NovelToon NovelToon
ISTRI KECILKU PENGOBAT LUKAKU

ISTRI KECILKU PENGOBAT LUKAKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa
Popularitas:31.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rasmi Saini

Seorang pria dewasa pendiri perusahaan Adam's Group yang patah hati dingin dan angkuh berhasil ditaklukkan oleh seorang gadis kecil dari kampung, bahkan dibuat kelabakan oleh tingkah laku gadis kecil itu! yuk simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rasmi Saini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab23

Hujan rintik-rintik menemani malam ini, udara dingin berhembus melalui celah-celah ventilasi udara. Didalam kamar Adam dan Aruni, mereka menyalakan cahaya remang-remang, masih ada aktivitas yang mereka berdua lakukan.

Cuaca malam hari ini cukup dingin, mungkin efek dari hujan deras tadi pagi hingga sore. Malam harinya masih hujan rintik-rintik, jadi kamar yang biasa selalu menggunakan pendingin ruangan, malam ini tidak perlu menggunakannya.

Adam yang baru selesai shalat isya menghampiri istrinya, dilihatnya sang istri tengah duduk rebahan memandangi layar hp nya.

"Apa yang kamu lihat sayang" Adam penasaran, apa yang dilihat sang istri, kadang ekspresi tersenyum, kadang alisnya berkerut, kadang mencebibkan bibir.

"Ini loh mas bos, ada artis pendatang baru, tapi katanya sudah berumur, bukan seorang remaja, banyak sekali komentar negatif dari pada komentar positifnya"

Aruni menunjukkan layar hp pada sang suami yang menampilkan wajah seorang wanita berparas cantik tapi terlihat aneh.

"Tidak perlu repot-repot mengurus urusan orang lain sayang, ini loh suamimu minta diurus"

"Lah kan setiap hari sudah diurus mas bos"

"Ya itu berbeda sayang, setiap hari sayang sibuk dengan sikembar, malamnya sudah kecapean"

"Memang mas bos mau diurus seperti apa"

Adam merebahkan kepalanya menghadap perut di atas paha sang istri.

"Sayang sudah lama ini, anak-anak sudah satu tahun ya"

Aruni sebenarnya tau maksud dari kata-kata sang suami, dia hanya ingin menggodanya saja.

"Iya, sebentar lagi mereka ulang tahun, sebenarnya aku juga keping,,,,,," Aruni menggantung ucapannya.

"Ya sudah sayang ayo kita proses lagi" semangat Adam tiba-tiba membara, dia sudah duduk tegak, tangannya mulai membuka kancing baju kokonya.

"Apa sih mas bos ini, aku sebenarnya juga kepingin membawa anak-anak kekantor, menemani mas bos, tapi kasian Papa sendiri dirumah"

Seperti terong segar baru dipetik dari pohon, masih ada bintik-bintik air sisa-sisa embun pagi, terus tiba-tiba dimasukkan kedalam air mendidih bertemperatur dua ratus derajat Celcius, semangat yang berkobar membara jadi mengkerut kecil dan layu wkwk.

Adam lunglai, membenamkan kepalanya diperut sang istri, tidak bergerak, tidak lagi bersuara, tidak mau merespon ucapan istrinya.

"Sudah malam mas bos, aku kekamar mandi sikat gigi dulu" tidak ada jawaban, nampaknya mas bos benar-benar marah.

Aruni memindahkan kepala suaminya keatas bantal secara perlahan-lahan, menyelimutinya.

Lima belas menit kemudian dia keluar dari kamar mandi, sengaja naik ranjang pelan-pelan agar tidak menimbulkan suara.

"Sayang benarkah ini" Adam membuka matanya,ketika merasakan ada yang merayap diatas perut, disibaknya selimut , dia melihat sang istri tanpa sehelai benang pun, sedang merayap mengecupi perutnya.

"Hem" hanya kata hem yang keluar dari mulut Aruni, dia asik dengan permainannya sendiri.

"Sayang" Adam tidak lagi mampu meneruskan kata-kata, selanjutnya hanya terdengar suara erangan silih berganti.

Tiga jam kemudian, kenapa lama sekali, ya tidak tau kenapa mereka lama sekali. Mungkin malam ini suasana sangat mendukung, dingin-dingin ditemani rintik hujan, makan bakso masih kalah sama olahraga enak walau seluruh badan bercucuran keringat.

"Mas bos sudah ya, sudah ngantuk ini"

"Sekali lagi sayang, ya, ya"

Aruni sudah tidak memiliki tenaga untuk menjawab, dia biarkan saja sang suami berbuat sesuka hati.

Jam empat tiga puluh menit pagi, Aruni samar-samar mendengar suara adzan subuh berkumandang. Dilihatnya sang suami masih terlelap dalam tidurnya.

"Aak, aduh punggungku, Pak tua ini kalau lagi bernafsu seperti singa buas, tidak kenal lelah"

Aruni memegangi pinggang, dia tidak tau jam berapa sang suami menyudahi kesenangannya.

Selesai dari bersih-bersih sekalian menyiapkan air hangat untuk suaminya.

"Mas bos bangun, sudah waktunya sholat subuh"

Dilihatnya sang suami sudah membuka mata, masih menggeliat. Dia berlalu pergi menuju kekamar anak-anak, dari luar pintu sudah terdengar celotehan putra-putranya.

"Eh anak bunda sudah bangun ya"

"Nda, nda ndong"

"Sudah mandi ya, wangi sekali anak bunda" Aruni mengangkat kedua putranya, disisi kiri dan kanan.

