**Like setelah baca setiap episode**
Joey seorang sniper handal dan tampan . Juga terkenal begitu dingin dengan wanita . Ia tak begitu menyukai bila banyak wanita yang mengejarnya. Tetapi justru Lenka sang prajurit yang bisa menaklukkan hatinya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Nurani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PHSK EPS 22 ~ pengumuman nilai dan kenaikan pangkat
Setelah semua prajurit selesai melakikan ujian lisan dan ujian pengetesan strategi perang. Mereka pun segera kembali ke kamar asrama masing masing.
Keesokan harinya mereka sudah berdebar menanti hasil dari kerja keras mereka.Apakah naik jabatan atau tidak atau hanya stagnan pada pangkat sebelumnya.
Mereka pun segera berbaris mengikuti instrusksi dari Mayor Joey yang sudah berada pada podium.
Jendral Xavier dan Libero pun juga hadir dalam upacara kenaikan pangkat bagi para prajurit yang lolos.
" hmm deg degan sekali aku bisa naik pangkat tidak ya" Ucap Benjamin sembari terus berdoa
Berbeda dengan Lenka yang tak berdebar sama sekali karena dirinya tak mementingkan kenaikan pangkat.
Lenka hanya menikmati bergabung di pangkalan karena menemukan sahabat yang selalu dia kenang yaitu Dianna.
Lenka berubah jadi iblis perang karena dirinya kehilangan dua sahabatnya yaitu Dianna dan Dirga.
Dalam hatinya saat ini hanyalah balas dendam kematian sahabatnya.Lenka sudah menghhbungi seluruh jaringan mafia nya untuk memburu Felix.
Namun para teman gangsternya belum kunjung menemukan keberadaan Felix.Lenka semakin lama semakin menempa diri dengan baik.
Melatih kembali kemampuan menembak dan juga melumpuhkan lawan dengan tangan kosong.
Beberapa saat kemudian tibalah waktunya untuk pengumuman hasil nilai ujian kenaikan pangkat yang diadakan kemarin.
PERHATIAN SEMUA MILITER SNIPER AKAN DIADAKAN PENGUMUMAN HASIL UJIAN KENAIKAN PANGKAT YANG AKAN DISAMPAIKAN JENDRAL XAVIER
Pengumuman dari Joey tersebut membuat semangat para cadet begitu membara. Mereka yakin bahwa mereka semua lulus.
Dan waktunya jendral Xavier mengumumkan hasil dari ujian kenaikan pangkat.
"selamat pagi semua" Teriak Xavier
"selamat pagi" Sahut para tentara sniper
"hari ini aku Xavier, ingin mengumumkan siapa saja yang akan resmi naik pangkat pada ujian kemarin. Berikut 10 cadet yang akan resmi naik pangkat. Dan ada pangkat kenaikan ganda yang setara dengan Mayor Joey. Perhatikan dan dengarkan pengumuman yang tidak akan aku ulangi kembali.
Benjamin Gavanor yang berpangkat Pratu sekarang menjadi Sertu ( Sersan Satu)
Elena Cavania yang berpangkat Pratu sekarang menjadi Sertu ( Sersan Satu)
Hareba yang berpangkat Pratu sekarang menjadi Serda (Sersan Dua)
4.Kirana Amor yang berpangkat Pratu sekarang menjadi Sertu (Sersan Satu)
5.Vina Eboni Faldes yang semula berpangkat Pratu menjadi Sertu ( Sersan Satu)
Lionel Vichkinov yang semula berpangkat Pratu menjadi sertu (Sersan Satu)
Gerry Teramoa yang semula Pratu sekarang menjadi Sertu (Sersan Satu)
Herra Vinnora yang semula berpangkat Prada sekarang menjadi Serda (Sersan Dua)
9.Vincent kapovanov yang semula Prada ( Prajurit Dua) menjadi Serda (Sersan Dua)
10.Lenka Taran yang semula pratu menjadi Letkol (Lentnan Kolonel)
Itulah sepuluh kadet yang akan naik pangkat.Segera kalian yang telah aku sebutkan maju kedepan." Titah Xavier
Mereka semua mengira bahwa Pratu Lenka tidak akan disebut. Ternyata nama Lenka berada di paling akhir dan menjadi prajurit yang memiliki pangkat yang setara dengan Mayor Joey.
Mereka tak habis fikir mengapa Lenka tak memiliki rasa bahagia sama sekali. Wajahnya datar tanpa senyuman.
