NovelToon NovelToon
My Queen

My Queen

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:22.9k
Nilai: 5
Nama Author: Arisha Langsa

" Boleh kah aku bertanya satu pertanyaan?" Nymera Elvaretta Lennox "

" Katakan?" prince Rafael Benitez"wajahnya dingin, tatapan matanya tajam.

" Tolong katakan apa kurang nya aku kak? sampai kakak tak bisa melihatku sebagai seorang wanita" tatapan matanya sendu.

" karena kau hanyalah gadis manja" .

Perlahan,gadis bernama Nymera Elvaretta Lennox itu melangkah mundur, matanya menatap sendu pria di depan nya,pria yang sejak kecil ia kagumi dan ia tau telah di jodohkan dengan nya.

Dengan bibir tersenyum, bukan senyuman indah dan manis, melainkan senyuman menyakitkan, bahkan bibirnya terlihat sedikit bergetar saat dengan lirih ia berkata " Terimakasih telah menyadarkan ku, selamat tinggal, semoga kakak terus bahagia" masih sekuat tenaga ia mengucapkan kalimat perpisahan.

setelah sedikit membungkukkan tubuhnya, sebagai cara menunjukkan penghormatan kepada keluarga kerajaan,gadis cantik yang akrab disapa Mera itu berbalik dan melangkah meninggalkan pria yang masih menatapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisha Langsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

" Lebih cepat lex? " Rafael memerintahkan agar Alex melajukan mobilnya lebih cepat .

Baru saja Rafael menerima kabar dari sahabat Camelia,gadis cantik itu mengalami kecelakaan saat keluar dari mobil, sebuah mobil SUV seperti sengaja menyerempet nya hingga ia terpental dan terluka.

" Shit..." umpat Rafael saat melihat sebuah nomor tidak di kenal mengirimkan nya sebuah foto,foto yang memperlihatkan Camelia yang tergeletak di samping mobilnya.

📱-" Urusan mu dengan ku brengsek, jangan melibatkan orang lain yang tidak bersalah" omel Rafael melalui panggilan telepon, tentunya pada seseorang di seberang sana yang menghubungi nya.

📱-"..."

📱-" Dasar pengecut" umpat Rafael geram, wajahnya terlihat begitu merah menahan amarahnya.

Blum....

Dengan kuat dan cepat, Rafael membanting pintu mobilnya saat mobil tersebut berhenti tepat di depan sebuah gedung,tempat Camelia baru saja selesai mengajar, Camelia menjadi guru seni di salah satu sanggar seni ternama di negara tersebut.

" Tenang..kita akan segera ke rumah sakit" Rafael langsung mengangkat tubuh Camelia dan membawanya ke dalam ambulan yang kebetulan tiba bersamaan dengan kedatangan nya.

Insiden tersebut mampu menggemparkan dunia sosial media yang lagi-lagi menayangkan tentang kedekatan prince Rafael Benitez dengan pianis muda yang lagi-lagi menampakkan wajah cantik Camelia yang berada dalam gendongan Rafael.

Beberapa wartawan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas itu, mereka berusaha untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya potret tentang apa yang terjadi saat itu.

Rafael terlihat tak perduli, fokusnya teralihkan sepenuhnya pada sosok Camelia yang terlihat terus meringis kesakitan.

Saat Rafael memilih ikut masuk ke dalam ambulan,Alex tak sedikit pun berusaha untuk melarang nya,ia memilih mengikuti ambulan dan memastikan bahwa pangeran dalam keadaan aman,ia ingin lebih memastikan seperti apa hubungan mereka yang sebenarnya,sebab sejak satu tahun terakhir ini ia lebih sering di tugaskan di kantor pusat.

Hampir semua stasiun televisi dan media sosial menayangkan berita tersebut,bagi mereka itu adalah salah satu berita yang paling di sukai,baik itu di dalam maupun luar negeri.

Ambulance berhenti tepat di depan unit gawat darurat salah satu rumah sakit ternama di negara tersebut.

" Cepat,tangani dia sebaik mungkin" perintah Rafael tegas,ia tak peduli walaupun saat ini ia tengah tak berada di negaranya sendiri,toh di negara itu namanya juga sudah sangat di kenal sebagai pembisnis muda yang cukup di segani dan perhitungkan.

" Baik tuan,kami akan berusaha melakukan yang terbaik" jawab salah satu dokter yang bertugas di UGD.

" Tenanglah, semuanya akan baik-baik saja" ucap Rafael pada Camelia sebelum dokter membawanya ke ruang tindakan dan Rafael di minta untuk menunggu di luar.

