NovelToon NovelToon
I Love You, Queen Halu

I Love You, Queen Halu

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Wanita Karir / Romansa / CEO
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: Clareisya

"Mobil untuk besok dan 1 bulan ini sudah aku kirimkan ke rumah mu."

"Ok." Jujur saja Yura tidak tertarik membicarakan hal lain kepada pria sombong itu.

"Maksud Abang akan menjadikan Yura sebagai supir?" Gerald menatap tak percaya kepada sang Abang.

"Bukan hanya menjadi supir tetapi juga menjadi Sekretaris dan juga asisten pribadi tuan Gheo Cristiano, hebat kan aku?" Yura berkata sinis dengan nada menyindir.

"Wah..wah... Abang keterlaluan, pantes tadi Doni Papa suruh terbang ke Jogja buat menangani perusahaan di sana."

"Itu pantas dia dapatkan karena sudah membuat hidung ku hampir patah." Gheo tidak sadar jika dirinya baru saja keceplosan. Yang menyebabkan Gerald menganga karena masih belum paham seperti apa ceritanya.

"Itu juga pantas didapatkan oleh orang yang merendahkan harga diri saya!" Yura berkata tanpa menoleh ke arah kedua kakak beradik itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clareisya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

"Kai benar, Ternyata Yura wanita yang berbeda yang layak untuk diperjuangkan. Selama ini wanita yang mendekati Kai hanya ingin menginginkan uang dan ketampanannya." Ernet tertunduk lemas dan kembali ke mobilnya.

Ernet semakin kalut saja, Bukan apa-apa selama ini saja Ernet sudah sangat kesulitan untuk mengambil hati Kai kembali. Sekarang malah bertambah Yura yang akan menjadi saingannya. Ini jelas bukan hal yang baik, Ini akan semakin mempersulit jalan Ernet saja.

Keesokan harinya....

Hari ini adalah hari terakhir dimana dalam sebulan Yura merangkap pekerjaan 3 sekaligus, Tekadnya sudah bulat ia akan segera resign dan fokus membantu ibunya.

Surat pengunduran diri telah berada di tangannya tinggal ditandatangani oleh Gheo.

Tok..tok..

Yura mengetuk pintu Setelah di persilahkan masuk segera wanita bertubuh langsing itu memasuki ruangan sang CEO.

"Tuan ini surat pengunduran diri saya." Yura meletakkan amplop diatas mejanya Gheo.

Gheo menatap Amplop itu dan Yura secara bergantian.

"Mengapa? apa gaji yang saya berikan terlalu sedikit?"

"Bukan seperti itu, Saya hanya ingin membantu ibu saya."

"Bagaimana kalau saya tidak mengijinkan?" Gheo menatap Yura dengan tatapan intimidasi.

"Tetap saja saya akan resign, Lagian tugas saya selama sebulan ini sudah saya laksanakan dengan baik." Jawab Yura.

"Tapi tidak semudah itu Yura! Kamu pikir semudah itu mencari pengganti mu?" Gheo benar-benar tak habis pikir mengapa wanita dihadapannya saat ini ingin out dari perusahaannya. Padahal banyak sekali yang bersusah payah untuk bekerja di perusahaan Cristiano Group.

"Tuan, Saya mohon jangan persulit saya. Ini sudah menjadi keputusan saya dan keluarga." Yura juga tak mau kalah sudah cukup dirinya selama ini diperas secara jiwa dan raga. Yura mulai berfikir ia bisa saja mati muda karena terlalu memaksakan diri.

"Kamu bekerja dengan ku baru satu bulan lamanya, Apakah wajar kamu resign dengan alasan tak jelas seperti itu?" Gheo menyandarkan tubuhnya lalu melipat tangannya di depan dada.

"Alasan saya cukup logis tuan, Saya sudah tidak sanggup." kekeuh Yura

"Apanya yang tidak sanggup? Saya tidak menyuruh mu macul di sawah. mulai besok bukankah pekerjaan mu hanya menjadi Sekretaris ku saja?" Gheo jelas sekali menunjukkan sikap yang keberatan kalau Yura sampai mengundurkan diri. Tiba-tiba Gheo mengingat tugas khusus yang diperintahkan Papanya pada Yura.

