NovelToon NovelToon
Wanita Penawar CEO

Wanita Penawar CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / CEO / Romantis / Duda / Romansa / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Mentari

Laura yang sedang di kejar seseorang,ia berlari terburu buru tanpa melihat ke depan.Alhasil ia menabrak seseorang dan terjatuh bersamaan


Brukk....


" Aaaa.....ciuman pertama kuuu " Teriak Laura histeris tepat di depan wajah laki-laki tersebut



Laura refleks menapar wajah laki-laki tersebut cukup keras, membuat pipi laki-laki itu memerah.




" Dasar laki-laki mesum,cari kesempatan dalam musibah " Teriak Laura



Laura teringat kalau ia sedang di kejar orang suruhan ayahnya,Laura melihat orang itu semakin mendekat ia pun berdiri dan langsung lari meninggalkan Raynad yang masih terbaring di tanah.



" Tuan sedang apa " Ucap Bian asisten Raynad



" Bantu aku berdiri" Ucap Raynad



Bian pun membantu Raynad berdiri



Raynad memandangi punggung Laura yang mulai menjauh,dan ia masuk ke dalam mobil.





" Sial, kenapa orang itu terus mengejar ku " Umpat Laura



" Aku harus cari tempat untuk sembunyi " Ucap Laura

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#22

" Ih iya Non,biar sisanya Bibi yang bereskan " Ucap Bi Jum

" Makasih ya Bi Jum " Ucap Laura ke Bi Jum yang sedang menatap nya

Saat selesai mekatakan ke Bi Jum,Laura langsung menuju ke kamarnya untuku istirahat karena hari ini Laura merasa sangat lelah yang terjadi.

Tidak Lupa Laura mengunci kamarnya untuk berjaga jaga agar Raynad tidak asal masuk ke kamarnya,ditambah lagi ada kebiasan yang Laura lakukan saat ingin tidur.

Keesokan Hari nya......

Laura yang sudah bangun terlebih dahulu ia memilih untuk menuju ke dapur untuk membantu Bi Jum menyiapkan sarapan pagi,Laura sudah rapih menggunakan kaos polos dipadukan dengan celana jeans.

Laura sangat tengah membantu Bi Jum masak tiba tiba namanya di panggil oleh seseorang,siapa lagi kalau bukan Raynad yang memanggil nya.

Pasti kali ini Laura akan di buat kesal apa yang Raynad perintahkan untuk dirinya,Laura sudah menyiapkan mentah rasa sabar sekuat mungkin.

" Laura..." Teriak Raynad dari lantai dua

" Ada sih,kenapa harus teriak segala " Gerutu Laura saat mencuci tangan karena kotor

" Sudah Non Laura samperin Tuan,mungkin Tuan Raynad membutuhkan bantuan " Ucap Bi Jum menyuruh Laura untuk menghampiri Raynad

" Cih,males sekali " Gerutu Laura sambil keluar dari dapur Bi Jum yang mendengar keluhan Laura ia hanya menggeleng kan kepalanya

Laura menaiki tangga untuk menuju ke kamar Raynad, setelah sampai di depan kamar Raynad ia tidak langsung mengetuk pintu.

Karena ia takut jika Raynad akan menciumnya lagi,atau akan berbuat yang tidak tidak terhadapnya nanti secara Laura akan masuk ke kamar Raynad.

Hampir 10 menit Laura berdiri di depan pintu,sampai sampai pintu tersebut terbuka oleh pemiliknya.Laura terlonjak kaget saat pintu tersebut terbuka dan menapakkan sosok yang gagah.

" Astaga,kau mengagetkanku" Ucap Laura cukup keras

" Kenapa sangat lama sekali,dan ngapain cuma berdiri depan cepat masuk " Ucap Raynad penuh penekanan

" Ngapain,disini saja " Ucap Laura menolak ajakan Raynad untuk masuk ke dalam

" Masuk " Ucap Raynad menatap tajam ke arah Laura

" Tidak mau,kenapa tidak di depan saja Tuan sedang membutuhkan apa bilang saja " Ucap Laura menunduk karena mendapatkan tatapan tajam dari Raynad

" Masuk,Laura " Raynad mengulangi perkataannya

Laura pun akhirnya menuruti kemauan Raynad untuk masuk ke dalam,jika tidak bisa bisa dia akan di kuliti pikir Laura.

Saat Laura masuk ke kamar Raynad suasana kamar lebih dominan warna abu dengan ranjang berukuran king,suasana maskulin sangat terasa di kamar tersebut.

Laura tidak berani masuk lebih dalam lagi,ia berdiri tidak jauh dari pintu sedangkan Raynad ia duduk di sofa yang sengaja di sediakan di kamar.

" Mendekatlah" Ucap Raynad menyuruh Laura untuk lebih dekat dengannya

" Saya disini saja Tuan " Ucap Laura menunduk

" Kenapa kau suka sekali membantah,kalau saya bilang mendekat ya mendekat.Paham " Ucap Raynad penuh penekanan

Tanpa menjawab perkataan Raynad,Laura berjalan mendekati Raynad ia berdiri di sisi kiri sofa yang Raynad duduki.

Laura saat ini sangat malas melihat wajah Raynad,entah kenapa setiap kali ia dekat dengan Raynad merasa kesal di dalam hatinya dan ada gejolak entah apa itu.

" Siapkan air hangat untuk ku,dan setelah itu siapa setelan kemeja " Ucap Raynad

" Baik Tuan " Ucap Laura ia pun pergi menuju ke kamar mandi tanpa melihat ke arah Raynad yang sedang menatapnya sejak tadi

Di dalam kamar mandi Laura menyalakan menekan keran air berwarna merah dengan gambar air panas,setelah cukup ia pun menambahkan air dingin agar tidak terlalu panas.