" Tenang ...pasti akan baik-baik aja" Alex yang baru sampai berusaha memberikan ketenangan, melihat wajah Rafael yang khawatir.

" Mereka gila, untuk apa melibatkan dia yang ga terlibat dengan mereka,dasar para pengecut" umpat Rafael geram, mengingat salah satu pesaing nya.

" Karena mereka tau Camelia salah satu orang terdekat anda pangeran, mereka ingin menghancurkan anda melalui orang terdekat karena merasa sulit mengalahkan anda melalui yang lain" Alex menyampaikan dugaan nya.

Rafael mengusap wajah nya kasar, pikirkan nya langsung terbayang pada wajah Meera,dengan segera ia meraih ponselnya dan menghubungi nomor gadis itu,namun sayang nya hingga beberapa kali tak ada jawaban dari Meera.

" Shit... angkat Ra..." umpatnya geram, sedangkan Alex merasa heran, sampai mengerutkan keningnya melihat apa yang pangeran sekaligus bos nya itu lakukan,ia penasaran siapa yang tengah Rafael hubungi.

" Anda ingin menghubungi keluarga Camelia?" tanya Alex, walaupun tadi dengan jelas ia mendengar nama yang Rafael sebutkan,namun ia masih ingin meyakinkan diri nya.

" Oh ..ia keluarganya,kamu saja yang hubungi,aku sedang menghubungi Meera" jawab Rafael terdengar begitu sibuk.

Walaupun sedikit merasa bingung,namun dengan patuh Alex mengangguk,ia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi nomor salah satu dari staf kerajaan dan meminta untuk menginformasikan tentang keadaan Camelia pada orang tuanya.

📱-" pastikan kalian terus mengawasi nya,jangan sampai lengah,atau kalian akan mendapatkan hukuman" terdengar Rafael berbicara dengan nada serius.

📱-" tapi ingat,jangan sampai dia merasa risih dengan keberadaan kalian,orang tuanya juga menempatkan pengawal khusus untuk nya,kalian jangan sampai salah mengenal antara mereka dan musuh" tambah Rafael memberikan peringatan.

" Apakah mereka juga menargetkan Meera?" tanya Alex tiba-tiba berada di samping Rafael,ia baru selesai menghubungi salah satu staf kerajaan.

Rafael menggeleng " tidak mungkin mereka akan bergerak sampai sejauh itu, mereka tidak mungkin gegabah di negara orang" jawab Rafael cepat.

Alex mengangguk" semoga saja mereka tidak benar-benar nekat dan tidak akan mengetahui tentang Meera " ucap Alex terdengar begitu khawatir, Rafael mengangguk, mengharapkan hal yang sama.

***

Sedangkan yang tengah mereka khawatir justru terlihat tengah asyik menikmati masa liburannya bersama sang sahabat.

Meera bersama Cecilia tengah berjalan mengelilingi salah satu mall terbesar di ibukota negara mereka, keduanya asyik berburu berbagai merk tas,sepatu dan beberapa jenis pakaian branded, keduanya berbelanja seperti orang kerasukan.

Bagaimana tidak, kedua pengawal pribadi Meera sudah kesulitan mendorong troli belanjaan mereka, keranjang belanja itu benar-benar sudah over muatan.

" Ok.. kakak-kakak sekarang boleh tolong antarkan semua itu ke mobil ya,kamu akan nonton " perintah Meera pada kedua bodyguard nya,dua pemuda yang terlihat begitu tapi dan cukup tampan, mereka tak menggunakan seragam selayaknya bodyguard, penampilan mereka selayaknya teman nongkrong dua gadis cantik itu.

" Baik nona" jawab dua bodyguard itu patuh, mereka sudah seperti pria yang menemani kekasih nya berbelanja.

" Seru juga ya melihat mata para lelaki itu saat menatap mu,bola mata mereka seakan ingin keluar dari tempatnya" ucap Cecilia centil.

" Seru kamu bilang? Yang ada risih" Jawab Meera membantah perasaan sahabat nya yang menurutnya sedikit aneh.

Meera menggeleng mendengar jawaban sahabat nya,gadis ceria sekaligus centil itu memang sedikit aneh menurut Meera,dan ia cukup terhibur dengan kelakuan sahabatnya itu.

" Siapa? Kok ngak di angkat?" tanya Cecilia heran melihat Meera yang mengalihkan nada dering ponselnya ke mode silent.

" bukan siapa-siapa,ga penting" jawab Meera cepat,ia memasukkan kembali ponselnya kedalam saku celananya.