"Tuan, pokoknya saya mau berhenti saja!"

"Bagaimana tugas yang diberikan Papa pada mu? bukanya papa meminta mu untuk membuat ku segera menikah?" Gheo mengangkat alisnya sebelah plus senyum liciknya.

"Nanti aku akan langsung katakan pada Pak Satria kalau aku tak bisa memenuhi permintaannya."

"Tidak bisa! Baiklah kalau kamu tak ingin menjadi Sekretaris ku lagi. Tapi kamu harus mencari wanita yang akan menjadi calon istri ku." Lagi-lagi Gheo tersenyum licik seperti merencanakan sesuatu.

"Aku harus mencari kemana? aku tak punya teman atau kenalan." Yura benar-benar kehilangan akal, Yura sungguh sudah lelah menghadapi Gheo yang banyak permintaan.

Pernah sekali Yura menemani Gheo untuk bertemu dengan wanita yang dikenalkan oleh Pak Satria, Tapi Gheo langsung menolak wanita itu di hadapan orangnya Langsung. dengan alasan wanita itu memakai gaun warna pink. Sangat-sangat tidak masuk akal bukan? Namun lebih menyebalkan lagi ketika Yura merekomendasikan salah satu staf di perusahaan Cristiano Group yang terang-terangan menunjukkan rasa suka pada Gheo, Tapi Gheo menolak lagi dengan alasan Wanita itu lahir di bulan April. Sungguh alasan yang tidak bisa diterima, Memang apa yang salah dengan bulan lahir seseorang? Padahal wanita itu berparas cantik dan terpelajar.

Setelah keduanya terdiam cukup lama akhirnya Gheo kembali berucap "Bagaimana Kalau kamu saja yang menjadi istri ku? Kamu satu-satunya yang lumayan lama dekat dengan ku?" dengan tampang polos Gheo bertanya yang membuat Yura salah tingkah.

"Tuan jangan bercanda, Kita mengenal baru satu bulan. Lagian banyak yang bersedia menjadi istri tuan, Tuan saja yang terlalu pemilih." Yura menggaruk alisnya yang tak gatal, Jujur saja Yura merasa seperti sedang dilamar dengan cara yang berbeda pada umumnya.

"Kita bisa saja saling mengenal setelah menikah, Harusnya kamu bersyukur kamu satu-satunya yang aku tawarkan untuk menjadi istri ku." Dengan sombongnya Gheo berkata, Memangnya dia pikir Yura merasa bahagia.

"Haha Tuan terlalu percaya diri, Tapi maaf tuan bukan tipe ku." Tolak Yura cepat.

"Memangnya pria seperti apa kamu inginkan menjadi suami mu?" Tanya Gheo penasaran.

"Pokoknya harus bisa segalanya. Harus bisa masak, Main musik, Nyanyi, Dan harus jago main basket. dan yang paling penting harus good looking dan good rekening." Yura tertawa dalam hati melihat ekspresi Gheo seperti orang bodoh.

"Kalau rupa dan rekening aku sudah pasti lolos, apa kamu bilang barusan? Harus bisa masak? Kamu cari suami atau cari art? Lagian persyaratan mu banyak sekali. Aku pastikan tidak ada pria seperti itu di dunia ini." Gheo menatap Yura tak percaya sambil menghembuskan nafasnya kasar.

"Ada, Tuan saja yang tidak tahu. Sekarang cepat tanda tangan surat pengunduran diri ku Tuan." Yura kembali menujuk amplop yang tergeletak di atas meja.

Gheo membuka amplop itu dan membacanya, Diluar sana mungkin orang lain akan menyayangkan keputusan yang Yura ambil.

"Apa kamu sudah yakin dan tak akan menyesal?" Tanya Gheo sekali lagi.

