NovelToon NovelToon
DENDAM DI BALIK AIR TERJUN

DENDAM DI BALIK AIR TERJUN

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Balas Dendam
Popularitas:172
Nilai: 5
Nama Author: Stychin

Sebuah liburan akhir pekan berubah menjadi mimpi buruk saat sekelompok remaja menemukan rahasia kelam di balik keindahan sebuah air terjun terpencil.Satu persatu dari mereka mulai menghilang,memaksa yang tersisa untuk memecahkan kutukan kuno sebelum fajar tiba atau menjadi korban berikutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Stychin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14

  Tengah malam di tendanya,aulia terbangun.Melihat kedua temannya yang tengah tertidur dengan pulas.Ia tak tega membangunkan di antara keduanya untuk mengantar dirinya membuang air kecil.Namun jika ia pergi sendiri ia takut ada sesuatu yang mengganggunya.

  Terpaksa gadis itu membangunkan dinda yang tertidur di sampingnya.karena ia tahu citra tak akan mungkin mau mengantarnya.

"Din..dinda bangun.anter gue pipis din"Tangannya menepuk nepuk pipi dinda dengan pelan.

   Berapa kali pun ia menggoyangkan tubuh temannya itu,tak juga membuat dinda terbangun.mau tak mau ia pergi ke tenda laki laki.Ia memanggil manggil nama martin dan dery namun tak juga ada sahutan.

   Setelah ia membuka tendanya itu,tampak kedua teman laki lakinya juga tertidur.Aulia duduk di antara tengah tengah,membangunkan keduanya dengan bersamaan.

  Bukannya bangun,martin malah membenarkan posisi tidurnya.tak sedikit pun mendengar ucapan aulia.

  Karena sudah tak bisa di tahan lagi,ia memutuskan untuk pergi sendiri berbekal senter di ponsel.Mau tak mau ia harus melawan rasa takutnya.

  Aulia memasuki hutan dimana wc itu berada.ia bahkan tak tahu jika wc umum itu berada di dalam hutan,berbeda dengan info yang ia dapatkan di media sosial.

 Langkah kakinya terhenti.ia tak sanggup jika harus masuk ke dalam hutan sendirian.

"hay.."Sahut suara laki laki di belakang.membuat aulia terkejut.

Ia menghembuskan nafasnya dengan kasar.

"kamu lagi.."lirihnya.

"lagi ngapain bengong sendirian,nanti kesambet loh"

"A..aku pengen pipis kak tapi takut sendirian"

"mau aku anter?"Nevan menawarkan diri dengan suka hati.

"tapi jangan macem macem ya"

Laki laki itu tertawa kecil.

"Mana mungkin macem macem sama cewek cantik gini,yaudah ayo"

Aulia mengangguk,mau gimana lagi daripada ia pipis di semak semak pikirnya.

Sesampainya di dalam hutan terlihat sebuah bangunan bertulisan WC UMUM.

"kenapa sih Wc nya harus di dalem hutan gini"ucapnya.

"Entah..mungkin karena takut menghalangi area sana"Jawab nevan yang tengah berdiri tak jauh dari gadis itu.

"yaudah aku masuk dulu ya kak,agak jauhan lagi!!"pintanya.

Lagi.nevan hanya tersenyum.Ia memundurkan langkahnya sampai jarak di antara keduanya sedikit jauh.

Tak berapa lama,gadis itu keluar dengan wajah lega.

"huh..legaaa.Makasih ya kak udah anterin aku,ayo kita balik ke tenda"Ajak aulia.Ia kembali mematung saat melihat di sekitarnya tak ada laki laki itu.

"kak nevan..jangan becanda kak"

Suara angin terasa sangat kencang.membuat bulu bulu di tangan aulia berdiri.suasana di dalam hutan itu semakin mencekam.

"kak..kak nevan.."Air mata aulia menetes begitu saja,ia benar benar merasa ketakutan.Ingin pulang ke tenda sendiri tapi ia tak tahu jalan,karena saat masuk nevan membawanya melewati jalan jalan buntu agar cepat sampai.

Angin yang begitu kencang membuat tenda teman temannya bergoyang,hawa dingin terasa menusuk.

Saat menarik selimut dinda menoleh ke kiri,tempat dimana aulia tadi berbaring.Ia melirik jam di tangannya sudah menujukan pukul 00.15

karena penasaran,ia pun bangkit dari tidurnya.Memeriksa ke luar barangkali temannya ada disana.Namun dugaannya salah,tak ada siapapun di luar.

"cit..bangun.Lu liat aulia gak?"Kini ia tengah membangunkan citra yang masih tertidur.

Gadis itu membuka matanya dengan cepat.berbeda saat dibangunkan oleh aulia.

"Pipis kali ah,udah deh gue masih ngantuk"lirihnya.

"yaudah gue mau cari aulia dulu"

Saat mendengar ucapan dinda,matanya tak jadi terpejam.Ia bangun dengan cepat meski kepalanya masih pusing.

"Dinda tunggu,gue mau ikut"ucapnya dengan menyusul dinda yang keluar dari tenda mereka.

