NovelToon NovelToon
Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Transmigrasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:105.6k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

PERINGATAN!! HANYA UNTUK DEWASA.

Mina terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya berbaring di atas ranjang empuk dan lembut, perlahan Mina pun menyadari jika dirinya telah menjalani transmigrasi seutuhnya pada tubuh seorang wanita yang menjadi ibu tiri jahat.

Mina yang memiliki hati selembut Hello Kitty mana berani melakukan kekerasan pada anak kecil, apalagi pada anak lucu yang menjadi anak tirinya, Mina pun mengambil keputusan jika dirinya akan menjadi ibu tiri yang baik untuk mengambil hati anak tirinya, nyatanya bukan hanya anak tirinya yang terpikat. Bahkan suami dari pemilik tubuh ini malah terpikat padanya, Mina yang maniak pria tampan jadi bingung dengan posisinya saat ini.

Apa yang harus Mina lakukan? Tanpa sadar suaminya telah terpikat pada Mina, padahal tujuan Mina hanyalah mengambil hati anak tirinya bukan suaminya itu? Ikuti kisah selanjutnya, selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarin Ibunya Sekarang Anaknya!

Ketenangan yang baru saja dinikmati Mina setelah sambungan video dengan Arsenio terputus ternyata tidak bertahan lama. Konflik di dalam penthouse mewah itu kembali membara, bahkan eskalasinya terasa semakin mengganggu kenyamanan. Kali ini, penyebabnya adalah kedatangan sesosok wanita muda berpenampilan modis yang melangkah masuk tanpa permisi ke dalam ruang santai.

​Dia adalah Jessica, adik dari Arsenio, alias adik ipar Alicia. Sepertinya Diana tadi langsung menelepon putri bungsunya itu sesaat setelah insiden penyiraman air, menyuruh Jessie yang panggilan akrabnya datang ke penthouse untuk membalaskan dendam sang ibu.

​Kedatangan Jessica ke sini nampaknya memang murni untuk merundung Mina. Sejak menapakkan kaki di ruang santai, matanya sudah berkilat penuh amarah dan dendam yang mendalam pada sosok Alicia.

​Mina, di dalam hatinya, sebenarnya sangat memaklumi situasi ini. Secara etika dan logika, dia mengakui jika sudah sepantasnya Diana maupun Jessica menaruh kebencian setengah mati pada Alicia asli. Siapa yang tidak benci pada wanita yang sudah menjebak Arsenio ke dalam pernikahan sepihak, lalu tega menyiksa dan menelantarkan Gino kecil yang tidak berdosa?.

​Tetapi masalahnya, sekarang jiwa yang berada di dalam tubuh Alicia ini adalah Mina! Bukan Alicia si psikopat itu lagi! Alicia yang asli benar-benar pengecut karena memilih pergi dan kabur dari dunia setelah meninggalkan tumpukan masalah serumit benang kusut ini. Kalau situasinya terus-menerus mendesak seperti ini, Mina juga rasanya ingin angkat tangan dan menyerah saja dengan keadaan.

​Sejak kedatangan Jessica ke penthouse, terlihat jelas jika wanita muda itu mencoba mendominasi suasana, terutama untuk berinteraksi dengan Gino. Jessica yang baru melihat Gino langsung merentangkan kedua tangannya dengan senyuman yang dipaksakan.

​"Gino sayang! Sini sama aunty Jessie! Sini, Jagoan, jangan dekat-dekat sama perempuan iblis itu!" panggil Jessica dengan suara yang sengaja dikeraskan, matanya melirik tajam ke arah Mina.

​Namun, reaksi Gino justru di luar ekspektasi Jessica. Bocah tiga tahun itu langsung membelalakkan matanya takut. Saat Jessica maju dan mencoba menarik pergelangan tangan mungilnya dengan sedikit memaksa, Gino langsung memberontak hebat.

​"Idak mau! Lepacin! Huwaaa... Kakak Mina!" pekik Gino kencang, menepis tangan tantenya dengan kasar.

​Alhasil, sampai detik ini, Gino selalu mengintili Mina ke mana pun Mina pergi. Ke kamar mandi diikutin, ke dapur diintilin, bahkan sekarang saat Mina duduk di sofa ruang santai, Gino langsung naik ke atas pangkuan Mina dan memeluk leher ibu tirinya itu dengan sangat erat, seolah-olah Jessica adalah monster yang akan menculiknya.

​Gino terlihat sangat tidak suka dengan tantenya itu. Padahal, sejauh mata memandang, Mina bisa melihat dengan jelas dari sorot matanya jika Jessica memang tulus sayang pada keponakannya sendiri. Sikap Jessica pada Gino sangat berbeda dengan sikap kasarnya pada Mina. Jessica terlihat sangat sedih dan terpukul saat Gino terus-menerus mengabaikan dan menolak kehadirannya.

​Tetapi, kesedihan Jessica itu mendadak berubah menjadi tuduhan sepihak yang membuat telinga Mina panas. Jessica berkacak pinggang di depan sofa, menatap Mina dengan pandangan menghina.

​"Heh, Alicia! Kamu apakan keponakan saya, hah?!" tuduh Jessica dengan suara kasarnya yang lantang.

"Kamu pasti udah mendoktrin Gino supaya dia benci sama saya dan Ibu, kan? Dasar licik! Kamu sengaja mau menjauhkan Gino dari keluarga kandungnya sendiri biar kamu bisa menguasai harta Kak Arsen?!"

