NovelToon NovelToon
Suami Jalur Perjodohan

Suami Jalur Perjodohan

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Perjodohan / Janda / Pernikahan Kilat / Teen Angst / Tamat
Popularitas:69.8k
Nilai: 5
Nama Author: windanor

Setelah sepeninggal mendiang suaminya dan berstatus menjadi janda muda. Khaliza memilih untuk tidak kembali menikah seumur hidupnya karna kesetiaan dan cintanya pada sang suami, Danu.

Lamaran beberapa pria selalu dia tolak. Namun kali ini, Khaliza tidak bisa berkutik ketika sang Ayah dengan tegas dan memaksanya menikah dengan Fariz, anak dari sahabat Ayahnya yang baru saja pulang dari kota.

Apakah pertahanan hati Khaliza untuk tidak kembali jatuh cinta akan roboh setelah di satukan dalam ikatan pernikahan dengan Fariz. Pria yang memperlakukan dirinya begitu lembut dengan segala perhatian yang pria itu berikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon windanor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 23: Tekanan mertua

...Selama masih bernapas dan selama berpijak di muka bumi, ujian akan terus datang sampai kematian itu datang....

Setelah dokter Agni selesai memeriksa Liza dan berpamitan pulang, Fariz segera masuk ke dalam kamar untuk menemui istrinya.

Sorot tajam pria itu langsung mengarah pada Liza yang duduk di kursi rias dan terlihat melamun. Kaki Fariz bergerak mendekati Liza dan menyentuh pundak istrinya.

"Dokter Agni mengatakan apa saja tentang kondisi kandungan mu?" tanya Fariz, Ia menatap pantulan bayangan Liza di cermin.

"Aku hanya perlu banyak-banyak istirahat dan dokter Agni memberikan resep obat yang harus aku tebus," balas Liza yang kini mendongak menatap suaminya.

"Jika ada sesuatu yang terjadi dengan kandungan mu, tolong jangan rahasiakan dari Mas." Fariz bersimpuh di hadapan Liza yang menatap sendu suaminya.

Tangan wanita muda itu terulur menyentuh wajah Fariz."Mas tidak usah khawatir. Dia baik-baik saja di dalam sini sampai dia lahir nanti..." lirih Liza penuh keyakinan.

Sementara Fariz merasa janggal dengan ucapan Liza.

"Boleh aku memelukmu, Mas?"

"Tentu boleh, Sayang. Tidak ada yang melarang, Mas milikmu."

Liza segera memeluk tubuh hangat suaminya. Menyandarkan kepalanya dibahu Fariz. Perlahan rasa nyaman mulai merayap dalam benak Liza yang seakan tak ingin lepas memeluk suaminya.

Saat ini hatinya butuh pelampiasan atas ketakutan dan kecemasan yang saat ini melanda.

"Sekarang kau istirahat saja di kamar. Mas akan menyiapkan makan malam untukmu."

Liza menggeleng.

"Tidak. Aku tidak enak dengan umi dan abah. Aku akan bergabung makan malam dengan mereka. Tidak perlu mengkhawatirkan keadaanku, aku baik-baik saja."

Fariz menghela napas berat."Liza...kali ini saja kau menurut dengan ku."

"Aku mohon Mas, jangan terlalu mengkhawatirkan ku." Liza bangkit dari tempat duduk dan Fariz membantu sang istri yang tampak kesusahan.

Genggam tangan wanita itu semakin erat pada tangan Fariz. Mendadak rasa sakit meremas perutnya, Ia terdiam sejenak berusaha tenang.

"Kau kenapa? Apa ada yang sakit?" tanya Fariz penuh khawatir kala melihat wajah Liza yang memucat.

"Ti-tidak. Ayo kita keluar," ucap Liza tersenyum kaku. Ia semakin erat menggenggam tangan suaminya.

"Besok Liza ikut Umi ke toko," ucap umi Fardah di sela-sela semua orang di meja makan tengah menikmati santapannya.

"Untuk apa Liza ikut ke toko?" tanya abah Husein penasaran.

"Abah kan tahu sendiri, toko kue kita tutup hampir seminggu dan mungkin kotor . Umi ingin mengajak Liza untuk bebersih." Umi Fardah menatap menantunya dan mengukir senyuman.

Liza diam merespon.

"Umi...Liza sedang hamil muda, bahaya untuk kandungannya bila terlalu beraktivitas. Aku akan mencari orang untuk membantu Umi bebersih," sahut Fariz.

Umi Fardah memberengut."Kau terlalu berlebihan mengkhawatirkan, Liza. Padahal bagus untuk wanita hamil bila banyak bergerak! Jangan karna Liza hamil kau melarang dia melakukan aktivasi apapun!" balas umi Fardah sarkas.

"Aku tahu, tapi saat ini kandungan Liza sedang lemah__"

"Bukan kandungannya yang lemah, tapi Liza terlalu mudah mengeluh," sela umi Fardah memotong ucapan Fariz.

"Sudah! Jangan membuat keributan di sini," tegur abah Hasan."Umi, tolong jangan terus membuat keributan, pahami kondisi Liza sekarang," ucap abah Hasan berharap istrinya menyudahi keributan.

Wanita paruh baya itu menghela napas kasar dan menurut dengan ucapan suaminya.

Fariz mengenggam tangan Liza yang terlihat diam dengan kepala tertunduk.

"Tidak apa-apa, kau tenang saja. Umi memang seperti itu," bisik Fariz di telinga Liza yang kini menoleh menatap suaminya.

