NovelToon NovelToon
Ehh Mas Pol

Ehh Mas Pol

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:870.3k
Nilai: 5
Nama Author: SupiakBanun

“Terserah Opa sama Oma aja deh gimananya manut. Mungkin ini yang terbaik buat Shen. Yang penting jangan dijodohin sama Om-Om aja Shen mah, terus kudu yang Hitam Manis Kumis Tipis Humoris yes Oma Opa” -Shena

“Soal jodoh mah terserah se-dikasihnya aja sama Tuhan, yang penting memenuhi standar istri idaman lah kalo bisa satu frekuensi sama Juan.” -Juan

Shena, gadis remaja yang penampakkanya terkenal absurd dan kocak. Gadis cantik berlesung pipi yang nyasar di STM dengan alasan mencari suasana baru tanpa kehadiran bangsa ondel-ondel dan valaq. Parahnya lagi dia melibatkan sahabat satu spesiesnya untuk bersekolah di STM dengan cara yang teramat absurd. Satu lagi, jangan lupakan bahwa Shena adalah manusia paling nyeleneh seantero dunia !!

Juan, Polisi Lalu Lintas dengan sejuta pesona. Siapa yang tak mengetahui siapa itu Iptu Juan, polisi yang terkenal disetiap persimpangan jalan kota hanya karena ketegasan dan ketampanannya yang membuatnya semakin diidolakan par

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SupiakBanun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Polwan Ara

Jam kerja telah selesai, kini saat nya untuk kembali kerumah masing-masing. Diparkiran Kantor Kepolisian, Juan dan kedua sahabatnya sudah siap untuk melajukan kendaraan masing-masing menuju rumah tercinta.

"Iptu Juan!!!" Teriak seorang wanita yang berdiri tak jauh dari parkiran. Sontak membuat yang mempunyai nama menoleh kearah sumber suara.

"Iptu Juan, sudah mau pulang?" Tanya wanita itu lagi sambil berjalan mendekat kearah Juan.

"Hmm" Jawab Juan hanya berdehem dan mengalihkan pandangannya.

"Mmm Iptu Juan boleh saya nebeng pulang?" Ucap wanita itu sambil tersenyum.

"Maaf kita beda arah Bripda Ara, dan saya juga ada Keperluan. Lebih baik Bripda Ara memesan taxi online saja." Jawab Juan menolak.

"Mmm tolong kali ini saja Iptu Juan." Ucap Wanita itu dengan memelas.

"Saya tidak bisa dan jika memang membutuhkan, Bripda Ara bisa meminta tolong kepada dua teman saya ini." Jawab Juan dengan dingin sambil memakai kaos tangan dan helmnya. Jangan ditanya bagaimana keadaan Bripda Ara saat ini yang memasang wajah cemberut kesal campur kecewa karena tidak mendapat respon baik dari Juan.

🍋🍋

Dipintu utama kantor, keluar seorang gadis dengan rambut diikat asal namun masih memberikan kesan cantik untuknya. Dengan berjalan santai seakan tak memiliki masalah sedikit pun, gadis itu melangkahkan kakinya, padahal jika dilihat secara seksama tampilannya sudah menyerupai berandalan dengan keadaan awut-awutan pasca baku hantam.

"Wan, Wan....!!!" Teriak Rudi sambil menepuk motor Juan berkali-kali.

"Yujin Wan, iya Yujin Wan" Ucap Dion tak kalah hebohnya sambil memandang ke arah pintu utama.

"Napa sih, iya Yujin kenapa?" Tanya Juan masih acuh karena masih ada sosok Bripda Ara disana.

"Ihh makanya noleh sono lo liat." Ucap Rudi sambil mengarahkan kepala Juan untuk melihat kearah yang dimaksudnya.

"Ehhh iya ngapain dia disini. Panggil woy panggil." Ucap Juan yang masih dalam mode melongo melihat pujaan hati berada dikantor dinasnya.

"Dek!! Yujin!! Shena!! Sinilah!!" Teriak Dion dengan suara menggelegar, membuat Shena auto menoleh kearah sumber suara. Dan bahkan tak hanya Shena yang menoleh tapi semua orang yang ada disekitar tempat itu pun mengarahkan pandangannya ke sumber suara.

"Eh? Ha iya apa? Saya pak?" Tanya Shena sambil menunjuk dirinya sendiri, dan mendapat anggukan dari ketiga polisi itu. Karena Shena belum sadar siapa yang memanggilnya, dengan ragu-ragu Shena berjalan mendekat.

"Eh lu bang, yang manggil gue? Kenapa?" Tanya Shena yang sudah menyadari 3 makhluk yang memanggilnya tadi.

"Lu ngapain disini?" Tanya Rudi kepo.

"Biasa bang hehe".

" Tawuran?" Tanya Dion memastikan.

"Paham aja lu bang, tapi gue korban kok kali ini makanya bebas." Jawab Shena sambil nyengir kuda.