​Mina yang sedang mengusap punggung Gino langsung menghentikan gerakannya. Dia mendengus pelan, menatap Jessica dengan pandangan malas andalannya.

"Aduh, Tante Jessie yang cantik tapi cerewet... tolong otaknya dipakai sedikit ya," sahut Mina santai tanpa beban, gaya bicaranya yang lepas langsung keluar.

"Gue—eh, aku, baru pertama kali ketemu sama kamu hari ini loh. Boro-boro mau mendoktrin Gino buat benci kamu, tahu nama kamu aja aku baru inget pas kamu teriak-teriak tadi."

​"Halah, jangan berlagak polos ya! Biasanya juga kamu cuma bisa nangis atau ngadu ke Kak Arsen!" sindir Jessica kasar, meskipun matanya mulai berkaca-kaca karena merasa sakit hati ditolak oleh Gino.

"Kamu itu cuma perempuan ular yang numpang hidup di sini!"

​Akhirnya, terjadi aksi sindir-menyindir yang cukup sengit di antara keduanya di dalam ruang santai tersebut. Jessica terus melempar kalimat kasar nan menusuk, sementara Mina membalasnya dengan kalimat-kalimat santai namun menohok yang langsung membuat Jessica yang berhati sensitif itu gampang tersinggung dan sakit hati.

Lalu di mana keberadaan Diana sekarang? Wanita paruh baya itu ternyata telah pergi entah ke mana sejak satu jam yang lalu, mungkin pulang untuk mengganti pakaian sutranya yang basah kuyup akibat siraman air dari Mina tadi.

​Mina sendiri sama sekali tidak peduli ke mana ibu mertuanya itu pergi. Dia bahkan merasa sangat bersyukur jika Diana telah angkat kaki dari penthouse ini. Jujur saja sejak semalam, Mina sudah sangat sakit mata setiap kali melihat penampilan Diana. Gaya berbusana Diana itu benar-benar mirip seperti toko perhiasan berjalan, berlian berukuran besar ada di mana-mana, mulai dari telinga, leher, pergelangan tangan, sampai hampir di seluruh jemarinya.

​Melihat kilauan berlian yang berlebihan itu membuat Mina kesal setengah mati. Di mata jiwa miskin Mina yang lama, penampilan Diana yang pamer kekayaan secara ugal-ugalan itu seolah-olah sengaja dilakukan untuk menghina kemiskinan latar belakang Alicia.

​"Lagian ya, Jessie... mending kamu pulang deh, susul ibu kamu yang mirip toko emas berjalan itu," sindir Mina santai sambil memotong kuku Gino dengan hati-hati.

"Sakit mata tahu gak, lihat berlian segede gaban dipamerin di depan muka orang dari pagi. Norak."

​"Kamu! Berani-beraninya kamu menghina Ibu saya?!" pekik Jessica, wajahnya memerah padam dan matanya berkaca-kaca menahan tangis karena merasa sangat sakit hati dengan mulut tajam Mina yang sekarang.

"Awas ya kamu! Begitu Kak Arsen pulang, saya sendiri yang akan menyeret kamu keluar dari rumah ini!"

​Mina hanya mengedikkan bahunya acuh tak acuh.

"Silakan, pintu keluar selalu terbuka lebar kok. Tapi sekarang, mending kamu keluar dari sini sebelum suara cerewet kamu bikin Gino pusing," usir Mina santai, sukses membuat Jessica menghentakkan kakinya kesal lalu berjalan pergi meninggalkan penthouse dengan perasaan dongkol yang luar biasa.

Bersambung...

1
lexxa
sedang menikmati......
kinkin
bgs
Sang
sup kelinci enak loh Maimunah 🤔🤔🤔
Sang
loh kak othor, gimana skenario kita tentang saya yg akan menampung janda muda kaya raya ini ??
🤔🤔🤔
wah capek deh 😭😭😭😭😭😭
Sang
ciyus kak othor?
bunga obligasi 1 tril nih, mau gak mau gak ??
Sang
kalo makan malam ya gak mungkin siang Maimunah
Sang
Giono ketinggalan loh bleguk
Sang
makanya Mina, jangan malas kirim bunga obligasi ke othor tiap tanggal 6, yakinlah dirimu akan dibikin othor hidup bahagia tanpa musibah yg fatalistis
Sang
jangan pernah kirim karyawan ke Kalimantan kak othor, pulau itu adalah pulau pelarian penduduk negeri kayangan, bisa hancur peradaban disana jika dimasuki orang-orang sembarangan
Sang
gue pasti beli popcorn dan ajak kak othor beli kopi hitam sambil gelar tikar untuk nonton bareng depan pintu lift
Sang
jangan lupa tambahkan sedikit arsenik ya kak
Sang
ini gak lupa di kasih toping arsenik level rendah kan kak othor 🤔🤔🤔🤔
Sang
takut giono kuculik ya kak othor 🤣🤣🤣🤣
Sang
nio, culik tuh othor, dia yg kasih jalan Mina untuk mendua
Nisa Via
entah kapoknya kapan mina🤣🤣🤣🤣
Nisa Via
lebih dr psikopat kek nya 🤔
Nisa Via
mina Mina otakmu hakehake 🤣🤣🤣🤣
Nisa Via
di tunggu BUCINMU wahai kulkas kanebo 🤣
Nisa Via
gemeessy nich aku sma kulkas 🤣🤣🤣
Nisa Via
gengsi aja yaa pak kulkas 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!