NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Poligami / CEO / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: oland sariyy

Nabila Az-Zahra gadis yatim piatu yang di besar kan oleh sang Bibi yang merupakan adik kandung dari sang ibu.
Suatu hari harus menerima kenyataan pahit tentang pernikahan yang terpaksa harus di laksanakan demi membalas jasa kepada orang yang sudah menolong mereka di hari kemarin.
Tidak banyak yang bisa Bila lakukan selain menerima pernikahan mendadak ini.
" Siapa calon suami aku?" batin bila bertanya-tanya.
pernikahan yang menjadi moment sakral seumur hidup,harus di lalui Bila begitu saja.


" Kamu hanya lah istri kedua saya,dan jangan pernah mengharapkan kata cinta dari saya." bentak keras dari seorang pria yang baru saja mengucapkan ijab qobul tadi siang.
Deg....
" Istri kedua!" air mata Bila jatuh begitu saja,ketika mengetahui fakta yang sebenarnya.
Mampu kah Bila bertahan dengan pernikahan tanpa rasa ini?
sejauh manakah hati Bila bisa legowo menerima takdir menjadi istri kedua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oland sariyy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Naima mengamuk

Sejak sore tadi Naima sudah menunggu kedatangan Arif di rumah mereka, dia bahkan sudah memakai baju transparan yang memperlihatkan lekukan tubuh seksi nya,wajah nya sudah di hiasi menggunakan makeup dengan secantik mungkin,harum wangi parfum mahal milik Naima bahkan tercium hingga sampai keluar rumah, dan dia juga sudah meminta asisten rumah tangga nya untuk menyiapkan makanan enak,bukan makan kesukaan suami nya,karena selama mereka menikah, Naima sama sekali tidak pernah mengetahui apapun tentang makanan kesukaan suami dan menjadi favorit nya.akibat terlalu sering sarapan dan makan terpisah di tambah lagi waktu nya sering di habiskan di luar rumah, membuat dia minim pengetahuan tentang suami nya sendiri,yang selalu dia ingat adalah tanggal jatah bulanan nya masuk,selebih itu dia terlalu cuek.

Hingga malam menjelang, Arif masih belum menampakkan diri nya juga di hadapan Naima,make up yang dia pakai perlahan mulai terkikis oleh keringat yang membasahi wajah nya karena lelah mondar mandir dengan perasaan gelisah nya.

" Kamu kemana sih sayang? Ponsel kamu juga sejak tadi tidak bisa di hubungi!" geram Naima sambil melirik ponsel nya yang berada di atas meja makan.ponsel keluaran tahun kemaren itu merupakan satu-satunya ponsel yang dia miliki saat ini,tidak ada lagi alat komunikasi yang bisa dia gunakan jika saja ponsel ini dia jadikan sebagai pelampiasan rasa kesal nya.

" Mana aku udah capek-capek dandan cantik seperti ini,kamu nya malah ngga pulang-pulang." keluh nya sambil menatap pantulan diri nya dari balik kaca lemari hias yang berada di belakang nya.

Tidak ingin cepat berputus asa,kali ini Naima mengabaikan gengsi nya dengan terpaksa menelpon ke nomor Asisten sang suami yang tadi siang menjadi bahan hinaan nya.

" Sial! Benalu satu ini juga tidak bisa di telpon sama sekali." gerutu Naima bertambah emosi.

Kepala nya sudah bertanduk tinggi siap menyeruduk siapapun yang berada di dekat nya saat ini,semua asisten rumah tangga yang bekerja di sana memilih berdiam diri di kamar mereka masing-masing ketimbang menjadi sasaran amukan Nyonya Naima yang terkenal galak,judes,sombong dan suka merendahkan orang lain.

" Aku tau dia pasti sengaja , karena masih menyimpan dendam sama aku, awas saja kamu besok lelaki benalu ! Tidak tau diri! Jika suami aku sudah pulang dan masuk ke dalam perangkap aku! Kamu adalah orang pertama yang aku tendang dari perusahaan kami." batin Naima kesal dengan gigi yang beradu keras.

Rasa emosi nya kepada Reno semakin bertambah menjadi dua kali lipat,selain hanya perkara tadi siang,di tambah lagi malam ini nomor nya tidak bisa di hubungi sama sekali, membuat Naima bersumpah ingin menendang nya hidup-hidup saat ini juga.

