NovelToon NovelToon
Tertawan Pesona Sugar Daddy

Tertawan Pesona Sugar Daddy

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:452.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Virzha

Abian Dirgantara, pria yang diselingkuhi sang istri karena alasan dirinya yang miskin.

Abian hancur dan terpuruk saat wanita yang dicintainya lebih memilih pria lain dan pergi meninggalkan luka yang teramat dalam.

Setelah beberapa tahun kemudian, Abian kembali dengan membawa seluruh luka dan dendam pada mantan istrinya. Ia menemukan celah untuk membalaskan dendamnya melalui putri mantan istrinya yang masih belia.

Lantas, apakah Abian akan berhasil membalaskan dendamnya kepada sang mantan istri? Atau ia justru akan terjebak dengan permainannya sendiri dan malah terjerumus dalam pesona anak mantan istrinya?

******

Ini Novel kolaborasi dari penulis Virzha dan Author Ayuza ya guys ...

Jangan lupa like, komen, vote dan subscribe ya guys !!!!

Semoga suka!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ajaran Sesat Abian.

WARNING!!! Yang puasa skip aja, hihihi.

...--------------------------------...

"Buka matamu, Sayang." Suara Abian terdengar lirih dan berat ketika laki-laki itu sudah membaringkan Ghea di atas ranjang yang kasurnya sangat empuk.

Ghea yang mendengar itu dengan cepat membuka kelopak matanya, sehingga ia bisa melihat dengan jelas raut wajah Abian yang saat ini terlihat seperti sedang menahan sesuatu. Wanita itu juga sudah terlihat polos tanpa mengenakan apapun sehelai pun.

"Sayang ...," panggil Ghea saat hembusan nafas hangat Abian terasa di leher wanita itu, dan dengan lidah laki-laki itu yang sekarang menelusuri setiap inti sampai ke ceruk.

Ghea melenguh dengan kuat mencengkram sprei. Tatkala Abian kini terlihat mulai men ji lati sambil menggigit kecil pu ting yang berwarna merah muda yang terlihat begitu indah itu.

Lenguhan berikutnya lolos begitu saja dan rasanya Ghea ingin meluapkannya dengan cara menjerit keras. Saking luar biasanya sensasi yang dirasa akibat laki-laki itu, lalu sekarang Abian beralih membungkam mulut Ghea menyesapnya dengan rakus tanpa kasar.

Namun, di sela-sela itu Abian sempat membuka suara. "Mau sekarang atau nanti?" tanya laki-laki itu yang tahu saat ini pasti kekasihnya black mamba sudah basah kuyup di bawah sana.

Akan tetapi, Abian sang pemilik black mamba ingin melihat sampai mana seorang Ghea akan menahan rasa berdenyut-denyut manja di bawah sana. Oleh sebab itu, Abian masih dalam sesi pemanasan sebelum black mamba akan di ji lat dan dicelupin.

Ghea menggigit bibirnya sambil meraba rahang kokoh yang bulunya sudah dicukur itu. Ghea juga melihat sorot mata Abian tampak berkabut gairah. Sebelum ia menjawab, "Sekarang, a h ... a-aku sudah tidak tahan." Kini suara de sa han mulai terdengar dari mulut wanita yang saat ini terlihat lagi-lagi memejamkan mata. "Sa-sayang, sekarang ... Ahh!"

Abian dengan kedua tangan merangkum wajah wanita itu di bawahnya dan ia terlihat mengangkat badan sejenak dengan bertumpu pada kedua lutut, membuka jas dan kemejanya yang dikenakannya sehingga ia bertelanjang dada dan melempar jas serta kemejanya itu ke sembarang arah.

Tidak lupa laki-laki itu juga membuka celana serta masker black mamba dan lagi-lagi ia harus melemparnya, hingga sekarang sang black mamba terlihat berdiri kokoh bagai cakar ayam yang di cor menggunakan semen tiga roda.

