NovelToon NovelToon
Diujung Harapan

Diujung Harapan

Status: tamat
Genre:Patahhati / Poligami / Duda / Tamat
Popularitas:399.9k
Nilai: 5
Nama Author: El Geisya Tin

Perjalanan hidup Nayana yang mengalami sakit hati karena suaminya menikah lagi. Padahal saat ini kehidupannya bersama suami belum sempurna dari segi ekonomi, juga karena belum memiliki anak. Rudian suaminya tidak perduli dengan perasaan Nayana karena ia mendapatkan dukungan dari ibunya. Karena ibunya sangat menginginkan cucu dari Rudian.

Meski demikian Nayana tetap sabar, ia tetap bekerja sebagai pelayan restoran demi menopang kehidupan rumah tangganya. Ia tetap tabah menjalaninya walau ia masih belum tau kehidupannya selanjutnya akan seperti apa.

Pertemuannya dengan seorang anak perempuan kecil yang berwajah manis akan menghiasi hari-harinya ditengah cobaan dan ujian yang diterimanya.

Tanpa disadari sebuah hubungan unik antara anak kecil bernama Yoni itu dengan dirinya, telah sesikit demi sesikit menorehkan sebuah perasan berbeda dihati Ares ayah Yoni yang berstatus sebagai duda.

Cobaan yang diterima Naya tidak hanya itu saja, karena takdir membawa Naya untuk tetap merawat suaminya yang jatuh sakit setelah menyakiti dirinya.
kesabaran dan ketabahan Naya diuji sampai berulang kali. Permintaannya untuk bercerai tidak juga dikabulkan suaminya. Hingga suaminya mempunyai takdir lain yang memilukan. Mungkin inilah yang disebut karma.
Bagaimana karma yang harus Rudian, suami Naya hadapi? Dan bagaimana hubungannya dengan Ares?
Yuk baca saja di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Geisya Tin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 23. Cinta Wanita Biasa

Naya membuka mata dengan mengumpulakan kesadarannya. Suara keras suaminya seperti suara petir yang menggelegar dalam alam bawah sadarnya.

"Eh, Kanda... pulang?" katanya seraya bangkit dari posisi rebahan di sofa. Ia duduk dan dilihatnya Rudian juga tengah duduk dihadapannya.

"Apa kamu berharap aku tidak pulang? Ya sudah, aku ke rumah Yola lagi kalau begitu" jawab Rudian dengan nada marah dan bersiap untuk beranjak ketika Naya melangkah ke arahnya dan menahannya.

"Jangan, sekarang sudah malam... Tidur di sini saja. Ayo." kata Naya sambil bergelayut dilengan Rudian.

'Apa aku sudah mmirip wanita yang hilang harga dirinya. Padahal sadar suaminya mencintai wanita lain tapi masih saja mengharapkan kemesraan darinya. Inikah yang membuat sebagian wanita tidak rela suaminya menikah lagi, karena lebih sakit rasanya bila bertahan dengan alasan cinta tapi sadar tatapan dan hati suaminya bukan untuk dirinya saja, ahk...'

Rudian mengikuti langkah Naya ke tempat tidur. Mereka berdua duduk di sisi tempat tidur dengan posisi Naya bersandar di bahu Rudian.

"Apa yang mau kanda bicarakan?"

"Apa kamu serius dengan waktu tiga bulan yang kamu katakan pada ibu?"

"Oh, itu..." sahut Nayah melepaskan pelukan tangannya pada lengan suaminya.

"Aku serius" kata Naya lagi sambil menatap Rudian intens.

"Aku tidak setuju"

"Kenapa?"

"Aku sayang sama kamu Naya, aku ingin kita bisa terus bersama sampai mati. Apa kamu bisa menjamin akan hamil selama tiga bulan itu?"

"Aku tidak tahu. Kenapa meragukan Allah? Kalau ada nasib aku bisa terus bersama, kalau tidak ya sudah, kan kanda sudah punya Yola?"

"Naya, aku belum siap pisah sama kamu sekarang."

"Ya, siap-siap saja selama tiga bulan ini. Siapa tahu.." kata-kata Naya terpotong oleh Rudian yang membekap bibir Naya dengan ciuman. Semakin lama semakin dalam.

Seolah Rudian ingin menghentikan apa saja yang akan keluar dari bibir itu dan Naya yang sudah terbiasa dengan ciuman suaminya tetap saja meleleh karenanya, hingga iapun membalasnya dengan lembut.

