NovelToon NovelToon
Mencintai Adik Ibu Ku

Mencintai Adik Ibu Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:476.5k
Nilai: 5
Nama Author: Syakira edianwi

Kania Dewi Sandra umur 20 Thn adalah salah satu anak yang di besarkan oleh salah satu pria yang bernama Vincent. Pria yang berusia 32 tahun.

Pria yang di ketahui semua orang adik kandung Ibu nya Kania. Namun ternyata dia hanya anak angkat di keluarga itu.

Awalnya semua nya baik-baik saja, Vincent merawat Kania dengan sangat baik, dia merawat seperti keponakan sendiri sehingga tidak terasa saja kalau Kania sudah dewasa dia sudah mengenal cinta.

Perlahan-lahan dia merasa hubungan nya dengan Vincent bukan seperti paman dan keponakan melainkan pasangan karena Vincent sangat baik kepada nya.

Kania sadar kalau dia menyukai paman nya itu namun Paman nya jelas hanya menganggap Kania keponakan nya. Kania selalu cemburu ketika melihat Vincent bersama wanita lain, atau kekasih nya.

Namun perlahan Vincent juga menyadari kalau dia mencintai keponakan nya sama seperti apa yang di rasakan oleh keponakan nya itu.

Vincent berani mencintai Kania karena Kania bukan keponakan kandung nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

"Putus kan dia? Kamu jangan membuat paman melakukan hal yang tidak baik." ucap Vincent.

"Bukan kah bagus kalau aku memiliki kekasih? Aku tidak akan pernah mengganggu Paman." ucap Kania.

"Paman tidak setuju!"

"Terserah." ucap Kania langsung pergi.

Namun Vincent tidak bisa menahan emosi nya dia masuk ke kamar Kania dan mendorong nya ke kasur.

"lepas kan aku! aku akan mengadukan sifat Paman yang seperti ini kepada Omah dan Opah." ucap Kania mengancam.

"Saya tidak takut. Saya tidak akan membiarkan kamu bertemu dengan Pria itu lagi!" ucap Vincent semakin menahan Kania di bawah nya.

"Paman tidak memiliki hak untuk melarang ku karena Paman bukan Paman kandung ku!" ucap Kania.

Vincent merasa marah mendengar Kania dia mencium bibir Kania lagi dan lagi dengan secara kasar.

"Putus kan pria itu! Kalau kamu tidak ingin mendapatkan perlakuan seperti ini." ucap Vincent langsung pergi meninggalkan Kania.

Kania bangun dia menghapus bibir nya.

"Paman sialan! Aku tidak akan pernah menghargai mu lagi." ucap Kania merasa benci.

"Arghhh!!! brak... brukk..." Vincent menghancurkan semua barang-barang di kamar nya dan menendang lemari sampai rusak.

"Apa yang kau lakukan Vincent? Kenapa kamu seperti itu kepada Keponakan kamu sendiri? Kenapa kamu merasa marah ketika mengetahui mereka berpacaran?" ucap Vincent.

"Ini tidak mungkin! Ini tidak mungkin." ucap Vincent berusaha untuk sadar. Alhasil dia mengambil minuman keras dari ruang penyimpanan nya dan meminum nya sampai mabuk di kamar nya.

Di pagi hari Kania keluar dari kamar seperti biasa. Namun rumah terlihat sangat sepi dia melihat ke arah pintu kamar paman nya.

"Bagus deh kalau Paman belum bangun, untuk sementara aku tidak ingin bertemu dengan nya." ucap Kania.

Kania membuka pintu namun ternyata di kunci dia mencari namun tidak ada.

"Huff ini pasti ulah paman." ucap Kania dia mencoba mencari cara agar bisa keluar namun percuma saja.

"Kania salah besar karena berharap Paman nya masih tidur di kamar nya sementara Vincent sudah berangkat ke kantor nya dari pagi tadi.

Kania merasa prustasi dia memutuskan untuk menghubungi Paman nya.

Vincent yang sedang bersama rekan nya melihat handphone nya berbunyi dia pun mengabaikan nya.

Setelah selesai berbicara dia pun menjawab nya.

"Ada apa?" tanya Vincent.

"Kenapa paman mengunci ku di rumah? Berikan kunci nya aku masih keluar! aku tidak betah di rumah yang seperti neraka ini!" ucap Kania.

"Kamu keluar mau menemui Pria itu kan? Tidak bisa!" ucap Vincent.

"Kalau begitu aku akan menghubungi Omah agar paman kena marah, aku juga akan mengadukan semua nya kepada Omah." ucap Kania.

Namun Vincent tidak menjawab. Kania memeriksa Handphone ternyata panggilan sudah di matikan.

"Aaarrggghhh!!!! Sangat menyebalkan." ucap Kania begitu marah.

"Aku tidak mengerti dengan apa maksud dia, namun sekarang aku sangat membenci nya." ucap Kania.

Kania menghela nafas panjang.

"Sudah lah Percuma saja aku berteriak tidak jelas di sini, aku sebaiknya memasak sarapan." ucap Kania. Namun ternyata bahan yang mau di masak di dapur sederhana sudah tidak ada.

Hanya beras saja. Kania merasa kesal lagi karena perut nya sudah sangat lapar.

"Awas saja nanti dia pulang, aku akan menghajar nya habis-habisan." Ucap Kania sambil menggoreng telur yang tersisa.

