NovelToon NovelToon
Dalam Cengkraman Sang Badai

Dalam Cengkraman Sang Badai

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Dendam Kesumat / Chicklit
Popularitas:668.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: hye seung "eva"

Dulu keluarga nya di hancurkan tanpa perasaan, adik nya diperkosa, ibu nya kritis dan ayah nya berada pada posisi akhir hingga kematian.

Dia kembali untuk membalaskan dendam pada mereka yang menghancurkan kehidupan dia dan keluarganya, menghancurkan perusahaan laki-laki yang menghancurkan orang tua nya dan membuat perhitungan telat pada laki-laki yang telah menghancurkan masa depan adik perempuannya kemudian dia menyeret pelangi sang bungsu musuh nya untuk masuk ke dalam cengkraman nya.

tidak ada cinta yang dia persembahan, hanya rasa sakit dan pengkhianatan yang diciptakan nya dalam pernikahan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hye seung "eva", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Madam Suzan

Mansion Utama Badai

Beberapa jam setelah pelangi menghilang.

Sebuah mobil mendominasi berwarna hitam bergerak masuk ke dalam mention utama badai melewati gerbang bagian paling utama menuju ke area parkiran yang ada di sisi kiri bangunan megah tersebut.

para pelayan yang menyadari kehadiran siapa di ujung halaman tersebut seketika langsung bergegas berkumpul untuk menyambut sosok yang ada di dalam mobil tersebut, mereka tahu jika mereka terlambat untuk menyambut sosok yang ada di dalam mobil itu maka mereka harus bersiap untuk menerima keadaan jika mereka akan dipecat satu persatu tanpa perasaan.

Setelah mobil tersebut menepi bisa dilihat secara perlahan di mana pintu mobil tersebut terbuka seorang wanita berusia paruh baya lebih terlihat mulai melangkah turun dari dalam mobil tersebut kemudian bergerak berjalan dari arah pintu masuk kediaman utama Badai.

Sebuah tongkat menemani wanita paruh baya lebih tersebut di mana bisa dilihat kaki kanannya terlihat tidak baik-baik saja, dia berjalan ditemani oleh tongkat yang ada di bagian sisi kanan tangan nya, namun meskipun begitu dia tetap masih mampu berdiri dengan tegak dan berjalan dengan mantan serta mendongakkan kepalanya dengan tatapan wajah sombong ke arah depan.

Begitu wanita tua tersebut memasuki bangunan megah itu seketika seluruh pelayan dan juga kepala koki masak yang bekerja di kediaman badai langsung menundukkan kepala mereka ke arah wanita tersebut untuk waktu yang cukup lama.

"Dimana Badai?" Satu pertanyaan melesat dari balik bibir wanita tersebut, dia mempertanyakan keberadaan badai karena biasanya ketika dia pulang laki-laki itu jelas akan menyambutnya dengan hangat.

"Tuan pergi ke perusahaan dan belum kembali" kepala koki bicara dengan cepat menjawab pertanyaan dari wanita tersebut, dia menundukkan kepalanya dan mengikuti jalan wanita itu yang menuju ke arah sebuah kamar di lantai bawah.

"dia belakangan terlalu sibuk dengan pekerjaannya bahkan dia tidak memikirkan kesehatannya, aku benar-benar cukup khawatir dengan kesehatannya saat ini, apa dia mengkonsumsi obatnya?" wanita itu bicara sembari berjalan menuju ke arah sisi kanan di mana dia berada saat ini. Bertanya kepada kepala koki dan memastikan apakah badai mengkonsumsi obat yang dia berikan beberapa waktu yang lalu.

"Aku memberikannya setiap kali Tuan menyelesaikan makan malamnya, madan " kepala koki berucap dengan cepat sembari menundukkan kepalanya, dia masih mengikuti langkah wanita yang ada di hadapannya tersebut hingga pada akhirnya mereka berhenti pada satu kamar di mana kamar tersebut memang ditempati oleh wanita itu selama ini.

Sang kepala koki buru-buru langsung membuka pintu kamar tersebut dan mempersilahkan wanita paruh baya lebih itu untuk masuk ke dalam kamar itu. nyatanya wanita itu memang berniat untuk masuk ke dalam kamar itu namun tiba-tiba dia menghentikan langkahnya lantas berbalik menatap laki-laki yang ada di sampingnya tersebut.

"Apa samudra juga telah kembali?" dia bertanya sembari menaikkan ujung alisnya

Mendengar pertanyaan yang dilontarkan wanita itu, laki-laki itu menggangguk kan kepalanya secara perlahan.

"Yes madam Zusan" jawabnya cepat dengan penuh keyakinan.

"Hmmm" wanita itu hanya ber hmmm ria, kemudian dia berpikir untuk membalikkan tubuhnya namun lagi-lagi satu pertanyaan terlintas di kepalanya.

"Apa Badai telah menikahi putri dari Angkasa?" kembali dibesarkan sebaris tanya kepada laki-laki yang ada di hadapannya tersebut.

"Yes madam" dan laki-laki itu menjawab lagi ucapan dari wanita tersebut secara perlahan.

seketika wanita itu mengembangkan senyumannya seolah-olah jawaban laki-laki tersebut begitu memuaskan dirinya dan di detik berikutnya dia langsung bergerak masuk ke dalam kamar tersebut dan menutup pintu kamar itu dengan suara yang cukup kencang.

1
ika febri
kak cerita ini lanjut dimana?
࿇༲࿆༫࿆࿂࿆༗S͓̽I͓̽N͓̽D͓̽Y͓̽ A͓̽M͓̽
Ini niat gk nih di lanjutkan, klo gk niat yaudah bikin End aja
࿇༲࿆༫࿆࿂࿆༗S͓̽I͓̽N͓̽D͓̽Y͓̽ A͓̽M͓̽
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Azlina85
Aduhhh blm update
Azlina85
Blm ada update?
Farid Farhan
mulai kpn yg update ini makk, aku nunggu dari duluuu
Sesi Destiyani
lanjut dong thor🙏
Deasy Suryandari
kok isinya sama thor dgn bab sebelumnya?
Wicih Rasmita
2 kali baca😁
Triiyyaazz Ajuach
siapa yg datang lagi apakah tunangan Daisy??
Triiyyaazz Ajuach
semoga segera terungkap semua kebenarannya
Triiyyaazz Ajuach
Badai tak kan mgkn melepaskan Daisy lagi
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
perasaan bagian ini udah aku baca atau memang perasaan aja ya..??
Tuti Tyastuti
lanjut mak
Tuti Tyastuti
siapa tuh yg datang🤔
Tuti Tyastuti
badai kah yg datang🤔
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
jodoh mungkin ya 🤭
Baru kamu pikirin tadi eh sudah ada aja gebrakan nya
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
pas awal baca part ini berasa udah bisa membaca alur nya edi akhir part malah langsung blank gak ke tebak 🙈🙈🙈
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
apa seperti cerita sebelumnya identitas yg sama tapi dengan raga yang berbeda
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
aku juga mikir nya gitu 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!