NovelToon NovelToon
Suami Dinginku

Suami Dinginku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:371.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ansifa

Disarankan untuk membaca "Cold Woman Itu Istriku" terlebih dahulu sebelum membaca ini.


Sebuah kisah dari Daniel Nandra Sharman pria dingin nan tampan pemegang dua perusahaan besar sekaligus dengan dua jabatan berbeda harus menikah dengan wanita yang mengaku telah mengandung anaknya padahal ia sama sekali tidak pernah melecehkan atau menyentuh wanita manapun. Termasuk wanita tersebut, ia mengenalnya saja tidak.


Khanza Adelia Dinata, perempuan cantik yang berasal dari keluarga kurang mampun. Ia merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Orang tuanya yang sudah berumur memaksa dirinya untuk bekerja keras tapi dua kali ia harus dipecat gara-gara seseorang. Ia memiliki dua adik laki-laki, adik bungsunya menderita sakit ASMA membuatnya harus ekstra kerja keras untuk adiknya. Suatu ketika sakit adiknya kambuh dan dia sedang tidak memegang uang sama sekali begitu juga dengan kedua orang tuanya.

Ide gila nan kotor muncul di kepalanya begitu saja, dengan cara kotor ia menjebak seorang pria yang telah membuatnya kehilangan pekerjaan menikahinya maka kemungkinan dengan begitu perekonomian keluarganya terjamin dan adiknya tidak akan kesusahan menerima pengobatan.

Apakah harapannya itu akan sesuai dengan apa yang ia perkirakan sebelumnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ansifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

"Apa?" Mata Khanza benar-benar melebar mendengar ucapan Daniel serius kah pemuda itu. Kalau serius memang telah gila pria bernama Daniel ini.

Dan jika memang pria itu benar-benar akan menyentuhnya, dia sudah bodoh pura-pura berani seharusnya dia tidak mengolok serta menantang pria itu.

"Kenapa melamun? kemari" lagi Daniel menarik tangan Khanza mengungkung tubuh Khanza dibawahnya.

"Kenapa kau begini? minggir lepaskan aku" ucap Khanza berusaha mendorong Daniel.

"Kau perlu bukti maka siap saja aku lecehkan dirimu"

"Salahmu sendiri mengolok ku," ucap Daniel dan langsung menyobek kaos pendek yang dipakai Khanza.

Khanza terkejut dengan apa yang dilakukan Daniel itu, ia langsung dengan reflek menutupi buah dadanya yang hanya terpasang bra saja.

"Kau..kau gila" ucapnya semakin gugup saat Daniel melepas bajunya.

"Pikir saja sendiri" sinisnya.

Daniel mencium Khanza ******* bibir perempuan itu. Dia benar-benar emosi tidak terima diejek seperti itu oleh perempuan yang membuat hidupnya berantakan.

"Emmmh..le..lepas Daniel" ucapnya mencoba melepas ciuman Daniel yang menuntut.

"Aku minta, aku minta maaf sudah. Kamu tidur saja disini, aku yang..yang tidur dilantai" Khanza mendorong kuat Daniel hingga terlepas.

"Cih, tidur saja di atas. aku tidak sudi menyentuhmu lagi. Badan tak berbentuk begitu, tidak bisa merangsang nafsuku sama sekali" sinis Daniel. Dia mendorong Khanza pelan agar sedikit bergeser, terpaksa sudah dia harus tidur satu ranjang dengan perempuan menyebalkan menurutnya.

"Dasar pria menyebalkan" ucap Khanza yang masih menutupi dadanya. Dia buru-buru mengambil baju Daniel dan menutupi tubuhnya dengan baju itu.

Dia melihat Daniel yang berbaring membelakangi dirinya. Sungguh, mampukah dia bertahan dengan pria seperti ini nantinya. Apa memang dia harus pergi saja saat dia melahirkan nanti.

Perlahan Khanza membaringkan dirinya disebelah Daniel. Kalau dia tidak tidur disini tidur dimana?tidak mungkin dia keluar dari kamar. Ibunya dan Ayahnya pasti bertanya-tanya.

………………

"Ibu kenapa jam segini belum tidur bu? kenapa kok malah buka celengan?" tanya Farid saat melihat istrinya yang belum tidur duduk di meja makan sambil membuka celengan mereka.

"Ibu lagi ngitung jumlah tabungan kita yah, Ayah kalau mau tidur saja dulu nanti ibu nyusul" pungkas Nur menghitung uang yang terhampar di meja makan.