Tidak beberapa lama akhirnya dia selesai makan dia menghabiskan hari yang membosankan di dalam kamar nya.

"Aku sudah terbiasa bebas beberapa bulan seharian di kamar membuat ku pusing dan tidak betah." ucap Kania.

Berharap hari cepat berlalu dia sudah sangat bosan. Lagi tidur tiba-tiba mendengar suara mobil masuk ke halaman rumah nya dia langsung bangun dan mengintip dan benar saja paman nya sudah pulang.

Vincent masuk namun tiba-tiba Kania memanjat ke punggung nya dan membuat Vincent terkejut sambil mereka terjatuh ke lantai.

Namun sebisa mungkin Vincent melindungi kepala Kania dari benturan lantai.

"Apa yang kamu lakukan? apa kamu sudah bodoh? Bagaimana kalau kepala mu pecah?" tanya Vincent.

"Itu jauh lebih baik dari pada harus bertemu dengan Paman dan hidup satu rumah dengan paman." ucap Kania.

"Berhenti seperti anak-anak Kania! Jangan membesar-besarkan masalah kecil." ucap Vincent terlihat sangat letih.

"Bukan aku yang membesar kan masalah, namun paman." ucap Kania.

"Paman memperlakukan ku seperti kekasih paman yang murahan itu. Paman tidak bisa menghargai ku. Paman juga tidak pernah mengerti aku." ucap Kania.

Vincent menatap wajah Kania.

"Ini benar-benar sangat konyol sekali, Kenapa aku baru menyadari hal ini." batin Vincent.

"Kenapa Paman hanya diam saja? Apa Paman merasa bersalah?"

"Paman minta maaf, Paman menyesalinya."

"Percuma! Aku sudah sangat membenci Paman. Aku menyesal memilih hidup bersama paman." ucap Kania.

Tentu saja mendengar itu Vincent sangat sakit hati.

Vincent mau memeluk Kania namun Kania tidak mau dia langsung pergi.

Vincent menghela nafas panjang dia duduk di sofa sambil memijit kepala nya yang terasa sangat pusing sekali.

Hari ini dia merasa begitu lelah sekali sementara pekerjaan tidak terlalu banyak dia juga pulang begitu cepat.

Karena lelah dia tertidur di sofa sampai malam..Kania turun karena perut nya sangat lapar.

Melihat Vincent tidur di sofa membuat nya tidak mood.

"Sesegera mungkin aku harus mencari apartemen yang cocok untuk ku." ucap Kania.

Tiba-tiba handphone nya berdering.

"Iyah halo Yuda."

"Kamu di Mana? Apa kamu sudah makan malam?" tanya Yuda di balik telepon.

"Aku belum makan malam, aku sangat Lapar sekali."

"Keluar lah aku sudah di depan gerbang."

"Kamu ngapain ke sini? Paman ku sedang di rumah." ucap Kania.

"Aku hanya mengantar kan kamu Makanan, seharian kamu tidak keluar pasti tidak di ijinkan oleh Paman kamu." ucap Yuda.

Kania berhati-hati untuk keluar dari rumah. Vincent menyadari hal itu dia hanya bisa menghela nafas panjang.

Kania kembali membawa masuk makanan. Namun ternyata Vincent sudah berdiri di depan pintu.

"Dari mana kamu mendapatkan makanan itu?" tanya Vincent. Kania tidak menjawab namun Vincent langsung mengambil nya dan membuang ke tempat sampah.

"Berapa kali paman bilang agar jangan terima makanan dari luar." ucap Vincent.

"Paman apa-apaan sih! Ini makanan di kasih Yuda." ucap Kania mengambil nya lagi Untung saja terbungkus bagus.

Kania nekad untuk makan sebagai pembalasan dendam nya kepada Vincent.

Vincent duduk di depan Kania yang sedang makan.

"Kenapa paman melihat ku seperti itu? berhenti menatap ku." ucap Kania.

Vincent tidak mengatakan apapun namun dia terlihat sangat lapar.

"Kenapa kamu tidak masak?" tanya Vincent namun Kania tidak menjawab nya.

1
FUZEIN
Teka teki ya..jalan ceritanya
FUZEIN
Jahat vin
FUZEIN
Bagus kania
Fia
Luar biasa
Natashya Vanesha Putri
menunggu
Rahma
lanjut thor
Uyun CnblueOLshop
makin greget 😍😍😍💪💪💪💪
Rahma
next,,,,
Uyun CnblueOLshop
yg ada greget2 gni critax uhhh nggk bosan2 love you thor
Uyun CnblueOLshop
semangat 💪💪💪💪🥰🥰🥰 critax q suka ada greget2
Rahma
la! jut thor
Rahma
lanjut thor,
Rahma
lanjut kak
Rahma
lanjut
Rahma
lanjut kak,,
Rahma
lanjut kak,,,,,
Rahma
lanjut kak, terimakasih masih bertahan up,
🌼WINA🌼
emang vincet tidak kania bukan ank kandungnya kakaknya cuman anak angkat....
🌼WINA🌼
dasar kania gadis sangat pemalas kamarnya berantakan n kotor jd hrs yg bersih kania jgn males2....
🌼WINA🌼
baru mampir thor saya suka novelnya bagus tetep semangat thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!