"Kebiasaan, besok -besok gak boleh lagi." Ucap Juan sambil menatap Shena lembut. Dan membuat Ara merasa cemburu, siapa sebenernya gadis itu begitulah pikir Ara.

"Kamu siapa? Kamu kenal sama mereka?" Akhirnya sejak tadi hanya diam Ara membuka suara.

"Oh saya Shena buk." Jawab Shena sambil senyum manis.

"Kamu kenal mereka?" Tanya Ara lagi dengan nada tajam. Dan membuat Shena mengernyit heran kenapa makhluk satu ini sensi banget lagi datang bulan kalik ya.

"Kalo ga kenal gak mungkin saya dipanggil kesini, pertanyaannya ibu ngadi ngadi aja la." Jawab Shena masih santuy dan stay cool.

"Ada hubungan apa kamu sama mereka terutama Juan sampai bisa sedekat itu?" Ketus Ara lagi yang terang-terangan menampakkan rasa ketidaksukaannya. Jangan panggil Shena jika menghadapi orang seperti ini dengan emosi.

"Hoho selow napa mbaknya, kok malah ngegas. Kenal sama orang lain itu pemenuh syarat sebagai makhluk sosial loh. Wajar dong kan saya bukan makhluk luar angkasa makanya bisa kenal sama abang-abang ini." Jawab Shena yang masih selow swalow dan membuat Juan, Rudi dan Dion memperhatikan dengan tatapan kagum. Bisa-bisanya si Shena ini masih nyantuy padahal udah digas poll, kalo perempuan kebanyakan dah bakalan jambak-jambakan ini mah.

"Kok kalian bisa kenal sih sama bocah kayak gini. Nemu dimana ha?" Tanya Ara kepada tiga polisi tampan itu.

"Jatuh dari langit." Jawab Rudi dengan malas.

"Hidayah terindah bagi anak sholeh." Jawab Dion ngasal. Yang hanya dibalas decakan malas oleh Ara.

"Kamu mau kemana dek habis ini?" Tanya Juan kepada Shena dan mengacuhkan Ara.

"Mau pulang bang, ni lagi mau nyari kang ojek, temen-temen dah gue suruh pulang aja, kalo mereka jemput kesini tar malah panjang urusannya." Jawab Shena sambil tersenyum menatap Juan. Dan Ara yang melihat itu pun merasa bahwa dirinya dipermalukan.

"Sok cantik." Gumam Ara menyindir Shena.

"Alhamdulillah emang cantik dari sononya mah ini bukan sok lagi." Jawab Shena sambil merapikan anak rambutnya yang berserakan seperti akar-akaran.

"Kamu ngaca dong penampilan kamu gimana? Masih anak sekolahan urakan, berandalan lagi. Gak pantes deket sama mereka". Ucap Ara sambil melirik Shena dari bawah sampai atas menilai.

" Whatever lah mau penampilan kayak gembel, berandal, boneka mampang, ondel-ondel dan badut sekalipun yang penting mulut gak tajem hati nggak buriq mbaknya." Jawab Shena sambil tersenyum pepsodent. Sedangkan Ara yang sudah kehabisan kata-kata memilih berlalu begitu saja dengan perasaan yang kesal luar biasa.

"Awas aja kamu bocah, kamu akan menyesal karena sudah berani berurusan sama aku." Gumam Ara yang sudah menjauh.

"Bang, itu tadi yang mau dijodohin sama abang?" Tanya Shena menyelidik.

"Amit-amit. Yang mau dijodohin sama abang masih dirahasiakan dek. Dan jangan modelan kayak gitu bisa auto stroke habis akad." Jawab Juan sambil bergidik ngeri membayangkan jika jodohnya adalah wanita kecentilan macam Ara.

"Abang gak rela kalo Juan sama perempuan tadi, kelakuannya minus ternyata." Ucap Rudi sambil Geleng-geleng tanda penolakan.

"Setuju gue Rud, ternyata mulutnya busuk banget." Tambah Dion menimpali ucapan Rudi.

"Heran liatnya polwan kan ya kok ngomongnya gitu sih kayak ga pernah disekolahin aja tu mulut nya " Ucap Shena sambil mengelus dada sabar dan tabah.

"Abang ga suka sama dia tapi dia terus cari kesempatan buat deketin abang." Ucap Juan sambil menatap sendu kearah Shena seakan sedang menjelaskan suatu perkara kepada sang kekasih.

"Tenang, saya gak jealous kok, karena dia bukan levelan saya." Jawab Shena menanggapi ucapan Juan dengan gaya formal lengkap dengan senyum miring.

"Levelan idaman lo tinggi bro hahahaahaha." Sambung Rudi yang tertawa lebar.

"Kalo misalnya target masa depan gue yang ngedeketin modelan wanita sholeha berhijab terus lemah lembut baru gue bakal cemburu bang. Kalo modelan yang kayak polwan tadi mah ngga ngaruh" Tambah Shena sambil tertawa karena tertular oleh Rudi.

