NovelToon NovelToon
Kaisar Naga Petir

Kaisar Naga Petir

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kultivasi
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: Niana Eve.

Dihina, dipandang rendah, dan hidup tanpa harapan di dalam Keluarga Zhang, Zhang Tian tumbuh sebagai pemuda lemah yang bahkan tidak mampu membangkitkan energi spiritual.

Di mata semua orang, hidupnya tidak lebih dari beban dan aib keluarga.

Namun semuanya berubah karena Sambaran petir yang membuat hidupnya hampir di ambang kematian.

Ini membuat Zhang Tian memperoleh warisan legendaris yang telah hilang selama ribuan tahun. Itu adalah warisan Kaisar Naga Petir, penguasa petir kuno yang pernah mengguncang dunia kultivasi di era kuno.

Sejak hari itu, takdirnya berubah.

Dia bangkit menjadi tak terkalahkan setelah di kenal sebagai sampah di seluruh kota.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niana Eve., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pewaris Kaisar Naga Petir

Boom!!!

Petir terus menghantam tubuh Zhang Tian tanpa henti. Langit di atas reruntuhan Menara Petir berubah menjadi lautan awan hitam. Kilatan ungu memenuhi seluruh area seperti badai kiamat.

Tubuh Zhang Tian melayang di udara dengan mata tertutup. Petir bergerak di sepanjang kulitnya, rambutnya berkibar liar. Di bawahnya, tanah telah hancur total.

Retakan besar menyebar ke segala arah.

Para pembunuh berjubah hitam mulai kesulitan bernapas akibat tekanan aura kuno yang memenuhi udara.

"Ini tidak bisa dibiarkan terus berlanjut!" salah satu dari mereka menggertakkan gigi. "Kalau bocah itu berhasil mendapatkan warisan naga ini, maka semua kita akan mati!"

Whoosh!

Semua pembunuh yang tersisa langsung menyerang bersama-sama, sementara yang tersisa hanya ketua mereka yang membawa sabit besar.

Total mereka sekitar dua puluh tujuh puluh orang. Aura mereka sangat kuat. Mereka semua dilapisi perisai hitam yang melindungi tubuh mereka. Namun tepat sebelum mereka mencapai Zhang Tian…

Rooooar!!!

Naga petir di langit meraung, kemudian tubuhnya bergerak. Petir raksasa turun dari langit seperti hukuman surgawi, menghantam sepuluh pria berjubah hitam yang berada paling depan hingga terpental sambil muntah darah. Namun satu yang lain tidak takut, mereka terus menyerang ke arah Zhang Tian. Tatapan mereka seolah dipenuhi kegilaan.

"Aku akan membunuhmu sebelum kau bangkit!" Seorang pria berjubah hitam berhasil mendekati Zhang Tian, Pedangnya di ayunkan lurus menusuk ke arah jantung Zhang Tian.

Cepat dan mematikan.

Namun detik berikutnya, mata Zhang Tian tiba-tiba terbuka. Kilatan ungu menyala terang di pupilnya. Bersamaan dengan itu, suara petir menggelegar.

Crackk! Crackk!

Tangan Zhang Tian menangkap pedang yang mengarah ke jantungnya. Semua orang membeku. Pedang tajam itu tidak bahkan mampu bergerak sedikit pun di tangan Zhang Tian.

"K-kau… bagaimana kau bisa begitu kuat?" Pria yang memegang pedang bergidik ngeri.

Boom!!!

Petir meledak dari tangan Zhang Tian. Tubuh pria itu terpental, pedangnya hancur berkeping-keping, lengan kanannya hangus hitam. Lalu petir menjalar ke seluruh tubuhnya dan menghancurkan organ dalamnya.

Saat ini, Aura Zhang Tian berubah total, bukan lagi kultivator tingkat kelima alam pengumpulan Qi, tapi auranya lebih kuat dan lebih menakutkan.

Sementara itu, di dalam ruang kesadarannya, Zhang Tian masih menghadapi ujian.

Tubuhnya terus dihantam petir tanpa henti. Setiap sambaran terasa ingin menghancurkan jiwa dan tubuhnya sekaligus, ini mirip seperti di keluarga zhang saat dia pertama kali mendapatkan warisan Kaisar naga petir.

Namun dia tetap berdiri. Darah terus keluar dari mulutnya, tubuhnya hampir runtuh, tapi tatapannya tidak pernah goyah.

Naga petir kuno menatap dirinya lama. Lalu bertanya dengan suara seperti guntur.

"Manusia… kau sangat beruntung, ternyata sebelum aku, kau sudah menerima warisan dari klan naga petir kami."

