Dengan langkah cepat dan sedikit berlari,seorang gadis merasa terlihat khawatir karena takut terjadi sesuatu dengan ibu nya.
Braaak....
Alicia mendorong pintu ruangan yang ada di depannya,dia melihat ayah nya dan beberapa pria lainnya sedang duduk disana. Ibunya juga berada disana dengan pakaian yang cukup terbuka,membuat alicia berjalan dengan cepat dan mendekati ibunya .
"akhirnya kau datang juga,bersikap menjadi anak yang baik . Lakukan apa yang mereka ingin kan " ucap ayah alicia dengan santai.
Alicia menatap mata ayah nya dengan bingung,membuat semua pria yang ada disana tertawa dengan keras.
"kau yang menggantikan ibu mu membayar hutang ayah mu,dengan tubuh mu. Hutang ayah mu cukup banyak,kami ngak mau tubuh ibu mu lagi yang sudah pernah kami cicipi. Aku ingin tubuh ku yang masih suci " ucap pria bertato di lengan membuat alicia terkejut.
yuuuhuuuu.....jumpa lagi dengan aku,mau tau bagaimana kelanjutan nya. Yuk langsung dibaca aja,biar ngak penasaran
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 23
❣❣❣❣❣❣❣❣
Ramon memang sengaja menjadikan Alicia sebagai kekasih karena sang ibu dan nenek nya yang sibuk meminta nya untuk menikah,walaupun hanya sebagai kekasih pura-pura tapi dia sudah mulai tertarik dengan Alicia.
Apalagi bibir Alicia yang sudah pernah dia cicipi saat mereka sama-sama dikejar oleh para pengawal malam itu,bibir itu selalu menghantui Ramon sehingga dia ingin sekali merasakan lagi dan lagi.
Pagi ini,Ramon sengaja tidak datang ke perusahaan. Dia ingin membawa Alicia dan ibu nya ke rumah kontrakan yang tak jauh dari restauran dimana Sonia akan bekerja,dia juga akan membawa Alicia bersama nya ke apartemen nya bukan kerumah utama nya.
"Pagi bu....kalian sudah siap?" tanya Ramon dengan sopan dan ramah .
"Sudah,trima kasih karena sudah bersedia membantu kami nak" ucap Sonia dengan ramah ,dia menggenggam tangan Ramon dengan erat.
Alicia mengatakan kalau Ramon adalah kekasih nya,makanya Ramon bersedia membantu mereka. Walaupun awalnya sonia tak percaya,tapi akhirnya dia percaya karena Alicia mengatakan akan membantu Ramon di apartemen nya. Mereka akan tinggal bersama,karena Ramon menginginkan nya dan Alicia juga .
Di kota mereka,tinggal bersama sebagai pasangan kekasih sudah biasa dilakukan. Jadi sonia hanya menganggukan kepala nya,mungkin memang keputusan Alicia bisa dia terima . Apalagi Alicia sudah dewasa ,dia yang akan menjalani semuanya .
"Tidak perlu sungkan bu,Alicia adalah kekasih ku . Mungkin sebentar lagi akan menjadi istri ku,kita keluarga jadi jangan berterima kasih untuk ini" jelas Ramon.
Ramon menyadari kalau ibu dan nenek nya pasti akan segera menyuruh nya untuk menikahi Alicia, jadi ngak ada salah nya kalau dia mengatakan hal ini Lebih dulu pada sonia. Apalagi dia juga akan mencoba menerima Alicia,tatapan nya tertuju pada bibir ranum Alicia yang menggoda nya sedari tadi.
"Baiklah,sebaiknya kita berangkat sekarang. Barang-barang kalian sudah ada dibagasi,kita tinggal kesana saja " jelas Ramon .
Ramon memang sudah menyuruh orang untuk mengambil barang milik Alicia dan ibu nya Di rumah kontrakan mereka dulu,ayah Alicia sudah di bereskan oleh Ramon. Dia memberikan uang dengan jumlah besar,tapi dengan syarat melepaskan Alicia dan ibu nya. Karena tergiur dengan uang yang diberikan Ramon,ayah Alicia menandatangani nya begitu saja .
Ramon menjalankan mobilnya, dia melirik ke arah Alicia yang terlihat cantik pagi ini. Ingin sekali Ramon memeluk dan mencium bibir Alicia yang terlihat mengkilat,tapi dia belakang ada sonia dan hal itu ngak mungkin dia lakukan.
Tak lama mereka sampai didepan rumah kontrakan kecil,sonia turun lebih dulu dan membuka pintu pagar didepan nya. Alicia ingin turun juga ,tapi saat tangannya menyentuh pegangan pintu . Ramon langsung mendekatkan wajah nya,dia mencuri kecupan di bibir gadis itu membuat Alicia melotot.
cup
Alicia ingin marah,tapi ramon membuka pintu nya dan keluar lebih dulu. Membuat Alicia hanya bisa melotot ke arah Ramon dari dalam mobil nya,sementara Ramon tersenyum tipis. Dari tadi dia menahan untuk mencium Alicia tapi saat ada kesempatan,dengan segera dia melabuhkan bibir nya disana. Walaupun hanya sebuah kecupan kecil,tapi dia suka.
"Bagaimana bu? Aku harap ibu suka dengan rumah nya " ucap Ramon yang sudah berada disamping Alicia,dia menggenggam tangan Alicia.
Entah kenapa Ramon tidak ingin berjauhan dari gadis nya,dia terus tersenyum sedangkan Alicia sedikit risih dengan perlakuan Ramon pada nya. Ramon tidak perduli dengan pendapat Alicia,yang terpenting bagi nya Alicia bersedia bersama nya walaupun terpaksa.
Ramon dan Alicia memang sudah membuat surat perjanjian,mereka akan tinggal satu atap. Alicia akan menjadi gadis pemuas nafsu untuk nya dengan imbalan gaji bulanan yang sama saat dia bekerja di club,bahkan Ramon akan memberikan lebih sebagai bonus jika Alicia bersedia memberikan kepuasan pada nya .
Semenjak malam itu,Ramon tidak bisa melupakan Alicia. Bagi nya, tubuh Alicia masih terasa di tubuhnya . Malam itu,Ramon melihat sendiri bagaimana pas nya dada Alicia di genggaman tangan nya. Apalagi saat batangan miliknya yang menggesek lubang kewanitaan milik Alicia,rasa nya ingin sekali dia masuki saat itu tapi malam itu hanya sebentar saja terjadi membuat nya merasa pusing dan memutuskan untuk melakukan nya lain kali.
"Ini sudah cukup untuk ibu,apalagi Alicia akan tinggal bersama mu. Ibu hanya sendirian nanti" jelas Sonia
"kami akan sering berkunjung bu,maafkan aku karena aku terlalu egois. Tapi aku ngak bisa jauh dari Alice " jawab Ramon dengan nada sedih nya,dia sudah menarik tubuh Alicia dan memeluknya membuat Alicia terkejut .
"tidak apa-apa,kalian baru saja menjadi pasangan kekasih. Jadi masih mesra-mesra nya dan tidak ingin terpisahkan,itu wajar kok. Ibu harap kalian bertahan lama,kalau bisa sampai menikah " ucap Sonia.
Mereka mulai mengangkat beberapa koper yang berisi pakaian,hanya pakaian yang diambil oleh orang suruhan Ramon. Karena kalau untuk barang, Ramon bisa membelikan nya dengan yang baru.
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