Naya yang berinisiatif memulai dengan menanggalkan pakaiannya juga pakaian suaminya, hingga melangsungkan hubungan suami istri dengan pikiran yang masih mengambang.

Rudian merebahkan tubuhnya kesamping Naya setelah selesai, dan tak lama ia pun tertidur. Begitu pula Naya, ikut terbaring di sisi suaminya setelah membersihkan ***********.

"Aku menyayangimu, Nda. sebenarnya sungguh aku tidak ingin semua ini terjadi antara kita, kamu menikah lagi dan aku mungkin akan bercerai darimu setelah tiga bulan. Ada wanita lain diantara kita... mungkin kah kita kembali pada jalan sebelum semua ini terjadi?" kata Naya lirih, sambil mengusap rahang suaminya dan tak terasa air matanya mulai mengalir.

'Sebenarnya hubungan seperti apa ini yang tidak jelas antara kesenangan dan kesedihan. Bahkan ada yang mengatakan kalau hidup wanita yang dipoligami itu seperti diawang-awang. Berpijak pada tanah tidak terbang juga tidak. Semua serba tidak jelas'

Perasan seperti itu sebenarnya karena ia bukanlah wanita satu-satunya bagi suaminya. Itulah mungkin yang membuat pahala mereka berbeda disisi Allah bila benar-benar dilakukan dengan kesabaran dan keikhlasan. Sungguh itu tidak mudah bukan?

Masih ada waktu tiga bulan, kuatkah ia? Mata Naya tak juga terpejam, ia jadi memiliki insomnia sejak kejadian ia memergoki Rudian berdua dengan Yola.

Setiap malam pikirkan Naya selalu dibayangi berbagai macam persoalan yang ia duga-duga sendiri dan belum tentu terjadi. Ia merasa khawatir yang berlebihan, merasa diabaikan, dan merasa sendirian.

Sampai keesokan paginya, Naya bangun dengan mata yang memerah dan ada lingkaran gelap disekitarnya, ia hanya tidur dua atau tiga jam saja. Meski demikian ia tetap melakukan tugas dan kebiasaannya seperti biasa.

Naya melaksanakan ibadah rutin subuh, membereskan rumah dan membuat sarapan. Rasa sakit diperutnya sudah berkurang. Tapi Naya tetap minta izin pada bu Nha untuk tidak masuk kerja hari ini dengan alasan kurang enak badan.

"Kamu nangis ya semalam?" tanya Rudian ketika duduk hendak sarapan.

Salah satu yang membuat Naya tetap bertahan adalah karena Rudian sangat baik dan ia bukan laki-laki yang suka kekerasan atau memukul. Kekurangan suaminya itu hanya pada materi saja dan selama ini mereka bisa saling bekerja sama. Naya bukan wanita yang suka menuntut, baginya semua yang ia nikmati ini sudah cukup.

Naya mencintai suaminya dengan cara biasa karena ia hanya lah wanita biasa pula. Meski sedih dan berbagai macam perasaan pesimis hadir tapi ia mencoba sabar.

"Hemm..." jawab Naya malas.

"Lain kali aku harap kamu jangan bahas lagi soal zinah dan kesalahanku pada Yola"

"Ah, kamu Nda. belum apa-apa sudah belain dia. Memang benar kan yang kalian lakukan itu salah."

"Yang salah itu aku, Nay. Aku khilaf. Yola tulus cinta sama aku."

"Kalau tulus cinta sama Kanda, maka dia tidak akan memberi dosa pada orang yang dicintainya. Dia akan memepertahankan kehormatannya demi cintanya. Bukan malah tergoda setan."

"Iya, kan aku sudah minta maaf."

"Aku juga bilang... minta maaf pada Allah. Aku cuma benci saja dengan perbuatannya, gak suka kanda berbuat maksiat. Karena aku sayang sama kanda. Aku nyesel banget kanda lepas kendali."

"Tapi sekarang sudah terlanjur, Nay. Makanya lebih baik aku nikah kan?"

"Kanda, aku juga tidak suka sama orang yang suka memakai kata terlanjur untuk membuat kesalahan agar dimaklumi. Kanda tahu kenapa dalam agama ada hukum rajam bagi orang yang sudah menikah tapi tetap berzinah?"