Zhang Tian menarik napas berat. "Aku tidak akan menyembunyikan dari senior. Aku memang sudah menerima satu warisan dari klan naga petir. Jika bukan karena dia, aku tidak akan sampai di posisi ini. Namun jika senior tidak keberatan, mohon berikan warisan senior padaku. Karena aku ingin menjadi kuat. Aku tidak ingin diinjak lagi. Aku tidak ingin keluargaku dipermalukan lagi." Tatapannya mengeras. "Aku juga perlu mencari ayahku. Dan untuk menemukannya, aku harus menjadi kuat.”

Tepat pada saat ini, seorang lelaki tua dengan alis tajam dan mahkota di kepalanya muncul di kesadaran Zhang tian. Dia adalah kaisar naga petir, sosok pertama yang memberikan warisan pada Zhang tian.

Melihat sosok itu, jiwa naga yang ada didalam kesadaran Zhang Tian langsung bergetar lalu berubah menjadi seorang lelaki muda berusia tiga puluh tahun.

Dia menatap pada sosok agung yang memakai mahkota sebelum bertanya dengan ragu, “Apakah senior leluhur pertama?”

Roh Kaisar naga petir tidak menjawab, namun aura petir ungu keluar dari tubuhnya membentuk naga yang panjangnya ratusan ribu meter. Petir ini bahkan jauh lebih besar dari tubuh jiwa naga petir itu sendiri.

“Berikan warisanmu padanya, jika tidak kamu akan hilang secara sia-sia dari dunia ini.”

Setelah berkata, roh Kaisar naga petir menghilang.

Jiwa naga yang berubah menjadi pria berusia tiga puluh tahun itu tertawa. Tawanya bahkan mengguncang seluruh ruang.

"Baik. Kau memiliki keinginan yang cukup kuat, aku akan mewariskan seluruh warisanku padamu." Tubuh naga petir mulai berubah menjadi cahaya ungu lalu menghantam Zhang

Tian dengan seluruh kekuatannya. Cahaya ungu itu meresap sepenuhnya kedalam tubuh Zhang Tian.

"Argh!” Zhang Tian meraung ke langit. Rasa sakit kali ini jauh lebih mengerikan dari sebelumnya. Tubuhnya terasa benar-benar dihancurkan.

Namun bersamaan dengan itu, energi besar mulai menyatu ke dalam meridiannya. Petir kuno mengalir di seluruh tubuhnya. Tulangnya berubah. Darahnya dipenuhi energi petir.

Boom!!!

Di dunia nyata, aura besar meledak dari tubuh Zhang Tian. Gelombang energi menyapu seluruh area. Para pembunuh yang tersisa terdorong mundur.

Bahkan gadis bertopeng ikut menyipitkan mata, tekanan spiritual yang keluar dari tubuh Zhang Tian meningkat sangat drastis. Kemudian Petir ungu membentuk bayangan naga besar di belakang tubuh Zhang Tian.

“Avatar naga?” Pria yang membawa sabit besar menyipitkan mata. Nafasnya terasa berat.

Seseorang yang bisa menimbulkan Avatar naga berarti tubuhnya sudah menyatu dengan jiwa naga. Dia bisa saja merubah tubuhnya menjadi naga. Dalam artian tertentu, dia tidak kalau dengan naga itu sendiri.

"Monster… bocah ini terlalu menakutkan!" Seorang pembunuh berkata dengan wajah serius.

Salah satu pria menggertakkan gigi. "Dia belum sepenuhnya bangun! Serang bersama, ini akan menjadi kesempatan terakhir kita!"

Whoosh!

Semua pembunuh menyerang bersamaan. Bahkan pria yang membawa sabit besar juga menyerang. Pedang dan teknik telapak memenuhi area menghantam ke arah Zhang Tian.

Zhang Tian menatap dingin ke arah para pembunuh yang begitu kerasnya ingin membunuhnya.

Kali ini tatapannya benar-benar di penuhi niat membunuh. Dia hanya mengangkat satu tangan.

Boom!!!

Puluhan sambaran petir turun bersamaan dari langit. Jeritan para pembunuh menggema.

Tanah meledak, pohon-pohon berubah abu, reruntuhan menara hancur total. Semua pembunuh yang menyerangnya berubah menjadi uap di udara. Yang tersisa hanya pria yang membawa sabit besar. Namun tubuhnya juga dalam keadaan mengerikan. Dia terluka parah.

Suasana di hutan terasa sunyi.

Asap merah yang terbuat dari darah para pembunuh memenuhi udara. Tubuh para pembunuh tidak tersisa. Yang ada hanya senjata mereka yang berserakan di tanah.

Zhang Tian perlahan turun ke tanah. Petir masih bergerak di sekitar tubuhnya, matanya menatap dingin ke arah pria yang membawa sabit besar. “Siapa yang mengutus kalian untuk membunuhku?”

Pria yang membawa sabit besar ragu sejenak, dia menekan luka besar di dadanya.

Wajahnya pucat pasi.

Dia membuka mulut, baru akan bicara tiba-tiba tubuhnya meledak.

Alis Zhang Tian berkerut.