Dalam fikiran Lenka hanyalah memburu Felix dan membawanya ke penjara pulau Socotra supaya dia ketakutan dan diasingkan agar kapok tidak menjadi penyelundup senjata.
Senua yang maju kedepan segera di beri mendali bintang yang di tempal di seragam mereka dan panggilan mereka berubah sesuai pangkat baru yang mereka pakai.
Yang berpangkat serda senangnya minta ampun apalagi berpangkat Letkol. Mereka begitu iri dengan Lenka yang terkesan begitu santai tanpa belajar bisa naik ke pangkat Letkol.
Sedangkan mereka yang bekerja keras sampai tak tidur malam pun kalah dengan Lenka yang terkesan terlalu malas.
Namun mereka segera menepis perasaan itu karena Lenka multi talen dan cerdas. Dan Lenka juga merupakan menantu dari Xavier.
Mereka tidak heran bila Lenka bisa naik pangkat ke tingkat 4 kali diatasnya. Mereka merasa masih kurang belajar lagi.
Lambat laun para cadet yang lain mulai sungguh sungguh dalam belajar. Mereka tak ingin bermalas malasan lagi. Yang ketika akan ujian baru belajar.
Setelah selesai acara kenaikan pangkat, seperti biasanya Lenka segera menuju ke kantin karena kelaparan belum sarapan.
"Lenka selamat ya kamu hebat sekali maksudku Letkol Lenka" Ucap Benjamin sembari melangkahkan kai dengan hentakan keras
"terimakasih Benjamin, kamu juga naik pangkat kan. Aku turut bahagia atas keberhasilanmu" Ucap Lenka yang menatap ke arah macaron yang berwarna warni juga minuman cola
Kruk.....
Suara perut Lenka terdengar begitu keras membuat dirinya mempercepat langkah menuju ke arah macaron.
Dan sampailah Lenka ke arah makanan favoritnya agar mengobati keinginannya.
"yumm aku mau ambil semua macaron ini dan sebotol cola. Aku pergi dulu Ben" Ucap Lenka sembari membawa sekantung macaron
"aku mau ambil curos favoritku juga ah.." Ucap Benjamin
Mereka pun segera menuju ke pegawai kantin dan segera menuju kasir untuk mentotal semua makanan yang mereka ambil.
Setelah itu mereka berkumpul di bawah pohon teduh di dekat lapangan tembak dan mulai memakannya sembari berbincang bincang tak lama setelah itu ada pengumuman akan ada misi di Afrika untuk berbagi sandang pangan guna melatih jiwa sosial para tentara Sniper Rusia.
PENGUMUMAN SEMUANYA SEGERA MENUJU KE LAPANGAN UPACARA . GUNA BIMBINGAN PEMBEKALAN MISI DI AFRIKA
Mereka pun menghela nafas panjang karena akan menjalani misi yang tak mudah tentunya.
Karena bahan makanan di sana yang serba kekurangan juga mengatasi kejahatan yang terjadi di sana.
Tenaga dan fikiran akan terkuras penuh.Mereka pun berusaha menguatkan diri agar betah hidup berbulan bulan di sana.
"perhatian semuanya jendral Xavier akan memberikan pembekalan kepada kita.Mohon dengar dan catat karena jendral Xavier tidak akan mengulang kembali perkataannya" Ucap Joey dengan nada tegas
"Siang anggota militer Sniper" Sapa Xavier
"Siang jendral" sahut para tentara
"hari ini aku akan memberikan pembekalan kepada kalian semuanya terkait misi di Afrika ini terkait Felix yang mulai mengajak aliansi teroris di Afrika untuk menghancurkan Negara kita. Maka persiapkan diri kalian untuk beberapa hal ini diantaranya:
Senjata Full tank wajib di pegang 24 jam
Senjata tajam pisau kunai 0, 5 flip wajib di saku
Ak 47 wajib bawa di ransel
4.bom asap wajib gantung di ransel
5.Suntikan bius 10 Jarum wajib bawa.
6.Tali tambang 5 meter wajib bawa.
Makanan Kaleng 30 pack wajib bawa.
Kantong plastik Jumbo 10 pack wajib bawa .
Amunisi peluju 90 gantung wajib bawa.
Air minum 10 Liter wajib bawa.
Set Tenda militer serba guna.
Kompor mini portable set.
14 . Bagi wanita bawa pembalut.
Kalian sudah catat kan. Aku tutup pembekalan siang hari ini. Privyet" Titah Xavier panjang lebar
Lenka tersenyum bahagia karena dapat menemui Felix secara langsung. Dendam nya yang membara kini dapat terlampiaskan.
*
*
*