Seberapa kali pun dia mencoba menghubungi nomor Reno,tetap saja tidak akan pernah tersambung,karena tanpa dia sadari sejak kepulangan nya tadi siang dari kantor suami nya, Reno telah memblokir nomor nya dari daftar panggilan yang ada di ponsel nya.

" Bibi...." teriak Naima sangat kencang.

" Iya Nyonya." jawab mereka dari dalam kamarnya bagian belakang.dengan berlari cepat ketiga asisten paruh baya itu berlari menghampiri Naima yang masih betah duduk di kursi meja makan.

" Apa selama saya tidak berada di rumah,suami saya pernah membawa wanita lain masuk ke sini?"tanya Naima sambil menatap para Asisten nya.

" Tidak pernah Nyonya." jawab Asisten yang berdiri lebih dekat dengan Naima.

" Jawab Jujur! Kalau masih ingin bekerja dengan saya." bentak Naima tidak percaya dengan ketiga asisten nya.

" Saya berkata jujur Nyonya,Tuan sama sekali tidak pernah membawa wanita lain ke rumah ini." jawab asisten itu lagi.

Sedangkan asisten lain memilih diam menunggu pertanyaan berikut nya.

" Bagaimana Tuan bisa betah di rumah,jika anda saja selalu pergi keluar dengan pakaian kurang bahan seperti ini. apalagi suka marah-marah ngga jelas ." gumam Asisten yang berada di barisan nomor dua.

" Kemana ya pergi nya Arif? Kenapa dia belum sampai juga? Tidak mungkin 'kan dia kembali pulang kerumah orang tua nya sedangkan aku sudah pulang?" ucap Naima pelan tetapi masih bisa di dengar oleh ketiga asisten nya.

Mbok Darmi,Bi Rohana dan juga Bi Sri sudah 3 tahun bekerja di rumah ini,dari sejak awal kedua nya membina rumah tangga,tentu saja mereka sudah sangat paham betul bagaimana sifat majikan di tempat mereka bekerja saat ini.

Ketiga wanita paruh baya ini sering mendapatkan cacian dan hinaan dari Naima jika mereka melakukan sebuah kesalahan. sifat nya berbeda sekali dengan Arif.jika di depan Arif ,Naima selalu berakting manis seolah dia adalah majikan impian bagi semua para pekerja, tetapi jika Arif sedang tidak berada di rumah,sikap premanisme nya keluar dan berubah menakutkan.

" Aku tidak mungkin datang kerumah orang tua itu, kedatangan aku kesana bisa menjadi malapetaka bagi kehidupan aku ke depan nya." batin Naima.masih teringat jelas bagaimana murka nya kedua orang tua Arif kepada diri nya,bahkan mereka dengan terang-terangan menjadi musuh menantu mereka sendiri.

Naima masih belum punya keberanian untuk datang kembali ke rumah itu,semenjak kedatangan nya pertama kali di waktu mereka meminta izin untuk menikah dulu.

Sampai saat ini Naima tidak pernah lagi menampakkan batang hidung di rumah itu walaupun sebatas pintu pagar.

" Arghh..." Teriak nya lagi sambil membuang semua makanan yang ada di atas meja makan.

Ketiga asisten nya hanya mampu menatap dengan rasa kesal apa yang sedang majikan mereka perbuat.

Susah payah mereka memasak semua makanan ini,namun terbuang dengan begitu hina nya oleh Naima.

" Percuma saja aku tetap menunggu kamu di sini." teriak nya lagi sambil berjalan naik ke lantai atas meninggal kan begitu saja kekacauan yang telah di buat di tengah malam kelam ini.

Mbok Darmi bersama rekan kerja nya yang lain segera membereskan semua pecahan piring dan gelas yang berserakan di atas lantai.

Ketiga nya sesekali terdengar mengumpat dan mengutuk sikap arogan yang di miliki oleh Naima.jika tidak mengingat keluarga mereka di kampung masih membutuhkan biaya,sudah lama mereka pergi meninggalkan rumah yang mirip seperti di dalam neraka.

" Kalau Nyonya sudah pulang, ada-ada saja masalah yang datang." ucap Bi Rohana pelan.

" Iya Bi,saya juga heran dengan wanita itu! Tidak ada ketenangan sedikit pun di rumah ini jika dia ada di rumah." sahut Bi Sri lagi.