"Tadi Athar popoknya penuh non, jadi saya mandikan sekalian, terus si Atha merengek minta dimandikan , jadi dua-duanya sekalian mandi"

"Iya tidak apa-apa, terimakasih ya sus"

"Sama-sama non"

Aruni membawa kedua putra-putranya masuk kedalam kamar, dilihatnya sang suami baru selesai mandi.

"Mas bos itu bajunya sudah disiapkan kenapa tidak dipakai"

"Sayang bantu"

"Ya Allah" Aruni menepuk jidatnya, setelah meletakkan kedua anaknya ditengah ranjang, dia segera membantu bayi tua setengah matang, mungkin hampir busuk karena saking matangnya.

"Atha, Athar, lihat ayah kalian, rambut sudah ada dua warna masih saja kalau habis mandi minta bantuan"

"Sayang pahalanya gede lo kalau merawat suami, dosanya gede kalau ngedumel-ngedumel dihadapan Suami"

Cep,__Aruni menutup mulutnya, sudah tidak meneruskan kata-katanya bila sang suami sudah mengeluarkan kata-kata pamungkas.

"Sudah,ini sudah selesai, mau sholat di masjid atau dirumah"

"Dirumah saja sayang"

Aruni menggelar sajadah, memakai mukena, membopong salah satu putranya, begitupun Adam, juga membopong satu putranya, diletakkan sisi kiri dan kanan.

"Ayo anak-anak Ayah dan bunda kita sholat berjamaah ya"

Mereka melaksanakan sholat berjamaah, diakhiri dengan salam, tidak lupa mengajarkan pada kedua putranya untuk mencium tangan Ayah dan bunda sehabis sholat, berharap semoga Allah SWT senantiasa bersama kita, diberi kesehatan, dimudahkan hidup di dunia dan akhirat.

"Atha Athar itu sudah dicari sama kakek" Dari dalam kamar terdengar sang ayah menanyakan si kembar pada suster. Adam menggendong kedua putranya, Aruni sendiri masih membereskan sajadah dan mukena.

"Papa sudah sholat"

"Sudah, sini-sini, cucu-cucu kakek, eh sudah wangi ya, tidak bau ileran ya"

"Sudah mandi semua Pa, popoknya penuh jadi basah semua" Aruni yang baru turun kelantai bawah menjawab pertanyaan ayah mertuanya.

Seperti biasa setiap pagi mereka akan jalan-jalan pagi disekitar halaman rumah sambil berjemur matahari.

Dulu sebelum kejadian penculikan yang dialami Aruni, Papa Alif, Adam dan Aruni sesekali akan berjalan-jalan pagi disekitar perumahan mereka, sambil menyapa, dan berbincang sebentar dengan para tetangga yang bertemu atau kebetulan juga sedang jalan-jalan pagi.

Tapi kini Adam melarang istrinya keluar dari rumah jika tidak dengan dirinya.

"Papa sudah lihat belum file yang aku kirim tadi malam, mau menggunakan artis yang mana menurut Papa, untuk bintang iklan produk baru kita"

"Itu kok ada artis yang terlihat aneh, seperti sudah berumur, kita pakai yang mempunyai image bagus, energik, yang masih muda, biar dampaknya positif"

"Baik Pa"

Papa Alif memang sudah tidak aktif dikantor lagi, tapi untuk urusan-urusan tertentu Adam akan meminta pendapat Papa Alif, walau sering bahkan hampir semua pendapat Adam sama dengan pendapat Papa Alif.

1
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
Cpt tlfon adam ......
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
What....
Gx slah dgr tuuuhh...
hafid nadhif
masalah akan datang lagi
Siska Sis
suka dengan ceritanya
putri Azzahra
Kak kok gk up lagi sih semoga cerita nya terus lanju deh aminnn🙏🙏🙏🙏
anawa
kok sbut2 BTS si KPop kesukaan aq🤭🤭
Aisyah
Akan ada konflik lg kykny, gk slsai2 konfliknya
Aisyah
Si riska ini gk ada cape ny ngerusuh,
Aisyah
Bilangnya pekerjaan berat, tp d ksh pkerjaan kyk gtu kesenengan km adam smpek jakun naik turun 🙄🙄🙄
Anonim
lanjuuut
sudah dihapus
sap kak
putri Azzahra
Lanju kak
Vivin L
Ealahhh.. Adam suseno, kan bojone Inul daratista... Aruni = Ainur Rokhimah alias Inul Daratista
Aisyah
Iiih nyusahin bngt si riska ini,
sudah dihapus: iya ya nyusahin si Riska
terimakasih Aisyah
total 1 replies
putri Azzahra
Ihh semoga aja riska cepet ketemu deh
semoga kisahnya makin panjang dan untuk kakak sehat - sehat selalu kak, Amin, lanjut kak cantik
sudah dihapus: terimakasih Putri Azzahra👍👍
total 1 replies
Aisyah
Kapan mantan istriny adam d tangkepnya thor udh gedeg bngt nih
sudah dihapus: terimakasih Aisyah, nanti pasti ketangkap
total 1 replies
putri Azzahra
Lanjut kak yg cepet ya hihihh😅😅😅🙏🙏🙏🙏
sudah dihapus: siap kak
total 1 replies
Aisyah
Gawat klo riska blom ketangkep, ayo dong adam gercep jngn lelet,
sudah dihapus: terimakasih Aisyah
total 1 replies
Kar Genjreng
itu lah tujuannya Adam.. hemmmmm 😭🤭🤭...ga menangis to lah wong tukang pecicilan... Podo bi pencilaan..🤩🤩🤩🤗👍
sudah dihapus: Terimakasih
total 1 replies
Aisyah
Lanjut thor
sudah dihapus: siap kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!