NovelToon NovelToon
Mencintai Calon Kakak Ipar

Mencintai Calon Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:11.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nana Hutabarat

Cinta harus menghadapi bosnya yang super galak dan otoriter. Fakta lain adalah bosnya orang yang menyebabkannya hamil.
Dia terkejut ketika mengetahui kenyataan bahwa bosnya adalah tunangan kakaknya sendiri. Dia tidak bisa menghancurkan kebahagiaan kakaknya. Namun, kehamilannya tidak bisa ditutupi selamanya. Keputusan apa yang harus dia ambil nantinya? Berkata jujur atau pergi jauh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Hutabarat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Paham

"Aku pernah melakukan hubungan lebih dengannya dan aku tidak tahu apakah hubungan itu menyebabkan ku hamil atau tidak?" isak lirih Cinta.

Perkataan Cinta bagai sambaran petir pada diri Ardi. Dia baru pulang dari luar kota dan mendengar berita buruk ini.

Sebelum Ardi bisa mencerna kata-kata Cinta, mobil milik ayah Setiawan masuk ke dalam halaman rumah.

Ardi menelan kembali kata-katanya mereka merenggangkan pelukannya.

"Lihat anak kita Supri, mereka makin lengket saja. Baru ditinggal dua minggu oleh Ardi, Cinta sudah galau, he ... he ... ," kekeh ayah Setiawan.

Supri adalah sopir keluarga Setiawan sekaligus ayah Ardi. Dia tidak menyangka kedekatan Ardi dan Cinta sedari kecil akan berlanjut hingga dewasa.

"Maaf Tuan, aku akan menasehati Ardi agar bertingkah lebih sopan," kata Supri.

"Jangan memarahinya, anakmu itu anak yang baik dan bertanggung jawab. Aku sangat menyukainya. Aku merestui hubungan mereka. Jika mau mereka menikah berbarengan saja dengan Bella."

"Tuan, sungguh saya ... ," ucap Supri bergetar. Supri tidak berani berkata-kata hanya air mata haru saja yang keluar. Tuan Setiawan memang sangat berbeda dengan Nyonya Riska. Dia orangnya rendah hati. Sedangkan Nyonya-nya lebih melihat pada kasta seseorang.

Setiawan menepuk pundak Supri. "Kau jangan berfikir macam-macam, kebahagiaan anak adalah yang paling utama bagiku. Status bukanlah alasan untuk memisahkan mereka jika kenyataannya mereka saling mencintai."

Supri menyeka air matanya dan menganggukkan kepalanya. Dia lalu keluar dari mobil untuk membuka pintu mobil penumpang.

Cinta menghampiri ayahnya yang baru saja keluar dari dalam mobil dan memeluknya erat.

Setiawan melihat bekas air mata di pipi Cinta. Dia lalu memanggil Ardi untuk mendekat.

"Tuan," sapa Ardi membungkukkan tubuhnya.

"Kenapa kau buat anakku menangis. Apa dia kesal karena kau terlalu lama perginya?" tanya Setiawan geli sembari mengangkat kedua alisnya ke arah Supri.

Ardi melirik ke arah Cinta yang sedang menunduk. "Maaf Tuan, pekerjaan saya banyak sekali di luar kota. Ini juga saya mencuri waktu di masa libur. Maaf jika hal ini membuat Nona Cinta menjadi sedih.''

Setiawan menepuk bahu Ardi berkali-kali. "Mungkin karena pekerjaanmu bagus jadi kau dipercaya untuk memegang proyek di sana. Buktikan jika kau adalah yang terbaik,'' kata Setiawan.

Ardi menganggukkan kepalanya.

"Satu lagi, sepertinya kau harus menikahi Cinta. Dia jatuh sakit kemarin karena kau tinggalkan." Setiawan mengacak rambut Cinta. Sedangkan Cinta dan Ardi saling berpandangan.

"Jika kalian sudah menikah kalian bisa bebas pergi kemanapun berdua," lanjut Ayah Setiawan.

Ardi tersenyum kecut sembari menelan salivanya. Tidak tahu harus berkata apalagi.

Sedangkan Cinta meringis mengetahui bertambah rumit masalah yang dihadapinya.

"Cinta, buatkan Ayah kopi," ucap Ayah Setiawan berjalan masuk ke dalam rumah.

"Kita bicarakan ini nanti malam, aku harus ke dalam dulu," ucap Cinta berlari mengejar ayahnya.

***

Lantunan lagu dari seorang

"Ini bukan permasalahan sederhana," kata Ardi sembari mengaduk makanan di hadapannya. Nafsu makannya telah hilang ketika mendengar berita ini.

"Aku tahu," jawab Cinta lesu.

"Sebaiknya kau menikah dengan Cristian!" saran Ardi.

"Jangan meminta suatu hal yang sulit untuk kulakukan?" jawab Cinta.

"Bukankah pria itu bersedia menikahimu?" tanya Ardi.

"Aku tak ingin menyakiti kakakku," jawab Cinta lirih.

"Apa kakakmu akan bahagia jika dia tahu kenyataan yang sebenarnya?" tanya Ardi lagi.

"Dia tidak akan tahu?"

"Bagaimana cara untuk menutupi semua ini darinya?" tanya Ardi.

"Hanya kau satu-satunya orang yang bisa kuharapkan bantuannya untuk menutupi semua ini?" jawab Cinta.

"Bagaimana caraku untuk membantumu?" Ardi melipat dua tangannya di meja makan bersiap mendengarkan rencana Cinta.