“Mereka punya perjanjian untuk tidak boleh mengungkapkan yang menyuruh mereka, jika mereka berniat membocorkan rahasia, mereka akan langsung meledak.” Gadis bertopeng perak berkata.

Pada saat ini, suara Roh Kaisar Naga Petir tertawa penuh kepuasan. "Mulai hari ini, kau layak disebut pewaris Kaisar Naga Petir."

Zhang Tian mengepalkan tangan. Meridiannya lebih kuat. Tubuhnya jauh lebih kokoh.

Energi petir di dalam dirinya kini terasa seperti lautan. Saat ini dia tidak bisa merasakan kultivasinya lagi. Namun meskipun begitu, dia merasa tubuhnya sangat kuat.

Gadis bertopeng tiba-tiba menoleh ke langit. Wajahnya berubah serius. "Kita belum aman."

Sebelum Zhang Tian sempat bertanya..

whoosh!

Tekanan besar turun dari langit. Tekanan ini bahkan lebih mengerikan dari semua pembunuh sebelumnya.

Udara terasa membeku.

Tepat saat ini, sosok pria tua berjubah hitam muncul di udara di atas reruntuhan. Tatapannya kosong seperti mayat hidup.

Tepat saat matanya jatuh pada petir di tubuh Zhang Tian… keserakahan perlahan memenuhi tatapannya.

1
sibaweh abduh
menarik sekali thor
Glastor Roy
makasih torku update ya yg baik hati
Glastor Roy
makasih torku update ya
☠♨ˢᶜʟᴢ⏤͟͟͞ʀ
lanjuttt/Good/
Bruno Yoga Fernandes
dalam satu paragraf, kurangi pengulangan nama, alangkah baiknya gunakan "dia" atau spesifik ciri-ciri orang tersebut, bisa dari gender "pria itu" atau dari gelar "si cacat spiritual".
Bruno Yoga Fernandes
udah cocok chapter 1 layak dibilang novel, segala aspek ada, karakterisasi: Zhang Tian yang mudah marah. Konflik Eksternal: Ujian Keluarga Zhang dan sebab-akibat jika gagal (Eskalasi) ketegangan udah terasa dari chapter 1 ini. Konflik Internal: Kondisi cacat Qi Zhang Tian. Eksposisi walau over di awal masih dimaklumi karena menjelaskankan kondisi MC untuk set up bagian tengah naskah.

Dan plot twistnya:

Game Changer: Zhang Tian dihadapi suara kuno yang menyambarnya dengan petir (Di sini kondisi Zhang Tian gaakan sama lagi, set-up yang harus dibayar di konflik ke depannya).

Rating 8/10 dari segi aspek storytelling.

Rating 7/10 dari segi narasi.

Rating 9 dari segi tone.

Rating 8, pacing aman walau agak terasa cepat, dan bagus karena ini bisa dibilang chapter prolog (pembukaan), dan langsung menanamkan benih konflik.
ₛₖₐ.ᴮꜰ: terimakasih kritik & srnny Sensei yog.prmn2 Sama
total 1 replies
Bruno Yoga Fernandes
Well, ini PoV tiga limited Zhang Tian, narasi masih berupa suara narator, tapi gapapa.

saranku, bisa dipadatkan jadi lebih simple langsung dekat kepala tokoh utama, agar lebih hidup tokohnya.

Zhang Tian meremas tangannya hingga jari-jari tangan memutih, ia bisa menerima segala hinaan yang tertuju padanya, tapi tidak demikian jika ayahnya diperlakukan sama seperti dirinya.
Bruno Yoga Fernandes
ini bisa lebih dipadatkan lagi pemilihan diksinya.

Mendengar ayahnya direndahkan, mata Zhang Tian menatap dingin.
Bruno Yoga Fernandes
pengulangan kalimat 'sejak saat itu' thorr
‎ ‎ ‎Basah Mas... Sampe Banjir
jejak dulu
Glastor Roy
update ya torku yg baik hati
🌹Widian,🧕🧕🌹
hai aku mampir..... cerita nya seru nih !
Itu apa naga petir ungu masuk ke raganya Zhang ?
Ryuuji
yaoloo padahal udah kalah masih aja manggil sampah🗿
Ryuuji
kan plot twist emang nggak mau di buang jauh jauh nih chara🗿
Ryuuji
apakah akan ada plot twist lagi🗿
Ryuuji
aku mencet like 2 kali kak/Smile/ gapapa kan?
Ryuuji
njr di back up bapak diem diem nih🗿
Ryuuji
halo ayah🥀😔
Ryuuji
banyak yang perlu di bahas dari narasi ama dialog nya bahkan monolog sama monolog internalnya🗿 tapi yah gapapa lanjut 🤣🤣
Ryuuji
whyyyy kenapa setiap baca bab selanjutnya harus nonton iklan bosan bet njr nontonin iklan satu menit😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!