NovelToon NovelToon
My Beautiful Doctor

My Beautiful Doctor

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: fakhrunisa aulia

Roshan adalah seorang dokter anestesiologi berdarah Nepal, seorang pria dingin yang sulit membuka hati karena ia hanya mencintai satu orang wanita yang selalu ia lamunkan, yang ia kenal dengan baik namun tak berani ia temui. Dalam pikirnya tak ada satupun wanita yang sesempurna dia.
Dia adalah Aila seorang dokter bedah syaraf berprestasi berdarah sunda, wanita cantik berkulit sawo matang, tinggi semampai, berkerudung, dengan mata tajam dan hidung sampingnya, kecerdasannya, kebaikan hatinya membuat kecantikannya kian mengagumkan.
Roshan melihatnya sangat sempurna, segala cara ia lakukan agar ia bisa menjadi dokter di Indonesia.
Namun disanalah ia melihat kenyataan yang sebenarnya, bahwa wanita yang sempurna itu memiliki kisah pilu yang menyedihkan.
Hal ini membuatnya menyesal karena telah membenci dan menuduh hal yang tidak tidak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fakhrunisa aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehilangan

"Bagaimana dengan papa?" hanya pertanyaan itu yang sekarang terus muncul dibenak aila.

Aila duduk termenung disamping bi mirna. "Nona yang sabar ya, tuan dan nyonya pasti baik baik saja".

"Bi mama dan papa orang baik, tapi kenapa hal seperti ini menimpa mereka bi?".

"Kenapa tidak andra saja yang mengalami ini? Dia orang jahat bi".

"Nona jangan begitu, orang baik itu ujian dan cobaannya luar biasa besar" bi mirna memeluk aila yang terlihat semakin lemah.

Wajahnya sudah tidak karuan karena menangis. "Apa andra tahu soal ini bi?" tanya aila.

"Sepertinya belum nona, tadi saya langsung menuju rumah sakit tanpa mengabari tuan".

Ah sudahlah lagipula diapun tidak akan pernah peduli dengan orang tuaku.

Tak lama dokter arga keluar dari ruang operasi. "Dokter bagaimana?" aila langsung menghampiri dokter arga.

Wajah dokter arga tak menunjukan kabar baik, "kamu do'akan yang terbaik ya, kerusakan di paru parunya cukup parah dan juga patahan tulang rusuknya merobek diafragmanya aila, sejak awal kau tahu kondisinya" papar dokter arga sambil menepuk nepuk lengan aila halus. Aila tertunduk lemas air matanya menetes lagi dan bi mirna langsung memeluknya.

"Mari kita tunggu, kamu sebaiknya istirahatlah diruanganmu jangan memaksakan diri seperti ini".

"Bi ajak saja ke ruangannya ya ,jika ada apa apa ryan pasti langsung mengabari aila" bi mirna menuruti perkataan arga dan segera memapah aila menuju ruangannya.

Setelah sekian lama diam melamun akhirnya aila mau dibujuk oleh bi mirna untuk tidur. Aila mulai memejamkan matanya, dan ia mulai terlelap karena lelah.

Saat aila sedang terlelap tiba tiba seorang suster jaga mendapat panggilan dari ruang vip nomor 201.

"Panggilan darurat semua segera ke ruangan nyonya rania".

Arga, danial, dan beberapa orang residen berlari menuju ruang vip sementara ryan langsung menuju ruang kerja aila, "bi mirna, mbak aila cepat panggilan darurat dari kamar nyonya rania!" ryan membangunkan aila dan membuatnya benar benar kaget. Mereka langsung berlari ke ruang nyonya rania disana telah ada danial dan arga yang tengah sibuk menangani nyonya rania. Detak jantung dan tekanan darahnya menurun, resiko infark yang ditakutkan danial ternyata terjadi.

"Mamaaaaaaaaaaa" aila berteriak sambil menangis menghampiri nyonya rania.

"Apa yang terjadi dokter?" aila histeris melihat kegaduhan di kamar rawat mamanya.

"Dokter!!! Apa yang terjadi?" aila semakin histeris.

"Tenanglah mbak jangan begini" ryan menahannya dengan kuat.

"Ambil defibrilator cepat!!!!!" perintah arga sedikit berteriak, dan seorang residen langsung menyiapkannya. Danial terus mencoba memberikan CPR dengan sekuat tenaganya.