Dan pada detik berikutnya Abian malah meraih jemari Ghea menuntunnya supaya wanita itu memegang black mamba, setelah itu Abian malah mengajarkan Ghea gerakan naik turun yang bisa membuat laki-laki itu terbakar api gairah yang sangat luar biasa.

"A ... a hh, seperti itu Sayang, terus ...." Suara Abian terdengar sangat berat dan mendayu di indra pendengaran Ghea.

Membuat pikiran liar Ghea tiba-tiba saja mau mencoba hal yang baru dengan gerakan cepat wanita itu malah membawa black mamba untuk masuk ke dalam mulutnya. Dan terlihat ia dengan sangat lincah menaik turunkan kepalanya ketika ia berhasil menghisap black mamba yang kekar serta berotot itu.

Ghea hampir saja muntah karena Abian tiba-tiba saja mendorong black mamba sampai mentok pada kerongkongan wanita itu saat ini. Sepertinya sekarang ia sudah mulai tidak polos lagi karena ajaran sesat Abian.

1 detik ... 2 detik hingga 3 menit akhirnya Abian yang sudah tidak tahan karena laki-laki itu merasa saat ini black mamba akan segera muntah. Dengan gerakan cepat Abian menarik tangan Ghea untuk duduk dipangkuannya.

"Hari ini kau yang memimpin Baby, puaskan dirimu," bisik Abian menuntun si black mamba untuk segera menemui kekasihnya.

Ghea mencengkram bahu Abian dengan kuat, ia sedikit menahan kesakitan saat black mamba menerobos masuk, sehingga terdengar suara-suara lirih mendayu lolos dari bibir Ghea. Membuat Abian semakin bersemangat melakukan eksplorasi.

Adegan selanjutnya, Abian memegang pinggang ramping Ghea dan menuntunnya untuk bergerak perlahan-lahan berubah cepat. Kedua Boba milik Ghea yang menari diwajah Abian pun tak lolos dari jamahan bibir basahnya.

"Sayang aku ...." Lirih Ghea dengan mata sayu karena entah sudah ke berapa kali Abian membawanya seperti terbang melayang sehingga terasa seperti ribuan bahkan jutaan kupu-kupu mampu membuat rahim Ghea bergetar hebat.

****

Badan Ghea saat ini terasa seperti mau remuk, karena tiga jam yang lalu Abian benar-benar membuatnya sampai tak berdaya. Sehingga wanita itu terlihat masih saja betah berbaring di atas ranjang.

"Sayang, apa kau masih mau istirahat?" tanya Abian saat laki-laki itu terlihat memungut setelan jas dan kemejanya yang berserakan.

"Badanku sakit semua, Sayang," ringis Ghea. Yang malah membenarkan posisinya terlentang saat ini.

"Ya sudah, kita menginap saja disini, kalau kau masih mau beristirahat," ucap Abian sambil memasang celananya, setelah tadi laki-laki itu memasang kemejanya. "Bagaimana, apa kita jadi menginap di sini?"

Ghea menggeleng kuat. "Antar aku pulang saja Sayang, karena aku tidak mau kedua orang tuaku akan menjadi curiga," jawab Ghea yang kini terlihat bangun dan segera duduk.

"Sini, biar aku olesi salep yang tadi pagi aku kasih itu, biar kekasihnya black mamba tidak bengkak karena tadi aku sempat melihatnya mimisan. Karena mungkin saja aku terlalu bersemangat sehingga membuatnya menjadi terluka."

"Tidak usah Sayang, aku cuma minta tolong ambilkan aku pakaianku," pinta Ghea yang malah menyuruh Abian mengambilkan pakaiannya yang juga saat ini terlihat berserakan di lantai. "Dan kau boleh menungguku di ruang kerjamu, Sayang karena aku mau pakai bajuku dulu."

Abian tersenyum dan mendekati Ghea sambil berkata, "Ini Sayang, dan terima kasih untuk semuanya." Kini Abian terlihat mengecup pucuk kepala wanita yang hatinya semakin meleleh dibuatnya itu.