" Pantesan saja Tuan pergi,orang sifat istri nya penuh kepalsuan semua.cantik ngga, cuman modal make up tebal sama baju seksi saja bangga." balas Mbok Darmi ikut berkomentar.

Hati mereka sudah terlalu sakit mendapat kan perlakuan kurang menyenangkan dari Naima,tidak ada satu orang pun di antara mereka yang merasa empati melihat keadaan Naima saat ini.mereka malah berdoa Dengan keras supaya Naima segera keluar dari rumah ini tanpa kembali lagi.

Di dalam kamar nya yang berada di lantai atas, Saat ini Naima tengah bersiap-siap untuk pergi keluar, makeup yang hampir habis oleh waktu kembali dia oleskan di wajah penuh tipu-tipu nya.pakaian transparan tadi masih tetap dia pakai.

Setelah merasa cantik dan seksi, Naima langsung turun ke lantai bawah dengan kunci mobil yang berada di genggaman tangan nya.

" Astaghfirullah...Wanita ini benar-benar keterlaluan." ucap Bi Rohana ketika melihat Naima berjalan dengan mengangkat kepala nya tanpa mengucap sepatah katapun kepada mereka yang sedang membereskan kekacauan yang dia perbuat.

Bahkan dengan sengaja nya dia menendang pecahan gelas sehingga berpindah lebih jauh lagi dari tempat semula.

" Semoga saja sang Gusti cepat memberi dia balasan yang setimpal." gumam Mbok Darmi mengelus dada karena sudah tidak sanggup lagi melihat tingkah majikan nya.

" Sudah ayok kita bereskan lagi,biar bisa istirahat dengan tenang,mumpung wanita jadi-jadian itu sedang pergi." ajak Bi Sri kepada kedua rekan nya.

Di luar pekarangan rumah, Naima tampak sudah menghidupkan mesin mobil nya.

" Buka pintu pagar nya, Cepetan!" bentak Naima kepada penjaga rumah nya yang terlihat lambat dalam berjalan menuju gerbang.

" I- ya Nyonya." jawab Penjaga yang bernama pak Imron.

Tanpa mengucap kan kata terimakasih,Naima langsung menginjak pedal gas nya meninggalkan pekarangan rumah begitu saja.

Jangan lupa Like,Vote dan Tinggalkan jejak sayang kalian di kolom komentar ya guys..

Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.

Jangan lupa mampir di Novel saya yang lain ya.

" Mahkota Yang Di Renggut Paksa."

Terhalang Restu Orang Tua."

Terimakasih semua nya.🥰😍🥰😍

1
Selvy Anton
👍👍👍👍👍👍👍👍
oland sariyy: terimakasih support nya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
juwita
tp untung arif cm judes dn dingin aj. g berkata" kasar sm bila awal" nikah
juwita
dl kmn aj smpe 3 thn hidup sm wanita gila🤣🤣
juwita
saha reza Thor?
juwita
dr belut udh berubah jd ular Piton🤣🤣🤣
juwita
salah sih km bknya dpt duit dr jualan apem. mlh hrs keluar duit 🤣🤣🤣
juwita
emg g pny perhiasan km? ya lah uangnya hbs di pake beli jagung brondong 🤣🤣
juwita
buang aj ke tong sampa istri mcm gitu msh di pelihara
juwita
bnyk belajar buat nyenengin suami biar lp sm mak lampir
juwita
Luar biasa
juwita
ya ampun arif bego istri ky gitu msh di pertahankan
juwita
kirain mau di tonton sm pak rizal🤣🤣✌
juwita
kau bego bodoh udh tau dia kelakuan bejat tp msh aj bertahan
juwita
aq pinginya bila jgn lemah hrs kuat lawan arif klo lemah makin ditindas
juwita
jgn dl lah bila berhub sm arif tkt penyakit dr istri arif
juwita
arif istrimu jd wc umum g tkt kena penyakit. kasih bila klo dia di tidurin arif tkt ketularan dr arif
juwita
udh di butakan sm cinta smpe istri kelakuan g benar tutup mata tutup telinga. dia yg nanggung dosanya g bisa bw istri ke jln yg benar
juwita
bagus bila jgn cinta dluan sm arif. biar arif yg bucin dluan sm. kamu
juwita
suami bego klo biarkan istrinya telanjang di depan umum
juwita
bpknya Ahmad anak nya jg Ahmad. cm beda nama belakangnya aj. biasa yg sama nama belakang ini beda dr yg lain ya Thor🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!