Cecilia mengedikkan bahu nya, memberikan reaksi biasa saja seakan tak ingin terlalu peduli.

Tapi lagi-lagi Meera mengeluarkan ponselnya dari saku celananya dan kembali menyimpan nya setelah melihat siapa yang menelepon nya.

" Kenapa ga di angkat sih? Pasti pangeran Rafael kan?" Cecilia mulai menunjukkan tanda-tanda curiga nya.

" Udah ih,biarin aja,ganggu liburan kita aja,dia aja bisa asyik-asyik liburan di luar negeri, ngapain juga coba kepoin kita di sini" jawab Meera cuek dan berakhir ia mematikan ponsel nya.

Cecilia menggeleng melihat kelakuan sahabatnya,saat Rafael menghubungi nya tak di angkat,tapi saat Rafael beberapa hari tak menghubungi nya dia akan tantrum dan berakhir menangis" Dasar labil" ucap Cecilia yang tak lagi mau ambil pusing dengan kelakuan random sahabatnya, kisah asmaranya saja selalu berakhir kelabu.

1
KIM TAMIE
kayanya sih Pangeran udah bilang ke bapaknya Meera alasan sebenernya dari pembatalan pertunangan itu.
Siti Naimah
wah ternyata gio masih sepupu sama Rafael...gak bisa kemana mana dong Meera 🤭
Siti Naimah
Rafael kini menanggalkan sifat jaimnya sebagai pangeran...dalam rangka merebut hati Meera 😄
KIM TAMIE
kenyang tamparan maut khan EL 🤭.
abis digampar Meera, sekarang bapaknya Meera, btw gpp namanya juga usaha, kerahkan seluruh usaha dan sabarmu ya EL
Ganbatte 💪
Leha Leha
Thor bz ke Tk up😭
Siti Naimah
lhoh apa urusan nya kok si Rafael sampai memukul gio? ya salah sendiri kenapa mutusin Meera.. akhir nya jadi sewot sendiri 🤭
Siti Naimah
kenapa sih Rafael kok masih aja mengganggu hidup nya Meera?kan dia sendiri yang mutusin Meera?
harus konsekuen dong dengan pilihan nya...ya sana jalan aja atau berkencan sama si Camelia..kan ngebet banget sama pangeran 😄
Siti Naimah
sukurin lho Rafael...makanya memutuskan apa2 harus dipikir mendalam dulu.jika alasannya Meera itu gadis manja kan bisa belajar untuk menjadi dewasa?mau dapat ganti seperti si Camelia itu?🤭
Siti Naimah
betul banget Meera...kamu harus mengambil sikap tegas.. tunjukkan bahwa kamu kuat dan bisa mandiri 👍
Siti Naimah
iih..si camel kok kayak gak rela Meera mau menemui pangeran? kelihatan banget kalau si camel hatinya gak baik.yakin si Rafael mau membuang Meera dan memilih si Camelia?🤣
Siti Naimah
kebayang betapa panasnya hati Rafael 🤭
Siti Naimah
kira2 pihak mana ya yang mencelakai Meera? semoga cepat ketahuan dan ketangkep
KIM TAMIE
selamat berjuang EeLLLLLL.
ini pasti akan sedikit lebih sulit.
Meeramu sudah berubah, dia bukan lagi Meera yg dulu
Siti Naimah
lhoh katanya Rafael berencana mau putus sama Meera? hla kok begitu Meera coba dekat dikit sama yg Laen kok udah merasa panas sih? gak boleh egois dong
Siti Naimah
walah2 pangeran Rafael..sok2 an kamu mau putusin Meera..bisa2 berubah jadi linglung lho...apalagi jika Meera bakal dideketin sama cowok2 kece...terus elo dapat ganti cewek yg tidak lebih baik dibanding Meera....
merana deh🤣
Siti Naimah
begitu kejamnya sosial media...
Meera kamu harus semakin kuat..
belajar menghadapi tantangan hidup
yg tentu tidak mudah.. yakinkan diri bahwa kamu kuat kamu bisa💪💪
KIM TAMIE
bagus Meera, jangan mau dikendalikan dia, dia udah bukan siapa2 elu lagi
Leha Leha
Ingat kan di culik meera dgn Rafael thor Rupanye lg ade perasaan
Leha Leha
Jgn lama Lama up thor 🙏🙏🙏bg la lebih episode kesian org tunggu tunggu tiap minit di buka tgk Tk ade
Siti Naimah
kenapa minum obat kok mendadak dihaluskan?kan jadi terasa pahit.. mending langsung ditelan aja jadi ga terasa pahit nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!