Ia menghampiri tenda dery dan martin.Tampak keduanya memang sudah tertidur.

"dery,martin"ia membangunkan keduanya dengan keras.Hingga membuat kedua laki laki itu terkejut.

"ihh apaan si lu din,bikin kaget aja.padahal gue lagi mimpi indah tadi"ucap martin.

"nanti lanjut lagi deh mimpi lu.Aulia gak ada di tenda udah 10 menit nih gak balik balik.gue takut dia kenapa napa"

"hah"saat mendengar ucapan dinda,dery bangun dengan wajah cemas.

"kemana din?"tanyanya yang hanya mendapat gelengan kepala dari dinda sebagai jawaban.

"kalian kan satu tenda masa gak tau"ucap martin lagi.

"ya gue gak tau namanya juga orang tidur"

"lagian kemana sih si aulia nyusahin aja"celetuk citra yang merasa tidurnya terganggu.

Dery bangun mengambil senter miliknya.Meninggalkan ketiga temannya yang masih beradu mulut.

"dery lu mau kemana"tanya dinda yang ikut menyusul.

"gue mau cari aulia ke tenda sebelah"

"gue ikut.."

Akhirnya mau tidak mau mereka harus membuang rasa kantuknya demi mencari aulia yang masih belum kembali.

Langkah dery yang semakin cepat membuat nafas kedua teman perempuannya terengah engah.Setibanya di tenda itu,dery dan ketiga temannya terdiam.Melihat sekeliling tak ada satu pun tenda yang berdiri disana.

"kalian liat kan sore tadi mereka bangun tenda disini"Tanyanya.

Citra,martin dan dinda mengangguk.Mereka mendekat ke arah dery.

"perasaan gue gak enak,kita mencar aja cari aulia.gue takut dia diculik sama gerombolan cowok itu"ucap dery.

Namun ucapannya di tolak mentah mentah oleh mereka bertiga.

"gak!kita gak boleh mencar,yang ada nanti ada yang hilang lagi bakal lebih susah.kita harus cari aulia sama sama"ucap dinda.

"yaudah ayo"dery pun menyetujui.

Mereka pergi bersamaan menyusuri jalanan yang gelap.

"kita udah berapa kali muterin jalan sini dery.Gak ada aulia sama sekali!!"ucap citra merasa kesal karena usahanya sia sia.

"oke.kita harus ke dalam hutan"

"hah!lu gila ya,ngapain ke sana.gak mungkin lah aulia kesanas sendirian lagi"ucap citra lagi.

Sama sekali ucapan itu tak di dengar oleh mereka,citra hanya pasrah.lebih baik mengikut dengan mereka daripada harus menunggu sendirian di dalam tenda.

"guys..ini bukannya hp aulia ya?"

Setelah tiba di pertengahan hutan Martin tak sengaja menginjak sesuatu di tanah,saat di ambilnya terdapat ponsel aulia dengan senter yang masih menyala.

"iya ini hp aulia,berarti bener dia masuk ke dalam hutan ini"ucap dery yang mengambil ponsel aulia di genggaman tangan martin.

"tolongg...."

"itu..denger!!itu suara aulia"ucap dinda.

"iiya gue denger.ayo kita cari dimana suara itu"

mereka berlarian kesana kemari.bukannya menemukan gadis itu,semakin mereka berlari semakin jauh suara yang di dengarnya.

"auliaaaa!!!""teriak semua teman temannya.

"demi apa!!ini udah jam 1 malem guys.kita udah setengah jam lebih dihutan ini"ucap dinda.

"tolongg.."

BRUKKK!!!!

Di hadapan mereka.Aulia terjatuh dari atas pohon besar.Mulutnya mengeluarkan darah,namun ia tak menyerah begitu saja,ia mendekat ke arah teman temannya hingga tangannya berhasil meraih tangan dinda.

"aulia..lu kenapa ul.kenapa bisa kayak gini?"tanya dinda dengan air mata saling bercucuran.Kepala aulia di tempatkan di kakinya.

Ia menceritakan kejadian sebenarnya kepada mereka.namun teman temannya meras aneh,karena saat mendapati gadis itu tak ada sosok laki laki yang ia ceritakan.

"tapi nevan sama temen temennya gak ada ul,tenda mereka gak ada bahkan sisa sisa abu api aja gak ada."ucap martin.

Dery mencoba mendekati aulia,berniat untuk membopongnya kembali ke tenda.

Namun saat akan mendekat ke arah gadis itu.Aulia tiba tiba terseret oleh makhluk tak kasat mata.ia di bawa terbang,tangan makhluk itu membuat leher aulia terhalangi hingga ia kesusahan untuk bernafas.

"aulia!!!!"teriak dinda dengan tangisan histeris.

Citra tak kalah syok.ia benar benar melihat sosok yang membawa aulia terbang.

"Terimakasih sudah membawa anak ini ke tempatku"

ucap sosok wanita berwajah hancur,rambutnya terurai panjang nan berantakan.ia terbang membawa aulia entah kemana.bahkan kejaran dery pun tak bisa menyusul keduanya.

"jangann..."dery berteriak sekeras mungkin

Hingga ia jatuh tersungkur.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!