"Aku harap kau tidak akan pernah bosan dalam memberikanku servis terbaikmu, Sayang. Karena aku sangat menyukai itu," bisik Abian sebelum keluar dari ruangan rahasia itu.

****

"Ambil ini Sayang," kata Abian sebelum Ghea turun dari dalam mobil, karena saat ini Abian benar-benar mengantar wanita itu pulang.

"Untuk apa?" tanya Ghea ketika melihat kartu yang hanya dimiliki oleh kaum menengah ke atas itu. Bukan kaum mendang mending.

"Ambil saja Sayang, biar kau bisa berbelanja sepuasnya, biar kau bisa pergi perawatan juga, tanpa perlu mengeluarkan uang hasil keringat kau sendiri. Ayo ambilah dan anggap saja ini sebagai nafkah yang aku berikan. Bila perlu pakai uang yang ada di dalam black card ini untuk memanjakan dirimu dan kedua orang tuamu, yang sebentar lagi juga akan menjadi orang tuaku," jawab Abian supaya Ghea mau mengambil kartu unlimited itu.

Dan Abian saat ini memang paling bisa membuat wanita itu tersipu-sipu malu. Hanya karena mendengar kalimatnya yang tadi.

"Ghea Sayang, ambil dan segera masuk gih, karena mungkin saja kedua calon mertuaku itu sedang menunggumu di dalam sana." Abian lalu meletakkan black card itu di telapak tangan Ghea.

"Sayang ini terlalu berlebihan, sekarang kau simpan saja lagi," ucap Ghea seperti biasa yang tidak akan mau menerimanya. "Selama ini kau sudah memberikanku lebih dari cukup, sehingga aku tidak membutuhkan kartu sakti ini," sambung Ghea.

"Tidak apa-apa Sayang, habiskan saja uangku dan habiskan waktumu bersamaku," bisik Abian memberikan senyum bergulanya yang membuat Ghea hampir gila.

Happy Reading.

TBC.

1
C2nunik987
hadir mudah mudahan ga gantung 🤣🤣🤣bibit pengkhianat udh di Sukma yuuk gasskan penderitaan utk pengkhianat 🤣🤣🤣
Rafly Rafly
satu persatu karma itu datang menghampiri..😁😁😁
Rafly Rafly
ada yg pusing..tapi nggak perlu Bodrex /Drool//Drool//Drool/
Rafly Rafly
ada yg pusing tapi nggak butuh Paramex /Drool//Drool//Drool/
tris tanto
lha othor amnesia ya,,
tris tanto
knp sll pake emosi kan peln dgn penekanan kn bisa mlh feelny lebih dpt,,gk nopel ini nopel ono bnyk emosi ketus sm kasar,,haduuh
tris tanto
kwkwkwkwkw
tris tanto
nah bersikap bodho amat kan mlh bagus
tris tanto
ketauan umurnya
tris tanto
knp nemu karakter cew nya pd ketus2 ato gk galak ya,,pdhl kalo bicaranya tegas itu bukan berrti galak n suka marah2 kan
tris tanto
kira2 abian umur brp ya,bls dendam aja nunggu 18 thn itu seumuran anaknya sukma 🤔🤔
Anonim
Terlalu kejam caramu menyiksa thor
Keana Cell
mati saja kau ghea
Keana Cell
kurang bermutu ceita novel ini
Keana Cell
lemah tokoh wanitanya
Keana Cell
kurang suka ceritanta, udah menderita cukup lama, ehh balik lagi
AYSHE
Luar biasa
Ing
terima nathan, jgn kembali pada Abian
Wiwik Murniati
kok abian jadi jahat ya ,,,,,,kenapa harus gea siih aku jadi ngak suka sama abian
Wiwik Murniati
aku tidak suka dengan abian ,,,,, kenapa dia harus balas dendam pada gea dasar ngak punya hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!