"Danial mundur" dokter arga langsung menempelkan paddelnya untuk memacu jantung nyonya rania.

Setelah itu danial kembali menekan nekan dada nyonya rania. Dan kembali arga menekankan paddlenya ke dada nyonya rania namun CPR dan defibrilasi ternyata sia sia saja, tidak ada perubahan yang berarti.

Sementara aila masih terus menangis, lututnya serasa lemas seakan tidak kuat lagi berdiri, "mamaaaaa, kenapa harus seperti ini ma?".

"Mamaaaa bangun ma" aila menangis sejadi jadinya, tiba tiba bayangan masa kecilnya yang begitu menyenangkan bersama mama dan papanya terlintas jelas, aila takut kehilangan semua itu.

"Innalillahi wainnailaihi roji'un, nyonya rania meninggal dunia pukul 04.15 pagi, Senin 12 Desember". Kata seorang residen menyebutkan waktu meninggalnya nyonya rania.

"Mamaaaaaaaaa" aila berteriak histeris menghampiri mamanya yang telah terbujur tak berdaya. "Jangan tinggalkan aila ma, mama tolong bangun ma ayo pulang mama ayo pulang!!".

"Mamaaaaaaa aila mohon mama bangun!!!!" aila terus merengek memohon mamanya bangun. Semua orang yang berada disana tidak bisa menahan air matanya.

Mereka sama sama merasa kehilangan orang yang begitu baik bagi mereka. Mereka merasakan luka yang hampir sama dengan aila.

"Dokter tolong mama, aku mohon tolong mama!!!!" aila memukul mukul dada danial sambil menangis tak karuan. Danial hanya diam mendapati perilaku aila, wajahnya semakin merah menahan sedih dan luka hatinya.

"Sadarlah aila, sadar!" danial memeluk wanita yang telah dia anggap sebagai adiknya sendiri itu, wanita yang sedang sangat terluka.

Aila sedang kehilangan sebagian dari dirinya, sebagian dari kebahagiaannya, sebagian dari tujuan hidupnya.

"Mama dok...." aila terus menangis, danial memeluknya dengan erat. "Kita semua sama sama kehilangan nyonya rania".

"Kita semua udah berusaha aila, tapi takdir berkata lain kamu gak bisa seperti ini".

"Tapi itu mama, itu mamaku!!!!" teriak aila masih tetap tidak dapat menerima. Danial hanya memeluknya tanpa berkata apapun.

Begitu juga dengan bi mirna, orang yang telah mengabdi begitu lama pada nyonya rania dia merasa sangat terpukul air matanya tidak terbendung.

Hari ini adalah hari kelam bagi aila, wanita kuat itu kini rapuh. Aila seakan kehilangan sebagian dari jiwanya. Ibu bagi aila adalah dirinya sendiri, kehilangan seorang ibu sama saja dengan aila kehilangan aps yang ada pada dirinya sendiri.

Mama... Kenapa harus sekarang? Aila takut ma, aila tidak ingin sendiri ma.

Ratapan seperti apapun tidak akan mengubah keadaan, mama rania kini telah tenang, mama rania telah kembali pada pemiliknya. Kini hanya kesembuhan tuan yaser yang Aila tunggu. Tuan yaser masih belum sadar dari tidur lelapnya.

Sudah tiga hari nyonya rania meninggalkan anak dan suaminya. Kesedihan masih sangat besar dirasakan oleh aila.

"Papa, mama sudah tenang disana. Maafkan aila pa aila tidak bisa menjaga mama, aila tidak bisa menolong mama" aila terus memegang tangan tuan yaser, matanya yang berkaca - kaca sekarang menumpahkan airnya.

"Papa harus kuat, papa harus sembuh".

"Aila takut sendirian pa" suara aila terdengar sangat lirih.

"Andra tidak akan mungkin aila andalkan pa, dia jahat, dia hanya ingin semua yang papa miliki".

Andra memang tidak pernah datang ke rumah sakit bahkan saat nyonya rania meninggal tidak sedikitpun andra mengurus pemakaman mertuanya ini.

Setelah lama menemani tuan yaser aila segera pergi keruangannya, bersiap untuk memulai pekerjaannya.

