NovelToon NovelToon
Mantan Terindahku Suamiku

Mantan Terindahku Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis
Popularitas:253.7k
Nilai: 5
Nama Author: Dea Nur Shaviera

Jauh-jauh Arumi kuliah keluar negeri untuk belajar sekaligus melupakan mantan kekasihnya, namun takdir malah mempertemukan mereka kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Nur Shaviera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebohongan Kenan

Matahari mulai memancarkan sinarnya, membuat Arumi terbangun dari tidurnya dan memasuki kamar mandi dengan malas sambil mengucek-ngucek kedua matanya karena masih mengantuk.

Setelah rapih dan berdandan untuk dirinya akhirnya Arumi berjalan ruang makan rumahnya yang sangat kecil untuk sarapan bersama, dan benar saja aroma masakan ibunya membuat perutnya berbunyi karena harum.

Saat sarapan bersama kedua orangtua Arumi saling melempar tatapan satu sama lain, membuat Angga sebal dengan kelakuan aneh kedua orangtuanya yang ingin menanyakan sesuatu dengan kakaknya tapi ribet.

"Kak, Ada yang ibu dan ayah ingin tanya tuh!"ceplos Angga dengan ketus sambil melanjutkan makannya, membuat Arumi berhenti makan dan melihat kedua orangtuanya secara bergantian.

"Begini sayang, ibu tidak menanyakan ini padamu tadi malam karena ibu tau kamu lelah dengan perjalan seharian ke rumah kakeknya Kenan."ucap Nita melihat ke putrinya.

"Baiklah, Arumi akan cerita. Kakeknya Kenan menerima Arumi dengan baik bu, jadi jangan khawatir ya Ayah Ibu"ucap Arumi dengan senyum diwajahnya dan kembali melanjutkan makannya kembali.

"Alhamdulillah kami bahagia"ucap Ibu dengan senyum dibahagianya.

Tok..Tok..Tok..

Suara bunyi ketuk pintu membuat Arumi segera beranjak dari duduknya menuju pintu rumahnya untuk melihat siapa tamu yang datang di pagi hari kerumahnya.

"Assalamualaikum"ucap Kenan dengan senyum diwajahnya saat Arumi membukakan pintu rumahnya.

"Wa'alaikumsalam, Kenan? aku pikir siapa yang datang pagi-pagi?"ucap Arumi.

"Iyaa aku, memangnya kamu mengharapkan siapa yang datang kerumahmu?"tanya Kenan dengan tatapan tajamnya, membuat Arumi memegang jidatnya sendiri.

"Arumi siapa ya datang?"tanya ibu yang datang dari belakang Arumi melihat kedatangan Kenan.

"Masuklah nak Kenan, kita sarapan dulu"ucap sang ibu.

"Tidak usah bu, hari udah makin siang aku lebih baik pergi dulu sama kenan ke kantor." Arumipun segera bergegas mengambil tas kantornya di meja makan dan mencium tangan kedua orangtuanya, lalu menarik tangan Kenan keluar dari rumahnya.

"Kamu ngapain sih ke rumah aku pagi-pagi?"tanya Arumi memasuki mobil lelaki itu.

"Aku hanya ingin melihatmu"ucap Kenan dengan santainya yang duduk disebelah Arumi sambil mengemudikan mobilnya.

"Tau tidak? ibu menanyakan padaku, apa aku diterima kepada kakekmu apa tidak?"ucap Arumi melirik ke arah Kenan yang fokus melihat jalan.

"Lalu?"

"Aku bilang aja kakekmu menerimaku dengan sangat baik, walaupun aku tau kamu sedang menyembunyikan sesuatu dariku"ucap Arumi menatap kearah Kenan.

"Jangan su'udzon gitu ke aku"elak Kenan.

"Firasat wanita itu ga pernah salah Ken"ucap Arumi yang menatap ke arah jalan malas berdebat dengan laki-laki yang tidak pernah kalah dalam hal itu.

Kenan hanya melirik Arumi sekilas yang sedang kesal dengannya, karena wanita itu terus-terusan menghembuskan nafasnya berkali-kali, namun Kenan tetap tidak bisa membuat hati Arumi kecewa atau kepikiran tentang syarat sang kakek yang konyol itu.

Sesampainya di kantor, Kenan dan Arumi berjalan memasuki gedung kantor berbarengan, meskipun Arumi mencoba melangkahkan kakinya lebih besar untuk tidak bareng dengan Kenan namun laki-laki itu bisa menyamakan langkah kakinya yang kecil.

Dan saat datang, ternyata ada rapat penting dengan salah satu perusahaan yang ingin bekerja sama dengan perusahaan Abraham dalam bidang perhiasan untuk menarik minat para perempuan-perempuan diluar sana.

Sekitar jam 11. 30 siang, rapatpun selesai membuat Arumi tersenyum karena bosan mendengar ocehan-ocehan yang sangat lama dan itu disebabkan oleh Kenan yang sangat ingin semua secara detail dan tidak bertele-tele.

"Akhirnya selesai juga ya Mbak Gita"ucap Arumi dengan senyum diwajahnya duduk disamping Gita.

"Iyaa, kamu harus terbiasa yaa Arumi"ucap Gita.

"Iyaa Mbak, aku mau ke departmen keuangan dulu mau minta salinan keuangan bulan ini untuk dilaporkan"ucap Arumi.

