NovelToon NovelToon
Dermaga Cinta Arumi

Dermaga Cinta Arumi

Status: tamat
Genre:Kehidupan Tentara / Janda / Cinta pada Pandangan Pertama / Beda Usia / Trauma masa lalu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Safira

EKSKLUSIF HANYA DI NOVELTOON.
Jika menemukan di tempat lain artinya plagiat. Tolong laporkan🔥


Baru dua bulan menikah, Arumi Safitri harus rela mengikhlaskan kepergian suaminya yakni Letda Laut (P) Yuda Kusuma yang meninggal dalam tugas. Pahami jati diri sebagai prajurit angkatan laut bahwa air yang memiliki semboyan wira ananta rudira, yaitu tabah sampai akhir.

Hidup Arumi selepas kepergian suaminya, diterpa banyak ujian. Dianggap pembawa sial oleh keluarga suaminya. Ada benih yang ternyata telah bersemayam di rahimnya, keturunan dari mendiang suaminya. Beberapa bulan kemudian, Arumi terpaksa menikah dengan seorang komandan bernama Kapten Laut (E) Adib Pratama Hadijoyo hanya karena kejadian sepele yang menyebabkan para warga salah paham dengan mereka berdua.

Bagaimana kehidupan pernikahan Arumi yang kedua?

Apakah Kapten Adib menjadi dermaga cinta terakhir bagi seorang Arumi atau ia akan menyandang status janda kembali?

Simak kisahnya💋
Update : setiap hari🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 - Bapak Sakit

Yuda Kusuma yang tengah menyelesaikan sekolah angkatan laut, bahkan tidak lama lagi dirinya akan lulus, mendadak mendapat kabar dari ibunya bahwa ia disuruh pulang. Ayahnya tengah sakit keras dan memintanya pulang.

Yuda begitu terkejut mendengarnya. Sebab selama dirinya pulang ke rumah, ia melihat sang ayah baik-baik saja. Dirinya memang lama tidak pulang dalam beberapa semester terakhir ini karena ingin cepat menyelesaikan studinya dan juga memenuhi target kelulusannya. Dan akhirnya berhasil.

Dirinya merupakan anak pertama dan sebagai anak laki-laki, ia menjadi tumpuan dan harapan bagi keluarganya. Setelah mendapat izin, ia pun langsung pulang menuju desanya.

"Bapak sakit apa, Bu? Sejak kapan bapak sakit?" cecar Yuda yang baru saja tiba di rumah orang tuanya.

"Maafkan Ibu, Yuda. Semua ini permintaan bapakmu untuk merahasiakan penyakitnya darimu. Ia tak mau mengganggu konsentrasimu belajar terutama menjelang kelulusan. Bapakmu sakit sudah cukup lama," jawab Bu Retno.

"Ujian sudah selesai dan kemarin aku dinyatakan lulus, Bu. Jadi tinggal wisudanya saja," ucap Yuda seraya tersenyum bahagia menceritakan pada ibunya bagaimana perjuangannya hingga mendapatkan kelulusan.

"Wah, putra ibu memang hebat. Ibu bangga sama kamu, Yud." Bu Retno pun meluapkan rasa bahagianya seraya memeluk Yuda.

"Ini semua juga berkat doa Bapak dan Ibu," ucap Yuda seraya membalas pelukan ibunya.

"Temui Bapakmu di dalam kamar. Dia pasti bangga sama pencapaianmu. Dia juga sudah kangen berat sama kamu," ucap Bu Retno.

Yuda pun masuk ke dalam kamar orang tuanya setelah mendapat izin. Sedangkan Bu Retno memilih untuk meninggalkan suami dan putranya tersebut hanya berdua di dalam kamar.

"Pak," sapa Yuda.

Pak Dodik selaku ayah Yuda yang tengah terbaring sakit di ranjang, seketika membuka matanya kala mendengar suara putra sulungnya yang telah ia nantikan kehadirannya.