Farid bukannya pergi dia malah menarik kursi disebelah istrinya itu.

"Buat apa ibu ngambil uang tabungan kita?" ucap Farid tidak mengerti dengan apa yang akan dilakukan istrinya dengan uang itu.

"Ibu mau masak enak besok yah, mau beli daging sapi sama beli makan-makanan enak untuk Daniel yah. Ini kan pertama kalinya dia ke rumah kita"

"Kenapa harus begitu bu, seadanya kita aja. Jangan begitu kalau kita nggak ada yang nggak ada jangan terlalu memaksakan" ucap Farid dengan lirih.

"Ya ibu tahu yah kita lagi nggak punya. Tapi berkat kelurga mereka Farel dan Fathir mendapat kehidupan terjamin kedepannya"

"Ibu nih kenapa sih baik banget sama pria nggak punya sopan santun itu. Benar kata ayah kenapa kita harus melakukan apa yang kita nggak bisa. Kasih makan aja dia makanan yang kita makan nggak perlu mewah-mewah" ucap Farel yang datang-datang terlihat kesal dengan ibunya.

"Farel, bisa diam tidak. Nanti kalau Khanza dengan bagaimana?" ucap Nur yang langsung berdiri menghampiri putranya itu.

"Biarin bu, aku memang sengaja biar pria itu mendengar apa yang kita bicarakan"

"Farel, dengerin kata ibu kamu. Ayah mohon kamu diam" ucap Farid ikut bicara.

"Ayah sama ibu nih apa-apaan sih. Kenapa kita harus memulyakan dia, biarkan saja dia. Ibu lagi kenapa harus bicara lembut dengan pria tidak tahu sopan santun"

"Farel ibu mohon kamu diam saja ya, jangan buat Khanza atau Daniel mendengarnya" ucap Nur begitu memohon pada Farel untuk diam.

"Terserah ibulah, Ibu mikirin nya sekarang tapi nggak mikir kedepannya. Itu uang modal usaha kita bu, kalau ibu ambil uang itu kita nggak punya tabungan lagi dan usaha warung kita gimana bu. Terus Farid obatnya dia bagaimana?"tukas Farel dengan lantang sebelum pergi meninggalkan kedua orang tuanya yang terdiam.

Ternyata pertikaian mereka dimalam hari itu didengar oleh Daniel yang belum tidur. Dia sungguh tidak bisa tidur saat ini, karena kasurnya yang keras serta sempit ditambah lagi perempuan licik itu menempel padanya membuat dirinya tidak nyaman saja.

Daniel yang tadinya hanya duduk dipinggiran tempat tidur berjalan mendekati pintu hanya untuk mencuri dengar pembicaraan mereka yang tadinya samar-samar. Kini dia terdengar jelas,.

"Kenapa ibu perempuan itu sebegitu nya denganku" gumam Daniel sesekali mengintip keluar kamar dimana dua orang paruh baya sedang menunduk lemah dan saling tatap setelah Farel pergi.

°°°°°

Daniel bangun lebih awal bukan bangun lagi dia tidak tidur semalaman, sungguh menyebalkan memang saat ini. Dia tidak bisa tidur di tempat seperti ini.

Dia duduk merenung di sepinya pagi rumah mertuanya. Ya rumah mertua, kalau tidak menyebut begitu ia menyebutnya bagaimana. Daniel memperhatikan sekeliling rumah ini yang menurutnya sangat rapuh dan butuh renovasi atau semacamnya. Dia juga melihat rumah ini tidak ada seper empatnya dari rumahnya.

"Ini disebut rumah," gumamnya lirih sambil terus memperhatikan seisi rumah.

"Astagfirullah,." kaget Nur yang baru keluar dari kamar melihat pria yang duduk sendiri di kursi meja makan dalam keadaan remang-remang.

"Itu kamu nak Daniel" lirih Nur berjalan mendekat.

"Hemm"

"Kamu sudah bangun, ini saja belum subuh loh" pungkas Nur mendekati Daniel.

"Bukannya aku sudah bangun, aku tidak bisa tidur" ketus Daniel.

"Kenapa? apa kau sakit atau tidak nyaman dengan rumah ibu" pungkas Nur menatap Daniel.

Daniel terdiam saat melihat wajah yang sedikit garis-garis halus itu menatapnya bersalah.

"Tidak keduanya" lirihnya berbohong. Padahal dia tidak nyaman dengan rumah ini.