"Mari kita mulai hari baru, hari yang lebih kuat dari sebelumnya!" aila menyemangati dirinya sendiri.

tok..tok..tok...

"masuklah" aila sedikit berteriak.

"selamat pagi dokter" sapa ryan sambil tersenyum. "siap buat kunjungan pasien?".

"baiklah ayo" aila langsung memakai jas kebanggaannya dan keluar dari raung kerjanya diikuti oleh ryan.

"hari ini dua pasien dokter sudah dibolehkan pulang, mau kita kunjungi dulu sebelum mereka pergi?".

"oke baik".

mereka masuk ke kamar rawat kelas satu menemui seorang pasien yang mengalami kecelakaan mobil.

"selamat pagi tuan andrew, selamat pagi nyonya" sapa aila pada pasien dan ibunya.

"selamat pagi dokter" ibunya melemparkan senyum hangat pada aila.

"dokter saya turun berduka cita atas meninggalnya ibu dokter, semoga Allah melapangkan kuburnya dan memberikan dokter kesabaran yang besar" tutur ibu pasien sambil mengusap usap lengan aila.

aila tersenyum sedikit sedih, "aamiin.. terima kasih untuk do'anya bu".

"andrew, dari satu sampai sepuluh berapa nilai sakit di kepala mu?" tanya aila sambil tersenyum.

"mungkin dua atau tiga dok".

"emmmm baiklah sepertinya sudah sangat membaik, hari ini kamu pulang kan? senang?".

"sangaaaaaat senang dokter" andrew terdengar sangat antusias.

"baiklah janji padaku, jangan pernah mengulang kesalahan yang sama, aku tidak mau melihat kamu kembali kesini karena kesalahan yang sama" aila tahu kecelakaan ini terjadi karena andrew yang masih muda ini selalu ugal ugalan dan arogan saat mengendarai mobilnya hingga akhirnya dia harus mengalami kecelakaan dan cedera dikepalanya.

"baik dokter aku akan berubah".

"bagus!!! berterima kasihlah pada mamamu, dia yang paling berusaha untuk kesembuhanmu" aila tersenyum pada ibunya dan andrew langsung menggenggam tangan ibunya sambil mengucapkan terima kasih.

"bu, jangan lupa ganti balutannya setiap hari ya, untuk satu minggu kedepan sudah diresepkan obatnya ya, setelah itu bawa andrew kemari untuk check up" ibunya mengangguk paham, aila berpamitan untuk kembali memeriksa pasien lainnya.

panggilan darurat dari pasien vip 203

panggilan darurat dari pasien vip 203

mendengar itu aila langsung terkejut dan resah tidak karuan, "ryan itu papa" aila dan ryan langsung berlari menuju kamar tuan yaser.

dokter arga sudah lebih dulu ada disana.

"kadar oksigen dan tekanan darahnya menurun dokter" kata seorang residen yang berjaga.

dokter arga langsung memeriksanya dan menanganinya. dokter arga terlihat sangat sibuk bercampur tegang. melihat kondisi tuan yaser saat ini dokter arga sangat pesimis, dokter arga juga merasa tidak tega kepada aila beberapa hari lalu aila baru saja kehilangan mamanya.

"dokter tekanan darahnya semakin menurun". semua mulai panik dengan keadaan tuan yaser.

"papaaaaaa" aila datang bersama ryan, dia langsung berteriak histeris.

"papa bertahanlah paaaaa" aila memeluk papanya dan menangis sejadi - jadinya.

"papa aila akan terus disamping papa, papa harus bertahan pa".

"lakukan CT scan secepatnya" perintah dokter arga, "aku yakin ada pendarahan".

namun sebelum mereka melakukan tindakan, tiba - tiba badan tuan yaser mengejang, "papaaaaaaa" aila menangis, ryan menariknya kebelakang "biarkan dokter arga menanganinya".

dokter arga langsung sigap menangani tuan yaser, tak lama kejangnya berhenti, namun monitor menunjukan jantungnya mulai sangat melemah, jantungnya mulai berhenti.

melihat itu, aila langsung berlari menghampiri tuan yaser yang terbaring lemah, aila yang panik langsung melakukan CPR dengan sekuat tenaganya.

"papa bangun pa".

"papaaaaaa banguuuuun!!!".

air mata aila bercucuran, bercampur dengan keringatnya.