Yuda mendaratkan b0kongnya di tepi ranjang dan menggenggam tangan ayahnya yang terasa dingin. Ia melihat jelas wajah ayahnya sangat pucat bak mayat hidup. Tubuhnya kurus. Sangat kurus. Seakan hanya tinggal kulit dan tulang saja.

Terakhir dirinya bertemu dengan ayahnya sekitar setahun yang lalu. Walaupun memang kala itu ia sudah menaruh cemas karena sempat memergoki ayahnya terlihat beberapa kali mengalami batuk yang menurutnya tak biasa.

Ayahnya mengatakan padanya kala itu bahwa ia baik-baik saja. Ini hanya efek karena terlalu banyak merokok saja. Yuda sangat tahu bahwa ayahnya memang perokok aktif. Tetapi jauh sebelum ia diterima dan masuk ke sekolah angkatan laut, ayahnya sudah mulai mengurangi untuk merokok. Ia sama sekali tak tahu jika ayahnya mulai aktif merokok lagi.

"Akhirnya kamu datang juga, Nak. Uhuk...uhuk..." ucap Pak Dodik seraya terbatuk-batuk.

"Bapak," ucap Yuda yang kentara begitu cemas melihat kondisi ayahnya saat ini. Ia segera mencium tangan sang ayah penuh takzim.

"Ba_pak eng_gak apa-apa. Kamu ti_dak perlu khawatir," ucap Pak Dodik dengan suara terbata-bata. Ia sangat tahu jika Yuda cemas pada kondisinya saat ini.

"Uhuk...uhuk...uhuk..." suara batuk ayahnya semakin keras hingga tampak urat-urat lehernya, sangat terlihat jelas. Tiba-tiba...

"Hoek !!"

Deg...

Yuda begitu terkejut melihat ayahnya batuk darah. Bahkan darah yang dikeluarkan dari mulut ayahnya bukan hanya setetes melainkan cukup banyak. Sampai-sampai telapak tangannya penuh dengan darah tersebut.

"Kita ke rumah sakit sekarang, Pak. Biar Bapak dirawat sama dokter dan cepat sembuh," ucap Yuda yang seketika ia berdiri dalam kondisi telapak tangannya masih berlumuran darah. Ia hendak menggendong tubuh ayahnya namun ditolak.

"Enggak perlu, Nak. Bapak tetap akan di rumah saja. Bapak enggak mau ke dokter atau rumah sakit. Kamu sangat tahu kalau Bapak takut disuntik. Uhuk...uhuk..." ucap Pak Dodik di sela-sela batuknya yang tak kunjung reda.

Sebenarnya itu hanya alasan klise Pak Dodik saja pada Yuda. Alasan utama ia menolak berobat ke dokter dan rumah sakit karena kondisi ekonomi keluarganya sudah tak punya uang untuk berobat. Tabungan dan hartanya habis tak bersisa untuk membiayai Yuda kuliah, biaya hidup keluarganya seperti sekolah Wulan dan uang belanja untuk istrinya hingga biaya berobatnya yang tak kunjung sembuh.

Bahkan sampai-sampai keluarganya terpaksa berhutang pada beberapa tetangga dekat mereka yang terbilang mampu dari segi ekonomi. Semua itu masih ia rahasiakan dari putra sulungnya ini.

Saat ini dirinya sudah berada di titik pasrah jika sewaktu-waktu Tuhan mengambil nyawanya. Banyak hal yang harus ia pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

"Tapi, Pak. Kalau enggak ke dokter, gimana Bapak bisa sembuh?"

"Bapak di rumah saja. Minum obat warung nanti juga sembuh dengan sendirinya kok," jawab Pak Dodik berusaha meyakinkan Yuda.

Akhirnya mau tak mau Yuda menuruti kemauan ayahnya. Ia membersihkan telapak tangannya terlebih dahulu. Kemudian ia mulai membersihkan bibir dan area leher ayahnya yang terkena batuk darah dengan telaten. Ia sama sekali tak jijik melakukan hal itu. Setelah bersih, ia duduk kembali di samping ayahnya.