"Aku sudah sangat yakin tuan." ujar Yura yakin

"Baiklah, Tapi kalau kamu kangen jangan malu langsung saja beritahu pada ku." Gheo membubuhkan tanda tangannya diatas kertas yang sudah dipersiapkan Yura.

Yura menatap dengan malas, Kangen apaan? Kangen band? Siapa yang akan merindukan bos seperti Gheo yang bertindak sesuka hati dan memerintahkannya kapanpun dan Di manapun.

Yang ada Yura sangat lega sekarang, Karena bisa fokus mengembangkan usaha ibunya.

Dulu memang dia bercita-cita mengumpulkan uang yang banyak supaya bisa bertemu dengan sang idola, Tapi sekarang dia mulai sadar kalau ibunya sudah beranjak tua. Waktu tak bisa diputar kembali Yura tak ingin menyesal karena ambisinya yang terlalu tinggi membuatnya kehilangan momen berharga bersama ibunya. Kalau memang ada kesempatan untuk bertemu dengan sang idola Yura akan sangat bersyukur, tapi untuk sekarang ia akan mengesampingkan keinginan itu. Baginya tak ada yang terpenting selain kebahagiaannya bersama Ibunya.

Sepeninggal Yura sang CEO lebih banyak melamun di ruangannya, Gheo merasa sudah terlanjur nyaman selama sebulan ini ditemani oleh Yura kemanapun.

"Apakah aku akan bisa tanpa mu Yura? Selama sebulan ini aku sudah sangat tergantung pada mu." Gheo berbicara sendiri, Meski kebersamaan mereka dibilang cukup singkat tapi sangat bermakna dan berkesan. Dari Yura Gheo memahami satu hal bahwa tak semua wanita akan tergila-gila dengan uang dan kekuasaannya. Buktinya Yura menolak menjadi istrinya.

"Apa dia menganggap tadi itu hanya candaan? padahal jantung ku rasanya mau copot mengatakannya." Gheo meraba dadanya yang masih berdebar tak karuan, Maklum saja ini pertama kalinya Gheo meminta seorang wanita menjadi istrinya tapi malah langsung ditolak tanpa berfikir terlebih dahulu. Lebih mirisnya lagi cuma dianggap bercanda.

Bersambung 💞💞💞💞💞

Maaf ya gesss , Up nya agak lama. Karena author lagi sakit. Doakan semoga cepat sembuh. 🤧🤧😷

1
Salsa
next
Princess 👠👠💍💖
up-nya banyak-banyak doooong
Princess 👠👠💍💖
coba saja kalau bisa ,
Princess 👠👠💍💖
Ciri-ciri ular betina nih,
Princess 👠👠💍💖
jadi Gheo lagi buka audisi buat nyari calon istri? Bang lamar aku aja, Dijamin aku terima 🤗🤗🤗
Salsa
lanjuuut 💵💵💵💵
Clareisya: Terimakasih sudah menjadi pembaca setia author 😄
total 1 replies
Princess 👠👠💍💖
next Thor
Princess 👠👠💍💖
hahaha 😂😂
Salsa
iya benar sekali Yura....
Salsa
😲😲😲
Salsa
Wah, Ternyata Kai menjadi playboy ada alasannya toh?!
Salsa
Wkwkwkw ngakak banget!!!! 🤣🤣🤣
Salsa
Aku pembaca setia mu thor.
Salsa
Yah, Kadang pria menganggap kita para wanita memancing. padahal sebenarnya kita hanya menyenangkan diri sendiri.
Clareisya: Benar sekali
total 1 replies
Salsa
liat apa thor 🤔🤔🤔
Salsa
ati" biasanya rasa suka dan tidak suka perbedaannya cuma beda tipis
Salsa
Terus kalo gak ketemu sama tuh idola Yura bakalan jadi perawan tua nih
Princess 👠👠💍💖
next...
Wr Sri123
lanjut thor.....
Princess 👠👠💍💖
semoga cepat sembuh Thor. 💐💐💐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!