''Kau menemaniku ke dokter untuk memeriksa keadaanku, apakah aku hamil atau tidak. Dan kau yang akan mengakui keberadaan anak ini sebagai anakmu. Secara otomatis ada namamu yang tertera sebagai ayah dari anak yang kukandung ini," ujar Cinta.

Ardi membelalakkan matanya dan menelan salivanya dalam-dalam. Cinta mengatakannya dengan sangat mudah seolah ini hanya sebuah permainan petak umpat saja.

Ardi mengusap dahinya dan wajahnya dengan kasar. Mencoba mencerna perkataan Cinta.

Dia memang mencintai Cinta itu adalah sebuah kenyataan dan dia ingin menikahinya serta menjadi ayah dari anak-anaknya, itu memang benar. Tapi bukan seperti ini caranya. Sepertinya takdir sedang mempermainkan keempat orang itu.

"Ardi!" panggil Cinta dengan muka memelas.

"Jadi hal ini yang menyebabkan kau menangis tempo hari?" tanya Ardi kemudian. Cinta menganggukkan kepalanya lemas.

"Kau tahu kau bermain api di dekat tumpukan sekam. Jika api mengenai sekam itu maka akan membakarnya dengan cepat dan kau bisa ikut terbakar."

Cinta menganggukkan kepalanya lagi.

"Aku tidak takut terbakar yang aku takutkan adalah kemarahan ibu," terang Cinta. Gantian Ardi menganggukkan kepalanya mengerti.

"Aku ingat jika kakak menangis atau terluka padahal bukan salah kita maka ibu akan memarahi kita," kata Cinta.

"Bahkan nyonya Riska tidak segan mengurungmu di dalam gudang ketika tahu Nona Bella terjatuh dan kakinya berdarah saat mencoba bermain sepeda," ingat Ardi.

Cinta hanya bisa menghembuskan nafasnya. "Aku tidak takut di kurung di gudang, yang kutakutkan membuat ibu kecewa dan sedih. Ibu sampai menangis melihat darah di kaki Kakak, dan aku tidak mau itu terjadi lagi."

"Seharusnya nyonya Riska bisa melihat rasa cintamu begitu besar untuknya. Dan dia tidak boleh membedakan kalian. Bukankah kau dan Bella sama-sama putrinya." Ardi mengepalkan tangannya marah jika mengingat kejadian itu.

Seharian Ardi menemani Cinta di luar pintu gudang. Dan dia ikut menangis karena merasa bersalah telah mengajak kedua kakak beradik itu bermain sepeda.

"Sudahlah, kita jangan membicarakan hal yang telah lalu," ucap Cinta.

"Kau yakin akan melakukan ini?" tanya Ardi.

Cinta menganggukkan kepalanya mantap.

"Bagaimana jika Cristian tahu dan mengungkap kebenarannya?" tanya Ardi.

"Dia tidak akan melakukannya," jawab Cinta.

"Dia tidak akan terima Cinta?"

Mata Cinta menerawang ke atas. Mencoba berfikir ulang.

"Kita lakukan ini saja terlebih dahulu, soal yang lain kita fikirkan ulang lagi."

"Apa kalian melakukannya karena cinta?" tanya Ardi seksama. Jantungnya berdebar menanti jawaban Cinta.

"Waktu itu tidak, aku melakukannya karena terpengaruh obat yang diberikan salah satu temanku," jawab Cinta terus terang.

Waktu itu tidak apakah kini Cinta mulai mencintai pria itu. Hati Ardi merasa sakit memikirkan hal ini.

"Apa Cristian mencintaimu?" tanya Ardi lagi untuk meyakinkan hatinya.

"Aku tidak peduli dia mencintaiku atau tidak, yang aku tahu aku tidak mencintainya dan tidak ingin hidup bersamanya," bohong Cinta.

"Kau yakin dengan kata-katamu," tanya Ardi lega.

"Aku yakin," jawab Cinta menutupi hatinya sendiri.

Ardi tersenyum senang. Tak apa, dia akan dengan senang hati menerima anak Cinta sebagai anaknya nanti, asal bisa hidup bersamanya.

"Apakah kau mau menikah denganku?" tanya Ardi.

Like

Votenya dong....

Coment

1
Mia Rusmiati
cerita nya bagus saya merasa terhibur,selamat berkarya dan semangat
Esti Jumaryati
Luar biasa
Entin
Lumayan
Putri Mblaq
Luar biasa
Etik Yuliana
cristian kl gentle...datangi bapsknya Cinta...katakan semuanya...
Titin Sri
maklum z lh. penulis salh ketik nama
kirain nama cowok ...jebul e cewek
Mirfa Linda
dara Ama Ale aja Thor kasian Sheila klo ditinggal Kris.
Elfi Rosanti
kek film india
Herlina Rismayanti
sangat menarik bagus sekali
FY
Baru kali ini baca novel, dalam 1 novel langsung menceritakan beberapa tokoh..jd kelihatan nyambung..seru..hebat author...
Auliyaa Auliyaa
suka dengan ceritanya
Olvine Manganggung
lama² kok aku kesal ya sama cinta kenapa nggak berterus terang aja😔
Rika Fitria
nyesek
Rita Bj
Kecewa
Suryanie Bunda'a Bilal
bener bener bagus cerita nya
Sutar Imam Sujarwo
asyiiik dah mulai nih .
ibarat lagu "tanda tandanya" jatuh cinta
Wilia Ningsih
menarik
Sutar Imam Sujarwo
wah mulai bucin nih sich bos
Sutar Imam Sujarwo
kiler Bosque tak tahunya bucin nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!