui mengemukakan kegusarannya. "Bagaimana jika mereka menendang kita dari perahu saat kita mulai mendapatkan keuntungan? Seburuk-buruknya chaebol, itu miliknya sendiri, sedangkan kita orang asing."
Sienna tersenyum menanggapi kegusaran Madam Rui. "Era telah berubah Madam, akses media kini tidak satu arah. Jika dulu itu mungkin saja, tapi kedepannya akan sangat sulit bagi mereka untuk menutupi langit dengan satu tangan. Bagaimana mereka dimasa lalu mengkritik chaebol, kita juga bisa menggunakannya untuk mereka."
Ya, meski dalam krisis para chaebol telah banyak membantu, namun, chaebol tetap menghadapi kritik dan tantangan dalam hal transparansi dan konsentrasi kekuasaan ekonomi. Pemerintah terus berusaha untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi persaingan bisnis dan mengurangi ketergantungan terhadap chaebol.
Sienna menunjukkan halaman dalam laporannya yang mengemukakan kekayaan para chaebol terhadap PDB Korea. Sebelumnya, total aset sepuluh besar konglomerat Korea hanya menyumbang sekitar 24% dari PDB Korea Selatan, tetapi pada akhir tahun 2001, proporsi ini meningkat menjadi 43,4%, dan kemudian pada tahun 2012, bahkan naik menjadi 85%. Bahkan pada tahun 2022 kelak, Samsung saja menyumbang 18% PDB.
Madam Rui mengamati tulisan di halaman yang ditunjuk Sienna. Saat ini dia bener-benar terkejut dengan kekuatan pemulihan chaebol ini. Padahal, data yang ditunjukkan Sienna hanya sebatas tahun 2001. Bisa dibayangkan bagaimana jika Madam Rui mengetahui data di masa mendatang jika sejarah tidak berubah.
"Saat ini, tampaknya para chaebol ini tidak mencolok. Tapi kenyataannya mereka sama sekali tidak menahan diri dalam ambisinya. Dengan keagresifan seperti ini, cepat atau lambat mereka akan ditekan oleh pemerintahannya sendiri." Kali ini Madam Rui sangat bersemangat menanggapi.
Melihat reaksi Madam Rui yang antusias, Sienna kembali membujuk Madam Rui. "Oleh karena itu Madam, sebelum mereka menguasai kode kekayaan baru, kita harus terlebih dulu menduduki sumber daya baru ini."
Hal-hal ini, jika ditempatkan di zaman kuno adalah seperti menteri yang memiliki kekuasan melebihi seorang raja. Untuk faktor yang mempengaruhi stabilitas kerajaan seperti ini, tentunya tidak dapat ditoleransi.
Sejak krisis itu, chaebol terus berada di garis depan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan. Meskipun mereka telah memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi negara ini, peran dan pengaruh chaebol di Korea Selatan tetap menjadi isu yang kompleks dan kontroversial.
Hal ini menyebabkan Korea Selatan melancarkan perang terhadap chaebol dari lingkaran politik hingga masyarakat, dan yang terakhir terus berkembang lebih jauh dalam sepuluh tahun berikutnya tanpa rasa takut.
Di masa lalu, Korea terlambat menyadarinya. Ketika mereka sadar, chaebol sudah menjadi raksasa dan sulit ditaklukkan. Tapi semuanya belum terlambat sekarang, dengan bergabungnya New World sebagai variabel baru, masa depan tidak pasti dan sejarah dapat berubah.
Tentu saja, Sienna memiliki keuntungan, karena kelahiran kembalinya, dia tahu mantra mana yang menjadi tren masa depan, tetapi hal semacam ini hanya dapat dilakukan oleh dirinya sendiri, dan orang lain tidak akan percaya ketika dia menceritakannya kepada orang lain. Dan lagi, Sienna tidak akan pernah menceritakannya agar tidak menimbulkan kecurigaan