"aila hentikan biar aku saja, kamu kelelahan!" teriak dokter arga namun percuma aila tidak mau berhenti.

tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit bunyi panjang dengan garis datar pada monitor muncul, detak jantung tuan yaser berhenti.

"cepat ambilkan defibrilatornya!" teriak dokter arga panik walaupun semua tahu usaha ini akan sia - sia.

"aila minggir!" aila langsung menjauh, tapi tidak ada yang berubah.

"naikan 200 joule cepat!" dokter arga terus berteriak, tiga kali sudah paddle itu menyentuh tubuh tuan yaser tapi sama sekali tidak ada yang berubah.

"papaaaaaaaaaaaaaaaaaa" aila berteriak histeris dan menangis sejadi jadinya.

"papa tolong aila pa, papa jangan pergi!".

"papa jangan seperti ini".

ryan berusaha menahan aila yang histeris.

danial baru saja datang karena harus menangani hasilnya terlebih dahulu dan langsung disuguhi dengan keadaan ini, "ya tuhan, tuan yaser!" mukanya memerah seketika matanya berkaca - kaca.

"Innalillahi wainnailaihi roji'un, tuan yaser meninggal pukul 13.00 kamis 15 desember".

hari ini kembali menjadi luka untuk aila. dia kehilangan pelindungnya, aila kehilangan separuh lagi dari dirinya dan hidupnya.

"papa kenapa aila harus mendapatkan semua ini? apa salah aila pa?".

"aila tidak sanggup papa!".

ratapan kesedihan terlihat diwajah aila, dia harus kehilangan orang tuanya diwaktu yang berdekatan. dia harus menjalani hidupnya sendiri.

"nona, saya sangat menyesal".

"maafkan saya tidak bisa menjaga tuan dan nyonya dengan baik" zain berlutut dan memohon maaf dari aila.

aila bercucuran air mata, "tidak zain, kamu tidak salah, selama ini kamu telah menjaga kami dengan sangat baik. ini takdir yang Allah gariskan untuk orang tuaku dan untukku ini bukan kesalahanmu". aila berusaha tersenyum, dia tidak ingin zain terus menerus merasa bersalah.

"zain berjanjilah kamu akan setia padaku, kamu akan menjaga semua yang papa tinggalkan dengan baik" zain mengangguk.

nona tanpa kamu mintapun aku akan menjaganya dengan baik. kebaikan papamu jauh lebih tinggi dari sekedar aku menjaga semua yang dia miliki.

dan aku berjanji nona, kamu adalah yang paling berharga bagi tuan yaser, aku akan menjagamu sampai kau bahagia.

.

.

.

.

.

.

kaksay jangan lupaaa like like komen yaaaa 😍😘

1
Jubaedah Jubaedah
udah lama banget ya ...nie cerita g ada endingnya...di tunggu² g kunjung lanjut ...ayo donk thor lanjut ceritanya ...masih penasaran tingkat dewa nich
Pipit Uwie
ini gk bakalan di lanjut gitu Thor?
aila nahda
pokonyaaaaa pasti endingnya keren
Nurmiati Aja
good ceritax manis
Nurmiati Aja
ok....tunggu kelanjutannya....penasaran
Nurmiati Aja
ayo kanjt nulisx....penasaran ni
Debby Kimunday
lanjut thoor
Debby Kimunday
lanjut thooe
Sinta Urari
ko ga ada kelanjutan nya ceritanya
Ali Zhahron
ka’author kapan lagi apdet ya udahla nih nunggunya udah 3 tahunasa Spain sekarang belum apdeeeeet☹️😫😪😓
Sabil Abdi
aduch....ini gue gimana kelanjutannya thorrr...jangan di gantung begini donk...g enak tau...ayo donk...di lanjut....up...lagi donk...,
M Regina Sri Djuariyah
ayo terus
M Regina Sri Djuariyah
lanjutkan ceritanya Thor
M Regina Sri Djuariyah
up up up thor
M Regina Sri Djuariyah
ayo terus kan ceritanya
M Regina Sri Djuariyah
up
M Regina Sri Djuariyah
lekas Thor sambung ya
M Regina Sri Djuariyah
Thor bgmn kelanjutan ceritanya
M Regina Sri Djuariyah
up
M Regina Sri Djuariyah
ayo lanjut thor ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!