" Kenapa tidak menyiapkan sendiri,apa dia tidak bisa atau jangan jangan dia mengerjain ku " Gerutu Laura di dalam kamar mandi

" Aku seperti pembantunya saja,bukan asisten pribadi badi " Gerutu Laura lagi

" Sepertinya sudah pas suhunya " Ucap Laura mengecek suhu air menggunakan tangan nya yang di masukan ke bak

Setelah sudah yakin Laura pun keluar,dan ia menghampiri Raynad yang sedang berkutat dengan laptop miliknya.

" Airnya sudah siap,Tuan " Ucap Laura

" Hmm " Jawab Raynad dengan deheman

" Kalau gitu saya permisi,untuk menyiapkan baju " Ucap Laura

" Hmm " Lagi lagi Raynad menjawab dengan deheman

Laura langsung masuk ke dalam walk-in closet untuk menyiapkan setelah kemeja untuk Raynad kerja hari ini,saat Laura masuk ai sangat takjub dengan ruangan tersebut yang tertata rapi dan sangat mewah.

" Ruangan ganti saja sebagus ini,dasar orang kaya suka menghamburkan uang " Ucap Laura

Laura pun berjalan menuju lemari dimana penuh dengan setelan jas mewah koleksi Raynad,didalam bukan hanya ada setelan jas tetapi ada juga koleksi jam tangan,tas dan sepatu branded milik Raynad tertata rapi di dalam.

Laura sedang memilih setelan jas yang cocok untuk Raynad gunakan hari ini, setelah cukup lama memilih akhir Laura mengambil setelah jas berwana abu dengan di padukan dasi hitam.Tidak lupa Laura mengambil jam tangan dan sepatu senada dengan setelan jas yang ia pilih.

" Perfek " Ucap Laura saat melihat pilihan setelan jas untuk Raynad

" Aku tidak harus menyiapkan ny itu juga kan " Ucap Laura

Yang di maksud oleh Laura adalah bokser,tidak mungkin seorang wanita lajang meyentuh benda seperti itu milik pria yang bukan suaminya.

" Aku tidak mau menyentuh benda seperti itu,biarkan saja dia mengambil sendiri yang penting aku sudah menyiapkan kemeja untuknya " Ucap Laura

Laura pun keluar dari walk-in closet bertepatan dengan Raynad yang baru keluar dari kamar mandi,hanya menggunakan handuk putih yang melilit di pinggang.

Tanpak jelas tubuh atletis milik Raynad perut berbentuk roti sobek dengan lengan kekar ditambah rambut Raynad basah,membuat Raynad terlihat sangat tampan dah gagah.

Laura terpesona dengan bentuk tubuh yang dimiliki Raynad,Laura hanya berdiri tanpa mengedipkan matanya melihat tubuh atletis milik Raynad yang sangat sempurna di matanya.

" Apa kau sudah puas melihatnya" Sura bariton Raynad mampu membuyarkan lamunan Laura

Sontak Laura terlonjak dan ia hampir saja terjatuh jika Raynad tidak menahan tubuh Laura dengan tangannya yang melingkar di pinggang milik Laura.

Seketika netral mereka beradu satu sama lain menit kesatu menit kedua dan menit ketiga,Laura tersadar dan langsung melepaskan diri dari cengkraman Raynad.

Laura membalikan badan membelakangi Raynad,ia takut jika Raynad akan melihat wajahnya yang sudah berubah memerah.

" S-saya sudah menyiapkan baju untuk Tuan,kalau gitu saya permisi Tuan " Ucap Laura langsung berjalan cepat menuju pintu dan keluar dari kamar Raynad

" Hufh,untung saja dia tidak melihat wajah ku.Kalau tidak pasti aku akan di ejeknya " Ucap Laura memegangi dadanya

" Ada apa dengan jantung ku,kenapa berdetak sangat kencang apa aku mimiliki penyakit jantung " Ucap Laura menerka nerka apa yang terjadi dengan jantung nya pasalnya tadi tidak seperti ini

" Tidak mungkin,aku kan masih mudah dan sehat.Pasti ini bukan penyakit jantung "Pikir Laura positif

1
Windi Widia Astuti
cepet up nya ka. saama cerita bian blom nongol
Trimulyati Trimountea
Laura cantik bgt
Delia
bagus aku suka
graece eve29
banyak kali typo nya ya
Rachel Indah
Kecewa
Rachel Indah
Buruk
devi aryana
Luar biasa
Rusmini Klaten21
hurup nya banyak taepo nya kak ,jadi kadang suka binggung
enifathurrohmi eni
lanjut thor..seru
enifathurrohmi eni
cium laura raynad di depan april biar dia tau rasa.
enifathurrohmi eni
sahkan dulu laurax raynand
enifathurrohmi eni
laura jadi penawarnya indra pengecap
~~'Ara ara'~~
Luar biasa
~~'Ara ara'~~
Lumayan
Dita Aja
Luar biasa
Nurwana
emang Laura hidup dizaman apa??? pa iya nda pegang HP????
Deni Susanti
tur kurang geret,mana Rayhan nya lambat banget bertindak,,
Bachtiar Ilmiawan
baik dan memuaskan
etna winartha
mana lanjutnya thor
Zulfan Hadi
tulisanya di perbaikin lg ya banyak yang salah..., tapi seruh ceritanya lanjut.. semangat.....👊✊️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!