"Habiskan makananmu." setelah berucap seperti itu Fariz mengecup singkat kening Liza yang melebarkan matanya.

Abah Hasan yang melihat pemandangan itu hanya menggeleng pelan.

"Aku ingin segera pulang ke kota," ucap Liza menatap suaminya yang tengah fokus menatap layar laptop. Ia sudah tidak tahan lagi bila terus diam saja dengan batin tertekan karna sikap mertuanya.

"Kenapa? Apa kau tidak betah di sini?" tanya Fariz, menoleh ke arah wanita yang kini tengah duduk di sisi kasur dan tengah menatap dirinya lekat.

Liza memejamkan matanya sejenak dan menghela napas panjang."Aku sedikit tidak nyaman bila terus berada di sini. Umi terlihat tidak menyukaiku. Dan aku tidak ingin melihat Mas terus ribut dengan Umi karna membelaku."

Fariz menatap sendu istrinya. Ia menyingkirkan laptop di pangkuannya dan bangkit dari tempat duduknya, mendekat pada Liza.

"Tunggu dua hari lagi. Setelah itu kita akan pulang. Dan maaf atas sikap umi yang membuatmu tidak nyaman seperti ini." Fariz menatap bersalah pada sang istri.

Pria itu duduk di samping Liza dan memeluk tubuh wanita itu dari samping. Aroma bunga sakura merasuk dalam indra penciuman Fariz yang semakin mengeratkan pelukannya sang istri.

Kecupan basah Fariz sematkan di pipi Liza yang langsung menoleh menatap suaminya.

"Bersabarlah sedikit lagi," ucap Fariz.

_____________

Hei girl! Terima kasih sudah mampir

Jangan lupa tinggalkan jejak dengan memberikan like dan komen.

See you di part selanjutnya:)

1
Setya
Skrg itu janda semakin ke depan, banyak kok tetanggaku yg perjaka dapet janda itupun banyak gak cuma 1 soalnnya mereka lebih fres dr perawan, dan ada pula yg janda beranak 1 ataupun 2 dapet perjaka 😁😁
deden nasrudin
cerita nya bagus banget suka sekali 😘 😘😘😘
Khazanava: Terimakasih banyak, kak😍😍😍
total 1 replies
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
9th gua menjanda, banyak fitnah di luaran sana Ahhh...pura² budeg saja dihiraukan akan bikin sakit hati ( buat bodoh saja ) toh apa yg mereka ucapakan tidaklah benar 😄
Syarifah
alhamdulillah☺☺☺☺☺☺
nonsk2711
aihhhhh...kak Win nackal nih ngeprank kita jd malu 🙈...umi Fariz bnr" krg bersyukur ya di ksh menantu yg baik mlh pgn punya mantu lg 🤦
Syarifah
aduhhh thorrr kirain
Ita Rosita
oalah kirain liza.... mana d part sebelumnya dah nangis bombay eh d prank......
Aisyah farhana
ehhh tak kirain anu hihihiii
Nasya Princs
tuh kan kena prank kak win.kemaren sih dah feeling kalau bukan liza sih.untung belum nyumbang nangis nih mata😁
Nasya Princs: hehehe udah ngamuk belum kak,
total 4 replies
Ita Rosita
part ini buat aq mewek......
Aisyah farhana
Koo Liza nya d buat ga ada berati yg jadi judul itu Fariz bukan Liza
nonsk2711
salah satu hrs mengalah n akhirnya Lisa yg di matikan,scr Lisa bkn nya pu ya thor atau nti author menghadirkan lg sosok wanita yg mirip Lisa,entahlah!!
Syarifah
lahhh kok meninggal
Syarifah
semangat liza semangat fariz
nonsk2711
sperti nya author mo menggiring crt ini membuat poligami nih 🤭,klo Lisa menggugurkan kandungan nya mo tdk mo otomatis Faris di suruh nikah lg tanpa menceraikan Lisa atau bs jd ibunya Faris suruh menceraikan Lisa,klo pun opsi ke 2 Lisa mempertahankan otomatis khilangan Lisa slm nya tp nasib n takdir di tangan author 😄😄...dilema bhkn jd bumerang itu pastinya.
Dewi_fatmawati
sono bilang sama mbok mu fariz.. jadi manusia NGOTAK sedikit, coba di putar balik, BAPAK mu suruh nikah lagi, terima gak mbok mu itu.. 😒😒😒
Syarifah
sedih amat thorr
nonsk2711
benar dugaanku Lisa mengidap kanker,dilema hrs memilih klopun Lisa memilih anak nya kemungkinan dy yg lewat tp klo Lisa yg di pertahankan ya hrs khilangan anak nya,ada kemungkinan jg ada acr poligami,ahhhh ga bgd dh lbh baik klo umi nya Faris keukeuh mo nikahin Faris dgn Aisyah lbh baik Lisa mundur aja,ini pemikiranku lho thor 🙏🤭
Aisyah farhana
semangat Liza yakinlah pasti nanti Kaka othor kasih jalan terbaik heheheeeee keep fighting bee strong
nonsk2711
mgkn Liza mengidam penyakit kanker rahim atau penyakit yg hrs menggugurkan kandungan nya,atau bs jd memilih di antara satu nya krn Lisa ga trs trg sm suami nya,bkln ada poligami atau Lisa yg pamit mundur ya.Di lht dr tdk sukanya umi nya Faris smakin kuat untuk menjodohkn lg Fariz n Aisyah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!