"Nak, Bapak mohon kamu kabulkan keinginan terakhir dari pria tua renta ini. Bapak akan pergi dengan tenang jika kamu mau mengabulkannya. Tapi hal ini jangan sampai orang lain tahu terutama ibumu," ucap Pak Dodik dengan kondisi mata yang sudah berkaca-kaca.

Ia menggenggam erat tangan putra sulungnya yang terlihat gagah nan tampan. Putranya yang sangat ia banggakan. Yuda Kusuma.

"Apa yang Bapak inginkan dariku? Katakan saja, Pak. Aku pasti akan mengabulkannya,"

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
ummilia1180
Setau saya orang hamil itu baik dia di cerai ataupun suaminya meninggal masa iddah nya sd selesai nifas, dan selama masa iddah itu tidak boleh di nikahkan dulu, walaupun dalam kondisi darurat hanya karena desakan warga,
ayu cantik
suks
Lisna Wati
seru banget
bunga
baru sadar sudah bisa duduk kah?
LENY
LEBAY BENER NGIDAMNYA ARUMI UNTUNG ADIB SABAR LUAR BIASA🙏🙏
LENY
COBA KALAU KALIAN BAIK BISA TINGGAL DI RMH YUDA DAN DIKASIH UANG SAMA ADIB TIAP BULAN TAPI SALAH KALIAN SENDIRI MALAH MENCURI SEKARANG RASAKAN BALASAN KARMA DARI TUHAN😡🙈
LENY
ASTAGHFIRULLAH ADA YA ANAK KANDUNG SEJAHAT WULAN INI YA ALLAH BENAR2 DURHAKA IBLIS PUNYA SUAMI BAMBANG DURJANA SAMA2 IBLIS PASANGAN YG COCOK. BU RETNO SALAH DIDIK WULAN JADI IBLIS JAHAT LEBIH DARI BINATANG. 😡😡
LENY
WULAN MENINGGAL DIBUNUH SUAMI NYA BAMBANG DUH LAKI2 IBLIS DURJANA😡
LENY
WAH BU RETNO KASIHAN BENER ANAK KANDUNG DAN MANTU DURHAKA. MANTU YG BAIK DI JAHATIN ITULAH HUKUMAN NYA KARMA SDH DATANG 🙈
LENY
23 MENIT KALI AUTHOR SALAH TULIS KATANYA WILAYAHNYA DEKAT GAK BEGITU JAUH TAPI 23 JAM😱
LENY
23 JAM MAH JAUH THOR KL NAIK PESAWAT ITU KE EROPA, AMERIKA
LENY
SEDIH TERHARU BAHAGIA PAS PART INI❤👍
LENY
AKHIRNYA LUAPAN PERASAAN HATI YG JUJUR ADIB DAN ARUMI KEREN ❤
LENY
TERHARU BAHAGIA AUTHOR PINTER SEKALI MEMAINKAN PERASAAN PEMBACA 😊😊
MAAF YA THOR AKU KADANG KASAR NGOMONGIN KEL TOXIC HABIS EMOSI GREGETAN 🙈😂
LENY
ARUMI SDH DIJELASIN DINA MASIH BELUM PERCAYA DAN YAKIN 🙈UNTUNG KETEMU MERTUA BAIK MASUK KAMAR YG GAK BOLEH DIMASUKIN ORANG🙏
LENY
AKHIRNYA TERBUKA KEDOK SIAPA ADIB 😊😊
LENY
SETUJU DINA PERLU DIKASIH CABE TUH MULUT KRL TOXIC BU RETNO WULAN DAN BAMBANG😡
LENY
ALHAMDULILLAH KETEMU DINA YG DIRINDUKAN DAN MENGHILANG❤
LENY
JODOH DI TAPAL BATAS TTG DOKTER HENI DAN MAYOR SENO ❤YOU DOKTER HENI
LENY
YA KETEMU DOKTER HENI YG BAIK HATI SDH BACA YG TTG DOKTER HENI THOR BAGUS CERITANYA❤👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!