"Lantas kenapa tidak bisa tidur" masih saja Nur tampak bersalah sehingga dia mencari tahu alasan Daniel yang tidak bisa tidur.

"Bisa tidak berhenti bertanya. Kau sendiri kenapa jam segini sudah bangun" tukas Daniel tanpa hormat sedikitpun.

"Ibu mau sholat habis itu ibu mau ke pasar buat beli sayuran untuk dimasak"

Daniel terdiam mendengar itu, dia menelan ludahnya sendiri.

"Tidak usah ke pasar, sudah ada sayuran di kulkas mu. Dan ada banyak sayuran serta daging di sana. Buatkan aku sarapan dengan itu dan tabung uangmu untuk usahamu" ucap Daniel berdiri melihat Ibu Khanza yang tidak mengerti dengan ucapan Daniel.

"Maksudnya nak Daniel?"

"Kau akan membelikan ku sayuran enak dan daging kan menggunakan uang tabungan keluarga kalian. Tidak perlu aku sudah menyuruh orang membelinya uang itu kalian simpan saja untuk kebutuhan kalian kedepannya" ucap Daniel sambil memasukkan tangannya kedalam saku celana dan dia langsung melenggang pergi saat Nur mulai berkaca-kaca haru.

"Daniel mau kemana nak? Seharusnya kamu.." ucapan Nur terhenti saat Daniel berbalik melihatnya.

"Aku mau keluar sebentar, jangan merasa sungkan. Bukannya kau menyuruhku menganggap mu sebagai ibu sendiri" ucap Daniel dan langsung pergi.

"Dugaan Ibu berarti benar soal kamu nak, kamu memang anak yang baik. Dan ibu percaya kamu pasti bisa menjaga Khanza, ibu minta maaf sama kamu. Maaf karena Khanza membuatmu terikat dengan keluarga kami" lirih Nur haru saat melihat Daniel yang sudah berjalan pergi keluar dari rumah.

°°°

T.B.C

1
Rini Andriani
up
Clarazeeraa
bagus ceritanya
Uviek Ku
sdh bertahun, masih ngarep novel ini ada kelanjutannya😢🥺🥰😍
FUZEIN
Nah..tak tahu diri juga khanza ni😂😂😂
FUZEIN
Gilaaa.....nak kasihan ke tak... Sama2 gila...aishhh...jalan pintas yang meresahkan
Herta Siahaan
buktikan pada Daniel kalau khanza susah dan muntah biar Daniel mikir cara buat khanza minum tanpa harus membentak. kasihan perkembangan janin nya
Herta Siahaan
ya Ampun Daniel wanita hamil itu sensitif dan rada manja.... jdi belajar donk memahami
Herta Siahaan
sekali sekali buat khanza pingsan krna dibentak terus biar Daniel jg sadar wanita hamil sensitif dan mempengaruhi janinnya kalau dibentak terus. dan Khanza jg jgn nampak kali terlalu cinta biar Daniel lebih menghargai wanita
Yanti Santi
ceritany bagus
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
lovely
cewek gatel kpedean miskin ga tau malu c kanza ngerendahin kaum cewek nih isi novel meski tar ujungnya c authournya buat c Daniel Bucin tapi ttezap aja mnjijikan cara c kanza🥵
lovely
s kanza malu2in kaum miskin aja gak punya harga diri ngapain ngemis2 kpedean pula realnya pasti ga bakalan ada cowok baik2 k perempuan macam c kanza yang ga tau maluu🥵
lovely
dasar cewek stupid s kanza klo gue mendingan jangan mau ma s Daniel diakan tujuannya cari duit cukup minta duit tiap bulan untuk kbutuhan dia ma byinya beres ga usah menderita lebayyyy😜
Uviek Ku
sayang sekali tidak dilanjutkan 😢
Meylin
benerr s kanza ko jadi agresif ga tau malu gtu da di hina2 ma kudanil 🥴
Meylin
buatlah kanza tinggi harga diri thour jangan mau diinjak harga diri truss biar kudanil yg ngejar2 kanza
Meylin
baru kli ini gue gasuka ma tokoh ceweknya licikkk caranya ga terpuji sykurin Lo mnderita mnding pergi jauh daripada kudanil bikin Lo termehek2🥵
Meylin
klo ku jadi kanza ngapain nikah sgla🥵
Meylin
kanza salah caranya ko smpai jebakan segala😡
Meylin
terallu banyak beragumen jadi ngos2an bacanya 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!