"Kenapa ga minta lewat E-mail?"

"Sekalian bisa ngobrol mbak, aku bosan disini terus"ucap Arumi senyum diwajahnya sambil berjalan ke arah lift.

Sedangkan Kenan yang melihat gerak-gerik Arumi yang keluar dari ruangannya dengan senyum diwajahnyapun merasa curiga, kemana dan apa yang diingin lakukan oleh wanitanya itu.

"Jangan diliatin gitu dong Aruminya, dia hanya ingin mengambil laporan aja ke bagian keuangan"ucap Gita yang memberikan notulen rapat tadi pada Kenan yang auranya sangat tidak baik.

"Itu cuma alasan dia aja"ucap Kenan dengan dingin membuat Gita hanya tersenyum mendengarnya.

...✴️...

Arumi sangat senang akhirnya hari ini bisa makan bersama Sila, sahabat baiknya dikantor yang selalu mendukung dan memberikan saran padanya apapun itu mengenai hubungannya dengan Kenan.

Sila yang membuka ponselnya dan memainkan sosial medianya terkejut melihat salah satu uploadan story dari Celine, putri keluarga Wijaya yang sedang makan siang dengan kekasih sahabatnya sekaligus bosnya.

"Ada apa Sil?"tanya Arumi yang melihat Lisa menatapnya bergantian dengan ponsel yang dipegang Lisa. Akhirnya Arumi mengambil ponsel Lisa untuk melihat apa yang dilihat sahabatnya itu.

"Kenan! Laki-laki itu benar-benar ya!"kesal Arumi yang melihat Kenan sedang asik makan siang bersama dengan Celine.

"Tenangin diri kamu dulu ya Arumi"ucap Sila yang mencoba menenangkan Arumi yang sedang sangat kesal dan marah pada bosnya.

"Sudah jam masuk Sil, ayo kita kerja lagi"ucap Arumi dengan senyum yang getir. "Aku kembali duluan"

Arumipun berjalan ke arah ruangan kantornya melihat ada Kenan dan Fero yang baru saja juga mau masuk ke ruang kantor, melihat Kenan yang baru saja datang membuat Arumi segera duluan ke mejanya.

Arumipun meletakkan berkas-berkas laporan keuangan bulan ini di meja Kenan segera, dan berjalan ke meja kerjanya kembali tanpa berkata sepatah katapun pada Kenan.

"Arumi"ucap Kenan yang membuat Arumi tersenyum padanya.

"Ada apa pak Kenan?"tanya Arumi dengan bicara secara formal.

"Tadi kamu makan dimana sama siapa?"tanya Kenan.

"Nanti saja ya pak, saya sedang sibuk"ucap Arumi dengan formal yang membuat Kenan jengkel dengan ucapannya.

"Aku bertanya padamu sebagai kekasihku bukan sebagai sekretarisku sayang"tegas Kenan.

"Sama Lisa dikantin kantor, sekarang aku tanya kamu, kamu tadi makan siang dimana dan bersama siapa?"tanya Arumi sambil melipatkan kedua tangannya didadanya menatap Kenan.

"Tentu saja direstoran bersama Fero, memangnya bersama siapa lagi"elak Kenan.

"Oke! aku terima kebohongan pertama, sampai ketiga kali kamu berbohong denganku, jangan harap kita akan menikah"ucap Arumi yang langsung berjalan ke meja kerjanya.

Kenan yang melihat raut wajah Arumi yang marah sekaligus kecewa dengannya, membuat Kenan merasa bersalah dan satu sisi dia tidak bisa berbicara dengan wanitanya apa yang dia lakukan hari ini, membuat pikirannya kalut dan bercabang-cabang, tidak bisa bekerja dengan tenang.

*****

Jangan lupa untuk dukung novel ini terus ya! 😊

JANGAN LUPA KLIK LIKE YA! 🙏

JANGAN LUPA KLIK FAVOURITE! ❤

JANGAN LUPA KOMEN DAN VOTE YA!

TERIMA KASIH! 🤗

1
Surati
bagus
Elok Pratiwi
biasa tidak menarik ... kalimat2 nya / jalan cerita nya datar terlihat kaku tidak bisa mengalir ada jalan cerita yg seharus nya dibutuhkan penyelesaian tp dibiarkan menggantung tidak dibahas ato dilanjutkan cerita nya
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Yuli Yulianti
kmn aj Thor hampir lupa alur cerita mu
nurhayati rambe
sekian purnama akhirnya up juga kka outhor,,sampai lupa alurnya🤣🤣
nurhayati rambe
bagus
Rabiatul Addawiyah
Cie...Sila mau juga akhirnya dilamar babang Kazi ganteng 😁
Lanjut thor
Yeti Budiawati
bacanya nangis 😭😭😭😭
re
Belajar bucin dulu
re
Keenan jd geer
re
Terkejut mereka
re
Kazi malu malu mau
Rabiatul Addawiyah
Cie Kazi senyumnya di umpetin 😁, kode itu bawa pergi ke KUA utk di halal in...
re
Habis nama Entok keren banget Dino hehe
Riryn Efriadi
lnjt thor
re
Lomba paling tampan
re
Keenan ngak peka
love you
jujur itu penting apalagi suami istri
Ririn Satkwantono
knp gk lgsung buka tuh baju keenan klo gk peka.... hihihi
Deaaa: ganas yaa hahaha..
total 1 replies
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!