"Sudahlah, tidak usah membahas soal hukum di sini. Kamu tahu kan aku bukan orang yang rajin ikut pengajian agama"

"Baik kalau kanda gak tahu, aku kasih tahu, karena mereka sudah mengambil kenikmatan, setitik dari kenikmatan surga dengan cara tidak halal. Terus bagi yang sudah nikah, kenapa masih zinah padahal ada istrinya di rumah...?"

Rudian diam mendengar kata-kata Naya. Ia tampak tidak begitu menikmati makanannya. Padahal sarapan hari itu adalah menu vaforitnya. Nasi goreng dan telur mata sapi.

"Ini jadi pelajaran saja ya Nda. Jangan jadi kebiasaan mengatasnamakan khilaf" kata Naya, menyudahi sarapannya.

"Nanti malam aku tidur di rumah Yola. Jadi aku gak pulang. Jangan nunggu sampai tidur di sofa."

"Sampai tiga bulan ini tidurlah di sini, setidaknya sampai aku hamil. Biar Yola dapat waktu kanda siang hari saja. Seperti waktu belum nikah"

"Waktu belum nikah itu dia belum hamil, Nay. Sekarang dia suka ngidam yang aneh-aneh."

'Ahk, yang benar saja...'

Setelah Rudian berangkat ke pabrik untuk bekerja, Naya menelpon sahabatnya yang dulu pernah bekerja bareng di pabrik. Ia adalah teman yang paling suka memberi ceramah dan nasehat buat teman-temannya sesama karyawan pabrik. Diantara teman satu bagian dengan Naya, Farahlah yang paling terlihat alim, selain usianya yang terpaut beberapa tahun diatas Naya.

"Halo, Farah. Ini aku, Naya, masih ingat?"

1
Tien
ya Allah sedih banget endingnya.
suami yang terlalu ingin dihargai jadi mengabaikan istri. akhirnya hanya ada penyesalan yang tak berakhir
El_Tien: hehe, iya, soalnya harga diri bagi laki2 itu kadang diluar nalar sih.
total 1 replies
Diajeng lope
nay nay jgn jdi wanita bodoh baik boleh tpi bego jgn hdwh
Diajeng lope
rud msih kere saja bertingkah thor cepat2 bikin kapok ah bacanya emosi jiwa...
El_Tien: tenang, tenang 🤭
total 1 replies
Diajeng lope
lah terlalu baik atau gmn nay nay
Diajeng lope
lah author ceritanya ko wanitanya bucin gitu jdi mkn ati deh
El_Tien: jangan makan ati Kak, makan nasi aja enak 🤭
total 1 replies
Diajeng lope
bikin emosi jiwa thor ah...bikin wanita kuat
Diajeng lope
bego ya nikmati saja sakitmu nay jika aku di posisimu sdh out dri rmh
Diajeng lope
nay nay bikin emosi sja...thor jgn bikin nay lemah hdweh....
Diajeng lope
mknya jdi istri jgn terlalu lugu
Diajeng lope
nay nay kmu ko polos lugu atau bego terlalu mudah di bohongi jdi mls ah
El_Tien: terima kasih sudah membaca dan terima kasih juga atas kritikan nya
total 1 replies
Diajeng lope
nay ko lugu bgt sih cinta boleh tpi bego jgn naluri seorang istri itu peka.jika laki2 selingkuh mesti sok mengalihkan kesalahan ke kita walau kecil sok cemburu pdhl cuma buat topeng
Tien_marda: iya, kesel aku juga sama orang yang terlalu polos kayak Naya
total 1 replies
Diajeng lope
mf thor ktnya rudian g kerja ada demo ko tdi blng njemput krn plng kerja?apa aku yg galfok ya
Tien
ag terlalu kejam udah dimadu, jadi satu rumah lagi. klu madunya tau diri rada mending biasanya lebih bertingkah
El_Tien: madunya gak tahu diri 😭😭
total 1 replies
Nur Kediri
benih" masalah
Nurizan binti Abdul Malek
bisa merekomendasikn dari segi alur cerita penokohan dsb
El_Tien: terima kasih atas dukungan dan komentarnya
total 1 replies
Nagumo
luar biasa cerita yang bagus
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
alhamdulillah. hamil
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
kalo disimpan di bank. uang gak bakal bulukan.. 😁😁
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
akhirnya dinda ketemu jodohnya
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
cukuplah bahagia saja yg menyertai kali ini ya
El_Tien: wah, iya Kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!