"Sadis makk levelan bidadari surga." Ucap Dion sambil geleng kepala.

"Oh iya dong harus gitu biar memotivasi diri sendiri. Kalo cemburunya karena yang tadi malah menjerumuskan ntar."

"Bisa aja kamu dek, yodah abang anterin yok." Ucap Juan menawari Shena tumpangan.

"Mmm beneran ni bang gak ngerepotin?"

"Udahlah Jin manut aja, daripada dia goncengin polwan nggak ngotak tadi mendingan goncengin elu kan. Gue kasian ama motor nya ntar ternodai." Ucap Rudi memerintah Shena agar mau pulang diantar Juan.

"Yodah kebengkel bang, ngambil motor gue yang ketinggalan disana." Ucap Shena langsung memposisikan diri dijok belakang Juan.

Dan akhirnya mereka pun meninggalkan parkiran Polres dan melajukan kendaraan dijalanan besar. Sedangkan didepan gerbang Ara melihat itu semua dengan kekesalan yang memuncak.

"Awas aja lu anak kecil, lu bukan saingan gue. Karena gue yakin lu cuman dianggap sebagai adiknya Juan." Gumam Ara sambil menatap jalanan dengan rasa kebencian.

"Gue bakal dapetin lu Juan gimana pun caranya."

🥑🥑

Dikit dulu ya gesss, lagi gak semangat.

Kalo mau banyak, helep semangatin Niotor nih dengan like dan vote oke🤭

Lopyu readers 🥰 Haturtengkyu😇

1
Erneztya Ayoda
👍👍👍👍
Ganti Akun ke efnastr
Hallo kakak, salam dari aku author somplak. Yuk dukung aku lagi di karya baru, judulnya ASK SAKASI di dunia oranye (WP) dengan nama pena efnastr. Mohon dukungannya kakak, aku tunggu :)
Ganti Akun ke efnastr
Hallo kakak, salam dari aku author somplak. Sebelumnya, aku berterimakasih karena kakak semuanya sudah memberi dukungan di 3 karya aku. Aku juga masih berharap kakak semua mau memberi dukungan di karya aku yang baru, judulnya ASK SAKASI di dunia oranye (WP). Aku tunggu kehadiran kakak di karya baru aku. Nama pena aku efnastr ya :)
Sanjaria Abubakar
Luar biasa
Queen Tdewa
gak di coba dlu tuh baju ny
Ganti Akun ke efnastr: udah pas mbak yakin dah😄😄😄
total 1 replies
Queen Tdewa
malu ya jdi berkaca2 mata ny
Ganti Akun ke efnastr: itu sedih mbak
total 1 replies
Queen Tdewa
udh tau gtu kok masih jelous aj ... aneh bin ajaib
Ganti Akun ke efnastr: Ya gimana dong mbak😄😄
total 1 replies
Queen Tdewa
kejadian apa sih ...smpi skrg aku penasaran
Ganti Akun ke efnastr: hoho😁😄 penasaran ni yee
total 1 replies
Queen Tdewa
sdh gak kuat akoh menahan ketawa dri bab pertama
Queen Tdewa: banget kaka
total 2 replies
💫Sun love 💫
ekspresi keduanya sama....
sama sama kaget....🤭
Ganti Akun ke efnastr: kaget yang bahagia
total 1 replies
💫Sun love 💫
🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺
Ganti Akun ke efnastr: loh kenapa terharu sih hehe
total 3 replies
💫Sun love 💫
bau baunya ada perjodohan ni....
💫Sun love 💫
dibungkus bawa pulang buat teman bobo ya wan...... 😂😂😂😂
Ganti Akun ke efnastr: auto bungkus dikaretin😀
total 1 replies
💫Sun love 💫
untung gak keselek biji kedondong... 😂😂😂😂😂
Ganti Akun ke efnastr: bahaya mpok bahaya itu😅
total 1 replies
Samudra Rohul
sakit kepala q Hlng habis baca novel ini, ngakak terus ..... baru Nemu novel kek gini
Ganti Akun ke efnastr: hahah alhamdulillah kalo terhibur😁😁
total 1 replies
💫Sun love 💫
pak pol nya lagi terlove love tuh....
Ganti Akun ke efnastr: biasalah jatuh cinta hihi
total 1 replies
💫Sun love 💫
ampuun dah somplak semua
Ganti Akun ke efnastr: Alhamdulillah author nya juga somplak kakak😁
total 1 replies
💫Sun love 💫
stand up komedi dadakan ya Shena...
Ganti Akun ke efnastr: hehehe😁
total 1 replies
💫Sun love 💫
ribut terus si om Ama keponakan...
tapi seru....
Ganti Akun ke efnastr: semoga terhibur kakak🥰
total 1 replies
💫Sun love 💫
ngakak abis ... kocak bener kelakuan Shena the geng ..
Ganti Akun ke efnastr: semoga terhibur kakak🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!